calendar
Kamis, 23 November 2017
Pencarian
sirup daun mangga
Salah seorang pelajar SMK PGRI I Pasuruan, Jawa Timur menunjukan sirup dari daun mangga buatan mereka. Sirup ini mereka namakan Sirup Jawara. Foto: greeners.co/Muhajir Arifin

Pelajar SMK Ciptakan Sirup Daun Mangga

Ide

Pasuruan (Greeners) – Pohon mangga selain dinikmati buahnya, ternyata memiliki banyak manfaat. Pelajar di Pasuruan mampu mengolah daun pohon mangga yang selama ini dianggap tidak berguna dan sumber sampah, menjadi sirup yang segar dan sehat. Ide membuat sirup dari daun mangga ini muncul karena banyaknya sampah daun di halaman sekolah mereka.

Sirup daun mangga yang diberi nama Sirup Jawara ini diciptakan pelajar SMK PGRI I Pasuruan, Jawa Timur. Meski belum diproduksi massal, sirup karya siswa ini sudah banyak dikonsumsi para guru dan siswa sekolah tersebut.

“Karena ini temuan baru, kami masih berkonsentrasi mencari cara agar proses pembuatan sirup lebih mudah dan cepat. Proses pembuatan sirup ini memang relatif lama karena masih manual,” kata Eri Nur Ayu Safitri, salah satu siswi yang membuat sirup dari daun mangga, di sekolahnya, Jumat (04/08/2017).

Dara cantik yang akrab dipanggi Ayu ini mengungkapkan, temuan tersebut bermula dari serangkaian uji coba yang dilakukan bersama lima temannya di Kelompok Ilmiah Remaja (KIR). “Di kelompok ilmiah kan dituntut menemukan hal baru. Sebelum ketemu sirup mangga, kami coba hal-hal lain,” ujar Ayu.

sirup daun mangga

Pelajar SMK PGRI I Pasuruan memanfaatkan daun mangga yang masih muda untuk membuat Sirup Jawara. Daun mangga ini mereka dapatkan dari pohon mangga yang ditanam di halaman sekolah. Foto: greeners.co/Muhajir Arifin

Ayu membeberkan ide membuat sirup mangga muncul karena seringnya melihat sampah daun mangga di halaman sekolah. Di sekolah ini memang banyak terdapat pohon mangga.

“Ada ajaran dalam Al-Quran, bahwa Allah tidak menciptakan sesuatu sia-sia. Semua diciptakan pasti ada manfaatnya. Dari sana kami berpikir dibuat apa ya daun mangga yang banyak ini,” katanya.

Dari sana, akhirnya Ayu dan teman-temannya mendapat ide membuat sirup daun mangga. Mereka berpikir, kandungan vitamin C pada daun mangga pasti bisa bermanfaat jika diolah jadi minuman.

“Untuk sirup ini, kami pilih daun mangga yang masih muda, yaitu pucuknya, sehingga masih segar dan aromanya kuat,” terangnya.

sirup daun mangga

Foto: greeners.co/Muhajir Arifin

Ayu dan teman-temannya berkenan membeberkan dan mempraktikkan cara pembuatan sirup daun mangga. Mulai memilih daun mangga kemudian dijemur hingga layu.

Daun yang sudah layu kemudian dimasukkan oven sampai kering dan bisa diremas. Setelah diremas hingga menyerupai teh, daun mangga ini kemudian direbus dengan air sampai mendidih dan warnanya berubah jadi coklat kehijauan. Setelah itu didinginkan kemudian disaring.

Hasil saringan daun mangga atau ekstrak ini lalu direbus dengan gula serta ditambah kayu manis. Menurut Ayu, bisa juga diberi aroma lain, tergantung selera.

“Setiap 600 mililiter air ekstrak daun mangga dicampur satu kilogram gula dan 1 senti meter kayu manis. Bisa juga gulanya dikurangi. Kemudian direbus lagi sampai mengental hingga jadi sirup,” terangnya.

Lilik Masruroh, guru pembina KIR, mengungkapkan sangat bangga dengan karya siswanya. Lilik mengungkapkan setiap hari siswanya selalu memproduksi sirup daun mangga. Sirup-sirup tersebut dikemas dalam botol ukuran 250 mililiter.

Dikatakannya, untuk satu botol sirup ukuran 250 mililiter diperlukan sekitar 250 gram daun mangga. “Saat ini, sirup mangga ini masih dikonsumsi kalangan internal para guru dan siswa-siswa sendiri,” ujar perempuan yang juga Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan ini.

Lilik mengatakan, sirup daun mangga tersebut sangat bermanfaat bagi kesehatan karena memiliki kandungan vitamin C yang tinggi dan antibiotik alami. Sehingga tubuh peminumnya akan menjadi segar karena daya tahan tubuh bertambah.

“Saat ini hanya dijual di koperasi sekolah. Anak-anak menjualnya dengan harga Rp12.000 per botol,” pungkas Lilik.

Penulis: MA/G12

Top