Ulasan - Greeners.Co https://www.greeners.co/gaya-hidup/category/ulasan/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Sat, 19 Jul 2025 23:25:58 +0000 id hourly 1 Resepsi Pernikahan Putra Dedi Mulyadi Terapkan Pemilahan Sampah https://www.greeners.co/gaya-hidup/resepsi-pernikahan-putra-dedi-mulyadi-terapkan-pemilahan-sampah/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=resepsi-pernikahan-putra-dedi-mulyadi-terapkan-pemilahan-sampah https://www.greeners.co/gaya-hidup/resepsi-pernikahan-putra-dedi-mulyadi-terapkan-pemilahan-sampah/#respond Sun, 20 Jul 2025 05:00:10 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=47009 Pernikahan Maula Akbar, putra Gubernur Jawa Barat, dengan Wakil Bupati Garut Luthfianisa Putri Karlina berlangsung pada Rabu, 16 Juli 2025 di Garut, Jawa Barat. Momen sakral tersebut membawa prinsip kepedulian […]]]>

Pernikahan Maula Akbar, putra Gubernur Jawa Barat, dengan Wakil Bupati Garut Luthfianisa Putri Karlina berlangsung pada Rabu, 16 Juli 2025 di Garut, Jawa Barat. Momen sakral tersebut membawa prinsip kepedulian terhadap lingkungan dengan menerapkan aksi pemilahan sampah usai acara.

Melalui unggahan di akun Instagram Putri, terlihat bahwa sampah-sampah sisa resepsi terpilah menjadi dua kategori, yaitu organik dan anorganik. Sampah organik seperti sisa makanan mereka serahkan kepada pengolah dan pembudidaya maggot. Sementara itu, sampah anorganik akan melalui proses daur ulang. Adapun sampah rongsokan mereka serahkan kepada pengepul.

“Bukan cuma janji sehidup semati, tapi juga janji untuk lebih peduli. Di hari bahagia kami, sampah pun dipilah dengan cinta. Merayakan cinta tanpa lupa jaga semesta,” tulis Putri dalam keterangan unggahannya.

Pemilahan sampah juga berlangsung di berbagai titik acara. Sampah makanan dipisahkan dari plastik kemasan dan sisa air dari botol minuman juga ditangani secara terpisah. Bahkan, sampah residu pun ditimbang untuk dicatat.

Inisiatif ini menjadi bukti bahwa pesta pernikahan berskala besar tetap bisa terlaksana dengan prinsip ramah lingkungan ya, Sobat Greeners. Tak hanya itu, langkah ini secara langsung turut mengurangi volume sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Tak Hanya Pemilahan Sampah, Beri Bibit sebagai Mahar

Penerapan prinsip ramah lingkungan dalam pernikahan Maula dan Putri tak hanya tercermin dari pemilahan sampah setelah acara, tetapi juga dari bentuk mahar yang Maula berikan kepada sang mempelai perempuan. Dalam prosesi akad, Maula menghadiahkan sederet mahar yang mendukung keberlanjutan.

Ia memberikan 90 gram logam mulia, 9 ekor sapi, 9 ekor domba garut, 9 ekor ayam pelung cianjur, 9 tambunan bibit ikan gurame, 99 jenis bibit buah kayu lokal, serta 9 jenis bibit padi lokal. Mahar tersebut menjadi simbol komitmen terhadap kelestarian lingkungan sekaligus dukungan pada pertanian dan pangan lokal.

Sebagai pasangan publik, Maula dan Putri juga menghadirkan tokoh nasional sebagai saksi nikah mereka. Ketua MPR Ahmad Muzani dan Menteri Agama Nasaruddin Umar menjadi saksi dalam pernikahan tersebut.

Dalam kapasitasnya sebagai Wakil Bupati Garut, Putri memastikan bahwa hari bahagia ini turut membawa manfaat bagi masyarakat. Banyak elemen dalam pernikahan mereka yang mengangkat kearifan lokal Garut, mulai dari dekorasi bambu yang berasal dari selawi, hingga suvenir pernikahan berupa kerajinan tangan warga, seperti produk kulit dan anyaman bambu.

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/resepsi-pernikahan-putra-dedi-mulyadi-terapkan-pemilahan-sampah/feed/ 0
Yuk, Intip Pernikahan Ramah Lingkungan ala Luna Maya dan Maxime Bouttier https://www.greeners.co/gaya-hidup/yuk-intip-pernikahan-ramah-lingkungan-ala-luna-maya-dan-maxime-bouttier/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=yuk-intip-pernikahan-ramah-lingkungan-ala-luna-maya-dan-maxime-bouttier https://www.greeners.co/gaya-hidup/yuk-intip-pernikahan-ramah-lingkungan-ala-luna-maya-dan-maxime-bouttier/#respond Mon, 12 May 2025 06:34:06 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=46578 Selebritas Indonesia Luna Maya dan Maxime Bouttier resmi menikah pada Jumat, 7 Mei, di Gianyar, Bali. Pernikahan keduanya tidak hanya memukau dari sisi penampilan, tetapi juga mengusung konsep ramah lingkungan […]]]>

Selebritas Indonesia Luna Maya dan Maxime Bouttier resmi menikah pada Jumat, 7 Mei, di Gianyar, Bali. Pernikahan keduanya tidak hanya memukau dari sisi penampilan, tetapi juga mengusung konsep ramah lingkungan yang menyatukan keindahan budaya dan estetika.

Konsep pernikahan merupakan rancangan Bimo Singgih yang berkolaborasi dengan vendor Stupa Caspea dan Make A Scene Bali. Mereka menghadirkan tema yang memadukan unsur budaya Jawa dan estetika Prancis dengan pendekatan ramah lingkungan.

Salah satu elemen paling mencuri perhatian adalah pelaminan yang menyerupai bentuk cunduk mentul, aksesoris kepala tradisional khas Yogyakarta. Seluruh elemen dekoratif seperti kursi, meja, hingga instalasi lainnya juga terbuat dari anyaman daun kelapa—bahan alami yang mudah terurai dan tentunya ramah lingkungan.

Berikut beberapa pendekatan ramah lingkungan dalam pernikahan Luna dan Maxim.

1. Lokasi Outdoor Menyatu dengan Alam

Kalau melihat potret pernikahan Luna Maya dan Maxim Bouttier, jelas terlihat bahwa acara mereka berlangsung di area outdoor yang asri, ya, Sobat Greeners. Lokasinya yang berada di Bali semakin memperkuat kesan alami dengan latar pohon-pohon rimbun yang mengelilingi venue. Suasananya pun terasa hangat, intim, dan tentunya sangat menyatu dengan alam.

Menikah di ruang terbuka seperti ini bukan hanya estetis, tapi juga lebih ramah lingkungan. Tanpa kebutuhan akan pendingin udara atau pencahayaan buatan yang berlebihan, penggunaan energi bisa berkurang secara signifikan. Artinya, emisi karbon pun ikut berkurang.

2. Dekorasi Pernikahan Ramah Lingkungan

Dekorasi yang terbuat dari anyaman daun kelapa ini juga menjadi salah satu elemen paling menarik dari pernikahan Luna dan Maxim. Selain tampil estetik dengan sentuhan tradisional, penggunaan bahan organik seperti ini jelas lebih ramah lingkungan daripada material sintetis.

Dekorasi dari daun kelapa ini bisa terurai dengan cepat dan mudah dikomposkan. Artinya, tidak akan menambah beban sampah di tempat pembuangan akhir (TPA). Ini menjadi sebuah langkah cerdas dan berkelanjutan yang patut kita apresiasi, ya, Sobat Greeners!

3. Suvenir Ramah Lingkungan

Lewat unggahan di media sosial Melaney Ricardo, kita bisa mengintip isi suvenir pernikahan Luna dan Maxim yang tak kalah menarik. Tasnya saja sudah mencuri perhatian, karena terbuat dari anyaman daun kelapa yang tidak hanya cantik, tapi juga ramah lingkungan.

Isi di dalamnya pun tak kalah menarik. Ada tumbler yang mendukung gaya hidup minim sampah, serta barang-barang fungsional lainnya seperti parfum dan handuk, yang bisa digunakan berulang kali. Semua ini tentu penuh dengan pertimbangan keberlanjutan dan menghindari produk sekali pakai.

Pernikahan Luna dan Maxim jadi bukti bahwa momen sakral bisa tetap megah tanpa harus berdampak buruk bagi lingkungan. Mulai dari pemilihan lokasi, dekorasi, hingga suvenir, semua dirancang dengan kesadaran akan pentingnya menjaga bumi.

Jadi, gimana Sobat Greeners? Tertarik mengusung konsep pernikahan ramah lingkungan juga?

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/yuk-intip-pernikahan-ramah-lingkungan-ala-luna-maya-dan-maxime-bouttier/feed/ 0
Apakah Kucing Bisa Menangis? Ini Penjelasan Pakar dari IPB University https://www.greeners.co/gaya-hidup/apakah-kucing-bisa-menangis-ini-penjelasan-pakar-dari-ipb-university/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=apakah-kucing-bisa-menangis-ini-penjelasan-pakar-dari-ipb-university https://www.greeners.co/gaya-hidup/apakah-kucing-bisa-menangis-ini-penjelasan-pakar-dari-ipb-university/#respond Mon, 05 May 2025 05:54:48 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=46514 Banyak pemilik hewan peliharaan sering bertanya-tanya, apakah kucing bisa menangis seperti manusia? Menurut dosen dari Program Studi Paramedik Veteriner, Sekolah Vokasi IPB University, Tetty Barunawati Siagian, jawabannya adalah tidak. Ia […]]]>

Banyak pemilik hewan peliharaan sering bertanya-tanya, apakah kucing bisa menangis seperti manusia? Menurut dosen dari Program Studi Paramedik Veteriner, Sekolah Vokasi IPB University, Tetty Barunawati Siagian, jawabannya adalah tidak.

Ia menjelaskan meskipun kucing memiliki saluran air mata dan bisa mengeluarkan air mata secara fisik, mereka tidak menangis akibat emosi seperti yang manusia lakukan. “Kucing tidak menangis seperti yang kita bayangkan. Jika kita melihat air mata mengalir di wajah kucing, itu biasanya karena iritasi atau masalah medis, bukan karena alasan emosional,” kata Tetty dalam keterangan tertulisnya.

Sebagai gantinya, kucing mengekspresikan perasaan atau kebutuhan mereka melalui vokalisasi, seperti mengeong atau mengerang. Suara-suara ini kucing gunakan untuk berkomunikasi, baik untuk menyampaikan rasa sakit, kelaparan, atau stres, meskipun tidak ada air mata yang mengiringinya.

Tetty menjelaskan, kucing juga memiliki cara-cara nonverbal untuk menunjukkan perasaan mereka, seperti mengibaskan ekor ketika merasa terganggu, atau bersembunyi saat merasa cemas atau stres.

“Kucing yang sedang sedih mungkin akan bersembunyi, makan lebih sedikit, tidur lebih banyak, dan meringkuk. Mereka sangat pandai menyembunyikan emosinya,” tambahnya.

Suara Vokalisasi Kucing Tanda Lapar

Beberapa alasan umum mengapa kucing mengeluarkan suara vokalisasi antara lain karena rasa lapar, haus, cemas, atau butuh akan perhatian. Perubahan dalam lingkungan mereka, seperti kedatangan orang baru, juga dapat memicu stres dan membuat mereka lebih vokal.

Untuk mengetahui tanda-tandanya, Tetty memberikan beberapa petunjuk, seperti suara mengeong panjang yang menandakan keinginan atau rasa sakit, postur tubuh yang tegang, atau tingkah laku gelisah yang menunjukkan kecemasan.

“Jika kucing terus-menerus mengeluarkan suara atau menunjukkan tanda-tanda kesakitan, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter hewan,” kata Tetty.

Tetty menjelaskan, apabila mendapati kucing menangis, penting untuk memeriksa kebutuhan dasarnya terlebih dahulu, seperti makanan dan air. Apabila kucing tampak sakit atau terluka, segera bawa ke dokter hewan. Dalam beberapa kasus, kucing hanya membutuhkan perhatian atau kasih sayang lebih dari pemiliknya.

Dengan memahami cara kucing berkomunikasi, pemilik hewan peliharaan dapat lebih peka terhadap kebutuhan emosional dan fisik kucing mereka.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/apakah-kucing-bisa-menangis-ini-penjelasan-pakar-dari-ipb-university/feed/ 0
Hari Bumi: Yuk, Kenalan dengan 5 Masjid yang Sudah Pakai Panel Surya! https://www.greeners.co/gaya-hidup/hari-bumi-yuk-kenalan-dengan-5-masjid-yang-sudah-pakai-panel-surya/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=hari-bumi-yuk-kenalan-dengan-5-masjid-yang-sudah-pakai-panel-surya https://www.greeners.co/gaya-hidup/hari-bumi-yuk-kenalan-dengan-5-masjid-yang-sudah-pakai-panel-surya/#respond Tue, 22 Apr 2025 10:18:43 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=46417 Hari Bumi 2025 yang mengusung tema “Kekuatan Kita, Planet Kita” menjadi pengingat bahwa setiap orang, termasuk komunitas keagamaan, berperan besar dalam mendorong penggunaan energi bersih. Salah satu contohnya, kini semakin […]]]>

Hari Bumi 2025 yang mengusung tema “Kekuatan Kita, Planet Kita” menjadi pengingat bahwa setiap orang, termasuk komunitas keagamaan, berperan besar dalam mendorong penggunaan energi bersih. Salah satu contohnya, kini semakin banyak masjid di Indonesia yang mulai memanfaatkan panel surya sebagai sumber listrik ramah lingkungan.

Saat ini, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tapi juga menjadi ruang gerakan sosial dan lingkungan. Di Indonesia, makin banyak masjid yang mulai menyuarakan isu-isu lingkungan serta mengambil langkah nyata, dengan memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap. Energi dari sinar matahari ini dapat memenuhi kebutuhan listrik harian masjid.

Sobat Greeners, bukan hanya satu atau dua masjid di Indonesia yang sudah memakai PLTS atap, lho. Jumlahnya sudah cukup banyak dan terus bertambah. Inisiatif ini menjadi contoh nyata bahwa masjid bisa menjadi motor penggerak dalam transisi menuju energi terbarukan.

Menariknya, penggunaan PLTS atap ini tidak hanya terbatas di masjid-masjid besar di kota-kota besar saja. Banyak juga masjid di kota kecil, bahkan di daerah pedesaan yang sudah mengadopsi teknologi ini. Hal ini membuktikan bahwa semangat menjaga Bumi bisa bisa kita mulai dari mana saja, mulai dari kota hingga pelosok negeri.

Berikut ini lima masjid di Indonesia yang telah menggunakan PLTS atap untuk memenuhi kebutuhan energi listriknya.

1. Panel Surya di Masjid Istiqlal

Siapa yang tak kenal dengan Masjid Istiqlal? Masjid besar yang terletak di Kota Jakarta Pusat ini ternyata menggunakan panel surya sejak tahun 2016. Kini, sudah ada 504 unit modul surya yang terpasang di atap Masjid Istiqlal dengan kapasitas masing-masing 325 watt peak (wp).

Pasokan energi dari panel surya ini telah memenuhi 16 persen dari kebutuhan masjid. Bukan sekadar memasang panel surya, masjid yang berkapasitas 200 ribu jemaah ini juga sudah melakukan gerakan lingkungan lainnya seperti pengelolaan sampah, renovasi beberapa bangunan dengan konsep ramah lingkungan, hingga membuat sistem daur ulang air.

2. Masjid Jogokariyan

Masjid Jogokariyan di Kota Yogyakarta terkenal sebagai salah satu masjid dengan komunitas yang sangat kompak. Bahkan, saat Ramadan masjid ini begitu populer dengan acara Kampung Ramadan yang selalu ramai setiap tahunnya, lengkap dengan deretan penjual takjil dan ribuan takjil gratis setiap hari selama bulan suci.

Namun, tahukah Sobat Greeners? Selain aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, Masjid Jogokariyan juga telah berkontribusi dalam menjaga lingkungan dengan menggunakan energi bersih. Sejak tahun 2021, masjid ini mulai menggunakan panel surya sebagai sumber sebagian energi listriknya.

Panel surya tersebut memiliki kapasitas total 4,19 kilowatt peak (kWp) dan merupakan hasil donasi dari sejumlah donatur asal Jakarta. Saat ini, terdapat sembilan unit panel surya yang terpasang di masjid tersebut, masing-masing berkapasitas 450 hingga 470 wp.

3. Panel Surya di Masjid Al Muharram

Geliat masjid-masjid yang beralih ke energi bersih semakin terlihat di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Salah satunya adalah Masjid Al Muharram yang terletak di Kampung Brajan, Kabupaten Bantul. Masjid ini aktif dalam gerakan lingkungan, terutama melalui program Sedekah Sampah yang telah berjalan cukup lama.

Sejak tahun 2023, Masjid Al Muharram mulai melangkah lebih jauh dengan mengadopsi panel surya sebagai sumber energi listriknya. Langkah ini terwujud melalui program Sedekah Energi yang digagas oleh Mosaic, dan berhasil menghimpun donasi dari lebih dari 5.000 orang. Berkat dukungan tersebut, kini terpasang delapan unit panel surya berukuran 2 x 1 meter, dengan total kapasitas sekitar 4.300 wp.

4. Masjid KH Ahmad Dahlan

Bukan hanya di Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Tengah saja, di Jawa Timur masjid yang menggunakan panel surya juga mulai tumbuh. Salah satunya adalah Masjid KH Ahmad Dahlan yang sudah menggunakan panel surya sejak tahun 2021.

Masjid ini telah memasang empat panel surya berukuran 8 x 10 meter, masing-masing menghasilkan daya sekitar 600 wp. Selain itu, terdapat empat panel tambahan yang dipasang pada tahun 2023 dengan kapasitas 2.200 wp, sehingga total kapasitas PLTS yang terpasang saat ini mencapai 2.800 wp atau 2,8 kWh. 

Saat ini, kebutuhan energi masjid berkisar 6 kWh dari PLN, dengan rata-rata konsumsi harian mencapai 15 kWh. Untuk mengoperasikan seluruh peralatan masjid, total kebutuhan energi dalam sehari mencapai sekitar 30 kWh. Dengan menggunakan panel surya ini, tagihan listrik PLN di Masjid KH Ahmad Dahlan pun berkurang 30 persen setiap bulannya.

5. Masjid Supangat

Di Jawa Timur ada masjid yang juga ikut bersinar dengan panel surya. Masjid tersebut adalah Masjid Supangat di Tuban yang menjadi masjid pertama menggunakan tenaga listrik surya lewat instalasi solar panel.

Instalasi ini merupakan pemberian Askara Nusantara pada tahun 2024 sebagai bentuk dukungan untuk menyuarakan energi terbarukan di rumah-rumah ibadah dan supaya masjid bisa lebih hemat listrik. Sehingga, para pengurus masjid mengalihkan kelebihan dari biaya itu untuk membantu warga, salah satunya membuka bimbel gratis khusus anak-anak di desa setempat.

Itu dia lima masjid di Indonesia yang telah menggunakan panel surya untuk memenuhi sebagian kebutuhan energi listriknya. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga bisa menjadi pelopor dalam gerakan transisi energi, dari energi fosil menuju energi terbarukan.

Semoga di momen Hari Bumi ini, semakin banyak masjid dan bangunan lainnya yang terinspirasi untuk mengikuti jejak serupa. Karena masa depan Bumi yang lebih cerah dan berkelanjutan berawal dari langkah-langkah kecil yang kita ambil hari ini.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/hari-bumi-yuk-kenalan-dengan-5-masjid-yang-sudah-pakai-panel-surya/feed/ 0
Film 17 Surat Cinta Ungkap Deforestasi Brutal di Kawasan Konservasi Aceh https://www.greeners.co/gaya-hidup/film-17-surat-cinta-ungkap-deforestasi-brutal-di-kawasan-konservasi-aceh/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=film-17-surat-cinta-ungkap-deforestasi-brutal-di-kawasan-konservasi-aceh https://www.greeners.co/gaya-hidup/film-17-surat-cinta-ungkap-deforestasi-brutal-di-kawasan-konservasi-aceh/#respond Wed, 06 Nov 2024 05:57:13 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=45159 Ekspedisi Indonesia Baru telah merilis film dokumenter terbaru mereka yang berjudul “17 Sweet Letters” atau “17 Surat Cinta”. Film ini  mengangkat kisah nyata perjuangan masyarakat sipil yang mengirimkan 17 surat […]]]>

Ekspedisi Indonesia Baru telah merilis film dokumenter terbaru mereka yang berjudul “17 Sweet Letters” atau “17 Surat Cinta”. Film ini  mengangkat kisah nyata perjuangan masyarakat sipil yang mengirimkan 17 surat dan laporan kepada otoritas terkait, terutama Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. Surat-surat tersebut berisi laporan tentang deforestasi ilegal yang terus berlangsung di Suaka Margasatwa (SM) Rawa Singkil, Aceh.

Wilayah tersebut merupakan hutan gambut yang menjadi bagian dari Kawasan Ekosistem Leuser. Kawasan ini juga menjadi satu-satunya ekosistem yang menjadi habitat megafauna, seperti badak sumatra, gajah, harimau, dan orang utan sumatra.

Meskipun SM Rawa Singkil adalah area yang dilindungi, perusakan hutan di sana masih terus berlangsung. Salah satunya karena ekspansi perkebunan sawit ilegal yang memasok berbagai perusahaan besar. Film ini tidak hanya mengangkat permasalahan tersebut, tetapi juga menyoroti lemahnya penegakan hukum di wilayah “suci” bagi konservasi ekosistem dan keanekaragaman hayati ini.

Film 17 Sweet Letters adalah hasil kolaborasi antara berbagai organisasi lingkungan, termasuk Auriga Nusantara, Forest Watch Indonesia, Yayasan HAkA, Greenpeace Indonesia, dan Pustaka Bentala Rakyat. Pemutaran perdana film ini berlangsung pada Kamis, 31 Oktober 2024, di Cali, Kolombia, dalam rangka pertemuan ke-16 Konferensi Para Pihak Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Keanekaragaman Hayati (COP16).

BACA JUGA: Peringati Hari Lahan Basah Dunia, KEHATI Ajak Jaga Gambut Indonesia

Direktur Yayasan HAkA sekaligus eksekutif produser film ini, Farwiza Farhan mengungkapkan kekhawatirannya terhadap aktivitas ilegal yang terus berlangsung.

“Jika perusakan ini terus dibiarkan, kita tidak hanya kehilangan ekosistem kritis, melainkan juga mengancam keberlanjutan hidup masyarakat setempat yang bergantung pada hutan ini,” ujar Farwiza lewat keterangan tertulisnya, Senin (4/11).

Film ini mengajak penonton untuk mengeksplorasi sisi lain dari perlindungan lingkungan di Indonesia. Selain itu, juga mempertanyakan sejauh mana efektivitas penetapan wilayah konservasi dalam menjaga ekosistem dan keanekaragaman hayati dari ancaman deforestasi.

Film 17 Surat Cinta Pengingat untuk Lindungi Hutan

Sementara itu, tragedi deforestasi di SM Rawa Singkil juga menguatkan temuan dari National History Museum. Temuan tersebut menunjukkan meningkatnya penurunan keutuhan kawasan konservasi (biodiversity intactness) di dunia.

Banyak bukti menunjukkan bahwa pengelolaan kawasan konservasi oleh pemerintah tidak berarti lebih baik bagi keragaman hayati. Maka dari itu, pemerintah perlu mendorong dan merekognisi terhadap wilayah yang telah masyarakat adat dan komunitas lokal konservasi. Wilayah-wilayah ini terbukti lebih efisien dalam melestarikan keanekaragaman hayati.

“Kasus dalam film ini bukan hanya soal perusakan hutan, melainkan juga bentuk pengabaian hak masyarakat adat dan kerusakan ekosistem penting. 17 Surat Cinta menjadi pengingat bagi kita semua bahwa janji perlindungan hutan harus terwujud dalam tindakan nyata. Bukan sekadar slogan,” kata Mufti Barri dari Forest Watch Indonesia.

BACA JUGA: KLHK Klaim Pulihkan 4 Juta Hektar Hutan Indonesia

Fakta serupa juga terlihat di beberapa kawasan konservasi lainnya, seperti Taman Nasional Tesso Nilo di Riau. Analisis Auriga Nusantara mengungkapkan bahwa deforestasi di kawasan ini telah mencapai 59.603 hektare. Angka tersebut setara dengan 73% dari total luas kawasan, meskipun wilayah ini telah terkategori sebagai taman nasional sejak 2004. Begitu juga di SM Dangku, Sumatra Selatan, yang kini hanya menyisakan 23% hutan alam dari total luas kawasan 48.009 hektare.

Dalam dua tahun terakhir, deforestasi di Indonesia kembali meningkat, termasuk di wilayah konservasi. Pada 2023, laju deforestasi mencapai 12.612 hektare. Peningkatan ini sebagian besar disebabkan oleh izin konversi yang terus diterbitkan. Seperti untuk perluasan Hutan Tanaman Industri di Kalimantan, serta proyek strategis nasional seperti food and energy estate seluas 2 juta hektare di Papua Selatan.

Sebagai respons terhadap masalah ini, pemutaran film 17 Surat Cinta akan berlangsung dalam program nonton bersama di sejumlah kota di Indonesia. Setelah itu, film ini juga akan tersedia di YouTube seusai program nonton bersama berlangsung.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/film-17-surat-cinta-ungkap-deforestasi-brutal-di-kawasan-konservasi-aceh/feed/ 0
Kasus Bunuh Diri pada Usia Muda Lebih Tinggi, Apa Penyebabnya? https://www.greeners.co/gaya-hidup/kasus-bunuh-diri-pada-usia-muda-lebih-tinggi-apa-penyebabnya/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kasus-bunuh-diri-pada-usia-muda-lebih-tinggi-apa-penyebabnya https://www.greeners.co/gaya-hidup/kasus-bunuh-diri-pada-usia-muda-lebih-tinggi-apa-penyebabnya/#respond Tue, 06 Aug 2024 03:00:55 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=44386 World Health Organization mencatat kasus bunuh diri terjadi lebih dari 800 ribu per tahun. Sedangkan menurut data box terdapat 921 kasus. Kasus bunuh diri paling tinggi terjadi terjadi pada usia […]]]>

World Health Organization mencatat kasus bunuh diri terjadi lebih dari 800 ribu per tahun. Sedangkan menurut data box terdapat 921 kasus. Kasus bunuh diri paling tinggi terjadi terjadi pada usia muda.

Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Fauzia Wardhani mengungkapkan bahwa pada masa pandemi banyak terjadi kasus bunuh diri yang bermunculan di media sosial. Ia juga mengumpulkan informasi kasus bunuh diri sejak tahun 2012 hingga 2023. Dari seluruh informasi tersebut, angka tertinggi kasus bunuh diri sebagian besar terjadi di usia produktif remaja dan dewasa.

“Untuk usia remaja, kasus bunuh diri terjadi karena tekanan akademis, sosial, harapan-harapan tinggi untuk lebih berprestasi dan berkompeten di bidang akademik, perubahan hormon, emosi, permasalahan keluarga,” kata Yurika dalam webinar bertajuk “Fenomena Banyaknya Kasus Bunuh Diri pada Usia Produktif, Apa yang Terjadi?”, Kamis (25/7).

Maraknya bullying, cyber bullying, pengaruh media informasi bebas, dan kurangnnya dukungan kepada para remaja dapat meningkatkan risiko perilaku bunuh diri. Begitu pula, lanjut Yurika, dengan usia dewasa yang tidak berbeda penyebabnya dengan remaja.

BACA JUGA: 4 Manfaat Membacakan Buku pada Anak Usia Dini

Kelompok usia lain yang sedikit terabaikan, namun angkanya tinggi adalah lansia dan manula. Angka bunuh diri yang tinggi ini menjadi bahan perhatian seperti ada kasus bunuh diri pada usia 90 tahun.

“Ada beberapa hal yang mendorong untuk melakukan bunuh diri di usia lansia dan manula, yaitu kesehatan mental, rasa kesepian, penyakit menahun, dan akses meminta pertolongan terhambat,” ungkap Yurika.

Angka Bunuh Diri pada Laki-laki Lebih Tinggi

Dia juga menguraikan, berdasarkan jenis kelamin, laki-laki mempunyai angka bunuh diri yang tinggi. Karena norma sosial terhadap gender laki-laki sangat memengaruhi budaya Indonesia adalah budaya patriaki “laki-laki lebih tegar”.

Cara bunuh diri yang dilakukan antara lain minum racun, menembak diri, menabrakkan diri ke kendaraan, membakar diri, melukai diri dengan alat, meledakkan bom, lompat ke daerah air, lompat di daratan, dan gantung diri.

“Solusi agar terhindar dari bunuh diri yaitu meningkatkan kesadaran dan pendidikan, pelayanan kesehatan mental yang lebih baik, pelatihan dan dukungan untuk keluarga dan komunitas, bekerja sama dengan instansi-instansi terkait untuk membuat suatu program pencegahan bunuh diri, penelitian dan data serta pencatatan yang rapi dan tersentral yang bisa di akses oleh lembaga yang berkepentingan,” tuturnya.

Penting Pahami Faktor Penyebab Bunuh Diri

Kepala Organisasi Riset Kesehatan BRIN NLP Indi Dharmayanti mengungkapkan, bunuh diri tidak hanya memengaruhi individu, tetapi juga keluarga, lingkungan kerja, dan masyarakat luas.

“Kehilangan seseorang di usia produktif berarti kehilangan potensi dan kontribusi bagi pembangunan bangsa. Oleh karena itu, pencegahan bunuh diri adalah tanggung jawab bersama,” tegas Indi.

BACA JUGA: Baby Blues Syndrome: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Menurutnya, penting untuk memahami faktor-faktor penyebab bunuh diri, mulai dari tekanan ekonomi, masalah kesehatan mental, hingga kurangnya dukungan sosial. Pemahaman yang lebih baik dapat mengembangkan strategi pencegahan yang efektif.

“Selain intervensi medis dan psikologis, pendekatan holistik yang mencakup pendidikan, kampanye kesadaran, dan kebijakan pendukung kesehatan mental sangat penting,” ungkapnya.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/kasus-bunuh-diri-pada-usia-muda-lebih-tinggi-apa-penyebabnya/feed/ 0
Ini 4 Manfaat Sikat Gigi Bambu yang Lebih Ramah Lingkungan https://www.greeners.co/gaya-hidup/ini-4-manfaat-sikat-gigi-bambu-yang-lebih-ramah-lingkungan/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=ini-4-manfaat-sikat-gigi-bambu-yang-lebih-ramah-lingkungan https://www.greeners.co/gaya-hidup/ini-4-manfaat-sikat-gigi-bambu-yang-lebih-ramah-lingkungan/#respond Sat, 03 Aug 2024 03:10:29 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=44319 Sikat gigi bambu kini menjadi solusi ramah lingkungan yang semakin populer. Sebab, terbuat dari bahan alami yang dapat diperbaharui dan mudah terurai. Selain itu, sikat gigi tersebut menawarkan alternatif yang […]]]>

Sikat gigi bambu kini menjadi solusi ramah lingkungan yang semakin populer. Sebab, terbuat dari bahan alami yang dapat diperbaharui dan mudah terurai.

Selain itu, sikat gigi tersebut menawarkan alternatif yang berkelanjutan dan bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan mulut dan lingkungan. Kelebihan utamanya yaitu lebih ramah lingkungan dibandingkan sikat gigi plastik yang umumnya terbuat dari bahan yang sulit terurai.

BACA JUGA: Keren! Alumni UI Ciptakan Sampo Alami Anti Gatal untuk Anabul

Dengan memilih sikat gigi ini, tentunya bukan hanya baik untuk kesehatan, melainkan kamu juga telah ikut serta untuk mengurangi jejak karbon dan limbah plastik. Berikut empat manfaatnya yang lebih ramah lingkungan!

1. Ramah lingkungan dan mudah terurai

Salah satu kelebihannya yaitu memiliki sifat ramah lingkungan. Bambu adalah bahan alami yang dapat diperbaharui dengan cepat dan secara alami terurai di alam setelah digunakan.

Sikat gigi bambu memerlukan waktu sekitar 3 hingga 6 bulan untuk terurai sepenuhnya. Namun, waktu tersebut juga bergantung pada sejumlah faktor seperti kelembapan tanah, suhu , dan jenis komposter yang kamu gunakan.

Brush Fresh melansir, sikat gigi bambu juga bisa dikompos dengan mudah. Pertama, kamu perlu mencabut bulu sikat dengan tang. Apabila kamu tidak memiliki tang, kamu dapat mematahkan kepala sikat gigi. Kemudian, masukkan bulu sikat ke dalam tempat sampah daur ulang plastik karena bulu sikat terbuat dari nilon.

Setelah sikat gigi bebas dari bulu sikat, kamu bisa mengompos gagang sikat gigi dengan cara menguburnya di tanah atau pada alat komposter yang kamu miliki.

2. Pilihan yang Berkelanjutan

Manfaat kedua, kamu telah berkontribusi untuk mendukung produk-produk lebih berkelanjutan. Hal ini juga bisa mengurangi ketergantungan kamu terhadap bahan baku plastik yang tidak ramah lingkungan.

BACA JUGA: Desainer Asal Swiss Buat Bangku Daur Ulang dari Serbuk Gergaji

Selain itu, proses produksi sikat gigi bambu juga jauh lebih berkelanjutan daripada sikat gigi plastik. Sebab, bambu biasanya dipanen menggunakan praktik pertanian organik tanpa memerlukan pestisida atau pupuk. Proses tersebut lebih hemat air.

3. Bebas plastik

Bird Song melansir bahwa material pada sikat gigi bambu juga bebas BPA atau bahan kimia berbahaya lainnya yang ada dalam plastik. Kandungan itu bisa menyebabkan masalah kesehatan apabila terserap dan tertelan oleh manusia.

Kendati demikian, sikat gigi kayu yang bebas plastik BPA ini tentunya aman untuk dipakai karena bahannya terbuat dari tanaman bambu alami. Namun, efektivitas penggunaannya juga sama dengan sikat gigi plastik. Kedua sikat gigi ini tentu sama-sama bisa membersihkan gigi, akan tetapi sikat gigi bambu memiliki manfaat yang lebih ramah lingkungan.

4. Jejak karbon rendah

Bambu memiliki jejak karbon yang jauh lebih rendah. Sebab, tanaman bambu bisa menyerap karbon dioksida dan menghasilkan lebih banyak oksigen dibandingkan dengan tanaman lainnya. Sehingga, tanaman bambu memiliki banyak manfaat bagi bumi ini terutama dalam memitigasi iklim. Tak hanya itu, proses pembuatan sikat dari bambu ini juga hanya membutuhkan sedikit energi dan sumber daya.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/ini-4-manfaat-sikat-gigi-bambu-yang-lebih-ramah-lingkungan/feed/ 0
5 Bulk Store di Jakarta yang Wajib Kamu Kunjungi! https://www.greeners.co/gaya-hidup/5-bulk-store-di-jakarta-yang-wajib-kamu-kunjungi/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=5-bulk-store-di-jakarta-yang-wajib-kamu-kunjungi https://www.greeners.co/gaya-hidup/5-bulk-store-di-jakarta-yang-wajib-kamu-kunjungi/#respond Wed, 15 May 2024 06:16:17 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=43788 Indonesia merupakan negara kedua terbesar penyumbang sampah plastik ke lautan. Upaya pengurangan plastik sekali pakai penting masyarakat lakukan, salah satunya mulai berbelanja dengan sistem guna ulang di bulk store. Aliansi […]]]>

Indonesia merupakan negara kedua terbesar penyumbang sampah plastik ke lautan. Upaya pengurangan plastik sekali pakai penting masyarakat lakukan, salah satunya mulai berbelanja dengan sistem guna ulang di bulk store.

Aliansi Zero Waste Indonesia melansir, bulk store merupakan toko belanja kebutuhan sehari-hari yang tidak menyediakan wadah seperti kemasan plastik untuk produk yang akan dibeli. Jadi, Sobat Greeners harus membawa sendiri wadah untuk membungkusnya. Namun, jika tidak punya, pembeli juga bisa membeli wadah pakai ulang yang tersedia di toko. Alhasil, pembeli maupun penjual tidak menghasilkan sampah plastik sekali pakai.

BACA JUGA: Tekan Laju Sampah 2024, Komitmen Guna Ulang Perlu Dikuatkan

Saat ini para pelaku usaha bulk store juga sudah mulai bermunculan. Bagi warga Jakarta yang ingin berbelanja dengan minim sampah, kini bisa datang ke beberapa bulk store. Berikut daftar bulk store di Jakarta yang bisa kamu kunjungi!

1. Saruga Pack Free Store

Saruga Pack Free Store merupakan bulk store yang berlokasi di Jalan Taman Bintaro. Toko ini menjadi bulk store pertama di Jakarta. Mereka mengusung konsep ‘jual eceran’ yang memiliki taglinepack free shopping store‘.

Toko yang teridentifikasi sebagai toko ‘sembako’ oleh pemiliknya ini memiliki nuansa rumahan atau homey yang membuat konsumen nyaman seperti masuk ke rumah sendiri. Konsumen juga bisa memilih produk secara self service. 

Selain itu, konsumen juga boleh membeli bahan-bahan dalam jumlah yang diminta, kemudian ditimbang dan diukur sebagai harga per gram. Tidak hanya menyediakan berbagai jenis barang dalam sistem curah, Saruga juga menyediakan perawatan kesehatan yang terbuat dari bahan alami seperti sampo, sabun, aromaterapi, dan beberapa barang ramah lingkungan. Misalnya, sedotan stainless steel yang cocok untuk mengurangi penggunaan sedotan plastik.

2. The Bulkstore & Co

Sobat Greeners juga bisa mengunjungi The Bulkstore & Co di kawasan Menteng. Toko ini terbilang paling baru dan luas daripada toko bulk store lainnya.

The Bulkstore & Co menyediakan bahan kebutuhan pokok dan berbagai jenis kudapan sehat hasil produksi lokal dan impor. Kamu bisa membeli kebutuhan harian curah seperti bumbu masak, bahan makanan, sabun, hingga peralatan rumah tangga yang ramah lingkungan. Semua dikelompokkan menurut jenis makanannya seperti biji-bjian, kacang-kacangan, garam, teh, dan gula.

Nah, The Bulkstore & Co juga mewajibkan konsumen untuk membawa kantong belanja serta wadah guna ulang. Sebab, The Bulk Store & Co. menggunakan metode scoop-and-weight.

3. Naked Inc, Como Park

Bagi Sobat Greeners yang tinggal di kawasan Menteng, kamu bisa belanja minim sampah di Naked Inc, Como Park. Tempat ini juga menyediakan kebutuhan harian seperti sabun, deterjen, minyak, sampo, hingga aneka bumbu dapur.

Naked Inc merupakan bulk store yang sama sekali tidak menggunakan kemasan serta kantong plastik. Jadi, konsumen harus menerapkan gaya scoop-and-weight.

BACA JUGA: Praktik Guna Ulang Solusi Kurangi Sampah Plastik dan Krisis Iklim

Ketika kamu berkunjung ke toko ini, jangan terlewat untuk membawa wadah guna ulang.  Kemudian, pilihlah kebutuhan yang kamu perlukan. Staf Naked Inc akan menimbang wadah yang kamu bawa, lalu mengisinya dengan barang yang kamu inginkan. Wadah tersebut kemudian akan mereka timbang kembali.

Berat wadah setelah diisi akan dikurangi dengan berat wadah sebelum diisi dengan barang pilihan kamu. Hasilnya menunjukkan berat barang yang kamu beli dikalikan dengan harga per gramnya.

4. Toko Curah Selama

Rekomendasi bulk store selanjutnya yang bisa kamu kunjungi yaitu Toko Curah Selama. Bedanya, mereka juga menjual sayuran segar. Dengan demikian, kamu bisa membeli sayuran sesuai kebutuhanmu.

Toko Curah Selama berdiri sejak tahun 2019 . Toko yang berlokasi di Jalan Tebet ini menjual berbagai macam bahan masakan seperti beras, tepung, bumbu-bumbu, dan biji-bijian.

Selain bahan masakan, mereka juga menjual berbagai sabun batang natural, lerak, tawas, dan barang-barang ramah lingkungan seperti sikat gigi bambu.

5. Lifestyle Supermarket, Summarecon Mall Serpong

Pada bulan Mei 2018, Farmers Market relaunching toko andalannya di Summarecon Serpong Mall. Outlet yang direnovasi berganti nama menjadi Lifestyle Supermarket. Pascapeluncuran kembali, Lifestyle Supermarket memperkenalkan beberapa layanan baru, salah satunya adalah bulk food dispenser atau dispenser makanan curah.

Dibandingkan dengan toko grosir lainnya, Lifestyle Supermarket belum sepenuhnya menganut konsep zero waste. Namun, fitur dispenser makanan curah patut untuk kamu coba. Apalagi jika kamu ingin membeli bahan makanan seperti granola, sereal, buah-buahan kering, teh, dan kopi.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/5-bulk-store-di-jakarta-yang-wajib-kamu-kunjungi/feed/ 0
Mengenal Loofah, Spons Ramah Lingkungan yang Kaya Manfaat https://www.greeners.co/gaya-hidup/mengenal-loofah-spons-ramah-lingkungan-yang-kaya-manfaat/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=mengenal-loofah-spons-ramah-lingkungan-yang-kaya-manfaat https://www.greeners.co/gaya-hidup/mengenal-loofah-spons-ramah-lingkungan-yang-kaya-manfaat/#respond Wed, 08 May 2024 04:34:53 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=43733 Loofah merupakan spons ramah lingkungan yang terbuat dari bahan alami tanpa pewarna, pengawet, dan bahan kimia. Spons ini terbuat dari tanaman gambas atau labu luffah yang dikeringkan. Meski sering digunakan […]]]>

Loofah merupakan spons ramah lingkungan yang terbuat dari bahan alami tanpa pewarna, pengawet, dan bahan kimia. Spons ini terbuat dari tanaman gambas atau labu luffah yang dikeringkan.

Meski sering digunakan untuk mencuci piring, loofah juga bisa digunakan sebagai aksesoris mandi untuk membantu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan tubuh dengan lebih optimal. 

BACA JUGA: Desainer Jepang Buat Mainan Balok Susun dari Daur Ulang Plastik

Beberapa orang mengira loofah “alami” terbuat dari koral kering karena teksturnya yang kasar dan kenyal. Namun, loofah alami sebenarnya terbuat dari labu dalam keluarga mentimun. Yuk, simak informasi selengkapnya berikut ini!

Cara Membuat Loofah

Zero Waste Indonesia melansir, cara membuat loofah cukup sederhana, tetapi membutuhkan proses. Spons ini terbuat dari labu atau oyong halus yang sudah kering. Biasanya mengambil oyong lufah yang agak cenderung lebih besar dari oyong biasa.

Berikut bahan-bahan yang perlu kamu siapkan:

– Labu/oyong halus/budru
– Air
– Ember
– Gunting tajam untuk membuat ukuran sesuai keinginan

Setelah bahan-bahannya siap, Sobat Greeners bisa melanjutkan ke tahap pembuatan:

  • Kupas

Ketika labu sudah kering dengan benar di pohon (berwarna cokelat, enteng, dan jika dikocok akan mengeluarkan suara benturan dari biji-biji), yang tersisa adalah kulit kering di luar dan serat buah di dalamnya. Pertama, kamu bisa mengupas kulitnya. Namun, harus berhati-hati agar tidak merobek seratnya. Kemudian, pecahkan kulit menggunakan jari-jari.

Selanjutnya, perhatikan biji kering yang ada di dalam labu. Buang bijinya dari dalam dengan cara menghentakkan buahnya. Langkah ini harusnya mengeluarkan sekitar 95% dari biji di dalamnya. Kemudian, letakkan labu di lantai dan pukul secara ringan dengan tangan untuk membuat retakan di kulit.

BACA JUGA: Bibi Bazz Buat Tas Modis dari Daur Ulang Sepatu Bekas

Mulailah mengelupaskan kulit dengan menarik kulit dari retakan. Dengan cara ini, kamu tidak akan merobek serat apa pun. Labu yang sudah kamu kupas akan menghasilkan serat loofah. Setelah itu, perlu melakukan pembersihan sebelum kamu mulai menggunakan spons ini.

  • Pembersihan

Serat labu kering ini mungkin masih mengandung getah yang akan membuat jadi lengket. Kamu perlu membersihkannya dengan cara ambil ember yang penuh air hangat untuk meneggelamkan serat. Rendam serat selama satu menit, lalu peras. Air tersebut akan berubah menjadi lebih kotor dan akan keluar serpihan dan beberapa biji. Ulangilah langkah itu sebanyak 2-3 kali dengan air hangat yang bersih. Kemudian, peras untuk mengeluarkan kelebihan air.

  • Pemotongan

Langkah terakhir yakni pemotongan. Kamu bisa memotong loofah sesuai selera dan keinginan kamu.

Manfaat Loofah untuk Kesehatan Kulit

Halodoc melansir bahwa loofah memiliki manfaat bagi kesehatan kulit. Saat kamu menggunakan spons ini untuk membersihkan kulit, pastikan menyimpan spons dengan benar. Spons perlu dibersihkan setelah digunakan dan disimpan di tempat yang kering dan bersih.

Hindari menyimpan loofah di sembarang tempat. Sebab, dapat memicu kondisi lembap dan kotor. Oleh karena itu, hal ini dapat menyebabkan loofah kamu menjadi sarang bakteri yang justru dapat menyebabkan berbagai penyakit dan kerusakan kulit.

Oleh karena itu, jika kualitas loofah tetap terjaga, ada berbagai manfaat bagi kesehatan kulit, seperti:

  • Membantu kamu untuk mengangkat sel kulit mati.
  • Mengangkat kotoran pada kulit.
  • Membersihkan kulit secara optimal.
  • Membantu melancarkan pembuluh darah saat mandi.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/mengenal-loofah-spons-ramah-lingkungan-yang-kaya-manfaat/feed/ 0
Food Loss dan Food Waste, Apa Perbedaannya? https://www.greeners.co/gaya-hidup/food-loss-dan-food-waste-apa-perbedaannya/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=food-loss-dan-food-waste-apa-perbedaannya https://www.greeners.co/gaya-hidup/food-loss-dan-food-waste-apa-perbedaannya/#respond Mon, 29 Apr 2024 07:43:29 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=43668 Sebagian besar dari kita mungkin sudah tidak asing lagi dengan sampah makanan (food wastage). Food wastage terdiri dari dua bagian, yakni food loss dan food waste. Kedua jenis sampah makanan ini memiliki […]]]>

Sebagian besar dari kita mungkin sudah tidak asing lagi dengan sampah makanan (food wastage). Food wastage terdiri dari dua bagian, yakni food loss dan food waste. Kedua jenis sampah makanan ini memiliki perbedaan tersendiri.

Meskipun memiliki istilah yang berbeda, namun penting bagi Sobat Greeners untuk sama-sama mengatasi permasalahan sampah makanan ini. Dengan begitu, sampah makanan yang kita hasilkan tidak berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hingga menimbulkan kerusakan bagi lingkungan.

Menurut Food Agriculture Organization (FAO), terdapat 1,3 miliar ton makanan yang hilang atau terbuang setiap tahunnya di seluruh rantai pasokan makanan. Sekitar sepertiga dari seluruh makanan yang diproduksi untuk konsumsi manusia.

BACA JUGA: Indonesia “Banjir” Sampah Makanan

Indonesia merupakan penyumbang sampah makanan terbesar kedua di dunia. Sampah makanan pun tidak hanya berdampak pada lingkungan saja, namun juga berdampak besar bagi kehidupan manusia, seperti menimbulkan kelaparan.

Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi makanan secukupnya dan mengetahui dampak dari sisa makanan ini. Yuk, simak perbedaan antara food loss dan food waste dalam penjelasan berikut ini!

Food Loss

World Food Program USA melansir, food loss terjadi ketika makanan menjadi tidak layak untuk dikonsumsi manusia sebelum manusia sempat memakannya. Food loss ini paling umum terjadi di negara-negara berkembang, ketika makanan tersebut tidak layak dan rusak akibat hama atau jamur.

Food loss merupakan sampah makanan yang berasal dari bahan pangan. Misalnya, sayur mayur, buah-buahan, atau makanan yang masih mentah namun tidak bisa terolah menjadi makanan dan akhirnya terbuang begitu saja.

Zero Waste Indonesia melansir, food loss membuat masyarakat sulit memperoleh pangan untuk dimasak. Khususnya di Indonesia, terdapat beberapa kasus kehilangan pangan, salah satunya adalah di Banyuwangi. Di sana, buah naga segar dibuang ke sungai oleh petani buah naga. Sayang sekali, ya, Sobat Greeners.

Penyebab Food Loss:

  • Proses pra-panen tidak menghasilkan mutu yang pasar inginkan.
  • Terjadinya cuaca ekstrem sehingga hasil panen gagal.
  • Penyimpanan dan pengemasan tidak memadai pada akhirnya produsen membuah bahan pangan tersebut.
  • Kurangnya permintaan pembeli di pasar.
  • Permainan harga pasar antara agen dan distributor menyebabkan harga naik tajam dan akhirnya tidak bisa dijual.
  • Terlalu lama di gudang dan lama kelamaan menjadi basi,berjamur, dan berbau busuk.
  • Tidak disimpan secara sempurna sehingga umurnya menjadi pendek.
  • Kurang bijak membeli bahan makanan hingga akhirnya bahan makanan tersebut membusuk di tempat penyimpanan (kulkas).

Dengan demikian, sebagai konsumen sudah semestinya membuat rencana yang lebih baik dan bijak sebelum membeli bahan makanan. Upaya tersebut dilakukan agar bahan makanan tersebut dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Food Waste

Selanjutnya ialah food waste yang terjadi ketika kita membuang makanan yang masih layak untuk dikonsumsi manusia, baik sebelum atau sesudahnya. Hal ini paling sering terjadi di negara-negara maju dan banyak dihasilkan dari restoran, hotel, dan rumah.

Selain itu, misalnya di Indonesia, pada momen bulan puasa dan Lebaran Idulfitri, sampah makanan juga biasanya meningkat secara signifikan. Hal itu terjadi karena perilaku konsumtif dari masyarakat yang meningkatkan jumlah makanan terbuang, karena tidak habis untuk dikonsumsi.

BACA JUGA: Suci Larasati, Lima Tahun Berjuang Cegah Makanan jadi Sampah

Perlu kamu ketahui, food waste yang menumpuk di TPA ini bisa menghasilkan gas metana dan karbondioksida. Sedangkan keduanya tidak sehat untuk bumi. Gas-gas tersebut terbawa ke atmosfer dan berpotensi merusak lapisan ozon.

Padahal, salah satu fungsi lapisan ozon adalah menjaga kestabilan suhu di bumi. Jika kestabilan suhu terganggu, terjadilah pemanasan global dan kenaikan permukaan air laut akibat dari mencairnya es di bumi.

Penyebab food waste:

  • Tidak menghabiskan makanan.
  • Makan tidak sesuai dengan porsi.
  • Membeli atau memasak makanan yang tidak kalian sukai.
  • Gaya hidup (gengsi) menghabiskan makanan di depan orang ramai.

Di sisi lain, supermarket, restoran, dan perusahaan katering juga masih banyak yang belum memperkirakan dengan tepat berapa banyak yang akan mereka jual. Sehingga, makanan akan berakhir di tempat sampah.

Sebagai individu, kita juga sering membeli makanan lebih banyak daripada yang kita butuhkan. Kemudian, setelah merasa kenyang, sisa makanan tersebut akhirnya dibuang begitu saja.

Dengan demikian, untuk mengurangi jumlah food loss dan food waste, salah satu cara yang paling mudah untuk kita lakukan yaitu adalah mindful dalam konsumsi makanan dan habiskan makanan yang kamu makan.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/food-loss-dan-food-waste-apa-perbedaannya/feed/ 0
Apa Itu Ecobrick? Yuk Kenali Manfaat dan Cara Membuatnya https://www.greeners.co/gaya-hidup/apa-itu-ecobrick-yuk-kenali-manfaat-dan-cara-membuatnya/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=apa-itu-ecobrick-yuk-kenali-manfaat-dan-cara-membuatnya https://www.greeners.co/gaya-hidup/apa-itu-ecobrick-yuk-kenali-manfaat-dan-cara-membuatnya/#respond Fri, 19 Apr 2024 06:09:46 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=43587 Sebagian besar dari kita saat ini belum juga bisa bebas dari produk kemasan plastik. Terkadang, kita sering bingung bagaimana caranya supaya sampah plastik ini tidak berakhir di Tempat Pembuangan Akhir. […]]]>

Sebagian besar dari kita saat ini belum juga bisa bebas dari produk kemasan plastik. Terkadang, kita sering bingung bagaimana caranya supaya sampah plastik ini tidak berakhir di Tempat Pembuangan Akhir. Nah, kamu bisa melakukan cara kreatif dengan membuat ecobrick atau bata ramah lingkungan yang terbuat dari limbah sampah plastik.

Zero Waste Indonesia melansir, bata ramah lingkungan itu bisa kamu gunakan sebagai bahan baku pembuatan furniture hingga dinding. Cara membuatnya pun mudah, kamu hanya memerlukan botol plastik. Kemudian diisi padat dengan limbah non-biological atau sampah plastik yang sudah kamu kumpulkan.

BACA JUGA: Beluga, Kursi Ramah Lingkungan Terbuat Dari Jaring Ikan Bekas

Menurut Sobat Greeners, apakah inovasi ini sangat unik? Ya tentu saja! Batu bata berbahan sampah plastik ini merupakan teknologi berbasis kolaborasi yang memberikan solusi sampah tanpa biaya kepada individu, rumah tangga, sekolah, dan komunitas.

Tetapi, perlu diingat hal yang terpenting untuk dilakukan dalam memerangi sampah plastik yaitu pengurangan produk plastik sejak dari hulu. Aliansi Zero Waste Indonesia juga menilai bahwa masyarakat semestinya berhenti menggunakan plastik sekali pakai. Perusahaan besar juga harus diminta untuk memproduksi plastik sekali pakai.

Apa Manfaat Ecobrick?

Apabila kamu membuat ecobrick, tentu ada manfaat baik untuk menyelamatkan lingkungan. Sampah plastik yang sudah kamu kumpulkan akan tersimpan dengan aman di dalam botol. Sehingga, kamu tidak perlu membakar, menimbun, dan menguburnya.

Teknologi ecobrick bisa mendorong kita untuk tidak menjadikan plastik di salah satu industrial recycle system, sehingga menjauhkannya dari biosfer dan menghemat energi. Selain itu, juga bisa mencegah material plastik melepaskan karbon dioksida sehingga tidak berkontribusi terhadap pemanasan global.

BACA JUGA: Bibi Bazz Buat Tas Modis dari Daur Ulang Sepatu Bekas

Nah, biasanya ecobrick ini bisa untuk membuat furnitur modular, perabotan seperti kursi dan meja, serta dinding. Apalagi di Indonesia, ada beberapa bank sampah yang menerima ecobrick dan bisa kamu tukar dengan uang.

Cara Membuat Ecobrick

Cara membuat ecobrick sangatlah mudah. Langkah pertama, kamu bisa menyiapkan botol plastik jenis apa pun. Namun, sebaiknya gunakan botol plastik berukuran 500 ml. Kemudian, siapkan sampah non organik dan non biologi, gunting, dan tongkat atau kayu untuk memadatkan sampah plastik.

Berikut proses pembuatannya yang perlu kamu ketahui:

  • Pastikan botol yang kamu gunakan dalam keadaan bersih dan kering.
  • Pastikan sampah plastik dalam keadaan bersih dan kering untuk menghindari bakteri tumbuh di dalam botol ecobrick.
  • Selanjutnya, putar dan tekan-tekan tongkat dan pastikan bahwa isinya padat dan merata di seluruh botol. Hal ini bisa membantu memastikan bahwa botol tidak memiliki rongga dan memiliki sifat padat yang mirip dengan balok beton.

Kamu bisa menguji kepadatan ecobrick dengan cara menekan botol dari luar. Ecobrick yang baik adalah saat botol tidak akan kempes dan tidak mengeluarkan bunyi ketika kamu tekan.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/apa-itu-ecobrick-yuk-kenali-manfaat-dan-cara-membuatnya/feed/ 0
Cara Membuat Eco Enzyme, Cairan Alami Banyak Manfaat https://www.greeners.co/gaya-hidup/cara-membuat-eco-enzyme-cairan-alami-banyak-manfaat/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=cara-membuat-eco-enzyme-cairan-alami-banyak-manfaat https://www.greeners.co/gaya-hidup/cara-membuat-eco-enzyme-cairan-alami-banyak-manfaat/#respond Tue, 16 Jan 2024 06:55:56 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=42810 Eco enzyme merupakan hasil fermentasi sampah organik seperti ampas kulit buah dan sayuran, gula (gula merah atau gula tebu), dan air. Setelah fermentasi, warnanya akan berubah menjadi cokelat tua dan […]]]>

Eco enzyme merupakan hasil fermentasi sampah organik seperti ampas kulit buah dan sayuran, gula (gula merah atau gula tebu), dan air. Setelah fermentasi, warnanya akan berubah menjadi cokelat tua dan memiliki aroma asam manis yang kuat. Sebanyak 54% komposisinya berasal dari sampah organik.

Pendiri Asosiasi Pertanian Organik Thailand, Rosukon Poompanvong, pertama kali memperkenalkan fermentasi ini. Ia menggagas proyek ini untuk mengolah enzim dari sampah organik menjadi pembersih yang multifungsi.

BACA JUGA: 3 Resolusi untuk Lebih Ramah Lingkungan di 2024

Sobat Greeners bisa memanfaatkan limbah dapur organik seperti ampas buah dan sayuran menjadi eco enzyme. Limbah tersebut juga perlu kamu campur gula (gula cokelat, gula merah, atau gula tebu) dan air.

Zero Waste Indonesia melansir bahwa eco enzyme bisa menjadi cairan multiguna. Fermentasi ini bisa kamu aplikasikan dalam rumah tangga, pertanian, dan peternakan. Cairan ini bisa menjadi pembersih rumah, obat, dan pupuk alami. Yuk, simak cara membuat eco enzym dengan mudah di bawah ini!

1. Siapkan wadah, limbah organik, gula, dan air

Cara membuat eco enzyme terbilang mudah. Alat dan bahan juga cukup sederhana seperti wadah yang lebar, sampah organik seperti sayur dan buah, air, serta gula (gula merah atau gula tebu).

Perbandingan sampah organik yaitu 10:3:1, 10 untuk air, 3 untuk limbah buah atau sayur, dan 1 untuk gula. Kemudian, sampah dapur yang digunakan yaitu seperti kulit apel, jeruk, nanas, semangka, dan lemon.

Selanjutnya, tuang semua bahan ke dalam botol atau galon. Namun, pastikan limbah organik yang akan kamu gunakan dicacah terlebih dahulu. Setelah itu, campur dengan gula dan air di dalam botol.

2. Simpan eco enzyme di tempat sejuk

Setelah tercampur di dalam botol atau galon, simpanlah di tempat yang kering dan sejuk dengan suhu dalam rumah. Biarkan cairan  itu melakukan proses fermentasi selama tiga bulan. Sobat Greeners bisa membukanya setiap hari di dua minggu pertama, kemudian lanjutkan 2-3 hari sekali dan seminggu sekali.

BACA JUGA: Awas, Tidur Sore Bisa Menyebabkan 4 Masalah Kesehatan Serius

Pada minggu pertama akan ada banyak gas yang dihasilkan. Setelah 3 bulan, saring eco enzyme menggunakan kain kasa atau saringan. Tak perlu khawatir, sampah organik bekas cairan itu bisa kamu gunakan kembali untuk memproduksi eco enzyme selanjutnya. Kamu tinggal menambahkan sampah organik yang segar.

Namun, jika Sobat Greeners ingin mengganti limbah organik dengan yang baru secara keseluruhan, bisa mengeringkan sampah tersebut. Kemudian, blender dan kubur dalam tanah sebagai pupuk.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/cara-membuat-eco-enzyme-cairan-alami-banyak-manfaat/feed/ 0
Kenali Manfaat Maggot sebagai Pengurai Sampah Organik https://www.greeners.co/gaya-hidup/kenali-manfaat-maggot-sebagai-pengurai-sampah-organik/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kenali-manfaat-maggot-sebagai-pengurai-sampah-organik https://www.greeners.co/gaya-hidup/kenali-manfaat-maggot-sebagai-pengurai-sampah-organik/#respond Wed, 20 Dec 2023 06:00:07 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=42580 Maggot atau belatung merupakan hewan yang memiliki banyak manfaat, salah satunya memakan sisa makanan (sampah organik). Mungkin Sobat Greeners ketika mendengar hewan belatung sering terpikir hewan tersebut menjijikan. Padahal, jika […]]]>

Maggot atau belatung merupakan hewan yang memiliki banyak manfaat, salah satunya memakan sisa makanan (sampah organik). Mungkin Sobat Greeners ketika mendengar hewan belatung sering terpikir hewan tersebut menjijikan. Padahal, jika maggot dimanfaatkan dan dibudidayakan dapat membantu memakan sampah-sampah organik yang berserakan di lingkungan.

Maggot adalah istilah untuk menyebut larva lalat Black Soldier Fly (BSF) atau Hermetia illucens. Lalat ini memiliki siklus hidup maggot (larva), prepupa, pupa, dan serangga dewasa. Adapun morfologi dari maggot (larva) yaitu berwarna putih atau kekuningan dengan tubuh yang lunak.

BACA JUGA: BSF Hilangkan Sampah Organik Dalam Dua Hari

Ada banyak manfaat dari hewan tersebut. Salah satunya sebagai pengurai sampah oraganik menjadi sumber pakan yang bernilai tinggi. Selain itu, dapat mencerna sisa makanan, limbah pertanian, dan kotoran hewan.

Melansir ypbb.web.id, maggot BSF mampu mengurai sampah organik sekitar dua sampai lima kilogram per harinya. Kamu perlu tahu Sobat Greeners, hewan tersebut memiliki nafsu makan yang tinggi. Sehingga, ia bisa makan dua kali lebih banyak daripada berat badannya. Dalam penelitian pun telah menyatakan bahwa setiap satu ton maggot membutuhkan lima ton sampah organik dalam dua minggunya.

Budidaya Maggot Sangat Mudah

Jika Sobat Greeners tertarik untuk melakukan budidaya maggot tentu sangatlah mudah. Langkah pertama, buat kandang lalat BSF. Kandang itu berfungsi sebagai tempat BSF kawin dan memproduksi telur hingga penetasan. Kemudian, tutupi kandang dengan kawat dan letakkan di tempat yang terkena sinar matahari.

BACA JUGA: Eco Enzyme Jadikan Sampah Organik Bermanfaat

Kandang yang perlu kamu siapkan lebih baik berukuran lebar 2,5 meter, panjang 4 meter, dan tinggi 3 meter. Tak perlu khawatir, bahan yang perlu kamu gunakan juga mudah kamu dapatkan. Kamu cukup menggunakan rangka kayu, dinding jaring-jaring, dan atap plastik UV. Nantinya, kandang ini akan diisi oleh rak prepupa dan media bertelur.

Lalu, untuk tempat bertelur bagi lalat BSF betina, siapkan kardus, kayu, atau papan yang memiliki celah. Taruh telur di media penetasan berupa box atau wadah kecil. Telur akan menetas dalam 3-4 hari. Terakhir, siapkan rak atau biopond untuk tempat pembesaran. Ketika maggot sudah membesar dan dapat dipanen bisa Sobat Greeners manfaatkan sesuai keperluan.

Keunggulan Maggot sebagai Pakan Ternak

Selain bisa membantu mengurangi sampah organik, hewan ini juga memiliki banyak keunggulan sebagai pakan ternak. Sobat Greeners dapat menyimak keunggulannya di bawah ini:

1. Memiliki sumber protein berkualitas tinggi

Maggot memiliki kandungan protein yang lebih tinggi, daripada sumber pakan tradisional lainnya, seperti biji-bijian dan jerami. Protein memiliki peran penting untuk pakan ternak. Sebab, protein mengandung nutrisi untuk pertumbuhan perkembangan hewan ternak. Bahkan, dapat membantu meningkatkan produktivitas dan kualitas produk hewan.

2. Bisa dimanfaatkan untuk mengolah limbah organik

Keunggulan yang kedua adalah untuk mengolah limbah organik seperti limbah pertanian, makanan, bahkan kotoran hewan menjadi  nutrisi yang bernilai. Hal ini membantu mengurangi jumlah pembuangan limbah organik.

3. Budidaya mudah dan murah

Dalam melakukan budidaya maggot sangatlah mudah dan murah. Pengembangannya dapat menggunakan bahan organik yang tersedia di sekitar peternakan. Sehingga, hal itu dapat mengurangi ketergantungan pada pakan konvensional yang mahal.

Peternak bisa melakukan alternatif yang ekonomis dan praktis dalam menyediakan pakan yang cukup untuk ternaknya. Sebab, maggot dapat menjadi sumber pakan alternatif bagi ternak. Bahkan, jika hewan itu bisa dirawat dengan baik tentu dapat menjadi solusi yang inovatif untuk kebutuhan nutrisi hewan ternak secara berkelanjutan.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/kenali-manfaat-maggot-sebagai-pengurai-sampah-organik/feed/ 0
Lubang Biopori Miliki Segudang Manfaat, Tak Hanya Cegah Banjir https://www.greeners.co/gaya-hidup/lubang-biopori-miliki-segudang-manfaat-tak-hanya-cegah-banjir/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=lubang-biopori-miliki-segudang-manfaat-tak-hanya-cegah-banjir https://www.greeners.co/gaya-hidup/lubang-biopori-miliki-segudang-manfaat-tak-hanya-cegah-banjir/#respond Wed, 06 Dec 2023 03:57:18 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=42446 Biopori atau yang kerap disebut dengan lubang resapan biopori merupakan lubang yang dibuat secara tegak lurus ke dalam tanah. Kamu perlu tahu, lubang ini memiliki diameter antara 10-30 centimeter (cm) […]]]>

Biopori atau yang kerap disebut dengan lubang resapan biopori merupakan lubang yang dibuat secara tegak lurus ke dalam tanah. Kamu perlu tahu, lubang ini memiliki diameter antara 10-30 centimeter (cm) dan tidak memiliki muka air tanah dangkal.

Ada banyak manfaat dari lubang ini lho Sobat Greeners. Lubang tersebut dapat diisi sampah organik yang berfungsi sebagai makanan makhluk hidup di tanah. Misalnya, cacing dan akar tumbuhan.

BACA JUGA: Yuk, Ubah Sampah Rumah Tanggamu Jadi Pupuk Organik!

Mungkin kita sering mendengar luang biopori bermanfaat untuk mencegah banjir. Namun, lubang biopori ini memiliki segudang manfaat, lho. Simak selengkapnya di bawah ini, ya!

1. Mengurangi sampah organik 

Sampah organik menjadi jenis sampah yang masih banyak berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Hal tersebut tentu berisiko besar bagi kerusakan lingkungan. Lewat inisiatif pembuatan lubang biopori ini, sampah organik pun bisa terkelola secara efisien.

Dengan demikian, Sobat Greeners dapat membantu mengelola sampah organik tersebut dengan memiliki lubang biopori di rumah. Caranya pun mudah, kalian cukup memasukkan sampah organik atau sisa makanan ke dalam lubang tersebut.

2. Mencegah banjir

Manfaat kedua adalah dapat membantu mencegah terjadinya banjir. Apalagi, saat ini Indonesia tengah memasuki musim hujan dan bencana banjir sudah terjadi di sejumlah titik. Nah, lubang biopori ini bisa membantu air untuk segera masuk ke dalam tanah.

Selain itu, sampah organik yang ada di dalam lubang pun merupakan makanan dari cacing tanah. Kemudian, cacing yang masuk ke dalam lubang biopori, akan membuat terowongan-terowongan kecil di dalam tanah. Terowongan terbentuk, ketika cacing menuju ke lubang yang berisi sampah organik. Hal inilah yang akan membuat air jauh lebih cepat meresap ke dalam tanah.

Ilustrasi biopori. Foto: Freepik

Ilustrasi biopori. Foto: Shutterstock

3. Menyuburkan tanah

Sobat Greeners, kamu harus tahu dengan adanya limbah organik di satu lubang, maka tanah di lubang tersebut akan menjadi subur. Sebab, ada proses biologis yang mengubah sampah organik yang dimasukkan ke dalam lubang menjadi pupuk kompos.

BACA JUGA: Mulailah Pengomposan dengan Cara Mudah Berikut Ini!

Nah, pupuk kompos yang telah terbentuk ini dapat menjadikan tanah semakin subuh. Jadi, Sobat Greeners tidak perlu khawatir atau mencari lagi pupuk kimiawi. Dengan pembuatan lubang biopori ini, kita bisa menyediakan pupuk secara gratis atau tanpa biaya!

4. Meningkatkan lahan lebih hijau

Membangun lingkungan atau lahan yang lebih hijau, tentu akan memberikan banyak manfaat bagi manusia. Salah satunya, kenyamanan mereka untuk tinggal di rumah kesayangannya. Menyeimbangkan kehidupan dengan alam pun bisa membawa hal baik bagi tubuh manusia.

Kenyamanan itu bisa terbentuk dengan cara membuat lubang biopori. Dengan adanya lubang ini, tanah akan menjadi lebih subur lho. Sehingga, tanaman yang telah kalian tanam akan lebih mudah tumbuh. Alhasil, hal itu akan membuat lahan kalian menjadi lebih hujau dan udara pun semakin segar.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/lubang-biopori-miliki-segudang-manfaat-tak-hanya-cegah-banjir/feed/ 0
4 Manfaat Membacakan Buku pada Anak Usia Dini https://www.greeners.co/gaya-hidup/4-manfaat-membacakan-buku-pada-anak-usia-dini/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=4-manfaat-membacakan-buku-pada-anak-usia-dini https://www.greeners.co/gaya-hidup/4-manfaat-membacakan-buku-pada-anak-usia-dini/#respond Wed, 29 Nov 2023 06:00:10 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=42385 Ada banyak manfaat membacakan buku pada anak sejak dini. Salah satunya dapat membantu tumbuh kembang anak. Mendidik dan menuntun sang anak dalam masa kembangnya di usia dini juga berpengaruh besar […]]]>

Ada banyak manfaat membacakan buku pada anak sejak dini. Salah satunya dapat membantu tumbuh kembang anak. Mendidik dan menuntun sang anak dalam masa kembangnya di usia dini juga berpengaruh besar untuk masa depan anak.

Membacakan buku kepada anak usia dini harus orang tua lakukan secara konsisten. Sebab, dari konsistensi ini akan memberikan sejumlah manfaat baik untuk sang buah hati.

BACA JUGA: Menjadi Pembaca Buku yang Ramah Lingkungan

Sobat Greeners, biarkan anak terbiasa membaca sejak dini. Biasakan mereka mencari buku serta membaca, sehingga secara bertahap mereka pun bisa menyukainya. Hal ini jauh lebih mudah dibandingkan mulai mengenalkan membaca kepada mereka sejak usia sekolah. Sehingga, mereka mencari buku dan membaca hanya karena terpaksa.

Oleh karena itu, yuk, kenali manfaat membacakan buku pada anak usia dini lewat penjelasan di bawah ini!

1. Membangun kedekatan orang tua dan anak

Sobat Greeners, jangan mengira membaca buku untuk anak itu hanya mempunya manfaat edukasi saja lho. Namun, bagi kamu yang sudah berperan sebagai orang tua, bisa memberikan kesempatan baik lewat membacakan buku pada anak. Salah satunya, orang tua dan anak dapat membangun kedekatan atau koneksi yang erat.

Melansir parenting.co.id, dari hasil penelitian Dosen Senior Bidang Literasi Anak Usia Dini di University of Wollongong, Sydney Elisabeth Duursma menunjukkan bahwa aktivitas membaca, dapat mendukung hubungan orang tua dan anak menjadi solid. Manfaat lainnya, keterlibatan orang tua untuk membacakan buku juga dapat menumbuhkan minat anak terhadap literasi.

2. Meningkatkan keterampilan bahasa

Manfaat kedua, Sobat Greeners perlu tahu dengan membacakan buku dapat membantu meningkatkan keterampilan bahasa, komunikasi, sosial, dan membaca sang anak lho. Sebab, jika anak rutin dibacakan sebuah dongeng atau cerita tentu akan merangsang bagian otak anak. Hal itu memungkinkan mereka dapat memahami makna bahasa baru.

3. Meningkatkan imajinasi dan kreativitas

Perlu kamu ketahui, bahwa anak kecil secara alami memiliki kapasitas untuk bermimpi besar dengan menggunakan imajinasinya. Dengan membacakan buku dengan suara yang jelas dan ekspresif untuk sang anak, tentu akan membantu mereka menggunakan imajinasinya. Terutama untuk menjelajahi bayangan orang, tempat, waktu, dan peristiwa di luar pengalaman mereka sendiri.

BACA JUGA: Toko Buku Bebas Gawai, Merayakan Kenyamanan Membaca Buku Fisik

Aktivitas membaca ini dapat membuka pintu ke segala macam dunia baru bagi sang anak. Jika anak bisa memperluas imajinasinya, tentu anak akan memiliki peluang untuk bermimpi lebih besar dan bertindak kreatif yang bisa bermanfaat untuk banyak hal di masa depan.

4. Meningkatkan konsentrasi dan disiplin

Memasuki aktivitas membaca ke dalam keseharian si anak tentu akan berdampak baik bagi anak. Dengan membiasakan anak untuk membaca dan mendengarkan cerita, mereka bisa lebih disiplin dan konsentrasi.

Sebab, seperti yang kita ketahui anak kecil seringkali jarang untuk duduk diam dalam waktu yang lama. Kemudian, hal itu menyebabkan mereka sulit untuk fokus. Namun, ketika orang tua memperkenalkan aktivitas membaca dan selalu meluangkan waktunya untuk bercerita kepada anak dengan konsisten, tentu perlahan-lahan perilaku anak pun akan berubah menjadi lebih baik.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/4-manfaat-membacakan-buku-pada-anak-usia-dini/feed/ 0
Baby Blues Syndrome: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya https://www.greeners.co/gaya-hidup/baby-blues-syndrome-penyebab-gejala-dan-cara-mengatasinya/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=baby-blues-syndrome-penyebab-gejala-dan-cara-mengatasinya https://www.greeners.co/gaya-hidup/baby-blues-syndrome-penyebab-gejala-dan-cara-mengatasinya/#respond Wed, 25 Oct 2023 04:29:04 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=42064 Sebagian besar ibu dapat mengalami baby blues syndrome setelah melahirkan. Walau terkadang gejalanya terlihat sederhana, baby blues syndrome bisa berdampak negatif bagi ibu dan bayi jika diabaikan dan tidak segera […]]]>

Sebagian besar ibu dapat mengalami baby blues syndrome setelah melahirkan. Walau terkadang gejalanya terlihat sederhana, baby blues syndrome bisa berdampak negatif bagi ibu dan bayi jika diabaikan dan tidak segera ditangani dengan tepat.

Meskipun kelahiran sang buah hati memberi kebahagiaan tak terkira bagi orang tua, tidak sedikit ibu yang malah mengalami kesedihan atau gangguan mood yang parah pasca melahirkan. Kondisi ini bernama baby blues syndrome

Mengutip Kementerian Kesehatan RI, baby blues syndrome merupakan masalah psikologis yang umum terjadi pada ibu yang baru melahirkan. Riset menyebutkan bahwa kondisi ini dialami oleh sekitar 60–70% para ibu baru di seluruh dunia.

BACA JUGA: Menjaga Kesehatan Mental: Kenali 4 Cara yang Efektif

Sindrom tersebut cenderung muncul pada hari ke-2 atau ke-3 pascamelahirkan. Pada umumnya akan berlangsung selama beberapa hari dan paling lama hingga 2 minggu.

Simak penjelasan penyebab, gejala, dan cara mengatasi baby blues syndrome berikut ini!

Penyebab Baby Blues Syndrome 

Siloam Hospitals melansir bahwa penyebab dari baby blues syndrome hingga kini belum diketahui secara pasti. Akan tetapi, terdapat beberapa kondisi yang dapat memicu sindrom tersebutyakni sebagai berikut.

1. Sulit Beradaptasi 

Penyebab pertama dari baby blues syndrome adalah kesulitan beradaptasi dari kehidupan sebelum dan sesudah menjadi ibu. Setelah memiliki peran baru yakni sebagai seorang ibu, tentu saja terdapat tanggung jawab besar yang harus diemban.

Tak jarang jika ibu merasa kelelahan untuk mengurus kebutuhan buah hati sendirian, terlebih lagi jika ini adalah pengalaman baru. Itulah sebabnya butuh peran keluarga untuk mencegah ibu mengalami sindrom tersebut.

2. Perubahan Hormon 

Setelah melahirkan, tubuh akan mengalami perubahan kadar hormon yang cukup drastis. Dalam kondisi ini, kadar hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh akan menurun. Hal tersebut dapat memicu terjadinya perubahan suasana hati atau dikenal sebagai mood swing serta perasaan lelah dan tertekan.

3. Kurang Istirahat

Siklus tidur bayi baru lahir yang belum teratur menyebabkan ibu harus terjaga di malam hari dan menyita banyak waktu tidur mereka. Kurangnya waktu istirahat yang terjadi secara terus-menerus ini membuat ibu kelelahan dan tidak nyaman. Hal inilah yang juga bisa memicu gejala baby blues syndrome, seperti perasaan sedih dan mudah tersinggung.

4. Memiliki Riwayat Gangguan Mental 

Wanita dengan riwayat gangguan kesehatan mental lebih berisiko untuk mengalami gangguan psikologis tersebut. Kondisi ini terjadi terutama jika ibu memiliki riwayat gangguan kesehatan mental seperti depresi, gangguan cemas, atau bipolar.

Gejala Baby Blues Syndrome 

Baby blues syndrome mempunyai sejumlah gejala yang muncul kepada seorang ibu. Gejala utama sekaligus yang paling mudah terlihat adalah mudah marah dan tersinggung. 

Pengidap sindrom ini sering kali merasa tersinggung dengan perkataan orang lain, meski sebenarnya orang tersebut bermaksud baik. Sindrom ini juga dapat membuat ibu merasa kesal dan marah terhadap bayinya ketika rewel.

Gejala berikutnya adalah mengalami mood swing dan mudah marah. Sebagai tambahan informasi, setelah melahirkan, tubuh seorang ibu mengalami perubahan hormon yang signifikan. Perubahan ini dapat memengaruhi suasana hati dan emosi, menyebabkan ibu merasa lebih sensitif, mudah marah, dan cenderung mengalami perubahan emosi yang ekstrem.

BACA JUGA: Tingkatkan Daya Tahan Tubuh dengan Aktivitas Berikut!

Pengidap sindrom ini juga akan sering menangis tanpa alasan yang jelas. Biasanya, ibu akan menangis secara tiba-tiba dan merasa cemas secara berlebihan terhadap sesuatu.

Gejala selanjutnya adalah mudah merasa lelah dan tidak bertenaga. Hal ini bisa jadi karena tenaga yang banyak terkuras saat proses melahirkan, serta jam tidur yang tidak menentu.

Selain itu, ibu yang baru melahirkan biasanya memiliki nafsu makan yang tinggi, terlebih jika sembari memberikan ASI eksklusif. Sebaliknya, pengidap sindrom ini sering kali merasa tidak bersemangat dan tidak nafsu makan.

Cara Mengatasi Baby Blues Syndrome

Baby blues syndrome umumnya akan mereda dengan sendirinya dalam kurun waktu sekitar 2 minggu. Meski begitu, jika kamu mengalaminya, kelola kondisi dengan baik. Berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi sindrom tersebut.

1. Istirahat yang cukup dengan memanfaatkan waktu tidur si kecil untuk beristirahat. 

2. Bercerita dengan orang terdekat seperti membagi kegelisahan dengan keluarga atau teman untuk mengurangi perasaan cemas.

3. Melakukan olahraga secara rutin dapat membantu ibu untuk mengalihkan kegelisahan sekaligus meningkatkan suasana hati dan kualitas tidur.

4. Mengonsumsi makanan dalam interval teratur dan mencukupi kebutuhan energi tubuh dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

5. Cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter atau psikolog untuk menangani gejala tersebut, terutama jika gejala ini tak kunjung membaik dalam beberapa minggu.

 

Penulis: Maula Sulthoni

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/baby-blues-syndrome-penyebab-gejala-dan-cara-mengatasinya/feed/ 0
Petualangan Sherina 2, Selamatkan Orang Utan dari Pemeliharaan Ilegal https://www.greeners.co/gaya-hidup/petualangan-sherina-2-selamatkan-orang-utan-dari-pemeliharaan-ilegal/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=petualangan-sherina-2-selamatkan-orang-utan-dari-pemeliharaan-ilegal https://www.greeners.co/gaya-hidup/petualangan-sherina-2-selamatkan-orang-utan-dari-pemeliharaan-ilegal/#respond Mon, 23 Oct 2023 06:34:05 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=42057 Film Petualangan Sherina 2 yang tayang perdana 28 September 2023 berhasil mendulang kesuksesan. Film itu mendapatkan apresiasi positif dari pencinta film tanah air. Bagaimana tidak, film itu berhasil membuat penonton–terutama […]]]>

Film Petualangan Sherina 2 yang tayang perdana 28 September 2023 berhasil mendulang kesuksesan. Film itu mendapatkan apresiasi positif dari pencinta film tanah air. Bagaimana tidak, film itu berhasil membuat penonton–terutama generasi 90-an–bernostalgia. 

Sebagai informasi, film pertama Petualangan Sherina rilis pada tahun 2000. Mengusung genre komedi dan musikal, film itu dibintangi oleh Sherina Munaf (Sherina) dan Derby Romero (Sadam). 23 tahun kemudian, sutradara Riri Riza dan produser Mira Lesmana kembali menghidupkan tokoh Sherina dan Sadam lewat sekuel Petualangan Sherina 2. Dua minggu pascapenayangan, film itu berhasil meraup lebih dari 2 juta penonton.

BACA JUGA: Pakan Orang Utan Berpotensi Manusia Gunakan sebagai Obat

Selain kembalinya bintang film lama, Petualangan Sherina 2 juga menghadirkan pemeran baru seperti Isyana Sarasvati, Chandra Satria, hingga Quinn Salman.

Alur cerita kedua film itu serupa, yakni petualangan karakter Sherina dan Sadam. Bedanya, lokasi petualangan film pertama di Bandung, sementara film kedua di hutan Kalimantan. Sherina dan Sadam dewasa mendapatkan misi menyelamatkan Sayu, anak orang utan yang dicuri oleh komplotan penjahat.

Kembali Reuni dengan Sahabat Masa Kecil

Dalam film Petualangan Sherina 2 ini, karakter Sherina dewasa berprofesi sebagai jurnalis di sebuah stasiun televisi. Film itu dibuka saat Sherina gagal liputan World Economic Forum di Davos, Swiss. Tugas itu beralih ke tim lain. Sementara, ia mendapatkan penugasan liputan eksklusif terkait konservasi orang utan ke sebuah hutan di Kalimantan. 

Dengan penuh rasa kecewa, Sherina berangkat ke Kalimantan dan mengubur impiannya meliput acara bergengsi. Setibanya di LSM Oukal (Orang Utan Kalimantan), Sherina bertemu sahabat masa kecilnya, Sadam Ardiwilaga. Laki-laki yang punya panggilan manis Yayang ini rupanya berprofesi sebagai program managerPertemuan itu pun menjadi reuni dadakan karena mereka telah lama lost contact. 

Ilustrasi anak orang utan. Foto: Freepik

Ilustrasi anak orang utan. Foto: Freepik

Menyaksikan Sekolah Hutan untuk Bayi Orang Utan 

Dalam pertemuan mereka, Sadam menjelaskan bahwa Oukal akan melakukan kegiatan melepas kembali orang utan ke habitatnya. Sadam juga mengajak Sherina dan rekan kameramen, Aryo melakukan tur mengelilingi Oukal. Dalam kunjungan itu, Sherina dan Aryo menyaksikan keberadaan Sekolah Hutan.

Sekolah Hutan adalah sebuah tempat pendidikan dan rehabilitasi untuk orang utan. Sadam lantas memperkenalkan Sherina pada ibu dan anak orang utan yang akan dilepasliarkan, yakni Hilda (ibu) dan Sayu (anak). Kelak, Sayu akan belajar dari Hilda bagaimana cara bertahan hidup di alam liar. 

Di Sekolah Hutan, bayi orang utan akan memiliki ibu asuh yang akan membantu mereka secara langsung untuk belajar banyak hal. Misalnya, cara mengenali makanan, memperoleh makanan, kemampuan memanjat, membuat sarang, hingga cara mengenali berbagai bahaya. Hal itu akan berguna ketika mereka sudah hidup di hutan dan alam liar.

Angkat Isu Pemeliharaan Hewan Ilegal 

Orang utan Kalimantan juga dikenal sebagai Pongo Pygmaeus, salah satu dari spesies orang utan yang masih ada di dunia. Orang utan Kalimantan merupakan hewan yang terancam punah dan dilindungi oleh hukum nasional, berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Mengutip laman resmi WWF, orang utan Kalimantan berstatus kritis (Critically Endangered) berdasarkan daftar merah IUCN. Itu imbas hilangnya hutan yang menjadi habitat primata satu ini. Padahal, orang utan memiliki peran penting untuk menjaga regenerasi hutan, yakni sebagai penebar biji.

BACA JUGA: 3,12 Juta Hektare Sawit Ilegal Ancam Kepunahan Satwa Endemik

Berdasarkan fakta tersebut, film ini mengangkat isu terkait pemeliharaan hewan eksotis secara ilegal. Hal ini bermula tak lama setelah Sayu berhasil dilepas ke alam liar, sekelompok penjahat mencurinya dengan terlebih dahulu membius Hilda. Rupanya, pasangan konglomerat Syailendra dan Ratih menjadi dalang di balik pencurian Sayu.

Ratih berambisi mengoleksi satwa liar di rumah pribadinya demi eksistensi. Ratih akan memamerkan hewan itu kepada teman-teman sosialitanya. Ini menimbulkan adanya permintaan pasar untuk mendapatkan hewan dilindungi melalui perdagangan ilegal.

Soroti Urgensi Perlindungan Hewan Eksotis 

Indonesia adalah rumah bagi sejumlah besar spesies fauna dan flora yang unik. Meski begitu, hutan yang dikenal sebagai tempat tinggal flora fauna terus terancam oleh deforestasi, perdagangan ilegal, hingga perubahan iklim.

Petualangan Sherina 2 tidak hanya menyajikan komedi dan musikal serta romansa Sherina-Sadam semata. Film sekuel ini juga menyoroti urgensi perlindungan satwa eksotis yang sangat berpengaruh pada keberlangsungan lingkungan.

Selain itu, film ini juga menampilkan bahwa upaya pelepasliaran orang utan tidak terlepas dari ancaman pencurian. Apalagi, ada campur tangan oknum Oukal yang membantu komplotan penjahat. 

Di samping itu, film Petualangan Sherina 2 juga mengingatkan penonton mengenai pentingnya pelestarian alam dan perlindungan hewan yang terancam punah. Tak hanya itu, film ini juga dapat menjadi pemicu kesadaran kepada masyarakat bahwa satwa liar bukanlah hewan peliharaan. Seperti alur cerita film pertama, film kedua ini juga berakhir dengan kemenangan di pihak Sherina dan Sadam. Ada yang sudah nonton filmnya?

 

Penulis: Maula Sulthoni

Editor: Indiana Malia

 

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/petualangan-sherina-2-selamatkan-orang-utan-dari-pemeliharaan-ilegal/feed/ 0
Lindungi Anak dari Bullying, Kenali Tanda dan Pencegahannya https://www.greeners.co/gaya-hidup/lindungi-anak-dari-bullying-kenali-tanda-dan-pencegahannya/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=lindungi-anak-dari-bullying-kenali-tanda-dan-pencegahannya https://www.greeners.co/gaya-hidup/lindungi-anak-dari-bullying-kenali-tanda-dan-pencegahannya/#respond Sun, 15 Oct 2023 03:05:45 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=41962 Ramainya kasus perundungan atau bullying membuat masyarakat kian khawatir, terutama bagi para orang tua. Bagaimana tidak, banyak korban perundungan masih anak-anak sekolah.  Bullying merupakan masalah serius yang dapat berdampak negatif […]]]>

Ramainya kasus perundungan atau bullying membuat masyarakat kian khawatir, terutama bagi para orang tua. Bagaimana tidak, banyak korban perundungan masih anak-anak sekolah. 

Bullying merupakan masalah serius yang dapat berdampak negatif dalam jangka panjang bagi korban. Oleh sebab itu, pahami tanda-tanda dan cara mengatasi perundungan. Masyarakat, khususnya orang tua, diharapkan lebih peduli dan dapat mencegah terjadinya bullying

Tanda-tanda Bullying

Tidak ada cara mudah untuk mengetahui secara benar apakah seorang anak menjadi korban perundungan di sekolah. Banyak tanda dan gejala yang ditunjukkan korban perundungan mirip dengan tipikal perilaku anak pada umumnya. Meski begitu, apabila terlambat disadari, tak menutup kemungkinan korban akan mengalami depresi.

Unicef melansir bahwa ada beberapa tanda-tanda perundungan yang perlu diwaspadai.

1. Tanda fisik seperti memar, cakaran, patah tulang, dan luka yang belum sembuh tanpa sebab yang jelas.

2. Takut pergi ke sekolah atau mengikuti acara sekolah.

3. Menjadi cemas, gugup, atau sangat waspada.

4. Memiliki sedikit teman di sekolah atau di luar sekolah.

5. Kehilangan teman secara tiba-tiba atau menghindari situasi sosial.

Secara keseluruhan, orang tua perlu mewaspadai perubahan sikap drastis yang terjadi pada anak dan jangan sungkan untuk bertanya padanya. Penting juga untuk berkomunikasi secara terbuka sehingga anak merasa nyaman memberi tahu orang tua tentang apa yang terjadi dalam kehidupan mereka.

Cara Mencegah Bullying

Untuk mengatasi masalah ini, pencegahan menjadi langkah kunci dalam membentuk lingkungan yang aman dan ramah bagi semua orang. Berikut beberapa cara yang dapat orang tua lakukan untuk mencegah perundungan di lingkungan sekitar.

1. Kenali Lingkungan Sekitar 

Langkah pertama yang dilakukan untuk mencegah perilaku perundungan adalah dengan mengenali lingkungan sekitar. Tentunya kita harus mengenal dengan baik lingkungan di sekitar rumah, sekolah, atau tempat yang dapat menjadi lingkungan rawan bullying

Pengenalan lingkungan ini termasuk orang-orang yang ada di dalamnya. Misalnya, kenali sikap teman. Dengan mengenali lingkungan sekitar, kita bisa menghindari pelaku perundungan atau minta pertolongan orang lain. Selain itu, sebisa mungkin untuk tidak berinteraksi dan mendukung perlakuan buruk pelaku.

2. Membangun Kepercayaan Diri

Membangun kepercayaan diri menjadi salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah tindakan bullying. Percaya diri adalah kemampuan dalam meyakinkan diri sendiri pada kemampuan yang kita miliki. Ketika kita tahu kemampuan dan keunggulan diri, maka perasaan intimidasi yang dilakukan akan berkurang.

Namun, jangan sampai rasa percaya diri ini tumbuh terlalu besar sehingga berakhir menjadi pribadi yang sulit menerima kritikan. Kalau sudah begini, maka kita menjadi kesulitan menerima kritikan dan bisa-bisa menjadi pelaku bullying, lho.

3. Berteman dengan Banyak  Orang 

Langkah selanjutnya adalah berteman dengan banyak orang. Jangan sampai pilih-pilih teman, ya. Sebisa mungkin berbuat baiklah kepada semua teman di sekolah. 

Meski begitu, perhatikan juga lingkungan pertemanan. Jangan sampai pertemananmu merupakan mereka yang suka melakukan bullying. Ketika kita memiliki banyak teman, maka pelaku bullying tentu akan berpikir dua kali untuk menindasnya. Jika kesulitan untuk berteman di sekolah atau di lingkungan rumah, coba minta saran ke orang tuamu, ya.

4. Menanamkan Pola Pikir Antibullying

Cara mencegah perilaku bullying berikutnya adalah dengan menanamkan pola pikir antibullying. Kita harus sadar dan peka bahwa perilaku bullying itu bisa merugikan banyak orang, bahkan kita sendiri.

Jika ada perilaku yang buruk di lingkungan sekitar, kita tak boleh mencontoh dan menerapkannya di lingkungan. Dengan menanamkan pola pikir ini, kecil kemungkinan kita menjadi pelaku bullying.

 

Penulis: Maula Sulthoni

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/lindungi-anak-dari-bullying-kenali-tanda-dan-pencegahannya/feed/ 0
4 Jenis Bullying yang Perlu Diwaspadai https://www.greeners.co/gaya-hidup/4-jenis-bullying-yang-perlu-diwaspadai/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=4-jenis-bullying-yang-perlu-diwaspadai https://www.greeners.co/gaya-hidup/4-jenis-bullying-yang-perlu-diwaspadai/#respond Sun, 08 Oct 2023 03:01:06 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=41872 Bullying atau perundungan merupakan tindakan agresif secara sengaja dan berulang-ulang oleh satu atau sekelompok individu terhadap yang lain. Mereka menyerang korban yang tampak lebih lemah daripada pelaku.  Bullying dapat terjadi […]]]>

Bullying atau perundungan merupakan tindakan agresif secara sengaja dan berulang-ulang oleh satu atau sekelompok individu terhadap yang lain. Mereka menyerang korban yang tampak lebih lemah daripada pelaku. 

Bullying dapat terjadi di mana saja dan kepada siapa saja, termasuk remaja. Mereka yang menjadi korban bullying biasanya memiliki suatu hal yang dirasa tidak umum oleh pelaku. Umumnya, anak yang menjadi korban bullying kurang populer, mempunyai fisik yang tidak sempurna, preferensi seksual yang berbeda, atau dari kondisi ekonomi bawah. 

Melansir American Academy of Child & Adolescent Psychiatry, anak-anak yang menjadi korban bullying mengalami penderitaan nyata. Mereka mengalami gangguan perkembangan sosial dan emosional hingga berdampak ke prestasi sekolah.

Beberapa korban bullying bahkan mencoba untuk melakukan bunuh diri daripada kembali menerima perlakuan tersebut.  Simak penjelasan jenis-jenis bullying berikut ini!

Jenis-jenis Bullying 

Kejadian bullying merupakan salah satu permasalahan yang hingga saat ini belum bisa diberantas secara menyeluruh. Sebab, bullying bisa terjadi baik di sekolah, di jalanan, bahkan di rumah.

Pada banyak kasus, korban bullying cenderung tidak berani memberitahu siapa pun mengenai kondisinya karena pelaku telah mengancamnya. Nah, berikut jenis-jenis bullying yang perlu Sobat Greeners ketahui!

1. Bullying Fisik 

Dalam kasus ini, bullying fisik merupakan salah satu dari jenis bullying yang paling mudah dikenali. Biasanya, yang menjadi  korban akan menerima berbagai perlakuan fisik secara kasar.

Menurut National Center Against Bullying, jenis  bullying fisik bisa berupa menghalangi jalan korban, menyandung, mendorong, memukul, menjambak, hingga merusak barang. Perhatikan juga apabila pada tubuh anak sering muncul luka atau memar tanpa alasan yang jelas. Biasanya, anak yang menjadi korban bullying fisik menjadi enggan untuk mengakui bahwa dirinya mengalami penindasan secara fisik.

Sebab, korban tidak ingin mendapat sebutan tukang mengadu atau karena mendapat ancaman oleh pelaku perundungan. Oleh karena itu, anak mungkin akan menjawab bahwa ia terluka saat main basket atau jatuh dari tangga.

2. Bullying Verbal

Salah satu dari jenis bullying berikutnya adalah bullying verbal. Tindakan ini bisa berupa kata-kata, pernyataan, julukan, dan tekanan psikologis yang merendahkan hingga menyakitkan.

Dampak dari perundungan secara verbal mungkin tidak terlihat secara langsung. Maka dari itu, pelakunya tidak akan ragu untuk melontarkan ucapan yang tidak pantas secara terus-menerus. Biasanya, hal ini berlangsung ketika tidak ada saksi atau orang lain yang lebih tua.

Perundungan jenis ini biasanya ditujukan pada anak yang fisik, penampilan, sifat, atau latar belakang sosialnya berbeda dari anak-anak yang lain. Tak jarang pula satu dari jenis perundungan ini dialami oleh anak yang gemuk, kurang percaya diri, atau prestasi di sekolahnya kurang tampak.

Ilustrasi perundungan. Foto: Freepik

Ilustrasi perundungan. Foto: Freepik

3. Tindakan Pengucilan

Jenis bullying lainnya yang juga cukup sering terjadi yaitu pengucilan. Anak yang menjadi korban dari jenis ini tidak mengalami sakit secara fisik maupun verbal, melainkan dimusuhi dan diabaikan oleh lingkungan pergaulannya.

Selain itu, korban juga akan mengalami kesulitan dalam mencari teman. Sebab, biasanya pelaku punya pengaruh yang cukup kuat untuk membujuk orang lain mengucilkan si korban. Biasanya, korban yang mengalami pengucilan ini menjadi sering menyendiri, misalnya mengerjakan tugas kelompok seorang diri. Tidak hanya itu, korban juga tidak pernah bermain bersama teman-teman di luar jam sekolah.

4. Bullying Dunia Maya 

Pusat Penelitian Penindasan Siber mendefinisikan bullying dunia maya sebagai tindakan menyakiti dengan sengaja dan berulang-ulang melalui penggunaan komputer, telepon, dan perangkat elektronik lainnya. Itu artinya perundungan yang satu ini tidak berlangsung di lingkungan sekolah atau kehidupan sehari-hari secara langsung.

Bullying dunia maya dapat berupa perilaku penindasan yang terang-terangan atau terselubung menggunakan teknologi digital, termasuk perangkat keras seperti komputer dan telepon pintar, serta perangkat lunak seperti media sosial, aplikasi chatting, dan platform daring lainnya.

 

Penulis: Maula Sulthoni

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/4-jenis-bullying-yang-perlu-diwaspadai/feed/ 0
Life on Our Planet, Predator Prasejarah Berjuang Bertahan Hidup https://www.greeners.co/gaya-hidup/life-on-our-planet-predator-prasejarah-berjuang-bertahan-hidup/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=life-on-our-planet-predator-prasejarah-berjuang-bertahan-hidup https://www.greeners.co/gaya-hidup/life-on-our-planet-predator-prasejarah-berjuang-bertahan-hidup/#respond Sat, 30 Sep 2023 04:08:12 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=41802 Life on Our Planet merupakan sebuah seri dokumenter alam yang mengeksplorasi pertarungan konstan untuk bertahan hidup dan penguasaan di bumi sepanjang sejarahnya. Sobat Greeners, sadarkah kamu bahwa selama 3,8 miliar […]]]>

Life on Our Planet merupakan sebuah seri dokumenter alam yang mengeksplorasi pertarungan konstan untuk bertahan hidup dan penguasaan di bumi sepanjang sejarahnya.

Sobat Greeners, sadarkah kamu bahwa selama 3,8 miliar tahun usia planet bumi ini, jutaan spesies dari berbagai makhluk hidup telah menghadapi perjuangan yang konstan untuk tetap mempertahankan hidupnya?

Sebagai contoh, manusia di zaman sekarang hanya dapat melihat seperti apa kehidupan yang ada di planet ini. Selain itu, seluruh spesies telah hidup dan punah selama bertahun-tahun sebelum kehidupan manusia dimulai. Hanya spesies yang beradaptasi dan berevolusi untuk menyesuaikan dirinya dengan lingkungan yang masih ada.

Nah, Sobat Greeners penasaran, kan, seperti apa bentuk dan suasana kehidupan makhluk prasejarah itu? Yuk, simak penjelasannya, ya!

Menceritakan Makhluk Prasejarah Berjuang 

Dilansir Collider, platform Netflix akan segera merilis serial dokumenter terbarunya bertajuk Life on Our Planet. Melalui trailer yang rilis di kanal YouTube resmi tersebut, para penonton dapat melihat tampilan visual unik. Ada berbagai jenis makhluk prasejarah yang menyertai bagian panjang kehidupan di dunia ini.

Life on Our Planet menceritakan kisah dari berbagai makhluk prasejarah di planet bumi, serta cara mereka berhasil menaklukkan tantangan perubahan zaman dan berhasil bertahan hidup.

BACA JUGA: The Social Dilemma, Bongkar Sisi Gelap dalam Bermedia Sosial

Life on Our Planet juga menampilkan kisah perjuangan mereka untuk bertahan hidup dan mendominasi planet bumi melalui penceritaan yang unik.

Meskipun sekarang ini hanya tersisa 20 juta spesies yang masih bertahan hidup, dahulu kala planet bumi yang kita tinggali ini memiliki  jauh lebih banyak makhluk purba yang menakjubkan. Contohnya, dinosaurus yang berkeliaran di daratan dan makhluk-makhluk laut yang lebih mirip monster yang berenang di lautan.

Hasil Kolaborasi Steven Spielberg 

Sebagai tambahan informasi, Amblin Television milik sutradara Steven Spielberg menggarap produksi serial dokumenter alam Life on Our Planet menjadi delapan bagian. Morgan Freeman akan menarasikan serial tersebut.

Tim produksi Silverback Films, yang merupakan tim produksi di balik pemenang Emmy yang bertajuk Our Planet, kembali menciptakan Life on Our Planet dalam kemitraan dengan Amblin Entertainment. 

Makhluk-makhluk prasejarah ini merupakan dinasti yang benar-benar terlihat menakjubkan yang pernah menguasai kehidupan di planet ini. Namun, peristiwa bencana dan alam telah mengguncang kehidupan hingga ke dasarnya berkali-kali. Freeman memulainya dari makhluk paling awal hingga makhluk mikroba terkecil hingga umat manusia saat ini. 

Menampilkan Detail yang Menakjubkan 

Tidak hanya itu, untuk menghidupkan kembali berbagai makhluk prasejarah dalam serial ini, serial dokumenter alam Life on Our Planet berkolaborasi dengan Industrial Light and Magic. Itu merupakan salah satu perusahaan yang memiliki standar industri dalam hal efek dan produksi virtual.

Hasil karya mereka tampil secara penuh dalam trailer. Makhluk-makhluk yang tampak agung tersebut tampak kembali hidup dengan detail yang menakjubkan. Lingkungannya tampak jauh berbeda dari lingkungan masa kini.

BACA JUGA: We Are Traffic! Dokumenter yang Soroti Kemacetan Lalu Lintas

Tentunya, dimulai dari dinosaurus yang berkeliaran di planet yang hijau dengan serangga raksasa dan gunung berapi yang bergemuruh. Kemudian, ada mammoth berbulu dan harimau bertaring tajam yang menerjang padang rumput bersalju pada zaman es. Ada pula makhluk-makhluk mengerikan yang mengintai di dalam lautan. Semuanya mendapatkan sentuhan sinematik yang sangat keren.

Nah, buat kamu yang sudah tidak sabar untuk menyaksikan serial dokumenter alam tersebut, Life on Our Planet akan tayang perdana di Netflix pada 25 Oktober 2023. Menandai upaya mereka untuk lebih banyak konten sejarah alam, serial ini merupakan salah satu dari enam seri yang diumumkan pada November 2022, termasuk Our Universe dan Our Planet II yang telah dirilis sebelumnya, serta Our Oceans dan Our Living World pada tahun 2024 serta Our Water World pada tahun 2025.

 

Penulis: Maula Sulthoni

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/life-on-our-planet-predator-prasejarah-berjuang-bertahan-hidup/feed/ 0