Danau Toba dan Pulau Seribu Jadi Target Destinasi Wisata Unggulan

Reading time: 2 menit
Danau Toba. Foto: freeimages.com

Jakarta (Greeners) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menyatakan akan memfokuskan pengembangan potensi Kepulauan Seribu dengan menanam satu juta terumbu karang. Penanaman ini untuk menjaga keseimbangan ekosistem bawah laut dan menarik wisatawan untuk menikmati pemandangan bawah laut di Kepulauan Seribu.

Menurut Rizal, keseimbangan ekosistem dan pariwisata merupakan dua hal yang saling mendukung. Dengan adanya keseimbangan ekosistem di suatu daerah, maka wisatawan akan tertarik untuk mengunjungi daerah tersebut.

“Untuk merealisasikan ini, kita akan akan menggandeng Angkatan Laut dan marinir untuk menanam terumbu karang di sekitar Kepulauan Seribu,” jelasnya seperti dikutip dari keterangan resmi pada acara DBS Asian Insights Conference di Jakarta, Selasa (24/11).

Selain Kepulauan Seribu, Rizal juga menjanjikan akan menjadikan Danau Toba di Provinsi Sumatera Utara menjadi Monaco of Asia sebagai tujuan wisata kelas dunia. Ia menyatakan saat ini sudah ada enam investor yang berminat untuk berinvestasi setelah rencana mengembangkan pariwisata di Danau Toba digulirkan.

“Nantinya, agar rencana ini berjalan mulus, akan dibentuk badan khusus seperti Toba Tourism Authority agar bisa membuat keputusan lebih cepat tanpa perlu ke Bupati dan Gubernur yang nantinya akan menangani pariwisata di Danau Toba,” ungkapnya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli. Foto: Efrimal Bahri/Kemenko Maritim

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli. Foto: Efrimal Bahri/Kemenko Maritim

Menurut Rizal, selain keindahan alam, Danau Toba juga memiliki magnet story tersendiri sebagai daya tarik bagi wisatawan yang harus dimanfaatkan. Magnet story ini penting untuk dimiliki oleh daerah tujuan wisata agar tidak menjadi daerah tujuan wisata yang monoton.

“Kalau kita ke Roma ada Koloseum dan ceritanya yang mengagumkan. Nah, magnet story yang dimiliki oleh Danau Toba adalah berupa letusan Gunung Toba. Kisah ini diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan ketika mengunjungi Danau Toba,” ujarnya lagi.

Rizal menyatakan pemerintah tengah berencana untuk menggandeng swasta untuk mengembangkan bisnis perhotelan di sekitar area Danau Toba. Nantinya, akan dibentuk tender 10 hotel di areal tersebut dan tender ini rencananya akan dilakukan pada awal 2016.

Sebagai informasi, pemerintah akan mengukuhkan badan otoritas pariwisata yang bertanggung jawab dalam pengembangan sektor ekonomi dan sosial di 10 destinasi wisata utama Indonesia sebelum akhir 2015. Otoritas tersebut akan bertanggung jawab untuk memastikan agar akses ke destinasi wisata memadai. Otoritas tersebut juga akan memberikan pendampingan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah di kawasan wisata agar dapat berkompetisi di pasar.

Danau Toba dan Kepulauan Seribu adalah dua dari 10 proyek unggulan pariwisata yang termasuk dalam 10 destinasi wisata prioritas yang sedang dikembangkan pemerintah. Khusus Kepulauan Seribu, direncanakan telah berkembang dalam lima tahun mendatang.

Delapan destinasi pariwisata unggulan lainnya adalah Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB), Morotai di Maluku Utara, Tanjung Lesung di Banten, Labuan Bajo di NTB, Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur, Wakatobi di Sulawesi Tenggara, Kepulauan Belitung dan Yogyakarta.

Penulis: Danny Kosasih

Top