Iwan Fals - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/iwan-fals/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Fri, 24 Mar 2017 13:49:10 +0000 id hourly 1 Iwan Fals: Kita Harus Merawat Pohon. Itu Harga Mati! https://www.greeners.co/gaya-hidup/iwan-fals-kita-harus-merawat-pohon-harga-mati/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=iwan-fals-kita-harus-merawat-pohon-harga-mati https://www.greeners.co/gaya-hidup/iwan-fals-kita-harus-merawat-pohon-harga-mati/#respond Sat, 18 Mar 2017 02:30:05 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=16287 Penyanyi legendaris Indonesia Iwan Fals tidak hanya sekadar berlagu. Ia dan komunitas penggemarnya, Komunitas OI dan Komunitas Tiga Rambu, juga melakukan aksi nyata untuk lingkungan.]]>

Jakarta (Greeners) – Jika dulu lirik lagu-lagunya didominasi isu-isu sosial dan politik, kini Iwan Fals kerap mengangkat tema-tema lingkungan dalam musiknya. “Musik saya itu. Saya memang pemusik tapi saya tertarik dengan persoalan-persoalan alam,” kata Iwan Fals kepada Greeners saat ditemui dalam acara peluncuran fitur baru Google di kawasan Jakarta Selatan, belum lama ini. Dalam acara itu pun Iwan Fals membawakan lagunya yang bertajuk Pohon Untuk Kehidupan.

Penyanyi legendaris Indonesia ini tidak hanya sekadar berlagu. Ia dan komunitas penggemarnya, Komunitas OI dan Komunitas Tiga Rambu, juga melakukan aksi nyata untuk lingkungan. “Masing-masing (komunitas) ini ada kegiatan sendiri-sendiri tapi juga ada kegiatan lingkungan, seperti donor darah, peduli sampah, tanam pohon. Itu (kegiatan) rutin,” ujarnya.

Lebih lanjut Iwan Fals mengatakan bahwa Indonesia yang berada di lintasan khatulistiwa dikaruniai tanah yang subur dan kekayaan alam yang melimpah. Kondisi ini pula yang membuat pohon mudah tumbuh di Indonesia dan persediaan air menjadi berlimpah. Namun, tidak berarti semua potensi ini bebas disia-siakan.

“Di Afrika ada 17 juta orang kelaparan, orang krisis air, sementara kita berlimpah-limpah. Kenapa kita sia-siakan? Mumpung belum kekeringan semua, ayo kita sama-sama merawat alam. Jangan sembarangan menggunakan tanah untuk pembangunan yang enggak ada hubungannya dengan alam,” kata pemilik nama lengkap Virgiawan Listanto ini.

Pelantun lagu Bento ini mengingatkan bahwa bongkahan es di Kutub Utara dan Selatan sudah banyak yang mencair sehingga daerah-daerah pesisir terancam tenggelam. Indonesia juga turut menanggung dampak buruk dari negara-negara yang mengedepankan industri namun meminggirkan pelestarian lingkungan.

“Betul, mungkin yang bikin kacau negara-negara industri, kita yang kena getahnya. Jadi, jangan mengeluh. Kodrat kita adalah pepohonan, ya sudah kita rawat itu. Enggak perlu bikin pesawat, tanam pohon yang benar saja,” katanya.

Manfaat merawat pohon pun tidak hanya akan dirasakan oleh Indonesia tapi juga dunia. Pasalnya, luas hutan dunia semakin hari semakin berkurang sementara populasi penduduk dunia terus meningkat.

“Dunia berharap sama kita. Dunia melihat kita sebagai paru-paru. Nah, kalau kita kehilangan paru-paru , kiamat ini! Mau mendapat intensif apa enggak, kita harus merawat pohon. Itu sudah harga mati, tidak ada pilihan lain kalau mau menyelamatkan bumi,” ujar Iwan Fals.

Penulis: Renty Hutahaean

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/iwan-fals-kita-harus-merawat-pohon-harga-mati/feed/ 0
Fans Iwan Fals Bekasi Gelar Aksi Pungut Sampah https://www.greeners.co/aksi/fans-iwan-fals-bekasi-gelar-aksi-pungut-sampah/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=fans-iwan-fals-bekasi-gelar-aksi-pungut-sampah https://www.greeners.co/aksi/fans-iwan-fals-bekasi-gelar-aksi-pungut-sampah/#respond Mon, 26 Jan 2015 05:39:30 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_community_act&p=7160 Bekasi (Greeners) – Para pecinta musisi lagendaris Iwan Fals yang tergabung dalam komunitas Orang Indonesia (OI) melakukan gerakan pungut sampah di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan pada Hari Bebas […]]]>

Bekasi (Greeners) – Para pecinta musisi lagendaris Iwan Fals yang tergabung dalam komunitas Orang Indonesia (OI) melakukan gerakan pungut sampah di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day) yang berlangsung Minggu pagi.

Ketua Badan Pengurus OI Kota Bekasi, Fendi Kurniawan, mengatakan, aksi yang pertama kalinya dilakukan oleh OI Bekasi ini didasari atas semakin malasnya masyarakat membuang sampah pada tempatnya.

“Sebenarnya masyarakat sadar, hanya saja malas membuang sampah pada tempatnya padahal sudah disediakan tempat sampahnya,” tutur Fendi saat ditemui oleh Greeners, Bekasi, Minggu (25/01).

Melalui gerakan yang mengusung tema “Aksi CFD Bersih Walikota Bekasi, Pungut Sampahnya Nikmati Car Free Day-nya” ini, Fendi berharap masyarakat dapat diedukasi akan pentingnya menjaga kebersihan.

Lebih jauh, Fendi mengungkapkan bahwa aksi pungut sampah ini juga terinspirasi dari konser “Fals Bersih” yang dilakukan oleh Iwan Fals beberapa waktu lalu. Ia merasa bahwa konser “Fals Bersih” mampu mengedukasi ribuan orang akan pentingnya menjaga kebersihan juga bisa diterapkan pada kegiatan CFD yang berlangsung setiap minggu.

Fendi berharap aksi pungut sampah dalam hari bebas kendaraan bermotor ini dapat dilaksanakan rutin setiap dua minggu sekali dan nantinya akan melibatkan masyarakat yang mengikuti CFD.

“Mungkin belum sampai ke tahap bersih 100 persen ya. Tapi, paling tidak ada gerakan moral yang memperhatikan kebersihan Kota Bekasi ini,” tambahnya.

Sebagai informasi, sebelumnya komunitas OI Bekasi juga pernah melakukan pelatihan pengelolaaan sampah mandiri dan workshop pembuatan pupuk kompos di rumah dinas Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu. Peserta pelatihan tersebut berasal dari Rukun Warga yang ada di Kota Bekasi.

Dalam pelatihan tersebut, Ahmad Syaikhu menyatakan bahwa pengelolaan sampah di Kota Bekasi cukup memprihatinkan dan tidak bisa diselesaikan oleh pihak pemerintah daerah saja. Perlu ada kerjasama semua elemen masyarakat agar sampah bisa terkelola dengan baik.

(G09)

]]>
https://www.greeners.co/aksi/fans-iwan-fals-bekasi-gelar-aksi-pungut-sampah/feed/ 0