gaya hidup guna ulang - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/gaya-hidup-guna-ulang/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Fri, 04 Aug 2023 06:31:23 +0000 id hourly 1 Biasakan Guna Ulang, Tahun 2030 Plastik Sekali Pakai Dilarang https://www.greeners.co/berita/biasakan-guna-ulang-tahun-2030-plastik-sekali-pakai-dilarang/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=biasakan-guna-ulang-tahun-2030-plastik-sekali-pakai-dilarang https://www.greeners.co/berita/biasakan-guna-ulang-tahun-2030-plastik-sekali-pakai-dilarang/#respond Fri, 04 Aug 2023 06:31:23 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_berita&p=41072 Jakarta (Greeners) – Tahun 2030 pemerintah akan melarang penggunaan lima jenis plastik sekali pakai. Pilihan guna ulang jadi solusi efektif. Infrastruktur guna ulang pun harus optimal sehingga konsumen mudah bertransformasi […]]]>

Jakarta (Greeners) – Tahun 2030 pemerintah akan melarang penggunaan lima jenis plastik sekali pakai. Pilihan guna ulang jadi solusi efektif. Infrastruktur guna ulang pun harus optimal sehingga konsumen mudah bertransformasi ke sistem tersebut.

Kemasan dan plastik yang dilarang itu antara lain, styrofoam untuk wadah makanan, alat makan plastik sekali pakai, sedotan plastik, kantong plastik dan kemasan berukuran kecil.

Direktur Pengurangan Sampah Ditjen Pengelolaan Sampah Limbah dan Bahan Berbahaya Beracun  KLHK, Vinda Damayanti mengatakan, sistem guna ulang harus segera dilakukan untuk mencegah  sampah plastik yang kini menjadi permasalahan global.

“Pengembangan guna ulang ini sejalan dengan pemerintah khususnya sampah plastik sekali pakai. Sistem ini juga bisa terus dimanfaatkan kembali untuk pembatasan timbulan sampah,” kata Vinda dalam Diskusi dan Peluncuran Laporan “Mewujudkan Sistem Guna Ulang”, Kamis (3/8).

Dalam mendukung upaya Indonesia dan global untuk mempromosikan Plastic Treaty melalui praktik guna ulang, Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) bersama dengan Break Free From Plastic dan University of Portsmouth telah meluncurkan laporan “Making Reuse A Reality”.

Laporan ini memaparkan tahapan yang diperlukan untuk mewujudkan sistem guna ulang. Dalam konteks nasional, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah mengeluarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 75 Tahun 2019 Tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen.

Melalui kebijakan tersebut pemerintah telah mengatur mengenai berbagai bentuk pengurangan plastik sekali pakai. Aturan diarahkan kepada tingkat manufaktur hingga ritel, salah satunya melalui upaya guna ulang.

Melalui kebijakan dan komitmen pemerintah dalam mendukung guna ulang, GIDKP pun menilai, hal ini bisa diwujudkan untuk pengurangan sampah plastik sekali pakai dimulai dari langkah-langkah kecil.

Pengenalan awal guna ulang bisa melalui sistem tertutup. Larangan penggunaan kemasan sekali pakai di tempat acara, pujasera, pusat transportasi, dan restoran, misalnya. Kemasan guna ulang dalam sistem tertutup ini dapat meningkatkan penerimaan konsumen terhadap sistem guna ulang di sektor lain.

Pemesanan makanan dengan wadah guna ulang. Foto: Freepik

Tahapan Wujudkan Sistem Guna Ulang

Sistem guna ulang adalah sistem dimana produk dikirim menggunakan kemasan yang dipinjamkan kepada konsumen. Kemasan tetap berada dalam kepemilikan sistem, sehingga oleh sistem, kemasan tersebut dirotasi untuk penggunaan ulang berkali-kali.

Ada empat tahap untuk bisa wujudkan guna ulang. Pertama menetapkan dasar sistem guna ulang yang akan dikenalkan kepada masyarakat melalui hal yang mudah mereka jangkau. Kedua, pengembangan sistem guna ulang, misalnya ada layanan pengemasan guna ulang yang bisa antar jemput.

Tahapan selanjutnya, mempercepat penyediaan pusat guna ulang untuk penyortiran, pencucian, pengisian ulang, dan pengembalian ke produsen. Langkah terakhir yaitu mewujudkan guna ulang sebagai norma baru dengan mengimplementasikan peraturan pemerintah terhadap sistem guna ulang secara tegas.

Peluncuran Laporan “Mewujudkan Sistem Guna Ulang”. Foto: Greeners/Dini Jembar Wardani

Bisa Masyarakat Terapkan

Indonesia Program Lead Zero Waste Living Lab by Enviu, Darina Maulana menilai kebiasaan masyarakat yang sebagian besar menggunakan plastik sekali pakai perlahan-lahan akan berubah. Fasilitas yang kuatlah yang bisa mendorong masyarakat menerapkan guna ulang.

Behavior change itu penting buat pemberian akses karena bisa mendorong, orang bisa memakai infrastrukturnya aja dulu, terus pasti bisa biasain terapin guna ulang ini,” ucapnya.

Sistem guna ulang memang bukan sesuatu hal yang baru bagi masyarakat Indonesia. Tanpa sadar, sebagian besar masyarakat sudah familiar menerapkan sistem guna ulang, sebelum munculnya inovasi penjualan yang modern. Hanya saja, perlu bertransformasi menjadi sistem guna ulang yang lebih modern untuk dikenal kembali secara luas.

Penulis : Dini Jembar Wardani

Editor : Ari Rikin

]]>
https://www.greeners.co/berita/biasakan-guna-ulang-tahun-2030-plastik-sekali-pakai-dilarang/feed/ 0
4 Cara Bangun Kebiasaan Kecil Menuju Zero Waste https://www.greeners.co/gaya-hidup/4-cara-bangun-kebiasaan-kecil-menuju-zero-waste/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=4-cara-bangun-kebiasaan-kecil-menuju-zero-waste https://www.greeners.co/gaya-hidup/4-cara-bangun-kebiasaan-kecil-menuju-zero-waste/#respond Mon, 13 Mar 2023 04:11:16 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=39316 Masalah pengelolaan sampah masih menjadi prioritas saat ini. Sebagian besar masyarakat belum menyadari bahaya dari sampah yang menumpuk setiap harinya. Oleh karena itu, Sobat Greeners kini waktunya mengembangkan kebiasaan zero […]]]>

Masalah pengelolaan sampah masih menjadi prioritas saat ini. Sebagian besar masyarakat belum menyadari bahaya dari sampah yang menumpuk setiap harinya. Oleh karena itu, Sobat Greeners kini waktunya mengembangkan kebiasaan zero waste.

Zero waste atau nol sampah adalah cara hidup yang mengajak kita untuk menghasilkan sampah sesedikit mungkin dalam kehidupan kita sehari-hari. Kebiasaan ini mengurangi penggunaan barang sekali pakai dan menggantinya dengan barang daur ulang.

Namun, terkadang sebagian besar masyarakat masih bingung untuk membiasakan hidup dengan menerapkan zero waste. Tenang Sobat Greeners, simak empat cara di bawah ini ya!

Menggunakan Barang Pakai Ulang

Tips pertama, Sobat Greeners bisa fokus pada satu area terlebih dahulu. Misalnya, pilihlah barang-barang yang sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Jika selama ini kamu masih menggunakan barang sekali pakai, mulai sekarang kamu bisa menggantinya satu per satu dengan barang guna ulang. Saat kamu mulai berubah sedikit demi sedikit, perubahan itu tentu saja akan bertambah dan berdampak baik, terutama dalam mengurangi sampah.

Bijaksana Saat Membeli Barang

Saat berbelanja, usahakan untuk memilih dengan bijak agar tidak menimbulkan sampah baru. Misalnya, kamu bisa membeli barang bekas, barang dengan wadah guna ulang, dan memilih produk yang ramah lingkungan.

Selain itu, sebelum membeli barang, kamu juga bisa menuliskan barang yang ingin kamu beli, dan memikirkan apakah barang tersebut benar-benar kamu butuhkan!

Membuat Kreasi dari Barang Bekas

Ada banyak barang yang sering kita gunakan sebagai solusi untuk mengurangi sampah seperti wadah plastik atau kaca pakai ulang. Nah, Sobat Greeners kamu bisa loh menggunakan barang-barang bekas untuk menggantikan barang sekali pakai.

Jika masih menggunakan tisu untuk membersihkan apapun, kamu bisa menggantinya dengan menggunakan pakaian bekas yang dipotong-potong. Secara tak sadar, hal ini dapat menciptakan kebiasaan zero waste dalam kehidupan sehari-hari kamu loh!

Bawa Alat Makan Pakai Ulang 

Tips yang terakhir, seringkali ketika membeli sesuatu menggunakan wadah plastik atau sedotan, hal tersebut dapat menghasilkan sampah. Mulailah menyadari ada hal-hal kecil saat makan atau minum tidak menghasilkan sampah, seperti tidak menggunakan wadah sekali pakai.

Nah, bawalah alat-alat makan daur ulang. Seperti, tempat makan pakai ulang, sedotan stainless dan lainnya. Dengan kamu melakukan kebiasaan ini, tentu kamu sudah membentuk kebiasaan zero waste. Selamat mencoba Sobat Greeners!

Penulis : Dini Jembar Wardani

Editor : Ari Rikin

Sumber : Thewellnessfeed

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/4-cara-bangun-kebiasaan-kecil-menuju-zero-waste/feed/ 0
Nadia Mulya, Lakukan Guna Ulang Hingga Dijuluki “Wanita Gembolan” https://www.greeners.co/gaya-hidup/nadia-mulya-lakukan-guna-ulang-hingga-dijuluki-wanita-gembolan/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=nadia-mulya-lakukan-guna-ulang-hingga-dijuluki-wanita-gembolan https://www.greeners.co/gaya-hidup/nadia-mulya-lakukan-guna-ulang-hingga-dijuluki-wanita-gembolan/#respond Thu, 02 Mar 2023 04:00:49 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=39146 Dekat dengan isu lingkungan, Presenter Nadia Mulya mengaku kebiasaan menggunakan produk-produk guna ulang telah mengakar di dalam keluarganya. Nadia menularkan kepeduliaannya untuk mengurangi produk plastik sekali pakai.  “Turun temurun dari […]]]>

Dekat dengan isu lingkungan, Presenter Nadia Mulya mengaku kebiasaan menggunakan produk-produk guna ulang telah mengakar di dalam keluarganya. Nadia menularkan kepeduliaannya untuk mengurangi produk plastik sekali pakai

“Turun temurun dari orang tua saya selalu mengajarkan dari konsep-konsep seperti jangan beli karena ingin tapi beli karena butuh,” katanya kepada Greeners usai acara di Jakarta baru-baru ini.

Gaya hidup guna ulang merupakan gaya hidup yang menekankan prinsip pakai-habiskan kembalikan. Misalnya, penggunaan tumbler hingga galon pakai ulang.

Perempuan berusia 43 tahun ini menyebut, kebiasaannya memakai produk guna ulang ia lakukan saat masih tinggal di luar negeri.

Ia bersama ibunya membawa tas geret untuk belanja. Mereka juga terbiasa menghabiskan apapun yang dibeli. “Jadi apapun yang kita konsumsi maka kita habiskan,” imbuhnya.

Bahkan teman-teman kuliahnya kala itu menyebutnya “wanita gembolan”. Sebab, ia selalu menenteng tas yang berisi berbagai produk guna ulang seperti tumbler, eat cutlery dan sedotan guna ulang.

Nadia Mulya Tularkan ke Buah Hati

Kebiasaan kecilnya yang sederhana inilah, kini ia tularkan juga pada anak-anaknya. “Meski aku juga sering dijuluki ribet tapi kalau sudah terbiasa maka ya mau bagaimana lagi kan,” tuturnya.

Bahkan, Nadia juga menerapkan gaya hidup guna ulang ke berbagai hal, termasuk laundry pakaian. Kerap kali laundry pakaian memanfaatkan plastik sebagai pembungkusnya. Nadia bahkan mencari laundry khusus yang tak menggunakan plastik pembungkus.

“Jadi laundry itu dalam hari-hari tertentu ke kompleks dan langsung ambil banyak pakaian tanpa plastik juga saat mengembalikan,” paparnya.

Dengan cara tersebut, Nadia Mulya sudah berkontribusi mengurangi penggunaan plastik sekali pakai saat laundry pakaian.

Nadia juga bersyukur, saat ini di Jakarta sudah banyak vendor produk rumah tangga yang mendukung gaya hidup guna ulang.

Alhasil, masyarakat yang ingin memulai gaya hidup ini terbantu dengan keberadaan para vendor tersebut. “Sudah banyak vendor yang menjual produk sehari-hari keperluan rumah tangga, seperti minyak goreng, bumbu dapur, detergen, hingga sabun cuci piring dengan kemasan guna ulang,” paparnya.

Biasanya ia membeli produk tersebut baik melalui toko online maupun dijemput gratis setelah produk habis terpakai.

Penulis: Ramadani Wahyu

Editor : Ari Rikin

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/nadia-mulya-lakukan-guna-ulang-hingga-dijuluki-wanita-gembolan/feed/ 0