getah - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/getah/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Sat, 29 Oct 2022 03:15:54 +0000 id hourly 1 Pohon Damar, Penghasil Getah yang Kaya Manfaat https://www.greeners.co/flora-fauna/pohon-damar-penghasil-getah-yang-kaya-manfaat/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pohon-damar-penghasil-getah-yang-kaya-manfaat https://www.greeners.co/flora-fauna/pohon-damar-penghasil-getah-yang-kaya-manfaat/#respond Sun, 30 Oct 2022 03:00:34 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_flora_fauna&p=37798 Meski tergolong sebagai tumbuhan berkayu keras, pohon damar tidak dimanfaatkan sebagai kayu olahan. Tanaman ini dibudidayakan untuk diambil getahnya, kemudian diolah menjadi kopal. Di Indonesia, flora ini cukup mudah kita […]]]>

Meski tergolong sebagai tumbuhan berkayu keras, pohon damar tidak dimanfaatkan sebagai kayu olahan. Tanaman ini dibudidayakan untuk diambil getahnya, kemudian diolah menjadi kopal. Di Indonesia, flora ini cukup mudah kita jumpai karena tersebar ke berbagai daerah.

Damar merupakan sejenis tumbuhan runjung yang berasal dari famili Araucariacea. Spesiesnya tergabung ke dalam genus Agathis, sehingga mempunyai nama ilmiah Agathis dammara.

Di Selandia Baru, masyarakat suku Maori menyebut pohon ini sebagai kauri. Mereka berkerabat dengan spesies damar putih, yang tergolong sebagai tanaman endemis Indonesia dan Papua Nugini.

Spesies Agathis sendiri dapat ditandai dari batangnya yang besar, tetapi memiliki percabangan sedikit. Pohon muda berbentuk kerucut, tetapi tajuknya berubah jadi membulat atau tidak beraturan saat dewasa.

Morfologi dan Ciri-Ciri Pohon Damar

Pohon damar dapat berkembang biak hingga setinggi 65 meter. Bagian batang bulat silindris, dengan diameter berkisar 1,5 meter. Kulit luarnya berwarna keabu-abuan dengan corak sedikit kemerahan.

Ketika dewasa, kulit pohon ini terlihat mengelupas dalam keping-keping kecil. Daunnya berbentuk jorong dengan ukuran berkisar 6–8 x 2–3 cm, pertumbuhannya meruncing ke arah ujung yang membundar.

Uniknya, semua spesies Agathis mempunyai daun muda yang lebih besar dibandingkan daun tuanya. Letak daun tua biasanya berhadapan, bentuknya jorong hingga serupa garis, sangat kasar dan cukup tebal.

Meskipun selalu tampak berdaun (tidak gugur), daun muda sering kali berwarna merah tembaga. Hal itu sangat kontras dengan dedaunan di musim sebelumnya, yang mana berwarna hijau atau hijau-berserbuk.

Runjung serbuk sarinya memiliki ukuran 4–6 x 1,2–1,4 cm, sementara runjung bijinya berkisar 9–10,5 × 7,5–9,5 cm. Jika diperhatikan, runjung biji memiliki bentuk bulat telur dengan warna kecokelatan.

Habitat dan Budi Daya Pohon Damar

Secara alami, pohon damar tumbuh di lingkungan hutan hujan dataran rendah sampai ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut. Karena itu, di daerah Jawa pohon ini jamak dibiakkan di hutan pegunungan.

Karena tergolong sebagai tanaman asli Indonesia, populasi A. dammara bisa kita temukan dengan mudah. Pohon ini umumnya menyebar mulai dari Maluku, Sulawesi, Sumatra, Kalimantan, sampai ke Pulau Papua.

Sebutan atau nama lokal dari spesies ini pun beragam, seperti damar raja, kisi (Buru), salo (Ternate), dayungon (Samar), dama, damaa, damah, damahu, rama, marama puti (Sulawesi Utara), hingga ki damar (Sunda).

Praktek budi daya damar sangat dipengaruhi oleh lokasi penanaman. Biasanya flora ini tumbuh secara sempurna di tanah yang subur, serta memerlukan sedikit naungan ketika usianya masih muda.

Untuk memenuhi kebutuhan airnya, pilih lokasi yang mempunyai curah hujan tinggi. Walau dapat tumbuh sampai ketinggian 1.200 meter dpl, sebaiknya tanam pohon tersebut pada ketinggian 400 meter dpl saja.

Kegunaan dan Manfaat Pohon Damar

Resin dari pohon damar atau yang disebut kopal, dapat berguna untuk berbagai keperluan. Resin tersebut dihasilkan dari kulit atau pepagan yang terluka, baik secara sengaja maupun tidak.

Getah yang keluar dari pohon damar akan membeku bila berinteraksi dengan udara. Selanjutnya, getah yang mengeras itu dapat dipanen atau dikumpulkan sebagai kopal sadapan.

Resin atau getah pohon ini banyak digunakan untuk produksi kosmetik, tekstil, cat, tinta, kaca, korek api, dupa, dan sebagainya. Kayunya tidak cocok sebagai material bangunan, sebab dinilai ringkih dan tidak awet.

Di Bogor dan Sulawesi Utara, jenis kayu ini hanya dimanfaatkan sebagai papan pada bagian bawah atap. Sedangkan di Kota Bandung, spesies A. dammara ditanam sebagai peneduh di sepanjang Jalan Ir H Djuanda.

Kerapatan kayu damar sekitar antara 380–660 kg per meter kubik. Kayu ini diperdagangkan di Indonesia dengan nama kayu agatis. Nilai jualnya terbilang cukup murah bila dibandingkan dengan jenis kayu lainnya.

Taksonomi Agathis Dammara

Penulis : Yuhan al Khairi

]]>
https://www.greeners.co/flora-fauna/pohon-damar-penghasil-getah-yang-kaya-manfaat/feed/ 0
Kemenyan Menghasilkan Getah Beraroma Harum https://www.greeners.co/flora-fauna/kemenyan-menghasilkan-getah-beraroma-harum/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kemenyan-menghasilkan-getah-beraroma-harum https://www.greeners.co/flora-fauna/kemenyan-menghasilkan-getah-beraroma-harum/#respond Sun, 16 Feb 2020 06:50:27 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_flora_fauna&p=26153 Kemenyan (Styrax sp.) termasuk pohon berukuran besar dari famili Styracaceae. Styrax berasal dari bahasa Yunani kuno yang berarti berbau harum.]]>

Mendengar kata kemenyan pikiran spontan terhubung dengan cerita mistis. Padahal kemenyan merupakan sejenis pohon yang tumbuh di lereng bukit. Kemenyan (Styrax sp.) termasuk tanaman berukuran besar dari famili Styracaceae. Styrax berasal dari bahasa Yunani kuno storax atau nama untuk getah yang berbau harum.

Kemenyan merupakan pohon yang terdapat di Asia Tenggara dan India Timur (Claus, 1971). Di negara lain, kemenyan cukup banyak ditemukan di Thailand, Malaysia, Laos, Myanmar, Kamboja, dan Vietnam. Di Indonesia, jenis ini terdapat di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan Barat.

Baca juga: Sedap Malam, Aromanya Harumkan Udara Malam

Daerah Sumatera Utara dan Sumatera Selatan ialah dua daerah penghasil kemenyan di Indonesia. Di Sumatera Utara, kemenyan sampai saat ini masih dibudidayakan secara luas di Tapanuli Utara, Selatan, Tengah dan Kabupaten Dairi. Sedangkan di Sumatera Selatan seluruhnya tumbuhan dengan alami (Jayusman et al. 1999).

Kemenyan dapat hidup di tanah berpasir pada ketinggian 1.000 sampai 5.000 meter di atas permukaan laut. Ia juga dapat tumbuh pada tanah tinggi yang berpasir maupun lempung rendah di hutan alam. Namun, secara umum kemenyan menginginkan tanah yang memiliki kesuburan baik (Panggaribuan 2004).

Kemenyan

Foto: shutterstock.com

Ciri dari pohon kemenyan, yaitu berbatang lurus dengan kulit berwarna coklat kemerahan dan sedikit percabangan. Pohon kemenyan berdaun tunggal, tersusun spiral, daun berbentuk oval (bulat memanjang dan ujungnya meruncing). Pada buah, bentuknya bulat dan lonjong dengan biji berwarna coklat di dalamnya (Sasmuko 2003). Pohon kemenyan yang dapat disadap getahnya berkisar pada umur 7 hingga 8 tahun (Dede, 1998).

Bibit kemenyan berasal dari pohon yang bijinya jatuh ke tanah dan tumbuh secara alami. Cara menanam tumbuhan ini adalah dengan membuat lubang tanam dan menutupnya dengan tanah galian. Selanjutnya ditandai dengan ajir atau penyangga batang pohon (Sinaga, 2009).

Baca juga: Tanaman Pandan, Aroma Daunnya Menggugah Selera

Pohon kemenyan menghasilkan getah yang dikenal sebagai benzoin. Kata benzoin berasal dari bahasa Arab, yaitu ben yang berarti harum. Sementara, zoa bermakna getah jadi. Benzoin adalah getah yang berbau harum (Clause 1961, diacu dalam Widiyastuti et al. 1995). Getah kemenyan terdiri dari dua jenis yaitu Sumatra Benzoin dan Siam Benzoin. Sumatra Benzoin diperoleh dari Styrax Benzoin Dryand dan Siam Benzoin diperoleh dari Styrax tokinensis (Stahl, 1985).

Getah kemenyan memiliki banyak manfaat dalam pemanfaatan lokal maupun sebagai komoditi ekspor. Kemenyan berguna untuk upacara ritual, campuran rokok, bahan pengawet, ekspektoran, antiseptik, industri kosmetik, dan parfum.

Taksonomi Kemenyan

Penulis: Sarah R. Megumi

]]>
https://www.greeners.co/flora-fauna/kemenyan-menghasilkan-getah-beraroma-harum/feed/ 0