calendar
Senin, 11 Desember 2017
Pencarian
urban kraft
Foto: consciouslivingtv.com

Tas ‘Kertas’ Urban Kraft Ini Tidak Serapuh Kelihatannya

Mode

Apabila dilihat sekilas, tas-tas yang dihadirkan oleh merek fesyen asal New York, Urban Kraft, terlihat seperti tas yang terbuat dari kertas. Meski terlihat seperti kertas cokelat yang dibentuk sedemikian rupa hingga menjadi tas, rupanya tas tersebut tidak sepenuhnya terbuat dari kertas. Jangan salah, sebenarnya tas tersebut terbuat dari serat-serat tumbuhan, seperti serat bambu dan serat pohon gampi.

Urban Kraft mengklaim seluruh tas produksinya merupakan produk fesyen yang vegan. Label ini diciptakan dengan misi menghasilkan produk fesyen yang ramah lingkungan dan minim jejak karbon. Tidak hanya ramah lingkungan, merek ini juga menekankan tampilan tas yang unik, trendi, modern dan multifungsi.

urban kraft

Foto: consciouslivingtv.com

Kolekasi tas Urban Kraft hadir dalam berbagai model, di antaranya adalah tas jinjing, ransel, tote bag, tas travel, hingga dompet. Tas-tas ini didesain tech-friendly sehingga kita bisa menyimpan berbagai gawai elektronik yang kita miliki di dalam tas tersebut. Jangan khawatir, penampakan tas ini memang rapuh seperti kertas, namun tas unik ini tahan air dan anti sobek. Meskipun tas ini memiliki konstruksi yang ringan, tas ini diklaim dapat menopang beban hingga seberat 65 pon atau sekitar 29,5 kilogram!

Bila dilihat dari segi desain, Urban Kraft nampaknya tidak ingin menghadirkan desain yang rumit pada seluruh koleksi tas mereka. Semua jenis tas, mulai dari tas travel, ransel, hingga dompet, seluruhnya memiliki desain yang sama: berwarna cokelat terang dan polos. Hanya terdapat sedikit aksen berupa cap peringatan ala kardus dan kerutan-kerutan ‘khas’nya, sehingga kesan bahwa tas tersebut terbuat dari kertas terlihat jelas.

Tas dari Urban Kraft dibanderol dengan harga berkisar 44 hingga 118 dolar. Meski demikian, harga tersebut sepadan dengan upaya yang telah dilakukan oleh Urban Kraft untuk menciptakan produk fesyen yang ramah lingkungan.

Penulis: Anggi Rizky Firdhani

Top