calendar
Jumat, 18 Agustus 2017
Pencarian
waste2ware
The Green Hijab. Foto: Lazada.com

Waste2Wear Bawa Hijab ke Level Hijau

Mode

Kerudung atau kini disebut juga sebagai hijab merupakan bagian dari cara berpakaian perempuan muslim. Ada begitu banyak model dan bahan hijab namun nyaris mustahil menemukan hijab yang juga ramah lingkungan. Patut diapresiasi bahwa dengan mengglobalnya gerakan hijau atau green movement dalam dunia fesyen, kini muncul sebuah brand fesyen hijau yang mendukung modest fashion.

Vision Textiles, sebuah perusahaan yang berasal dari Shanghai, Cina, telah berkomitmen untuk melakukan inovasi dalam tekstil yang menggunakan material daur ulang. Mereka memanfaatkan sampah botol plastik untuk mendapatkan plastik kategori PET (Polyethylene Terephthalate) dengan kadar 100 persen. Plastik ini kemudian diolah hingga menjadi benang dan siap dijadikan lembaran kain dengan warna apapun yang diinginkan.

Pada tahun 2012 lalu, Vision Textiles melahirkan merek baru yaitu Waste2Wear. Melalui merek ini, diciptakan hijab dengan warna-warna lembut dalam seri “The Green Hijab”.

waste2ware

Foto: waste2wear.com

Meskipun terbuat dari sampah botol plastik, “The Green Hijab” terlihat cantik dan simpel. Tekstur kainnya menyerupai kain chiffon yang halus. Kerudung ini tampil polos tanpa motif dan berbentuk persegi panjang seperti pashmina, sehingga pengguna kerudung ini dapat bebas berkreasi.

“The Green Hijab” tersedia dalam tiga warna pastel yang cantik, yakni Hemlock green, Placid blue, dan Violet tulip. Karena penampilannya yang simpel dan elegan, tidak akan ada yang mengira bahwa kerudung ini berbahan dasar dari sampah botol plastik.

Tak hanya sampai disitu, produk “The Green Hijab” dikemas dalam sebuah kotak yang bersifat biodegradable. Kotak ini terbuat dari kertas yang ramah lingkungan dan dicetak dengan tinta yang terbuat dari kacang kedelai. Waste2Wear benar-benar ingin menerapkan konsep 100% eco-friendly pada semua aspek yang melekat dalam produk buatan mereka.

“Seperti yang Anda semua lihat, kami melakukan yang terbaik untuk membuat ‘The Green Hijab’ sehijau mungkin,” tulis Waste2Ware dalam situs resmi mereka.

Penulis: Anggi Rizky Firdhani

Top