calendar
Senin, 11 Desember 2017
Pencarian
full supermoon
Ilustrasi. Foto: pixabay.com

Fenomena Full Supermoon Terjadi pada Bulan Desember Tahun Ini

Berita Harian

Pada Minggu malam (03/12), telah terjadi suatu fenomena astronomi di mana bulan masuk ke fase purnama dan berada di titik jarak yang begitu dekat dengan planet Bumi sehingga bulan nampak lebih besar dari biasanya. Adapun nama dari fenomena tersebut adalah full supermoon. Fenomena full supermoon sendiri dapat diamati oleh masyarakat yang berada di seluruh penjuru dunia, termasuk di Indonesia.

Supermoon merupakan istilah yang lazim digunakan untuk menggambarkan kondisi ketika bulan telah memasuki fase purnama dan secara bersamaan berada di jarak terdekat dengan Bumi. Menurut Richard Nolle, seorang astrolog, bulan bisa dikategorikan sebagai supermoon bila berada dalam jarak 90 persen dari posisi terdekatnya dengan Bumi.

BACA JUGA: Fenomena Langka, Tiga Puting Beliung Berpusar di Kepulauan Seribu

Dilansir dari Earthsky, full supermoon yang terjadi pada malam tadi merupakan satu-satunya full supermoon yang terjadi di tahun ini. Dengan kata lain, full supermoon yang telah terjadi kemarin malam merupakan bulan purnama terakhir di tahun 2017. Di awal bulan Desember ini, posisi Bulan hanya berjarak sekitar 222.443 mil atau 357.987 kilometer dari Bumi.

Selang sehari setelah full supermoon terjadi, bulan juga akan mengalami siklus lunar perigee, siklus di mana bulan akan memiliki titik jarak terdekat dengan Bumi. Bulan dan planet Bumi hanya akan berjarak sekitar 357.492 kilometer saja, dan hal ini begitu kontras dengan apa yang terjadi di bulan Juni 2017 lalu. Pada bulan Juni, bulan menghadapi siklus lunar apogee. Kebalikan dengan siklus lunar perigee, bulan berada di titik terjauh dengan Bumi saat memasuki siklus lunar apogee. Saat itu, bulan berjarak sekitar 406.401 kilometer dari Bumi.

BACA JUGA: Masa ‘Hiatus’ Pemanasan Global Sudah Berakhir

Untuk menikmati fenomena supermoon lainnya, kita bisa mengamati langit malam pada bulan Januari 2018 mendatang. Diperkirakan akan terjadi dua fenomena supermoon pada bulan tersebut, tepatnya pada tanggal 2 Januari dan tanggal 31 Januari.

Pada tanggal 31 Januari nanti, bulan juga akan menghadapi fase blue moon atau bulan biru. Blue moon merupakan momen ketika bulan menghadapi fase purnama untuk kedua kalinya dalam satu bulan yang sama. Selain itu, di tanggal yang sama juga akan terjadi gerhana bulan total yang dapat diamati di beberapa negara.

Penulis: ARF/G42

Top