belanda - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/belanda/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Sun, 22 Nov 2020 02:25:37 +0000 id hourly 1 Produsen Sepeda Belanda Pilih Kemasan Ramah Lingkungan https://www.greeners.co/ide-inovasi/produsen-sepeda-belanda-pilih-kemasan-ramah-lingkungan/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=produsen-sepeda-belanda-pilih-kemasan-ramah-lingkungan https://www.greeners.co/ide-inovasi/produsen-sepeda-belanda-pilih-kemasan-ramah-lingkungan/#respond Sun, 22 Nov 2020 08:00:52 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_ide_inovasi&p=29948 Keberadaan sepeda sebagai alat transportasi sehari-hari sama sekali tidak membuat lingkungan menjadi buruk, karena tidak menghasilkan polusi udara, seperti halnya motor atau mobil. Perusahaan sepeda dari Belanda menemukan inovasi kemasan […]]]>

Keberadaan sepeda sebagai alat transportasi sehari-hari sama sekali tidak membuat lingkungan menjadi buruk, karena tidak menghasilkan polusi udara, seperti halnya motor atau mobil. Perusahaan sepeda dari Belanda menemukan inovasi kemasan sepeda yang membuat moda transportasi ini semakin ramah lingkungan. 

Di tahun 2020 ini, grup olahraga bersepeda di Eropa melalui Cannondale, perusahaan pembuat sepeda, mengeluarkan kemasan sepeda yang ramah lingkungan. Dengan langkahnya tersebut, hal ini menjadikan Cannondale sebagai perusahaan sepeda pertama yang mengeluarkan inovasi berkelanjutan ini.

Produsen biasa mengemas sepeda menggunakan plastik atau busa sebagai pembungkus pengiriman. Cannondale mengganti kebiasaan ini dengan menggunakan 100 persen bahan daur ulang. Dua puluh persen terdiri dari karton bersertifikat FSC, dan delapan puluh persen sisanya adalah karton daur ulang, dan tinta nabati. Pita yang mereka gunakan pun adalah lakban dengan serat biodegradable.

“Kami telah mengembangkan dua set-up. Kotak penggerak untuk sepeda kompleks dan kotak kecil untuk sepeda kompak tanpa spatbor dan rak. Sepeda kami akan lebih terlindungi dan aman dalam perjalanan dengan kemasan baru. Lakban melindungi rangka dari kerusakan. Sementara pelindung rotor rem cakram kardus, selongsong roda, dan sisipan baji multifungsi akan  melindungi sepeda di dalam kotak. Pelindung yang dikembangkan secara khusus untuk sepeda kompak lebih kuat dari plastik asli. Terakhir, konsumen dapat menggunakan kotak tersebut berkali-kali karena tidak menggunakan staples atau pita plastik,” jelas Bjarke Rasmussen, wakil strategi global grup olahraga bersepeda dan manajer umum untuk sumber dan operasi.

Kemasan sepeda ramah lingkungan Cannondale

Cannondale yakin kemasan sepeda ramah lingkungan ciptaan mereka dapat digunakan kembali oleh para pelanggan. Foto: Pinkbike.

Baca juga: Tangkis Hama Krisan, Target Inovasi Tiga Mahasiswa Manado

Kemasan Ramah Lingkungan untuk Sepeda Berkelanjutan

Pada pabrik pembuat sepeda yang ada di Belanda, Cannondale telah meniadakan penggunaan semua pita plastik, kantong plastik, busa, PVC, dan tali pengikat dari kemasan sepedanya. Semua sepeda yang dikirim dari pabrik tersebut hanya dengan menggunakan karton ramah ligkungan. Setelah implementasi tahap pertama yang berhasil dari program ini di Eropa, Cannondale akan menerapkan pembelajaran ini ke wilayah lain secara global.

“Kami juga telah meminta pemasok kami untuk membuat kemasan daur ulang untuk meningkatkan dampak pada keberlanjutan tetapi penerapannya akan menjadi proses yang lebih tahan lama,” jelas Rasmussen.

Rasmussen juga menjelaskan bahwa kemasan baru tidak akan membuat konsumen harus  menambah biaya apapun. Dia pun mengimbau ide produsen sepeda lainnya untuk menggunakan ide ini. Menurutnya, jika pelaku pasar lain menggunakan cara yang sama, mereka akan berkontribusi dalam membuat industri sepeda lebih berkelanjutan.

“Langkah ini boleh digunakan oleh pemain pasar lainnya karena akan berkontribusi untuk membuat industri sepeda lebih berkelanjutan,” tutupnya.

Penulis: Krisda Tiofani

Editor: Ixora Devi

]]>
https://www.greeners.co/ide-inovasi/produsen-sepeda-belanda-pilih-kemasan-ramah-lingkungan/feed/ 0
Wattsun, Energi Hijau untuk Festival Musik https://www.greeners.co/ide-inovasi/wattsun-energi-hijau-untuk-festival-musik/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=wattsun-energi-hijau-untuk-festival-musik https://www.greeners.co/ide-inovasi/wattsun-energi-hijau-untuk-festival-musik/#respond Thu, 09 Apr 2020 02:50:38 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_ide_inovasi&p=26738 Inovasi Wattsun menyediakan kapasitas berkelanjutan sebesar 2.000 watt dan sudah dimanfaatkan untuk berbagai acara, film, dan sektor konstruksi.]]>

Saat menyaksikan festival musik yang berada di luar ruangan di malam hari, tentu kita juga disuguhkan pemandangan indah dari cahaya di panggung. Namun, pernahkah berpikir dari mana penyelenggara acara mendapatkan pasokan listrik itu? Untuk mendapatkan cahaya tersebut tentunya dibutuhkan suplai yang besar dan biasanya mengandalkan generator diesel. Padahal, di balik itu semua bisa berdampak terhadap terjadinya pemborosan energi.

Wattsun, sebuah inovasi dari Belanda menjawab permasalahan ini. Produsen membuat sistem baterai yang tidak hanya dapat digunakan di sebuah festival musik, tetapi juga untuk proyek konstruksi. Menurut pendiri perusahaan, Koen Olieslagers dan Bart Hendriks, baterai Wattsun merupakan keuntungan besar karena tidak memancarkan polutan.

Baca juga: Sampo Kelereng Mengurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai

Melansir innovationorigins.com, inovasi ini berawal ketika mereka bepergian ke festival sekitar enam tahun lalu. Di sana semua listrik berasal dari generator yang dijalankan diesel. Di Belanda, ada sekitar 850 festival yang masing-masing membakar sekitar 15 juta liter diesel setiap tahunnya.

Ketika menyadari itu, tentunya ada yang dapat dilakukan agar penggunaan energi jauh lebih efisien dan berkelanjutan. Bersama dengan teman-teman di Universitas Sains Terapan Arnhem, Belanda, para pendiri berpikir bahwa akan berguna jika merancang baterai ponsel yang dapat diisi ulang dengan energi berkelanjutan.

Wattsun

Foto: www.wattsun.net

Mereka kemudian mempertimbangkan listrik hijau yang dapat mengurangi emisi karbon dioksida, nitrogen, dan partikel halus. Wattsun juga memberikan fleksibilitas bagi penyelenggara festival karena kabel yang digunakan lebih sedikit.

Saat ini, tantangannya adalah bagaimana baterai ini dapat dengan mudah dibawa. Sebab, perangkat dasar Dock memiliki berat 17 kilogram. Sementara, modul yang dapat ditumpuk masing-masing berbobot 15 kilogram.

Baca juga: Sistem Manajemen Limbah Organik Tanpa Bahan Kimia

Inovasi Wattsun ini menyediakan kapasitas berkelanjutan sebesar 2.000 watt. Waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan energi baterai tersebut dapat diatur, terlebih lagi berbagai perangkatnya juga dapat dihubungkan satu sama lain tanpa kabel. Tegangan baterai dapat secara otomatis menyesuaikan ke level yang sama.

Wattsun sudah dimanfaatkan untuk berbagai acara dan film serta sektor konstruksi di Belanda dan Belgia.  Di tahun mendatang, perusahaan ingin mengembangkan produk lebih lanjut dan memperluas aplikasinya sehingga dapat mengakses produk dari jarak jauh. Saat ini Wattsun sudah dipasarkan di Belanda dan Belgia dan akan memperluas pemasaran ke seluruh Eropa.

Penulis: Mega Anisa

]]>
https://www.greeners.co/ide-inovasi/wattsun-energi-hijau-untuk-festival-musik/feed/ 0
Sampah Plastik dari Kanal Amsterdam Kini Berdaya Guna https://www.greeners.co/ide-inovasi/sampah-plastik-dari-kanal-amsterdam-kini-berdaya-guna/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=sampah-plastik-dari-kanal-amsterdam-kini-berdaya-guna https://www.greeners.co/ide-inovasi/sampah-plastik-dari-kanal-amsterdam-kini-berdaya-guna/#respond Fri, 01 Mar 2019 05:43:38 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_ide_inovasi&p=22673 Di perairan Amsterdam, sampah plastik juga menjadi salah satu masalah utama pencemaran lingkungan. Plastic Whale tergerak untuk mengolah sampah plastik yang tersebar di kanal kota menjadi sesuatu yang berguna.]]>

Solusi terbaik untuk mengurangi polusi plastik tentunya dengan dengan tidak menggunakan plastik itu sama sekali. Akan tetapi kebutuhan manusia akan plastik masih belum bisa dihindari sampai saat ini. Demi menjaga lingkungan yang bebas dari polusi plastik dibutuhkan setidaknya kesadaran untuk tidak membuang sampah plastik secara sembarangan dan yang terpenting bagaimana plastik itu dapat diolah secara berkelanjutan.

Di perairan Amsterdam, sampah plastik juga menjadi salah satu masalah utama pencemaran lingkungan. Keindahan kota ini mulai memudar ketika sampah plastik mulai mencemari kanal-kanal atau terusan yang ada di kota tersebut. Melihat kondisi tersebut, perusahaan bernama Plastic Whale tergerak untuk mengolah sampah plastik yang tersebar di kanal kota menjadi sesuatu yang berguna.

plastic whale

Foto: plasticwhale.com

Menurut situs resminya, Plastic Whale merupakan sebuah perusahaan pengolah sampah plastik profesional pertama di dunia. Perusahaan yang didirikan sejak 2011 ini memiliki cara yang unik dalam mengumpulkan sampah plastik yang tersebar di kanal kota. Dalam kegiatannya, Plastic Whale mengajak para pemancing dan memfasilitasinya dengan sebuah kapal yang terbuat dari sampah plastik.

“Misi kami adalah menciptakan nilai ekonomi dari limbah plastik, melibatkan sebanyak mungkin orang,” ujar Marius Smit, pendiri Plastic Whale.

plastic whale

Koleksi Plastic Whale Circular Furniture terdiri dari meja ruang rapat, kursi, lampu, dan panel dinding akustik. Foto: plasticwhale.com

Plastic Whale Circular Furniture merupakan koleksi baru furnitur kantor high-end yang dibuat dari limbah plastik dan baja. Atas dasar kesamaan visi dan misi dalam hal keberlanjutan, Plastic Whale tertarik untuk bekerja sama dengan perusahaan furnitur Vepa. Dilansir dari Tree Hugger, Janwillem de Kam, Direktur Pelaksana Vepa, menjelaskan:

“Kami dengan cepat menjadi pabrik bebas limbah dan bahkan memproses limbah orang lain dalam koleksi ini juga. Selain itu, dalam skema pengembalian yang disetorkan, kami akan memastikan bahwa tidak ada limbah baru yang dibuat. Pada akhir siklus hidup produk, kami akan mengambilnya dari konsumen, yang kemudian akan menerima pengembalian biaya tambahan produk. Kami kemudian akan membongkar furnitur sehingga bagian-bagian unitnya dapat digunakan kembali atau didaur ulang.”

Koleksi Plastic Whale Circular Furniture terdiri dari meja ruang rapat, kursi, lampu, dan panel dinding akustik – dengan komponen desain yang terinspirasi oleh bagian bentuk tubuh ikan paus yang menjadi asal koleksi ini. Selain itu, sebagian dari hasil penjualan furnitur akan diinvestasikan dalam inisiatif penanganan polusi plastik di seluruh dunia.

Sejauhi ini Plastic Whale telah memiliki 11 armada kapal plastik dengan lebih dari 20.000 pemancing yang membantu proses pengumpulan sampah plastik. Adapun sampah plastik yang berhasil dikumpulkan dari kanal kota Amsterdam sebanyak 38.000 kantong dan 202.000 botol plastik.

Penulis: DS/G43

]]>
https://www.greeners.co/ide-inovasi/sampah-plastik-dari-kanal-amsterdam-kini-berdaya-guna/feed/ 0
Menara Air Bertenaga Angin https://www.greeners.co/ide-inovasi/menara-air-bertenaga-angin/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=menara-air-bertenaga-angin https://www.greeners.co/ide-inovasi/menara-air-bertenaga-angin/#respond Fri, 18 Sep 2015 06:33:31 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_ide_inovasi&p=11151 Di Belanda terdapat sebuah menara air yang tenaganya digerakkan oleh angin. Arno Geesink dan Rick Tegelaar adalah sepasang arsitek dari Negeri Seribu Kincir Angin yang mengembangkan menara tersebut. Merakit menara air yang desainnya terinspirasi […]]]>

Di Belanda terdapat sebuah menara air yang tenaganya digerakkan oleh angin. Arno Geesink dan Rick Tegelaar adalah sepasang arsitek dari Negeri Seribu Kincir Angin yang mengembangkan menara tersebut. Merakit menara air yang desainnya terinspirasi oleh menara Shukhov tersebut tidaklah serumit yang kita bayangkan. Dengan tinggi 7,5 meter dan kapasitas air yang mampu menampung sebanyak 1.000 liter, struktur menara ini dapat dirakit dengan tangan.

Menara air bertenaga angin ini strukturnya dapat dirakit dengan tangan. Foto: Rick Tegelaar/inhabitat.com

Menara air bertenaga angin ini strukturnya dapat dirakit dengan tangan. Foto: Rick Tegelaar/inhabitat.com

Seperti dilansir dalam situs inhabitat.com, tekanan air yang dihasilkan dari menara air ini dapat digunakan untuk sistem pemadaman api. Pada dasarnya menara tersebut berfungsi untuk menampung air hujan. Menara ini tidak membutuhkan energi listrik untuk menggerakan airnya. Pada bagian atas menara terdapat kincir angin yang menghasilkan energi untuk memompa air hujan yang sudah difilter ke dalam penampung air.

Energi berlebih yang dihasilkan oleh kincir angin dapat dimasukkan ke dalam jaringan listrik yang sudah ada. Tak heran berkat menara tersebut, listrik tersedia secara mandiri. Pada acara festival musik di Belanda, air yang berasal dari menara tersebut dialirkan untuk mengisi bak-bak air panas.

Penulis: NW/G15

]]>
https://www.greeners.co/ide-inovasi/menara-air-bertenaga-angin/feed/ 0
Belanda Berencana Bangun Turbin Angin Merangkap Apartemen https://www.greeners.co/ide-inovasi/belanda-berencana-bangun-turbin-angin-merangkap-apartemen/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=belanda-berencana-bangun-turbin-angin-merangkap-apartemen https://www.greeners.co/ide-inovasi/belanda-berencana-bangun-turbin-angin-merangkap-apartemen/#respond Wed, 03 Jun 2015 15:02:52 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_ide_inovasi&p=9420 Ada pemandangan baru dari negeri Kincir Angin, Belanda. Berbeda dengan turbin angin konvensional, turbin angin yang berada di kota pelabuhan Rotterdam, The Dutch Windwheel adalah sebuah konsep untuk penanda lingkungan yang […]]]>

Ada pemandangan baru dari negeri Kincir Angin, Belanda. Berbeda dengan turbin angin konvensional, turbin angin yang berada di kota pelabuhan Rotterdam, The Dutch Windwheel adalah sebuah konsep untuk penanda lingkungan yang berkelanjutan. Turbin angin ini adalah sebuah apartemen, terdiri dari 72 unit apartemen dengan struktur rangka baja dan kaca, tanpa menghilangkan fungsi utamanya, sebuah turbin angin yang senyap dan tak bergerak.

Selain menangkap energi dari angin, struktur ini juga dilengkapi dengan fasilitas untuk menampung air hujan, mendaur ulang air dan juga memproduksi biogas dari sampah organik yang dibuang oleh penghuninya.

Desain Apartemen Turbin Angin dikembangkan oleh sebuah konsorsium, terdiri dari perusahaan yang berbasis di Rotterdam: BLOC, Doepel Strijkers, Meysters dan NBTC Holland Marketing. Mereka membuat bangunan ini sebagai sebuah penanda untuk menunjukkan Dutch Clean Technology yang dinamis dan menyediakan sebuah landasan untuk mendemonstrasikan kemampuan teknis dan inovasi teknologi. Dalam prosesnya, desain ini merupakan sebuah pembaharuan terhadap kincir angin tradisional di Belanda.

Ilustrasi: dutchwindwheel.com

Ilustrasi: dutchwindwheel.com

Turbin angin ini dibentuk oleh dua cincin besar yang dibangun di atas fondasi di bawah tanah dan dikelilingi oleh air sehingga membuat struktur bangunan seperti mengapung di atas air. Cincin bagian luar terdiri dari 40 kabin dan memberikan pemandangan yang luar biasa ke arah Rotterdam. Sementara cincin bagian dalam terdapat ruang untuk 72 apartemen, 160 kamar hotel, fasilitas komersial dan sebuah restoran pada bagian atasnya.

Selain bentuknya, detail yang paling menarik adalah turbin yang mengisi cincin bagian dalam. Terdapat konverter elektrostatik energi angin (electrostatic wind energy converter – EWICON), sebuah teknologi yang dibuat oleh TU Delft yang “mengonversi energi angin melalui tabung rangka baja menjadi listrik tanpa bagian yang bergerak secara mekanis”.

Ilustrasi: dutchwindwheel.com

Ilustrasi: dutchwindwheel.com

Teknologi ini mampu meredam kebisingan suara turbin dan membuatnya lebih hening. Desain windwheel ini juga dilengkapi dengan panel surya dan fasad klimatis untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya alam. Penggunaan air di bangunan ini juga diatur secara hati-hati, air hujan ditampung di atas struktur bangunan. Satu hal lagi yang membuatnya ramah lingkungan, Apartemen Turbin Angin ini mempunyai teknologi jaringan biogas. Sampah-sampah rumah tangga dari apartemen dapat digunakan kembali sebagai sumber energi.

Penulis: NW/G15

]]>
https://www.greeners.co/ide-inovasi/belanda-berencana-bangun-turbin-angin-merangkap-apartemen/feed/ 0
Menyelamatkan Nyawa Dengan Drone Ambulans https://www.greeners.co/ide-inovasi/menyelamatkan-nyawa-dengan-drone-ambulans/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=menyelamatkan-nyawa-dengan-drone-ambulans https://www.greeners.co/ide-inovasi/menyelamatkan-nyawa-dengan-drone-ambulans/#respond Fri, 12 Dec 2014 09:25:02 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_technology&p=6738 Di Indonesia, penggunaan pesawat kendali dengan empat baling-baling atau drone masih sebatas hobi. Namun di Belanda, drone mulai dikembangkan untuk berbagai keperluan, termasuk diantaranya sebagai ambulans terbang. Seorang mahasiswa lulusan […]]]>

Di Indonesia, penggunaan pesawat kendali dengan empat baling-baling atau drone masih sebatas hobi. Namun di Belanda, drone mulai dikembangkan untuk berbagai keperluan, termasuk diantaranya sebagai ambulans terbang.

Seorang mahasiswa lulusan Universitas Teknologi Delft bernama Alec Momont menciptakan Ambulance Drone untuk tujuan kemanusiaan. Dia berharap dengan adanya drone ini, kemungkinan untuk menyelamatkan nyawa seseorang bisa meningkat hingga 80 persen.

Let use drone for a good purpose, let use drone to save life“, ujar Alec seperti dikutip dari tayangan yang diunggah TU Delft dalam youtube dengan judul “Ambulance Drone”.

Ambulance Drone. Foto: TU Delft

Jika menggunakan mobil ambulans biasa, rintangan seperti kemacetan lalu lintas dan kontur jalan menjadi penghambat untuk menyelamatkan nyawa seseorang dengan cepat. Drone ambulans ini menyelamatkan nyawa dengan menyingkat waktu antara panggilan darurat dan waktu bantuan tiba.

Bisa dikatakan bahwa drone ambulans semacam kotak P3K (pertolongan pertama pada kecelakaan), namun dapat dilengkapi dengan perlengkapan medis yang dibutuhkan untuk prosedur penyelamatan nyawa seseorang.

Di dalam pesawat kendali ini, peralatan medis seperti alat pacu jantung (defibrillator), perlengkapan cardiopulmonary resuscitation atau CPR dan obat-obatan dapat dibawa. Selain itu, drone ini juga dilengkapi dengan kamera dan alat komunikasi yang memungkinkan petugas medis untuk melihat situasi dan berkomunikasi dengan orang yang berada di dekat korban.

(G08)

 

]]>
https://www.greeners.co/ide-inovasi/menyelamatkan-nyawa-dengan-drone-ambulans/feed/ 0