country president scheneider electric indonesia - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/country-president-scheneider-electric-indonesia/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Mon, 05 Oct 2015 10:02:27 +0000 id hourly 1 Kopenhagen Street Food, Menghidupkan Gudang Penyimpanan Kertas https://www.greeners.co/ide-inovasi/kopenhagen-street-food-menghidupkan-gudang-penyimpanan-kertas/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kopenhagen-street-food-menghidupkan-gudang-penyimpanan-kertas https://www.greeners.co/ide-inovasi/kopenhagen-street-food-menghidupkan-gudang-penyimpanan-kertas/#respond Mon, 05 Oct 2015 10:00:29 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_ide_inovasi&p=11377 Pernah mendengar Papiroen atau Pulau Kertas? Pulau ini berada di Denmark dan pada awalnya merupakan sebuah bekas gudang penyimpanan kertas. Namun sekarang pulau tersebut berubah menjadi surga untuk jajanan kuliner […]]]>

Pernah mendengar Papiroen atau Pulau Kertas? Pulau ini berada di Denmark dan pada awalnya merupakan sebuah bekas gudang penyimpanan kertas. Namun sekarang pulau tersebut berubah menjadi surga untuk jajanan kuliner di Kopenhagen.

Kopenhagen Street Food benar-benar telah mengibarkan namanya di ajang kuliner internasional sebagai tempat yang menyediakan banyak variasi makanan dalam sebuah tempat yang berkelanjutan.

Ada sekitar 30 penjual makanan yang menggunakan peti kemas bekas dan truk yang dijadikan tempat berdagang. Bahkan sebuah karavan tua buatan Airstream yang menyediakan berbagai makanan dari mulai makanan tradisional Denmark, Inggris, Thailand dan Kolombia juga turut meramaikan pulau tersebut.

Kopenhagen Street Food di Pulau Kertas, Denmark. Foto: copenhagenstreetfood.dk/inhabitat.com

Kopenhagen Street Food di Pulau Kertas, Denmark. Foto: copenhagenstreetfood.dk/inhabitat.com

Pulau ini terletak tepat di pelabuhan Kopenhagen dengan pemandangan ke arah Royal Playhouse dan Opera House. Sempat berfungsi sebagai fasilitas penyimpanan kertas untuk Danish Press sampai para penyewa memutuskan kontrak sewanya. Sejak itu pemerintah mengubah pulau ini menjadi sebuah eksperimen dan mengundang grup wirausahawan kreatif untuk mengubah wajah dan menempati pulau tersebut sampai tahun 2018 nanti.

“Ambisi kami adalah untuk menciptakan pasar street-food di Kopenhagen dengan suasana seperti festival di luar sana, di mana budaya food-truck sudah menyebar luas”, kata salah satu pendiri Copenhagen Street Food, Jespoer Moller.

“Perhatian kami ditujukan tidak hanya kepada para wirusahawan baru yang masih kecil, namun juga terhadap para chef yang memiliki jam terbang tinggi. Dari truk kecil yang menjual makanan taco sampai restoran Thailand dan penjual makanan khas Denmark yang diproduksi dari bahan-bahan lokal. Kami harapkan orang-orang disana bertukar pengalaman dan membuat konsep-konsep baru,” imbuhnya.

Dalam Kopenhagen Street Food, peti kemas bekas diubah menjadi food truck yang menarik. Foto: copenhagenstreetfood.dk/inhabitat.com

Dalam Kopenhagen Street Food, peti kemas bekas diubah menjadi food truck yang menarik. Foto: copenhagenstreetfood.dk/inhabitat.com

Pada akhirnya, tempat ini menggabungkan dua benda umum yang didaur ulang dan difungsikan kembali, yaitu peti kemas dan palet kayu. Peti kemas digunakan untuk paviliun penjual makanan dan palet kayu diubah menjadi tempat duduk. Peti kemasnya juga difungsikan sebagai tempat makan dan gardu pandang.

Sebagai tambahan, mayoritas pedagang makanan di Pulau Kertas menggunakan bahan makanan organik atau yang dibuat oleh bahan-bahan lokal. Pengunjung juga didorong untuk membeli air sebagai dukungan terhadap Thorshojgaard, sebuah perkebunan biodinamis yang terletak di Dronningmolle.

Penulis: NW/G15

]]>
https://www.greeners.co/ide-inovasi/kopenhagen-street-food-menghidupkan-gudang-penyimpanan-kertas/feed/ 0
8 Cara Berlibur yang Menyehatkan https://www.greeners.co/gaya-hidup/8-cara-berlibur-yang-menyehatkan/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=8-cara-berlibur-yang-menyehatkan https://www.greeners.co/gaya-hidup/8-cara-berlibur-yang-menyehatkan/#respond Thu, 03 Sep 2015 09:44:32 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=10993 Pekerjaan dengan jadwal padat dan penuh dengan berbagai aktivitas yang menguras tenaga dan pikiran membuat tubuh manusia rentan terhadap penyakit. Memanfaatkan jatah cuti dengan baik sangat diperlukan untuk mengistirahatkan tubuh […]]]>

Pekerjaan dengan jadwal padat dan penuh dengan berbagai aktivitas yang menguras tenaga dan pikiran membuat tubuh manusia rentan terhadap penyakit. Memanfaatkan jatah cuti dengan baik sangat diperlukan untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran agar siap kembali bekerja.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghabiskan hari liburan, namun ada baiknya untuk tetap memprioritaskan kesehatan diri. Berikut ini cara berlibur yang disarankan oleh para ahli seperti dilansir pada laman huffingtonpost.com.

Ilustrasi: Ist.

Ilustrasi: Ist.

1. Mulailah untuk melepaskan stres
Mulailah hari dengan meningkatkan hubungan Anda dengan diri sendiri. Luangkan beberapa menit untuk diri sendiri atau yang sering diistilahkan dengan “me time“. Menurut Karen Osterle, psikoterapis dan konsultan pernikahan di Washington D.C, “me time” yang dilakukan saat berjalan kaki di pagi hari dapat meningkatkan produktifitas diri di sepanjang sisa hari. Menurut The American Institute of Stress, meditasi dengan berkonsentrasi pada pernapasan perut, dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan.

2. Rencanakan untuk mengurangi kecemasan
Ketika Anda mengambil jatah cuti, jangan berpikir untuk membayar tagihan, membersihkan rumah, atau pergi keluar bersama teman-teman. Sebaliknya, Anda harus realistis terhadap apa yang dapat dikerjakan dalam satu hari, mengingat kemungkinan munculnya berbagai gangguan yang mungkin terjadi.

Menurut Dr. Jennifer Wolkin, psikolog dari Joan H. Tisch Center for Women’s Health di NYU Langone Medical Center, mengatakan, “Ketika kita ‘melangkah mundur’, itu akan meningkatkan produktifitas dan kita dapat lebih ‘berkuasa’ terhadap jadwal dan fleksibel kita.” Wolkin menyatakan pentingnya menyeimbangkan pekerjaan dan waktu istirahat untuk mengurangi kecemasan tentang konflik internal antara keduanya.

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/8-cara-berlibur-yang-menyehatkan/feed/ 0
Inovasi Efisiensi Energi di Go Green in the City https://www.greeners.co/aksi/inovasi-efisiensi-energi-di-go-green-in-the-city/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=inovasi-efisiensi-energi-di-go-green-in-the-city https://www.greeners.co/aksi/inovasi-efisiensi-energi-di-go-green-in-the-city/#respond Wed, 18 Mar 2015 05:05:45 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=8230 Jakarta (Greeners) – Dengan semakin tingginya tingkat urbanisasi, tentunya akan menciptakan populasi penduduk kota yang begitu besar. Selain itu, kebutuhan akan energi di perkotaan pun akan meningkat dan akan menghasilkan […]]]>

Jakarta (Greeners) – Dengan semakin tingginya tingkat urbanisasi, tentunya akan menciptakan populasi penduduk kota yang begitu besar. Selain itu, kebutuhan akan energi di perkotaan pun akan meningkat dan akan menghasilkan emisi karbon yang besar pula. Oleh karena itu, dibutuhkan berbagai solusi cerdas dan ramah lingkungan untuk memaksimalkan efisiensi energi di perkotaan.

Direktur Konservasi Energi Direktorat Jenderal Energi Terbarukan dan Konservasi Energi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Maritje Hutapea mengatakan, saat ini memang dibutuhkan kerjasama antara pelaku bisnis dan pemerintah untuk memasok energi yang dibutuhkan masyarakat, tentunya dengan penggunaan energi yang bertanggung jawab.

Kaum muda Indonesia diyakini Maritje, memiliki kreativitas dan ide cemerlang sehingga penting untuk melibatkan generasi muda dalam mecari solusi efisiensi energi di perkotaan.

“Pelibatan para generasi muda memang sangat dibutuhkan di sini. Khususnya, jika solusi yang diberikan bisa langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Maritje saat menjadi juri pada kompetisi Go Green in the City 2015 di Jakarta, Selasa (17/03).

Riyanto Mashan, Country President Schneider Electric Indonesia, menjelaskan, untuk menjawab ketergantungan energi bagi masyarakat di perkotaan membutuhkan sebuah inovasi. Oleh karena itu, kompetisi Go Green in the City 2015 mengajak generasi muda di seluruh dunia untuk menciptakan solusi kreatif dalam menciptakan berbagai inovasi yang memungkinkan pengonsumsian energi secara lebih cerdas dan efisien.

“Program ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam mendorong berbagai inovasi guna memaksimalkan penggunaan energi khususnya di perkotaan,” terangnya.

Sebagai informasi, Go Green in the City merupakan kompetisi yang telah diadakan sejak tahun 2009. Kompetisi ini bertujuan untuk mengajak seluruh mahasiswa jurusan bisnis dan teknik di seluruh dunia untuk menciptakan solusi kreatif dalam menciptakan berbagai inovasi yang memungkinkan pengonsumsian energi secara lebih efisien.

Pada kompetisi tahun 2015 ini dari sekitar empat ratus orang yang mendaftar, dua ratus peserta lolos tahap proposal, dan akhirnya terpilih empat finalis terbaik dengan Juara Pertama dimenangkan oleh tim Midak-midik dari Universitas Atma Jaya, Jakarta.

“Nantinya pemenang ini akan bertanding lagi dengan pemenang di negara asia lainnya di Paris, April nanti,” tandas Riyanto.

Penulis: Danny Kosasih

]]>
https://www.greeners.co/aksi/inovasi-efisiensi-energi-di-go-green-in-the-city/feed/ 0