Gerakan Indonesia Bersih - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/gerakan-indonesia-bersih/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Mon, 14 Oct 2019 02:00:04 +0000 id hourly 1 Gerakan 1 Juta Tumbler, Konsisten Ajak Masyarakat Kurangi Sampah Plastik https://www.greeners.co/aksi/gerakan-1-juta-tumbler-konsisten-ajak-masyarakat-kurangi-sampah-plastik/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=gerakan-1-juta-tumbler-konsisten-ajak-masyarakat-kurangi-sampah-plastik https://www.greeners.co/aksi/gerakan-1-juta-tumbler-konsisten-ajak-masyarakat-kurangi-sampah-plastik/#respond Wed, 31 Jul 2019 16:52:04 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=23896 Gerakan Indonesia Bersih, Pemerintah secara serentak melalui Kemenko Maritim, Kominfo serta KLHK melakukan aktivasi gerakan 1 Juta Tumbler.]]>

Jakarta (Greeners) – Merupakan bagian dari Gerakan Indonesia Bersih, Pemerintah secara serentak melalui Kemenko Bidang Kemaritiman, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melakukan aktivasi gerakan 1 Juta Tumbler.

Gerakan yang dilakukan bersamaan dengan kegiatan car free day ini diikuti oleh sekitar 1500 orang dari berbagai kalangan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Hari Minggu (28/7/2019).

Deputi Bidang Koordinasi SDM, Iptek dan Budaya Maritim Kemenko Bidang Kemaritiman, Safri Burhanuddin, saat memberikan sambutan mengatakan bahwa aktivasi gerakan ini merupakan bagian dari program pemerintah yakni Gerakan Indonesia Bersih yang telah dilaunching oleh Menko Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan pada tanggal 28 April tahun ini.

“Indonesia kini sedang berada di dalam kondisi darurat sampah plastik. 70% persen saat ini ikan kita mengandung mikro plastik, jadi gambarannya kalau ada 10 ikan, 7 diantaranya di dalam perutnya mengandung mikro plastik,” ujarnya kepada peserta gerakan 1 Juta Tumbler di Stadion GBK, Minggu (28/07/2019).

Lantas, ia pun mengajak masyarakat untuk mulai peduli dengan lingkungan masing-masing agar kondisi tersebut tidak makin memburuk.

“Kita tidak ingin ini berlanjut terus, dengan bantuan teman-teman kominfo mari kita memulai dari lingkungan kita sendiri, hidup bersih, melakukan pemilahan sampah plastik sendiri agar yang masih bisa dipakai bisa tepilah dengan baik,” ajaknya.

Foto : Humas Kemenko Maritim

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kominfo, Rosarita Niken, mengatakan bahwa program 1 Juta Tumbler merupakan upaya pemerintah untuk mengajak masyarakat bijak menggunakan kemasan sekali pakai.

Lebih jauh, Sekjen Niken menyebutkan Kominfo melalui program 1  Juta Tumbler itu akan membagikan tumbler ke 10 kota berbarengan dengan kegiatan olahraga pada hari Minggu.

“Kegiatan ini akan kami lanjutkan kesepuluh kota-kota besar di Indonesia, antara lain Yogyakarta, Bali, Bandung, Surabaya, Pontianak, Makassar, Semarang, Lampung, Medan dan Papua Barat. Mari kita gunakan tumbler untuk mengurangi sampah plastik kemasan air minum,” pungkasnya.

Penulis: Dewi Purningsih

]]>
https://www.greeners.co/aksi/gerakan-1-juta-tumbler-konsisten-ajak-masyarakat-kurangi-sampah-plastik/feed/ 0
Jelang Ramadhan, Pemerintah Ajak Masyarakat “Mudik Tanpa Sampah” https://www.greeners.co/berita/jelang-ramadhan-pemerintah-ajak-masyarakat-mudik-tanpa-sampah/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=jelang-ramadhan-pemerintah-ajak-masyarakat-mudik-tanpa-sampah https://www.greeners.co/berita/jelang-ramadhan-pemerintah-ajak-masyarakat-mudik-tanpa-sampah/#respond Mon, 29 Apr 2019 05:06:25 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_berita&p=23211 Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan akan berdiskusi kepada para pemangku kepentingan untuk menjalankan Mudik Tanpa Sampah dengan menyiapkan tempat sampah terpilah di sekitar tempat-tempat mudik.]]>

Jakarta (Greeners) – Tradisi mudik dalam bulan Ramadhan lekat dengan umat muslim di Indonesia. Untuk mengantisipasi timbulan sampah di sepanjang jalur mudik, pemerintah mengimbau semua masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan ketika mudik. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan akan berdiskusi kepada para pemangku kepentingan untuk menjalankan Mudik Tanpa Sampah dengan menyiapkan tempat sampah terpilah di sekitar tempat-tempat mudik.

“Jadi lintas sektor dari darat, laut dan udara akan diimbau untuk memperhatikan masalah sampah ini, terutama penanganan sampah plastik. Nanti di dermaga dan di kapal-kapal akan kita siapkan tempat sampah supaya tidak ada yang membuang sampah di laut. Masih banyak masyarakat yang mengabaikan kebersihan ini dan menanggap laut sebagai tempat belakang untuk sampah,” ujar Budi pada acara peluncuran Gerakan Indonesia Bersih di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (28/04/2019).

BACA JUGA: Gerakan Indonesia Bersih Diluncurkan, Luhut: Saatnya Kampanye Peduli Sampah! 

Budi mengatakan, Mudik Tanpa Sampah merupakan imbauan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan membawa tempat minum atau alat makan yang bisa digunakan berulang kali untuk mengurangi produksi sampah ketika mudik.

“Mudik Tanpa Sampah ini akan dikoordinasikan kepada Pak Luhut (Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman), mungkin minggu depan tapi pada dasarnya kami sudah berkoordinasi dengan semua pihak. Marilah kita peduli pada sampah plastik ini karena sudah waktunya kita peduli dengan lingkungan kita. Contohnya di kapal nanti harus ada tempat pembuangan, pengumpulan atau pemilahan. Mungkin minggu depan sudah disediakan di pelabuhan-pelabuhan harus ada tempat sampah yang seperti itu,” kata Budi.

BACA JUGA: Menko Maritim Galang Dukungan Publik untuk Aksi Nyata Indonesia Bersih 

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa Mudik Tanpa Sampah memang baru ada saat ini, namun sebelumnya sudah dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. “Mudik Tanpa Sampah yang diterapkan oleh KLHK ini sebelumnya sudah disepakati untuk diimplementasikan pada semua elemen dan dilakukan secara nasional,” kata Luhut.

Direktur Pengelolaan Sampah KLHK, Novrizal Tahar mengatakan bahwa Mudik Tanpa Sampah ini merupakan peradaban yang bagus karena membuat mudik menjadi lebih nyaman dan indah.

“Menteri Perhubungan sudah bilang mudik harus tanpa sampah. Kita bangun budaya peradaban yang bagus ini. Mudik sesuatu yang baik dan kita tambahkan peradaban dengan tidak menghasilkan sampah di jalan. Akan kita buat semaksimal mungkin, dari sekarang kita kampanyekan dan kita lakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Jasa Marga, dan sektor-sektor lainnya untuk Mudik Tanpa Sampah ini,” ujar Novrizal.

Penulis: Dewi Purningsih

]]>
https://www.greeners.co/berita/jelang-ramadhan-pemerintah-ajak-masyarakat-mudik-tanpa-sampah/feed/ 0
Gerakan Indonesia Bersih Diluncurkan, Luhut: Saatnya Kampanye Peduli Sampah! https://www.greeners.co/berita/gerakan-indonesia-bersih-diluncurkan-luhut-saatnya-kampanye-peduli-sampah/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=gerakan-indonesia-bersih-diluncurkan-luhut-saatnya-kampanye-peduli-sampah https://www.greeners.co/berita/gerakan-indonesia-bersih-diluncurkan-luhut-saatnya-kampanye-peduli-sampah/#respond Sun, 28 Apr 2019 10:32:25 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_berita&p=23202 Pemerintah Indonesia meluncurkan Gerakan Indonersia Bersih (GIB). Gerakan ini sebagai bentuk ajakan kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia agar lebih peduli mengurangi produksi sampah dan mengelola sampah dengan baik.]]>

Jakarta (Greeners) – Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Kemenkomar) bersama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meluncurkan Gerakan Indonersia Bersih (GIB). Gerakan ini sebagai bentuk ajakan kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia agar setiap individu bisa bersama-sama untuk lebih peduli mengurangi produksi sampah dan mengelola sampah dengan baik.

“Dalam kegiatan ini, kami mengajak Indonesia untuk peduli bersih, peduli sampah, bukan hanya satu kelompok, satu suku, satu agama, satu ras, apalagi politik, tapi seluruh Indonesia harus peduli bahaya sampah. Untuk itu jangan lagi berbicara yang lalu, kampanye politik sudah selesai, sekarang saatnya kampanye sampah. Jadi ayo sekarang kita bersatu lagi, untuk Indonesia bersih, Indonesia sehat,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan pada peluncuran Gerakan Indonesia Bersih di Jakarta Car Free Day, Minggu (28/04/2019).

Luhut mengatakan bahwa Presiden telah menyatakan agar gerakan ini dibuat secara masif di seluruh daerah di Indonesia dengan implementasi sesuai peraturan daerah masing-masing dengan mengacu kebijakan peraturan pusat.

BACA JUGA: ADUPI Gugat Kebijakan Pembatasan Sampah Plastik, KLHK: Tidak Perlu Khawatir! 

Pemerintah, kata Luhut, sudah satu tahun ini mempersiapkan GIB dimana salah satunya membuat kebijakan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan (PLTSa).

“Kita sudah setahun lebih memulai Gerakan Indonesia Bersih, tapi secara nasional baru hari ini kita canangkan. Salah satu GIB yang sudah kita buat adalah waste to energy (sampah untuk energi, Red.) pada 12 kota di seluruh Indonesia. Saat ini yang sudah jadi ada di Bantar Gebang. Namun, apakah ini bisa dilakukan oleh pemerintah saja? Tentunya tidak, harus dilakukan oleh semua orang. Harus diingat, sampah kalau tidak ditangani dan tidak ada perubahan dari perilaku kita akan menyebabkan dampak yang berbahaya, seperti mikroplastik,” ujar Luhut.

Dalam sambutannya, Luhut juga menyinggung soal mikroplastik dan dampaknya terhadap kesehatan manusia.

“Kalau mikroplastik ini di badan ibu-ibu atau mas-mas semua, berbahaya sekali. Salah satunya kalau mikroplastik masuk ke janin nanti anaknya bisa kontet (kerdil). Tidak mau, kan, anaknya menjadi kontet dan generasi masa depan Indonesia anak-anaknya kontet? Jadi mari perangi sampah plastik dengan mengurangi penggunaan plastik, kelola sampah dengan benar, buang sampah pada tempatnya jadi tidak ke laut sampahnya,” kata Luhut.

BACA JUGA: Indonesia Darurat Sampah, Pembangunan PLTSa di Kota-Kota Lain Terus Didorong 

Sementara itu, Direktur Pengelolaan Sampah KLHK Novrizal Tahar mengatakan bahwa program-program untuk GIB sudah mulai dijalankan. KLHK sendiri telah mengarahkan semua kementerian dan lembaga untuk menerapkan eco-office.

“Tanggal 26 kami dengan Kemenkomar mengundang seluruh biro umum kementerian dan lembaga, kita berbicara bagaimana melakukan eco-office di kantornya, menjadi arahan nanti semua di kementerian kalau rapat itu harus less waste. Itu sudah di briefing dan menjadi sebuah keharusan. Selain itu, nanti di setiap kantor akan ada bank sampahnya juga, pemilahnya dan sebagainya. Jadi praktik eco-office dan less waste, kalau bisa zero waste, akan menjadi masif di seluruh kementerian dan lembaga,” ujar Novrizal.

Penyanyi dan pencipta lagu Titiek Puspa juga turut memeriahkan peluncuran GIB. Ia membawakan lagu “Sampah Sayang” dimana liriknya mengajak pentingnya Indonesia bersih di masa yang akan datang.

“Apa kita ingin anak cucu kita memakai tanah yang sudah terkontaminasi dengan segala macam kotoran-kotoran? Mulai sekarang buang sampah pada tempatnya supaya kita tenang melihat cucu cicit kita hidup di alam yang sehat dan gemilang,” ajaknya.

Sebagai informasi, pada peluncuran GIB ini diperkenalkan maskot untuk komunikator visual semua kegiatan, aksi dan program terkait GIB. Maskot-maskot tersebut yakni Amboi udang pembersih (Lysmata amboinensis) udang ini suka sekali bersih-bersih, Meta Ikan Kepe-kepe (Butterfly Fishes) sejenis ikan yang biasanya menjadi penanda kesehatan terumbu karang, dan Gurano Hiu Paus yang ramah dan bijaksana dan senang menolong hewan laut lain yang kesusahan.

Penulis: Dewi Purningsih

]]>
https://www.greeners.co/berita/gerakan-indonesia-bersih-diluncurkan-luhut-saatnya-kampanye-peduli-sampah/feed/ 0
Menko Maritim Galang Dukungan Publik untuk Aksi Nyata Indonesia Bersih https://www.greeners.co/berita/menko-maritim-galang-dukungan-publik-untuk-aksi-nyata-indonesia-bersih/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=menko-maritim-galang-dukungan-publik-untuk-aksi-nyata-indonesia-bersih https://www.greeners.co/berita/menko-maritim-galang-dukungan-publik-untuk-aksi-nyata-indonesia-bersih/#respond Tue, 23 Apr 2019 09:08:23 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_berita&p=23146 Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan mengundang berbagai pemangku kepentingan yang berasal dari kalangan pemerintah, komunitas dan orang yang berpengaruh di media sosial untuk mendukung kampanye nasional Indonesia Bersih.]]>

Jakarta (Greeners) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengundang berbagai pemangku kepentingan yang berasal dari kalangan pemerintah, komunitas dan orang yang berpengaruh di media sosial untuk mendukung kampanye nasional Indonesia Bersih. Pertemuan ini merupakan upaya untuk melibatkan masyarakat dalam aksi nyata mendukung Gerakan Nasional Indonesia Bersih yang akan digelar pada Car Free Day di kawasan Thamrin, Jakarta, hari Minggu mendatang.

Luhut mengatakan untuk mengurangi dan mengelola sampah terutama sampah plastik perlu dukungan semua pihak. Ia juga meminta agar pelajar juga diberikan edukasi untuk tidak lagi menggunakan sedotan plastik.

“Saya minta kepada teman-teman, adik-adik sekalian, apapun yang kita buat kalau sampah masih bertebaran dan enggak ada proses akhir itu akan repot. Sekarang orang mulai tidak memakai sedotan plastik, kita juga sudah mulai. Jadi kalau gerakan (Gerakan Indonesia Bersih) ini dilakukan ramai-ramai saya yakin pasti bisa mengurangi sampah plastik,” kata Luhut di Kantor Kemenko Bidang Kemaritiman, Jakarta, Senin (22/04/2019).

BACA JUGA: Fasilitas Pengelolaan Sampah di 6 Kabupaten/Kota DAS Citarum Diresmikan 

Selain itu, Luhut mengatakan bahwa upaya pemerintah dalam menangani masalah sampah juga dengan melakukan harmonisasi perundang-undangan mengenai sampah. Hal ini ia sampaikan setelah melakukan rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo.

“Pemerintah sedang melakukan proses harmonisasi perundang-undangan mengenai sampah. Dalam rapat terbatas hari ini, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa dirinya ingin Kabinet Kerja bekerja maksimal hingga tahun terakhir, antara lain dengan melakukan harmonisasi peraturan perundang-undangan yang tumpang tindih termasuk mengenai sampah. Presiden berharap apabila peraturan sudah diharmonisasi maka satu peraturan dapat diberlakukan di semua daerah. Sehingga bisa one for all (satu untuk semua), tidak lagi terjadi seperti yang sekarang ini,” tambahnya.

BACA JUGA: Indonesia Berpotensi Jadi Penampung Sampah Dunia 

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi SDM, Iptek dan Budaya Maritim Kemenko Maritim, Safri Burhanuddin menjelaskan bahwa Gerakan Indonesia Bersih adalah gerakan moral untuk mengubah cara pandang masyarakat agar Indonesia menjadi lebih bersih. Ia juga mengundang masyarakat agar ikut dalam aksi nyata dalam rangka kampanye Gerakan Indonesia Bersih pada tanggal 28 April mendatang.

“Gerakan ini merupakan gerakan publik, kita tidak akan menggunakan logo kementerian tapi kita akan pakai logo dan maskot Gerakan Indonesia Bersih. Acara dari gerakan ini akan dimulai pada pukul 06.00-08.00 WIB di depan kantor Kemenko Bidang Kemaritiman, Thamrin Jakarta,” katanya.

Penulis: Dewi Purningsih

]]>
https://www.greeners.co/berita/menko-maritim-galang-dukungan-publik-untuk-aksi-nyata-indonesia-bersih/feed/ 0