jam tangan - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/jam-tangan/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Tue, 04 Apr 2023 04:03:21 +0000 id hourly 1 Jelang Hari Bumi, Citizen Luncurkan Produk Jam Tangan Terbaru https://www.greeners.co/gaya-hidup/jelang-hari-bumi-citizen-luncurkan-produk-jam-tangan-terbaru/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=jelang-hari-bumi-citizen-luncurkan-produk-jam-tangan-terbaru https://www.greeners.co/gaya-hidup/jelang-hari-bumi-citizen-luncurkan-produk-jam-tangan-terbaru/#respond Tue, 04 Apr 2023 04:03:21 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=39566 Menjelang peringatan hari bumi pada 22 April, Citizen US telah meluncurkan koleksi jam tangan ramah lingkungan terbarunya, Citizen L Mae. Koleksi Citizen yang baru ini terdiri dua jam tangan yang […]]]>

Menjelang peringatan hari bumi pada 22 April, Citizen US telah meluncurkan koleksi jam tangan ramah lingkungan terbarunya, Citizen L Mae.

Koleksi Citizen yang baru ini terdiri dua jam tangan yang terinspirasi dari bunga lonceng Mei atau Lily of the Valley. Pembuat jam menyebut jam tangan ini berusaha memancarkan keanggunan, kemurnian, dan gaya pada karyanya tersebut.

Koleksi Citizen L Mae terdiri dari dua model yakni, EM1060-52N Stainless Steel dan EM1062-57D Gold-Tone. Kedua model memiliki empat berlian pada posisi jam 3 pada casing. Koleksi ini mewakili pendekatan kelas atas untuk aksesori, menawarkan pilihan gaya dan sadar lingkungan kepada konsumennya.

Koleksi baru ini menambah deretan koleksi jam tangan berkelanjutan yang terbangun atas komitmen para pembuat jam tangan. Merek Citizen L telah berkomitmen terhadap keberlanjutan sejak tahun 2016, menawarkan desain elegan yang mencerminkan keindahan alam.

Semua model dalam koleksi Citizen L Mae menampilkan teknologi Eco-Drive bertenaga ringan, yang meniadakan kebutuhan untuk mengganti baterai secara teratur, sehingga mengurangi dampak lingkungan dari baterai bekas.

Menurut perusahaan ini, teknologi Eco-Drive memungkinkan penyimpanan cukup banyak kapasitas baterai. Sebab baterai arloji yang sering berganti menumpuk di tempat pembuangan sampah. 

Keunggulan Teknologi Eco-Drive

Teknologi Eco-Drive telah menjadi model bagi merek tersebut untuk membuat dunia dan lingkungannya menjadi tempat yang lebih baik. Teknologi ini memanfaatkan energi cahaya dari sumber alami atau buatan tanpa memerlukan penggantian baterai.

Merek ini sedapat mungkin fokus pada penggunaan bahan berkelanjutan. Produksi jam tangan berkelanjutan ini memprioritaskan kepedulian terhadap manusia dan planet ini.

Citizen sejak tahun 1998 mencoba menjadi pelopor pembuatan jam dan inovasi, dengan mempromosikan keunggulan dan kreativitasnya. 

“Selama lebih dari 100 tahun, sebelum keberlanjutan ada sebagai sebuah konsep, tujuan kami selalu memenangkan cinta dan dukungan orang. Itulah mengapa kami memilih nama Citizen dan itulah yang menginspirasi kami untuk membuat serta memproduksi jam tangan kami,” kata perusahaan melansir pada situs webnya.

Dua koleksi terbaru Citizen yang mengusung karya ramah lingkungan dan berkelanjutan. Foto: The ethos

Komitmen Citizen Dukung Ramah Lingkungan

Merek ini menempatkan rasa hormat yang mengakar pada keahlian dalam karyanya. Mendukung  “Better Starts Now”, berjuang untuk mencapai tujuan dan mendorong perubahan positif.

Citizen telah menjadi pendukung awal kesadaran lingkungan. Tepat pada tahun 1976, Citizen meluncurkan jam tangan pertama bertenaga surya dengan teknologi eksklusif Eco-Drive. Hal ini menjadikan kesadaran lingkungan sebagai nilai inti perusahaan.

Bagian dari komitmen Citizen terhadap keberlanjutan mencakup sejumlah program global yang menunjukkan keberkelanjutannya untuk mendukung tanggung jawab lingkungan yang lebih besar.

Visi lingkungan Citizen Group 2050 adalah cetak biru untuk mewujudkan masa depan yang berkelanjutan.

“Pada tahun 2050, Citizen berencana untuk mencapai emisi nol CO2 secara substansial dari pabrik dan kantor. Serta juga menjaga emisi CO2 di seluruh rantai nilai ke tingkat yang sedapat mungkin membatasi pemanasan global,” kata perusahaan itu.

Sebelumnya pada tahun 2021, Citizen juga meluncurkan “Sustainable Management Plan”. Manajemen berkelanjutan ini bertujuan untuk meningkatkan nilai perusahaan dengan memperluas operasi bisnis sambil mempertimbangkan masalah lingkungan dan sosial.

Penulis : Dini Jembar Wardani

Editor : Ari Rikin

Sumber : the ethos.co

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/jelang-hari-bumi-citizen-luncurkan-produk-jam-tangan-terbaru/feed/ 0
WoodWatch Hadirkan Koleksi Jam Tangan dari Kaktus https://www.greeners.co/gaya-hidup/woodwatch-hadirkan-koleksi-jam-tangan-dari-kaktus/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=woodwatch-hadirkan-koleksi-jam-tangan-dari-kaktus https://www.greeners.co/gaya-hidup/woodwatch-hadirkan-koleksi-jam-tangan-dari-kaktus/#respond Wed, 16 Feb 2022 03:00:54 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=35288 Produsen jam tangan asal Belanda, WoodWatch, baru saja memperkenalkan koleksi terbaru mereka berupa jam tangan elegan berkelanjutan. Mereka telah meluncurkan koleksi jam tangan The Cactus yang sepenuhnya terbuat dari bahan-bahan […]]]>

Produsen jam tangan asal Belanda, WoodWatch, baru saja memperkenalkan koleksi terbaru mereka berupa jam tangan elegan berkelanjutan. Mereka telah meluncurkan koleksi jam tangan The Cactus yang sepenuhnya terbuat dari bahan-bahan vegan, organik dan cruelty-free.

Sesuai seperti namanya, WoodWatch menggunakan kaktus sebagai salah satu komponen utama untuk membuat jam tangan The Cactus. Kaktus tersebut mereka olah kembali hingga menyerupai lembaran kulit dan lembaran tersebut mereka bentuk sedemikian rupa hingga berbentuk tali jam tangan. Untuk mengolah kaktus menjadi tali jam tangan, mereka bekerja sama dengan perusahaan tekstil berkelanjutan asal Meksiko, DESSERTO.

“Kulit kaktus memiliki umur yang panjang dan dapat diproduksi secara ramah lingkungan. Ia juga memiliki tekstur dan kualitas yang sama bagusnya dengan kulit hewan biasa. Itulah alasan mengapa kami memilih bahan ini,” ungkap WoodWatch dalam Inhabitat. “Mereka tidak membutuhkan banyak air. Selain itu, kulit alternatif dari kaktus juga bersifat bebas plastik, bebas racun dan bebas pewarna tambahan yang berbahaya.”

Untuk membuat koleksi jam The Cactus, WoodWatch hanya menggunakan kaktus dewasa berukuran besar yang sudah siap dipanen. Satu kaktus dewasa berukuran besar dapat menghasilkan satu meter lembaran kulit alternatif dan lembaran tersebut dapat mereka olah kembali menjadi 100 tali jam. Prosesnya pembuatannya sangat efisien dan tali jam dibuat sesuai pesanan untuk mengurangi limbah material.

Jam Kaktus WoodWatch: Mewah dan Elegan

Meskipun terbuat dari bahan-bahan organik seperti kaktus dan kayu, koleksi jam The Cactus tetap terlihat elegan, menarik dan juga mewah.  Dengan adanya koleksi jam ini, WoodWatch berhasil membuktikan bahwa fesyen berkelanjutan tidak harus selalu terlihat monoton dan membosankan.

Koleksi jam kaktus WoodWatch terdiri dari 41 jenis jam yang beragam. Seluruh jam dari koleksi tersebut memiliki penampilan yang simpel namun tetap terkesan mewah. Jam The Cactus juga terdiri dari beberapa pilihan warna klasik, seperti hitam, navy, burgundy dan juga hijau tua. Baik pria maupun wanita dapat mengenakan jam elegan ini.

Selain menggunakan kaktus sebagai bahan utama, WoodWatch juga memanfaatkan kayu untuk membuat salah satu komponen dalam jam The Cactus. Mereka menggunakan kayu yang berasal dari sumber berkelanjutan dan kayu tersebut mereka olah kembali menjadi body dari jam tangan.

Penulis: Anggi R. Firdhani

Sumber:

Inhabitat

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/woodwatch-hadirkan-koleksi-jam-tangan-dari-kaktus/feed/ 0
Jam Canggih ini Mampu Memantau Perubahan Iklim https://www.greeners.co/gaya-hidup/jam-canggih-ini-mampu-memantau-perubahan-iklim/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=jam-canggih-ini-mampu-memantau-perubahan-iklim https://www.greeners.co/gaya-hidup/jam-canggih-ini-mampu-memantau-perubahan-iklim/#respond Sat, 15 May 2021 01:30:58 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=32538 Perusahaan jam tangan asal Jepang, Veldt, telah meluncurkan sebuah produk berupa smartwatch atau jam tangan pintar bernama Luxture Aarde. Tidak seperti jam tangan pintar pada umumnya, jam tangan Luxture Aarde […]]]>

Perusahaan jam tangan asal Jepang, Veldt, telah meluncurkan sebuah produk berupa smartwatch atau jam tangan pintar bernama Luxture Aarde. Tidak seperti jam tangan pintar pada umumnya, jam tangan Luxture Aarde memiliki fitur khusus berupa Climate Action Reminder. Ya, jam canggih yang satu ini dilengkapi dengan teknologi mutakhir yang mampu memantau perubahan iklim.  

Dibekali dengan teknologi Climate Action Reminder, jam canggih ini bisa menghitung suhu rata-rata harian dari negara-negara tertentu dan juga mampu membandingkan suhu saat ini dengan suhu satu dekade lalu. Selain itu, jam Luxture Aarde juga dapat menginformasikan penggunanya mengenai tingkat paparan radiasi ultraviolet, tingkat gelombang laut, serta kondisi cuaca.

Melansir dari situs Inhabitat, penambahan fitur Climate Action Reminder pada jam Luxture Aarde bertujuan untuk membuka kesadaran para penggunanya akan perubahan iklim. Veldt ingin mengajak para pengguna jam canggih tersebut untuk selalu ingat dan awas terhadap dampak dari perubahan iklim. Tak hanya itu, Veldt juga berharap bahwa para pengguna jam Luxture Aarde dapat selalu aktif berpartisipasi dalam usaha melindungi planet Bumi.

Smartwatch by VELDT Inc. The LUXTURE AARDE. Foto : prnewswire.com

Canggih dan Penuh Gaya

Selain memiliki kemampuan untuk memantau perubahan iklim, jam pintar Luxture Aarde juga memiliki fitur-fitur canggih lainnya. Jam ini, selain dapat menerima notifikasi dari Facebook, WhatsApp, dan Instagram seperti jam pintar lainnya, juga dapat menginformasikan para penggunanya mengenai fase bulan, tingkat aktivitas, hingga detak jantung. Selain itu, jam ini juga dapat memberikan notifikasi khusus kepada penggunanya untuk tidak lupa beristirahat.

Tidak seperti smartwatch lain yang selalu membombardir penggunanya dengan beragam notifikasi, jam Luxture Aarde justru mengutamakan ketenangan para pemakainya. Jam ini akan memberikan notifikasi pada waktu yang tertentu saja, sehingga penggunanya tidak akan mudah terdistraksi. Veldt tidak ingin membuat konsumennya merasakan ketergantungan yang berlebihan terhadap jam ini.

Tak hanya memiliki fitur yang canggih, jam Luxture Aarde juga memiliki tampilan yang mewah dan penuh gaya.  Jam ini dilengkapi dengan tali yang terbuat dari bahan ramah lingkungan seperti serpihan kayu, bebatuan, dan karet yang 100% alami. Koleksi jam ini hadir dalam tiga warna, yakni warna rose gold, hitam, dan perak.

Penulis: Anggi R. Firdhani

Sumber:

Inhabitat

Cision

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/jam-canggih-ini-mampu-memantau-perubahan-iklim/feed/ 0
Berhias dengan Jam Tangan Glamor dari Sampah Plastik https://www.greeners.co/gaya-hidup/bergaya-dengan-jam-tangan-galmor-dari-sampah-plastik/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=bergaya-dengan-jam-tangan-galmor-dari-sampah-plastik https://www.greeners.co/gaya-hidup/bergaya-dengan-jam-tangan-galmor-dari-sampah-plastik/#respond Sat, 28 Nov 2020 08:00:05 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=30165 Ford merilis jam tangan baru yang terbuat 100% dari sampah plastik yang ada di laut.]]>

Hampir sembilan juta ton plastik terbuang ke lautan setiap tahunnya. Jumlah ini setara dengan membuang truk berisi sampah ke laut setiap menit. Pakar memperkirakan akan ada lebih banyak plastik di lautan daripada ikan pada tahun 2050. Menakar fakta ini, seorang desainer papan atas yang mulai memilih gaya hidup berkelanjutan, meluncurkan jam tangan yang dia produksi dengan bahan dari sampah plastik lautan. 

Menyadur dari tulisan Nicole Phelps via Vogue, Tom Ford, seorang perancang busana mengatakan, “tercemarnya lautan adalah salah satu masalah terbesar yang kita hadapi”. Ford juga menuturkan jika ekosistem laut mati, maka manusia dalam masalah besar. Akhirnya Ford mengambil tindakan. Dia merilis jam tangan baru yang terbuat 100% dari sampah plastik yang ada di laut.

Jam Tangan Sampah Plastik: Solusi Sementara

Pria yang pernah memimpin Gucci ini menciptakan jam tangan mewah dari limbah laut yang direklamasi. Ford juga menuturkan akan memberikan penghargaan US$ 1 juta kepada penemu yang mampu mendesain pengganti plastik tipis atau bahan untuk membuat polybag. Penyebabnya, penggunaan bahan plastik pembuat polybag ini menyentuh angka 1 hingga 5 triliun yang terbuang setiap tahunnya.

Ford mulai menyadari mengenai masalah plastik ini kira-kira lima tahun lalu. Saat itu, dia melihat aktor Adrian Grenier berbicara mengenai sedotan di televisi. Awalnya, dia sempat berpikir kalau pembahasan tersebut konyol. Namun, kemudian dia mereken bahwa masalah ini nyata dan pasti ada solusinya.

Dia pun mulai berrefleksi dan melakukan perubahan. Pertama, Ford beralih ke sedotan logam untuk minum kopi paginya. Kemudian, dia menukar botol plastiknya dengan botol kaca. Tak hanya dirinya, seisi rumah dan kantornya pun dia ajak untuk beralih dari bahan sekali pakai.

Baca juga: Jam Tangan Elegan Dari Kaleng Soda Bekas

Penghargaan Inovasi Pengganti Plastik

Saat ini Ford bermitra dengan Grenier dan 52HZ. 52HZ adalah badan penasihat Lonely Whale, sebuah organisasi yang didirikan aktor pada tahun 2015 bersama Lucy Sumner. Kolaborasi ini bertujuan memberi dampak positif bagi kesehatan laut lewat penghargaan inovasi yang Ford umumkan untuk menggantikan plastik.

Pemenangnya akan dia pilih pada 2022, sementara produk inovasi para pemenang akan dia bawa ke pasar pada 2025. Ford ingin produknya kelak masuk tahap produksi skala besar, karena dia sangat semangat untuk menemukan alternatif polybag. Alasannya dunia mode mengandalkan polybag untuk mengirim barang dagangan dengan aman dari pabrik ke toko atau dari gudang ke rumah. Pengaplikasian alternatif plastik ini pun tak hanya menolong lingkungan lewat industri Ford saja, melainkan cakupan lebih luas karena setiap barang yang kita beli biasanya adalah kemasan sekali pakai.

Daur Ulang Bukan Solusi Jangka Panjang

Menurut Ford, daur ulang bukanlah solusi jangka panjang. Sebagian besar plastik berakhir di tempat pembuangan sampah dan sumber air yang mengarah ke lautan. Dia ingin menghentikan siklus ini sebelum plastik semakin memenuhi laut. Maka dari itu sembari menunggu penemu yang kelak memenangkan penghargaan inovasi, Ford menjual jam tangan yang terbuat dari sampah plastik yang ada di laut. Produksi 1000 jam tangan ini setara dengan penggunaan kembali 490 pon sampah plastik, atau setiap jam tangan yang dia jual mengandung 35 botol sampah plastik dari laut.

Berhias dengan Jam Tangan Galmor dari Sampah Plastik

Setiap jamnya menggunakan 350 botol plastik bekas. Foto: Tom Ford.

Deskripsi Jam Tangan

Jam tangan yang baru saja ia luncurkan ini tetap memiliki sentuhan mewah walaupun terbuat dari plastik. Jam tangan ini serba hitam dan elegan dengan tali anyaman. Rangkanya terbuat dari stainless steel dengan tatahan plastik laut yang ia olah kembali. Jam ini berdiameter 40mm, dan bisa Anda pakai menyelam sampai kedalaman 10 meter. Tak hanya itu, jam tangan ini juga ia akui dapat bertahan lama, sehingga jamnya bisa dipakai turun menurun, dari generasi ke generasi.

Tentunya gerakan ini membutuhkan keterlibatan pemerintah, seperti larangan penggunaan plastik sekali pakai oleh Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau.

Penulis: Agnes Marpaung

Editor: Ixora Devi

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/bergaya-dengan-jam-tangan-galmor-dari-sampah-plastik/feed/ 0
Jam Tangan Elegan Dari Kaleng Soda Bekas https://www.greeners.co/ide-inovasi/jam-tangan-elegan-dari-kaleng-soda-bekas/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=jam-tangan-elegan-dari-kaleng-soda-bekas https://www.greeners.co/ide-inovasi/jam-tangan-elegan-dari-kaleng-soda-bekas/#respond Tue, 12 Aug 2014 01:00:30 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_art_design&p=5411 “What is once trash becomes treasure” adalah sebuah pepatah yang artinya apa yang menjadi sampah bagi seseorang, belum tentu sampah bagi orang lain. Alchemist Creations, sebuah pabrik yang berbasis di […]]]>

“What is once trash becomes treasure” adalah sebuah pepatah yang artinya apa yang menjadi sampah bagi seseorang, belum tentu sampah bagi orang lain. Alchemist Creations, sebuah pabrik yang berbasis di Hong Kong, benar-benar memegang teguh pepatah tersebut melalui kreasi produk-produknya. Alchemist Creations menciptakan produk upcycle dari material ‘sampah’ yang sebagian besar menggunakan alumunium daur ulang.

Didirikan oleh tiga desainer muda pada tahun 2012, Alchemist Creations mendesain ulang produk dasar menjadi produk baru yang inovatif, artistik, indah, dan yang pasti berdampak positif bagi sosial dan lingkungan, sesuai prinsip keberlanjutan. Dasi, tas laptop dan dompet adalah produk-produk yang telah diirilis sebelumnya dan semuanya menggunakan material daur ulang.

Foto: alchemisthk.com

Merek produk terbaru adalah Can Watch S, jam tangan pertama di dunia yang terbuat dari kaleng soda bekas dan bahan kulit sisa. Jam tangan karya Alchemist Creations ini perpaduan antara fungsi jam tangan dan gaya elegan material daur ulang yang justru muncul dari desainnya yang sederhana dan memperlihatkan bentuk asli dari kaleng soda bekas. Untuk keunikannya, desain Can Watch S mendapat penghargaan Red Dot Design Award sebagai Best of the Best 2013 kategori jam tangan dan perhiasan.

Can Watch S adalah produk upcycle pertama Alchemist Creations yang akan diproduksi dalam skala besar.

Foto: ecouterre.com

Alchemist Creations mempromosikan sebuah filosofi yang mereka yakini, yaitu Bersinar Dari Yang Terabaikan, dengan membuka kesempatan kerja untuk para orang dewasa dengan keterbatasan dan kebutuhan khusus di workshopnya.

Berkolaborasi dengan organisasi sosial lokal di Hong Kong, Alchemist Creations memungkinkan setiap orang, bahkan yang selama ini termarginalkan atau pra-sejahtera, untuk mengasah potensi dan membangkitkan kepercayaan dirinya.

Melalui bisnisnya, Alchemist Creations membuka jalan menuju arah desain yang inovatif dan berkelanjutan, sekaligus menunaikan tanggung jawabnya secara sosial dengan cara membantu meningkatkan kehidupan masyarakat dan memberi manfaat kepada komunitas.

(G33)

]]>
https://www.greeners.co/ide-inovasi/jam-tangan-elegan-dari-kaleng-soda-bekas/feed/ 0