“Pedas”nya Manfaat Cabai

Reading time: 2 menit
Ilustrasi: Ist.

Masih ingat dengan peribahasa “kecil-kecil cabai rawit”? Orang yang kecil atau lemah tapi memiliki kemampuan atau kelebihan yang luar biasa kerap digambarkan seperti cabai rawit dalam peribahasa ini. Meskipun cabai rawit berukuran kecil, namun memiliki rasa pedas yang menggigit.

Di Indonesia, cabai (Capsicum annum) dikategorikan sebagai sayuran dan dimakan mentah atau diolah menjadi bumbu masakan untuk membuat makanan pedas. Jenis cabai ada bermacam-macam, seperti cabai gendot yang level pedasnya cukup tinggi, cabai hijau, jalapeno, cabai merah, paprika, cabai rawit, cherry pepper, dan lainnya. Cabai dapat hidup dengan baik di dataran rendah maupun tinggi, jadi tidaklah sulit jika Sobat Greeners ingin menanam cabai sendiri.

Meski cabai terasa pedas di lidah karena kandungan capsaicin di dalamnya, namun cabai memiliki banyak manfaat yang baik untuk tubuh, lho. Simak beberapa manfaat cabai berikut ini.

1. Antioksidan
Cabai memiliki kandungan vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan yang dapat menjaga integritas pembuluh darah, kulit, organ tubuh dan tulang. Mengonsumsi cabai secara teratur, dapat melindungi Sobat Greeners dari penyakit kudis, meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah radikal bebas yang bisa menjadi pemicu kanker.

Top