film rekomendasi - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/film-rekomendasi/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Sat, 08 Jan 2022 23:51:04 +0000 id hourly 1 Pencinta Binatang? Yuk Tonton 5 Film Ini! https://www.greeners.co/gaya-hidup/pencinta-binatang-yuk-tonton-5-film-ini/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pencinta-binatang-yuk-tonton-5-film-ini https://www.greeners.co/gaya-hidup/pencinta-binatang-yuk-tonton-5-film-ini/#respond Sun, 09 Jan 2022 02:30:38 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=34922 Bagi para pencinta binatang, menonton film bertemakan persahabatan manusia dan binatang dapat memberikan kesenangan tersendiri. Dengan menonton film bertema binatang, para penonton akan merasa terhibur dan gemas ketika melihat tingkah […]]]>

Bagi para pencinta binatang, menonton film bertemakan persahabatan manusia dan binatang dapat memberikan kesenangan tersendiri. Dengan menonton film bertema binatang, para penonton akan merasa terhibur dan gemas ketika melihat tingkah laku hewan yang lucu. Namun, tak sedikit juga film bertema binatang mampu membuat penonton berlinangan air mata.

Apakah Sobat Greeners merupakan seorang pencinta binatang? Jika iya, cobalah untuk menonton lima film di bawah ini, yuk!

1. My Octopus Teacher (2020)

My Octopus Teacher (2020) merupakan salah satu film dokumenter berdurasi 85 menit yang wajib ditonton oleh para pencinta binatang. Film ini mengisahkan tentang persahabatan tidak biasa antara seorang pria bernama Craig Foster dengan seekor gurita bernama Rosetta. Dengan menonton My Octopus Teacher, kita dapat mengetahui bahwa gurita merupakan hewan yang cerdas dan juga penuh kasih sayang.

2. Dumbo (2019)

Para pecinta binatang pasti sudah tidak asing dengan film yang satu ini. Dumbo (2019) merupakan film fiksi keluarga yang menceritakan tentang kisah seekor gajah kecil bernama Dumbo yang hidup di lingkungan sirkus. Ketika menonton film ini, para penonton akan merasa terharu saat melihat perjuangan Dumbo untuk bertahan hidup dan berjumpa dengan induknya.

3. Dolphin Tale (2011)

Terinspirasi oleh kisah nyata yang luar biasa, Dolphin Tale (2011) merupakan film keluarga mengenai persahabatan antara lumba-lumba dengan seorang anak. Film ini mengisahkan tentang Winter, seekor lumba-lumba yang kehilangan ekornya. Lumba-lumba ini bersahabat dengan Sawyer, bocah lelaki penyendiri berusia 11 tahun. Film ini dapat membuat para pencinta binatang terharu ketika melihat perjuangan Sawyer yang terus berupaya menolong Winter agar sehat kembali.

4. Marley and Me (2008)

Film Marley and Me (2008) cocok untuk para pencinta binatang tonton. Film ini menyuguhkan tontonan ringan dan menghibur. Marley and Me mengisahkan tentang pasangan muda yang memutuskan untuk mengadopsi seekor anak anjing lucu nan menggemaskan. Anak anjing yang mereka adopsi gagal dalam sekolah anjing dan selalu menimbulkan kekacauan di setiap harinya. Tapi setelah bertahun-tahun, pasangan tersebut menyadari bahwa anjing miliknya merupakan yang terbaik di dunia.

5. Hachi, A Dog’s Tale (2006)

Hachi, A Dog’s Tale (2006) merupakan film fenomenal yang dapat membuat para penontonnya berurai air mata. Film yang diangkat dari kisah nyata ini menceritakan tentang persahabatan antara seorang profesor dengan seekor anjing akita bernama Hachiko. Sepanjang film, para penonton akan dibuat haru ketika menyaksikan betapa eratnya persahabatan dan ikatan di antara mereka, bahkan hingga mereka menghembuskan nafas terakhir.

Apakah Sobat Greeners memiliki rekomendasi film lain yang cocok untuk para pencinta binatang tonton? Jika iya, tulis rekomendasimu di kolom komentar ya!

Penulis: Anggi R. Firdhani

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/pencinta-binatang-yuk-tonton-5-film-ini/feed/ 0
NEERJA, Keberanian yang Menyelamatkan Ratusan Nyawa https://www.greeners.co/gaya-hidup/neerja-keberanian-yang-menyelamatkan-ratusan-nyawa/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=neerja-keberanian-yang-menyelamatkan-ratusan-nyawa https://www.greeners.co/gaya-hidup/neerja-keberanian-yang-menyelamatkan-ratusan-nyawa/#respond Fri, 26 Feb 2016 12:37:21 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=12980 Kisah keberanian Neerja Bhanot patut diapresiasi setinggi-tingginya. Pramugari dari maskapai Pan Am ini mendahulukan menyelamatkan ratusan penumpang dan belasan kru pesawat ketimbang nyawanya sendiri.]]>

Judul Film: NEERJA
Sutradara: Ram Madhvani
Pemain: Sonam Kapoor, Shabana Azmi, Shekhar Ravjiani, Yogendra Tiku, Abrar Zahoor, Jim Sarbh
Produksi: Fox Star Studios (2016)
Durasi: 122 menit

Kisah keberanian Neerja Bhanot patut diapresiasi setinggi-tingginya. Pramugari dari maskapai Pan Am ini mendahulukan menyelamatkan ratusan penumpang dan belasan kru pesawat ketimbang nyawanya sendiri.

Tanggal 5 September 1986, saat orang-orang masih terlelap di peraduan dan sinar matahari belum juga tampak, Neerja Bhanot (diperankan Sonam Kapoor) sudah bersiap-siap. Di pagi buta, dibantu ibunya, Rama Bhanot (Shabana Azmi), ia bersiap-siap. Kekasihnya, Jaideep (Shekhar Ravjiani) kemudian datang untuk mengantarkannya ke Bandara Mumbai.

Pagi itu, sebagai pramugari Pan Am, Neerja bertugas melayani di pesawat Pan Am Flight 73 dengan rute Mumbai – Amerika. Tercatat sebanyak 361 penumpang dan 19 kru terbang dalam pesawat tersebut. Tidak ada yang aneh dengan suasana pagi itu. Hanya saja, dalam dua hari ke depan, ia akan genap berusia 23 tahun. Jaideep telah memberinya kado ulang tahun dan sebuah surat yang hanya boleh ia buka di hari ulang tahunnya.

NEERJA. Poster: Fox Star Studios

NEERJA. Poster: Fox Star Studios

Dalam penerbangan itu, pesawat melakukan transit di Bandara Karachi, Pakistan. Sesaat sebelum pesawat bersiap melanjutkan penerbangan, empat orang pria bersenjata datang mendekat dan memaksa masuk ke dalam pesawat. Mereka membajak pesawat dan berniat untuk terbang ke Cyprus demi menyelamatkan anggota mereka yang ditahan di sana.

Empat orang yang akhirnya diketahui sebagai warga Palestina dan anggota kelompok Abu Nidal yang didukung Libia itu, menyandera seluruh penumpang dan kru. Dengan sigap, Neerja memberitahu ruang kokpit sehingga para pilot berhasil melarikan diri dan melapor ke pihak berwenang.

Selama lebih kurang 17 jam penyanderaan berlangsung hari itu, dengan tidak adanya pilot, Neerja menjadi orang yang paling bertanggung jawab terhadap keselamatan penumpang dan kru. Ia juga yang melindung warga Amerika ketika para pembajak mencari penumpang dengan paspor Amerika untuk menekan pihak maskapai agar memberikan mereka pilot.

NEERJA. Poster: Fox Star Studios

NEERJA. Poster: Fox Star Studios

Neerja Bhanot menjadi penerima termuda Ashok Cakra Award, penghargaan kepahlawanan yang diberikan oleh pemerintah India untuk keberanian menghadapi musuh selama masa damai pada tahun 1987. Berkat keberaniannya pula, mendiang menerima penghargaan dari pemerintah Amerika Serikat.

Tanpa akting berlebihan, Sonam Kapoor berhasil menghidupkan sosok Neerja yang berani dan tetap terkendali meski dalam tekanan. Beberapa adegan dalam film ini bahkan mampu mendatangkan keharuan.

Film ini dirilis pertama kali tanggal 19 Februari 2016 dan di Indonesia sudah dapat disaksikan di bioskop jaringan Cinema XXI. Selamat menonton!

Penulis: Renty Hutahaean

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/neerja-keberanian-yang-menyelamatkan-ratusan-nyawa/feed/ 0
ROOM, Dunia Sebatas Kamar https://www.greeners.co/gaya-hidup/room-dunia-sebatas-kamar/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=room-dunia-sebatas-kamar https://www.greeners.co/gaya-hidup/room-dunia-sebatas-kamar/#respond Mon, 15 Feb 2016 12:03:04 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=12852 Tidak ada seorang pun yang tahu apa yang akan terjadi dalam hidupnya, entah akan terjadi hal baik atau sebaliknya.]]>

Judul Film: ROOM
Sutradara: Lenny Abrahamson
Pemain: Brie Larson, Jacob Tremblay, Joan Allen, Sean Bridgers, William H. Macy
Produksi: Element Pictures (2015)
Durasi: 117 menit

Tidak ada seorang pun yang tahu apa yang akan terjadi dalam hidupnya, entah akan terjadi hal baik atau sebaliknya. Begitu pula dengan Joy (diperankan oleh Brei Larson). Hidupnya berubah drastis ketika ia diculik oleh seorang pria.

Pria yang ia sebut sebagai Old Nick (Sean Bridgers) itu mengurung dirinya dalam sebuah ruangan kecil dan sempit, tanpa jendela. Hanya ada sebuah atap kaca berukuran kecil, tempat dimana cahaya matahari dan bulan dapat masuk ke dalam ruangan itu.

Film ROOM. Poster: Element Pictures

Film ROOM. Poster: Element Pictures

Selama tujuh tahun, di tempat itu, Old Nick memperkosa dirinya hingga akhirnya ia melahirkan seorang anak laki-laki yang ia beri nama Jack (Jacob Tremblay). Ditengah rasa depresi mendalam dan keadaan kurang gizi, Joy berusaha tetap optimis demi Jack. Ia mengajari Jack bahwa dunia “nyata” adalah ruangan tempat mereka tinggal dan segala benda yang ada di dalamnya, sementara lainnya hanya ada di tivi.

Film adaptasi dari novel karangan Emma Donoghue berjudul “ROOM” ini mengambil sudut pandang Jack sebagai pencerita. Penonton diajak memahami dunia melalui mata Jack kecil. Tidak ada orang yang “nyata” selain Joy yang ia panggil “Ma”, dirinya, dan Old Nick. Ketika ia berhasil lolos keluar dari kamar, rasa penasaran, senang sekaligus takut bercampur baur mengiringi petualangan barunya mengenal dunia yang sesungguhnya.

Film ROOM. Poster: Element Pictures

Film ROOM. Poster: Element Pictures

Kisah penyelamatan Jack dan Joy dalam film ini bukan kisah heroik seperti film Hollywood pada umumnya. Namun, dialog dan kualitas akting dalam film dengan label R13 ini membuat film ini terasa berbobot.

Film yang masuk dalam empat nominasi di ajang penghargaan film Academy Awards 2016 ini baru akan tayang di Indonesia melalui jaringan bioskop Cinema XXI.

Penulis: Renty Hutahaean

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/room-dunia-sebatas-kamar/feed/ 0
The Big Short, Prediksikan Kejatuhan Ekonomi Global https://www.greeners.co/gaya-hidup/the-big-short-prediksikan-kejatuhan-ekonomi-global/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=the-big-short-prediksikan-kejatuhan-ekonomi-global https://www.greeners.co/gaya-hidup/the-big-short-prediksikan-kejatuhan-ekonomi-global/#respond Sun, 17 Jan 2016 09:38:54 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=12552 Cerita film yang diadaptasi dari novel karya Michael Lewis ini menggambarkan lika-liku kejatuhan ekonomi global pada tahun 2008 yang sudah diprediksikan jauh hari oleh seorang manajer keuangan.]]>

Judul Film: The Big Short
Sutradara: Adam McKay
Pemain: Christian Bale, Steve Carell, Ryan Gosling, Brad Pitt
Produksi: Paramount Pictures & Plan B Entertainment (2015)
Durasi: 130 menit

Cerita film yang diadaptasi dari novel karya Michael Lewis dengan judul yang sama ini, dimulai pada tahun 2005. Pada tahun itu, seorang manajer keuangan bernama Michael Burry (diperankan Christian Bale) menyimpulkan bahwa pasar perumahan Amerika tidak stabil berdasarkan pinjaman yang diberikan kepada golongan “subprime”. Pinjaman ini sangat berisiko dan tingkat pengembaliannya rendah.

Berdasarkan kesimpulan tersebut, Michael memprediksi bahwa pasar akan mengalami kolaps pada pertengahan kuartal tahun 2007 dan ia bisa mendapatkan keuntungan dari kondisi tersebut dengan menawarkan credit default swap (CDS) market. Ia pun mengajukan idenya ke berbagai bank besar dan pihak bank menyetujui karena bank yakin bahwa prediksi Michael keliru.

Salah satu adegan dalam film "The Big Short". Sumber: Paramount Pictures

Salah satu adegan dalam film “The Big Short”. Sumber: Paramount Pictures

Di tempat lain, pialang saham Jared Vennett (Ryan Gosling) secara tidak sengaja mendengar ide Michael dari para bankir yang bekerjasama dengannya. Ia juga yakin bahwa prediksi Michael akan menjadi kenyataan dan memutuskan untuk menaruh saham miliknya pada CDS market.

Jared juga mendatangi Mark Baum (Steve Carell), seorang manajer investasi global, untuk bergabung dengannya. Namun Mark tidak memercayai ide Jared begitu saja. Bersama dengan rekan-rekannya yang lain, ia melakukan riset mengenai pasar perumahan Amerika dan menemukan kenyataan yang lebih mengejutkan.

Adapula investor muda Charlie Geller (John Magaro) dan Jamie Shipley (Finn Wittrock) yang secara tidak sengaja menemukan selebaran yang dibuat oleh Jared. Mereka berdua memutuskan untuk menginvestasikan modal mereka ke dalam saham CDS market. Namun, karena keduanya tidak berpengalaman mengelola saham, mereka lantas menghubungi seorang pensiunan bankir bernama Ben Rickert (Brad Pitt). Ben pun setuju membantu keduanya agar berhasil memasuki pasar saham.

Salah satu adegan dalam film "The Big Short". Sumber: Paramount Pictures

Salah satu adegan dalam film “The Big Short”. Sumber: Paramount Pictures

Ada begitu banyak istilah ekonomi yang berseliweran dalam film ini. Untung saja, para pesohor seperti Anthony Bourdain dan Selena Gomez, yang tampil sebagai cameo, membantu menjelaskan beberapa istilah yang mungkin hanya dimengerti oleh pakar ekonomi.

Meski akhir dari fim ini bisa ditebak, namun jalan cerita yang berliku dan kepiawaian akting para aktor kelas Oscar yang terlibat dalam film arahan Adam McKay ini membuat film The Big Short lebih bisa dinikmati. Setidaknya, jika sudah tidak sanggup mencerna dialog yang disampaikan, penonton masih bisa menikmati penampilan terkini aktor-aktor berwajah tampan.

Film yang masuk nominasi di lima kategori dalam penghargaan film bergengsi Academy Awards (Oscar) 2016 ini resmi diputar di Indonesia pada tanggal 13 Januari 2016. Fiilm dapat ditonton diseluruh jaringan bioskop Cinema XXI.

Penulis: Renty Hutahaean

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/the-big-short-prediksikan-kejatuhan-ekonomi-global/feed/ 0
Monkey Kingdom, Monyet Juga Punya Strata Sosial https://www.greeners.co/gaya-hidup/monkey-kingdom-monyet-juga-punya-strata-sosial/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=monkey-kingdom-monyet-juga-punya-strata-sosial https://www.greeners.co/gaya-hidup/monkey-kingdom-monyet-juga-punya-strata-sosial/#respond Sun, 29 Nov 2015 10:00:49 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=12065 Judul: Monkey Kingdom Sutradara: Mark Linfield, Alastair Fothergill Narator: Tina Fey Produksi: Disneynature, April 2015 Durasi: 81 menit Monkey Kingdom, sebuah judul yang sangat sesuai dengan cerita yang disajikan oleh […]]]>

Judul: Monkey Kingdom
Sutradara: Mark Linfield, Alastair Fothergill
Narator: Tina Fey
Produksi: Disneynature, April 2015
Durasi: 81 menit

Monkey Kingdom, sebuah judul yang sangat sesuai dengan cerita yang disajikan oleh Mark Linfield dan Alastair Fotergill sebagai sutradara film dokumenter ini. Monkey Kingdom seperti ingin mengungkapkan kepada penonton bahwa apa yang masyarakat lihat pada kegiatan sehari-hari monyet sama dengan kegiatan hewan lainnya seperti makan, minum, bermain, meloncat dari satu dahan ke dahan yang lainnya dan bercengkerama dengan sesamanya dalam kelompok yang besar.

Di luar dari kebiasaan itu, ternyata monyet yang hidup berkelompok memiliki tatanan sistem politik yang cukup berpengaruh hidup satwa ini. Strata sosial diperlihatkan secara jelas melalui beberapa karakter monyet dalam film Monkey Kingdom.

Maya, monyet betina yang hidup dalam strata terendah kerajaan monyet yang hidup di bangunan bekas kerajaan tua di tengah hutan belantara Sri Langka ini menjadi sentral cerita yang disajikan dengan apik. Melalui mata seekor Maya, penonton diperlihatkan bagaimana seekor alpha atau pemimpin kelompok mereka yang bernama Radja, disegani dan ditakuti hingga tidak ada yang berani mengganggu bahkan mengusik anak dan selir-selirnya.

Ketika Kip lahir, Maya sadar hidupnya harus berubah. Ia harus berusaha meningkatkan strata sosialnya agar Kip bisa hidup dengan aman dan memiliki masa depan cerah. Melalui perjuangan Maya, kehidupan sesisi penghuni hutan diperlihatkan. Bagaimana beruang madu, gajah, musang, luwak dan bahkan macan tutul mampu bertahan hidup di tengah hutan. Lalu juga bagaimana para hewan tersebut menyambut musim kawin dengan sukacita, musim semi dengan melimpahnya buah-buahan.

Melalui film dokumenter ini, diperlihatkan bahwa seekor monyet pun harus berusaha keras untuk mendapatkan apa yang ia mau. Film ini juga menggambarkan kerjasama dalam sebuah kelompok, kepercayaan dan perjuangan untuk mempertahankan apa yang menjadi milik mereka.

Penulis: Danny Kosasih

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/monkey-kingdom-monyet-juga-punya-strata-sosial/feed/ 0
Bridge of Spies, Kala Dua Negara Adidaya Berdiplomasi https://www.greeners.co/gaya-hidup/bridge-of-spies-kala-dua-negara-adidaya-berdiplomasi/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=bridge-of-spies-kala-dua-negara-adidaya-berdiplomasi https://www.greeners.co/gaya-hidup/bridge-of-spies-kala-dua-negara-adidaya-berdiplomasi/#respond Sun, 25 Oct 2015 11:29:02 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=11654 Judul Film: Bridge of Spies Sutradara: Steven Spielberg Pemain: Tom Hanks, Alan Alda, Amy Ryan, Mark Rylance, Austin Stowell, Dominick Lombardozzi, Sebastian Koch, Michael Gaston, Peter McRobbie. Produksi: 20th Century […]]]>

Judul Film: Bridge of Spies
Sutradara: Steven Spielberg
Pemain: Tom Hanks, Alan Alda, Amy Ryan, Mark Rylance, Austin Stowell, Dominick Lombardozzi, Sebastian Koch, Michael Gaston, Peter McRobbie.
Produksi: 20th Century Fox (2015)
Durasi: 141 menit

Film-film berlatar perang dingin garapan Steven Allan Spielberg selalu memukau para pecinta film. Tengok hasil penjualan yang tinggi dari film-film sejenis Lincoln, Saving Privat Ryan atau Schindler’s List yang diperankan oleh Liam Neeson. Bahkan bagi mereka yang tidak begitu paham akan sejarah, bisa menjadi tertarik dan menikmati setiap cerita-cerita yang disajikan oleh pionir “The New Hollywood Era” ini.

Bridge of Spies pun tidak kalah dengan film-film berlatar sejarah seperti para pendahulunya. Spielberg membumbui aksi James Donovan, pengacara asal Brooklyn yang diperankan oleh Tom Hanks dengan celetukan-celetukan humor yang membuat film berdurasi 141 menit ini tidak bosan untuk disaksikan hingga usai.

Film yang didasari dari kisah nyata ini bercerita tentang Donovan yang terjebak dalam situasi Perang Dingin antara Central Intelligence Agency (CIA) dengan Komitet Gosudarstvennoy Bezopasnosti (KGB) atau Badan Intelijen Uni Soviet.

Kala itu, pada tahun 1962, CIA mengirim Donovan untuk menjalankan misi rahasia yang nyaris mustahil, yaitu bernegosiasi tentang pertukaran tahanan antara pilot U-2 Amerika, Francis Gary Powers (Austin Oswell) yang ditangkap saat sedang melakukan tugas mata-mata di atas langit Soviet dengan Rudolf Ivanovich Abel (Mark Rylance), mata-mata rusia yang ditangkap oleh FBI.

Film Bridge of Spies ini menandai reuni Spielberg dan Hanks setelah Saving Private Ryan. Kolaborasi keduanya seperti berhasil menceritakan bagaimana keangkuhan, egoisme dan sisi kemanusiaan beradu padu di bawah kekuasaan dua negara adidaya pada masanya. Satu catatan penting yang disajikan oleh Spielberg dalam film ini, proses negosiasi damai yang dilakukan Donovan. Terbukti, komunikasi antar pribadi masih mampu menjadi senjata kuat dalam diplomasi.

Nah, bagi Anda para penikmat film-film berlatar sejarah, film Bridge of Spies telah rilis pada 16 Oktober 2015 di Amerika. Sedangkan untuk Indonesia, Anda bisa menyaksikannya mulai tanggal 20 Oktober 2015 di bioskop jaringan Cinema XXI.

Penulis: Danny Kosasih

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/bridge-of-spies-kala-dua-negara-adidaya-berdiplomasi/feed/ 0
Wall-E https://www.greeners.co/gaya-hidup/wall-e/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=wall-e https://www.greeners.co/gaya-hidup/wall-e/#respond Fri, 01 Aug 2014 00:00:53 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_review&p=4772 Judul Film : Wall-E Sutradara : Andrew Stanton Pemain : Ben Burtt, Sigourney Weaver, Jeff Garlin, Fred Willard Produksi : Pixar, USA, 2008 (Colour Animation) Durasi : 92 menit, Animation […]]]>

Judul Film : Wall-E
Sutradara : Andrew Stanton
Pemain : Ben Burtt, Sigourney Weaver, Jeff Garlin, Fred Willard
Produksi : Pixar, USA, 2008 (Colour Animation)
Durasi : 92 menit, Animation

Pixar meluncurkan garapan animasinya berjudul Wall-E, yang isunya dekat dengan kepedulian lingkungan. Jangan selalu membayangkan kehidupan bumi di masa depan serba luxurious. Kehidupan modern adalah sampah, dalam artian sebenarnya.

Melalui film ini, kita diajak maju melihat bumi 700 tahun mendatang yang dipenuhi sampah, mirip seperti versi raksasa tempat pembuangan sapah akhir Bantar Gebang atau Leuwi Gajah. Manusia tidak tertarik lagi tinggal di bumi, dan melakukan migrasi massal ke sebuah kapal induk di luar angkasa bernama Axiom. Logikanya jadi terbalik, bukan bumi yang dibersihkan, namun malah bumi yang dilupakan.

Wall-E (Waste Allocation Load Lifter-Earth-Class) adalah robot yang diprogram khusus untuk mendaur ulang sampah di bumi. Kehidupan manusia di luar angkasa sendiri digambarkan amat terbuai oleh teknologi, sampai-sampai manusia pun berevolusi secara fisik. Bentuk fisik manusia semakin menggendut dan struktur tulangnya semakin mengendur, akibat malas bergerak dan hidup serba instan dengan bantuan teknologi.

Di tengah kesendirian Wall-E beraktivitas sebagai pembersih bumi, suatu hari ia bertemu robot periset yang cantik dan canggih (berbeda dengan Wall-E yang digambarkan serupa rongsokan) bernama Eve. Eve dikirim oleh Axiom untuk mencari tanaman yang keberadaannya sangat langka, sebagai salah satu gejala bahwa bumi siap dihuni kembali. Mereka kemudian mulai menjalin kisah kasih ala robot, sembari berjuang keras mengembalikan kehidupan manusia pada “hakikat”-nya untuk tinggal di bumi.

Wall-E menambah deretan film animasi yang menggambarkan sisi manusiawi robot. Kisah cinta Wall-E dan Eve memiliki kelucuan tersendiri. Bayangkan saja robot yang malu-malu mendekati pasangannya demi sekadar bergandengan tangan. Walau film ini minim dialog, namun mampu memancing tawa dan tetap terasa sisi emosionalnya. Dua jempol untuk mata dan bahasa tubuh Wall-E yang tampil ekspresif dan dirasa cukup menggantikan dialog.

Film dengan teknik animasi luar biasa bagus, cerita lucu, pengembangan karakter yang baik ini membuat kita tak membuang uang percuma untuk menontonnya. Terlebih lagi, kita sulit menolak muatan nilai moral yang diangkat film ini. Bahwa teknologi dan segala kecanggihan mesin tidak berhak dijadikan sandaran bagi manusia untuk “hidup”. Dan bagaimanapun juga, bumi adalah rumah. Kita tentu perlu menjaganya agar ia tetap nyaman untuk ditinggali. (deme)

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/wall-e/feed/ 0
The Child and The Fox https://www.greeners.co/gaya-hidup/child-fox/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=child-fox https://www.greeners.co/gaya-hidup/child-fox/#respond Fri, 13 Jun 2014 00:00:10 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_review&p=4714 Judul Film : The Child and The Fox / Le Renard et l’enfant Sutradara : Luc Jaquet Pemeran : Kate Winslet, Camille Lambert Produksi : 2007 Durasi : 92 menit […]]]>

Judul Film : The Child and The Fox / Le Renard et l’enfant
Sutradara : Luc Jaquet
Pemeran : Kate Winslet, Camille Lambert
Produksi : 2007
Durasi : 92 menit

Menonton film ini, seperti sedang didongengi oleh Kate Winslet sebagai narator edisi bahasa Inggris tentang lika liku kehidupan seekor rubah dari pandangan seorang anak perempuan. Film ini sangat menyenangkan seperti menonton dokumenter National Geographic, tetapi terasa manis dan segar, hanyut dalam pemandangan Prancis Selatan yang indah dari musim ke musim.

Pemainnya hanya seorang gadis kecil yang tak disebutkan namanya, diperankan oleh Bertille Noel-Bruneau dan seekor rubah yang diberi nama Lily. Film ini seperti memanggil kembali semua gambaran kisah-kisah Enyd Blyton, petualangan Tini, Astrid Lindgren, Serial Nina, Ruby Si Rubah Kecil, tapi semua dalam setting yang nyata.

Kisah yang manis dan sederhana, karena si gadis kecil ini begitu pantang menyerah untuk bisa bersahabat dengan Lily. Setelah persahabatan itu ia dapatkan, hasrat untuk menguasai muncul, ia mencoba mengurung Lily di dalam kamarnya, namun yang terjadi diluar dugaan. Sampai akhirnya si gadis cilik menyadari, karena ketika ia begitu mencintai si rubah, ia juga harus belajar melepaskan dan membebaskannya. Sebuah pelajaran sederhana untuk belajar mencintai apa yang ada di alam ini, mencintai sekaligus membebaskannya.

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/child-fox/feed/ 0