historical walk - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/historical-walk/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Sat, 25 Apr 2015 16:37:40 +0000 id hourly 1 1.490 Orang Ikuti Bandung Historical Study Games https://www.greeners.co/aksi/1-490-orang-ikuti-bandung-historical-study-games/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=1-490-orang-ikuti-bandung-historical-study-games https://www.greeners.co/aksi/1-490-orang-ikuti-bandung-historical-study-games/#respond Sat, 25 Apr 2015 16:22:14 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=8718 Bandung (Greeners) – Puncak acara Konferensi Asia Afrika ke-60 yang berlangsung tanggal 24 April 2015 kemarin, ditutup dengan kegiatan historical walk atau napak tilas sejarah terjadinya KAA 60 tahun silam oleh […]]]>

Bandung (Greeners) – Puncak acara Konferensi Asia Afrika ke-60 yang berlangsung tanggal 24 April 2015 kemarin, ditutup dengan kegiatan historical walk atau napak tilas sejarah terjadinya KAA 60 tahun silam oleh para pemimpin negara dan delegasi KAA di depan Gedung Merdeka, Bandung. Mengambil semangat yang sama, acara “Bandung Historical Study Games” dilakukan oleh para pelajar dan warga.

Salah satu acara sekunder KAA ini digelar Sabtu (25/04) sejak pagi hingga sore hari, dengan titik kumpul di sekitar Gedung Merdeka. Tidak tanggung-tanggung, kegiatan dalam bentuk permainan sambil belajar ini diikuti lebih dari seribu orang partisipan dengan usia minimal 15 tahun.

“Jumlah peserta kegiatan ‘Bandung Historical Study Games’ ini mencapai 1.490 orang. Mereka tidak hanya berasal dari Bandung, banyak juga yang datang dari luar kota,” ujar Heni, Koordinator Lapangan “Bandung Historical Study Games” saat ditemui Greeners di lokasi acara, Sabtu (25/04) pagi.

Peserta "Bandung Historical Study Games" tengah menyusuri Jalan Braga, Bandung. Selain permainan, kegiatan ini dimaksudkan untuk mengingat kembali sejarah diadakannya Konferensi Asia Afrika 60 tahun silam. Foto: greeners.co/Renty Hutahaean

Peserta “Bandung Historical Study Games” tengah menyusuri Jalan Braga, Bandung. Selain permainan, kegiatan ini dimaksudkan untuk mengingat kembali sejarah diadakannya Konferensi Asia Afrika 60 tahun silam. Foto: greeners.co/Renty Hutahaean

Dalam kegiatan ini, lanjut Heni, para peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok yang terdiri atas lima orang anggota. Sebelum memulai permainan, peserta diberikan peta rute permainan. Mereka juga diberi kaus berwarna merah untuk dikenakan dan bendera salah satu negara peserta KAA ke-60 untuk dibawa.

“Kegiatan ini seperti ‘Amazing Race’ (sebuah program acara televisi berupa perlombaan memecahkan soal dan mencari petunjuk di berbagai tempat, Red.). Peserta menerima soal dan tugas dari setiap pos yang mereka kunjungi dan pos-pos ini tersebar di tiga area,” ujarnya.

Hani menjelaskan, tiga area tersebut dimulai dari Gedung Merdeka, Gedung Dwi Warna, dan kembali ke Gedung Merdeka. Ia juga menambahkan bahwa rute ini lebih panjang ketimbang pelaksanaan permainan yang sama di KAA sebelumnya.

Penulis: Renty Hutahaean

]]>
https://www.greeners.co/aksi/1-490-orang-ikuti-bandung-historical-study-games/feed/ 0
Napak Tilas 60 Tahun KAA Hanya Diikuti 22 Kepala Negara https://www.greeners.co/berita/napak-tilas-60-tahun-kaa-hanya-diikuti-22-kepala-negara/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=napak-tilas-60-tahun-kaa-hanya-diikuti-22-kepala-negara https://www.greeners.co/berita/napak-tilas-60-tahun-kaa-hanya-diikuti-22-kepala-negara/#respond Fri, 24 Apr 2015 04:48:33 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_berita&p=8695 Bandung (Greeners) – Kementerian Luar Negeri memastikan bahwa hanya 22 kepala negara atau perwakilan dari negara Asia dan Afrika yang mengikuti kegiatan napak tilas di Bandung untuk memperingati 60 tahun […]]]>

Bandung (Greeners) – Kementerian Luar Negeri memastikan bahwa hanya 22 kepala negara atau perwakilan dari negara Asia dan Afrika yang mengikuti kegiatan napak tilas di Bandung untuk memperingati 60 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA).

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari mengatakan bahwa Direktur Jenderal Asia-Pasifik dan Afrika Kemenlu telah melaporkan bahwa sembilan dari 31 negara atau perwakilannya tidak dapat hadir pada puncak perayaan Konferensi Asia Afrika Ke-60 di Kota Bandung.

“Jadinya ada 22 karena sembilan kepala negara memutuskan untuk pulang ke negara masing-masing kemarin,” jelasnya saat dihubungi melalui sambungan telepon oleh Greeners, Bandung, Jumat (24/04).

Kenny menyebutkan, para kepala negara atau pemerintahan Asia-Afrika yang mengikuti kegiatan di Bandung tersebut, antara lain Raja Swaziland Mswati III, Presiden Timor Leste Taur Matan Ruak, Presiden Zimbabwe Robert Gabriel Mugabe, dan Presiden Presidium Majelis Tertinggi Rakyat Korea Utara Kim Yong Nam, Perdana Menteri (PM) Nepal Sushil Koirala, PM Kamboja Hun Sen, PM Rwanda Anastase Murekezi, PM Malaysia Najib Razak, dan Presiden Tiongkok Xi Jinping.

Sedangkan kepala negara yang tidak dapat menghadiri Peringatan 60 tahun KAA dan tidak bisa mengikuti kegiatan napak tilas (historical walk), antara lain Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Raja Jordania Abdullah II, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Wakil Presiden Seychelles Danny Faure, Perdana Menteri Palestina Rami Al Hamdallah, Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah dan delegasi dari negara Vanuatu.

Iring-iringan rombongan kepala negara delegasi KAA ke-60 dan perwakilannya saat melakukan napak tilas di sepanjang jalan Asia Afrika, Bandung. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Iring-iringan rombongan kepala negara delegasi KAA ke-60 dan perwakilannya saat melakukan napak tilas di sepanjang jalan Asia Afrika, Bandung. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Sebagai informasi, acara puncak Konferensi Asia Afrika Ke-60 diisi dengan napak tilas atau historical walk. Dalam acara ini, para kepala negara atau perwakilan dan delegasi negara-negara Asia-Afrika akan berjalan kaki dari Hotel Savoy Homann menuju Gedung Merdeka melalui Jalan Asia Afrika, Bandung. Selanjutnya, para pemimpin Asia-Afrika itu akan berfoto di depan Gedung Merdeka.

Selain itu akan diadakan juga acara minute of silence (mengheningkan cipta), pembacaan Dasasila Bandung oleh Walikota Bandung Ridwan Kamil, dan pemberian sambutan oleh Presiden Joko Widodo yang diikuti dengan sambutan dari satu perwakilan Asia, satu perwakilan Afrika, dan perwakilan negara peninjau.

Kemudian, akan ada penandatanganan simbolis “Bandung Message” oleh tuan rumah KAA Ke-60 Indonesia, negara perwakilan Afrika, dan negara perwakilan Asia. Selain itu, akan ada peresmian Monumen Asia-Afrika.

Penulis: Danny Kosasih

]]>
https://www.greeners.co/berita/napak-tilas-60-tahun-kaa-hanya-diikuti-22-kepala-negara/feed/ 0