duta besar - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/duta-besar/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Sun, 01 Mar 2015 02:00:58 +0000 id hourly 1 Dubes Denmark Dukung Kampanye Bersepeda B2W Indonesia https://www.greeners.co/berita/dubes-denmark-dukung-kampanye-bersepeda-b2w-indonesia/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=dubes-denmark-dukung-kampanye-bersepeda-b2w-indonesia https://www.greeners.co/berita/dubes-denmark-dukung-kampanye-bersepeda-b2w-indonesia/#respond Thu, 25 Sep 2014 05:08:12 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_news&p=5941 Jakarta (Greeners) – Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Casper Klynge, Kamis (25/09) pagi ini, bersepeda santai menerjang ratusan kendaraan bermotor di Ibukota. Untuk pertama kalinya, pengganti Martin Bille Hermann, Duta […]]]>

Jakarta (Greeners) – Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Casper Klynge, Kamis (25/09) pagi ini, bersepeda santai menerjang ratusan kendaraan bermotor di Ibukota. Untuk pertama kalinya, pengganti Martin Bille Hermann, Duta besar Denmark untuk Indonesia sebelumnya, berangkat ke kantor kedutaan dengan menggunakan sepeda.

Ketua Umum Bike To Work (B2W) Indonesia, Totot Sugito mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Casper ini merupakan salah satu bentuk kampanye dan kerjasama antara B2W Indonesia dengan kedutaan Denmark.

“Nah, untuk Casper sebagai duta besar, baru ini kami baru pertama kali sepedaan bareng,” katanya.

Toto juga menjelaskan bahwa rencananya kegiatan bersepeda bersama dengan kedutaan ini akan dilakukan lebih rutin karena Casper sebelumnya memang sudah terbiasa bersepeda di negara asalnya.

Ia juga mengharapkan kepada para pejabat negara ini untuk lebih mendukung program bersepeda sebagai transportasi, karena menurutnya, jika negara lain saja bersedia mendukung kampanye ini maka pejabat kita pun pasti bisa.

“Seharusnya pejabat kita lebih mau mendukung kampanye bersepeda sebagai transportasi,” katanya.

Sebelumnya, saat ulang tahun B2W Indonesia yang ke sembilan tahun, Toto Sugito pernah mengatakan, bahwa para pesepeda juga merupakan bagian dari pengguna jalan raya. Oleh karena itu, B2W Indonesia masih akan terus berkampanye untuk mendapatkan hak-hak pesepeda sebagai pengguna jalan raya.

“Kami masih terus mengawal penerapan UU nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan transportasi publik agar hak-hak kita sebagai pesepeda bisa dirasakan,” ujar Toto saat berbincang dengan Greeners pada acara ulang tahun Bike To Work di Taman Menteng, Jakarta.

Toto menjelaskan, bahwa Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo juga serius mendukung apa yang telah dikampanyekan oleh B2W Indonesia. Dia juga menyatakan bahwa saat pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) selesai, maka peremajaan jalan untuk mengadakan jalur khusus sepeda akan dikerjakan.

(G09)

]]>
https://www.greeners.co/berita/dubes-denmark-dukung-kampanye-bersepeda-b2w-indonesia/feed/ 0
Korsel dan Denmark Ajak Jakarta Kerja Sama Antisipasi Banjir https://www.greeners.co/berita/korsel-dan-denmark-ajak-jakarta-kerja-sama-antisipasi-banjir/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=korsel-dan-denmark-ajak-jakarta-kerja-sama-antisipasi-banjir https://www.greeners.co/berita/korsel-dan-denmark-ajak-jakarta-kerja-sama-antisipasi-banjir/#respond Thu, 21 Feb 2013 03:57:15 +0000 http://www.greenersmagz.com/?p=3392 Dalam upaya membantu Jakarta dalam mengatasi banjir, dua negara yaitu Korea Selatan dan Denmark mengajak Pemprov DKI Jakarta untuk kerja sama mengantisipasi banjir. Pemprov DKI dan Korea Selatan menjajaki kerja […]]]>

Dalam upaya membantu Jakarta dalam mengatasi banjir, dua negara yaitu Korea Selatan dan Denmark mengajak Pemprov DKI Jakarta untuk kerja sama mengantisipasi banjir.

Pemprov DKI dan Korea Selatan menjajaki kerja sama dalam program restorasi kali Ciliwung dan perbaikan rel kereta api (KA) di Jakarta. Rencananya, program tersebut akan dilakukan atas bantuan dari Pemerintah Korea Selatan.

Sedangkan dengan Denmark, Pemprov DKI Jakarta akan menjajaki kerja sama dalam penanganan dan antisipasi banjir. Denmark tertarik membantu karena kondisi kota Jakarta hampir sama dengan ibukota Denmark, Kopenhagen yang juga pernah mengalami banjir seperti yang dialami ibu kota beberapa hari yang lalu.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyambut baik kedatangan Duta Besar Korea Selatan Kim Yeong Seon dan Duta Besar Denmark untuk Indonesia Martin Hermann yang membawa teknologi untuk  membantu Jakarta  menyelesaikan masalah banjir.

“Misalnya pengolahan sampah, kemudian teknologi pompa yang terbaru untuk menghadapi banjir. Nggak apa-apa kok.  Kita saling share saja. Kalau kita butuh dan diperlukan untuk Jakarta, ya kenapa tidak. Infrastruktur yang dilirik Denmark yang berkaitan dengan climate change, berkaitan dengan banjir,” kata Joko Widodo (Jokowi) di Balaikota DKI, Jakarta, Selasa (19/2).

Duta Besar Denmark untuk Indonesia HE Martin Hermann mengatakan kedatangannya untuk mendiskusikan peluang kerja sama antara Kota Kopenhagen dengan Jakarta. Kerja sama yang ditawarkan adalah berbagi pengalaman dan pelajaran berharga mengenai cara mengatasi perubahan iklim.

“Saya mewakili negara saya, datang ke Pemprov DKI untuk menawarkan bantuan dan memfasilitasi kontak antara Jakarta dan Kopenhagen agar dapat menjalin kerja sama dengan baik. Khusunya dalam mengantisipasi perubahan iklim yang berdampak pada terjadinya banjir,” kata Martin.

Martin menjelaskan Kopenhagen memiliki pengalaman yang sama dengan Jakarta yang baru-baru ini mengalami banjir selama 10 hari. Curah hujan yang terus meningkat merupakan tantangan terbesar bagi kota-kota besar di dunia, termasuk Jakarta dan Kopenhagen.

Sementara Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengharapkan restorasi Kali Ciliwung dapat menjadi proyek percontohan untuk pengelolaan air bersih. Karena sudah saatnya Kota Jakarta harus mampu mengolah air sungai menjadi air baku untuk air bersih.

“Kami senang jika di dekat masjid Istiqlal ada bangunan yang bisa dijadikan contoh untuk pengelolaan air bersih. Jadi contoh yakni Jakarta punya waste water treatment.  Kami akan mendukung hal yang terkait surat menyurat,” tukasnya.

Ahok berharap kerjasama antara DKI Jakarta dan Pemerintah Korea Selatan bisa berlanjut dan tidak hanya dilakukan dari Masjid Istiqlal sampai Pasar Baru. Karena dia berharap, Jakarta bisa menyerupai Kota Seoul yang sudah maju dan tertata rapi.

Duta Besar Korea Selatan Kim Yeong Seon mengatakan pertemuannya dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membahas tentang proyek restorasi Kali Ciliwung dan perbaikan sirkulasi rel KA Jabodetabek. Khusus proyek restorasi Kali Ciliwung, akan dilaksanakan sepanjang 380 meter. Saat ini sudah memasuki pembuatan desain restorasi yang akan dikerjakan mulai dari depan Masjid Istiqlal hingga kawasan Pasar Baru.

Hanya saja, lanjut Kim, teknologi untuk mengolah air sungai yang akan digunakan dalam proyek ini masih dalam tahap pembahasan. Paling tidak, harus dicari teknologi yang dapat mengolah air sungai sebanyak 1 ton dalam satu hari.

“Kita bahas bersama teknologinya, bagaimana time frame-nya, kapan bisa dioperasikan, pokoknya yang secara rinci akan dibahas bersama. Untuk pembahasan desain, saya menargetkan akan selesai pada akhir Juli 2013. Dan diharapkan pembangunannya sendiri bisa dimulai pada akhir tahun ini,” ujarnya.

Kim mengungkapkan fungsi restorasi Ciliwung dilakukan untuk membangun sebuah bangunan yang dikhususkan untuk pengolahan air sungai atau limbah rumah tangga. Juga dapat membangun gedung pendidikan yang dijadikan pusat untuk mendidik warga mengenai pentingnya lingkungan hidup.

Kemudian disepanjang Kali Ciliwung akan dibangun jalan untuk penghijauan yang dapat digunakan sebagai taman interaktif warga Jakarta. dengan penataan seperti itu akan menambah daya tarik Jakarta bagi wisatawan mancanegara (G06).

]]>
https://www.greeners.co/berita/korsel-dan-denmark-ajak-jakarta-kerja-sama-antisipasi-banjir/feed/ 0