Kaca - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/kaca/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Mon, 26 Feb 2018 08:28:23 +0000 id hourly 1 Limbah Kaca Bisa Diolah Jadi Baterai! https://www.greeners.co/ide-inovasi/limbah-kaca-diolah-jadi-baterai/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=limbah-kaca-diolah-jadi-baterai https://www.greeners.co/ide-inovasi/limbah-kaca-diolah-jadi-baterai/#respond Mon, 19 Feb 2018 13:27:22 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_ide_inovasi&p=20056 Nampaknya sebentar lagi baterai bisa jadi dari limbah kaca. Para peneliti dari Universitas Kalifornia bahkan sudah mempublikasikan temuan ini di jurnal ilmiah. Seperti apa penelitiannya?]]>

Di era modern ini penggunaan baterai semakin hari semakin meningkat. Hal ini bisa dilihat dari terus meningkatnya jumlah gadget atau gawai seperti smart phone, tablet, kamera hingga laptop yang diproduksi oleh perusahaan elektronik dari tahun ke tahun. Terkait dengan penggunaan baterai, limbah baterai termasuk dalam limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) dan proses penguraian limbahnya membutuhkan waktu sampai dengan seratus tahun lamanya.

Sadar akan besarnya ancaman pencemaran limbah baterai terhadap lingkungan hidup, Cengiz Ozkan, profesor teknik mesin, dan Mihri Ozkan, profesor teknik elektro di Riverside’s Bourns College of Engineering, University of California, melakukan penelitian dengan menggunakan limbah botol kaca sebagai bahan alternatif untuk membuat baterai. Penelitian mengenai baterai limbah kaca ini dimuat dalam jurnal Nature Scientific Reports yang berjudul Silicon Derived from Glass Bottles as Anode Materials for Lithium Ion Full Cell Batteries.

Setelah melihat miliaran botol kaca yang berada di tempat pembuangan sampah setiap tahun, para peneliti mencoba mengubah silikon dioksida yang terdapat dalam limbah botol minuman menjadi nanopartikel silikon yang memiliki kemurnian tinggi untuk baterai lithium-ion. Melalui proses kimia berbiaya rendah, para peneliti ini berhasil menciptakan anoda nanosilikon yang dapat digunakan pada baterai lithium-ion berkinerja tinggi.

baterai

Gambar: University of California – Riverside via Youtube

Anoda silikon dapat menyimpan energi hingga 10 kali lebih banyak daripada anoda grafit konvensional, namun pemuaian dan penyusutan selama pengisian dan pelepasan membuatnya tidak stabil. Untuk mengurangi masalah ini, para peneliti mengubah silikon ke skala nano dan menggabungkan bentuk silicon dioxide yang melimpah dan relatif murni. Melalui proses tersebut para peneliti berhasil menciptakan baterai setengah sel lithium-ion yang menyimpan energi hampir empat kali lebih banyak dari anoda grafit konvensional.

Untuk membuat anoda, para peneliti menggunakan proses tiga langkah yang melibatkan penghancuran dan penggilingan botol kaca hingga halus, pengurangan magnesiothermic untuk mengubah silikon dioksida menjadi silikon berstruktur nano, dan terakhir melapisi nanopartikel silikon dengan karbon untuk meningkatkan stabilitas dan sifat penyimpanan energinya.

Changling Li, seorang mahasiswa pascasarjana di bidang sains dan teknik material dan penulis utama di jurnal tersebut, mengatakan satu botol kaca menyediakan cukup nanosilicon untuk ratusan atau tiga-lima kantong sel koin baterai.

“Kami memulai dengan mengolah produk limbah yang ada di tempat pembuangan sampah dan menciptakan baterai yang menghemat lebih banyak energi, lebih cepat terisi dayanya, dan lebih stabil daripada baterai sel koin komersial. Oleh karena itu, kami memiliki kandidat yang sangat menjanjikan untuk baterai lithium-ion generasi mendatang,” ujar Li.

Penelitian ini merupakan rangkaian terbaru dari serangkaian proyek yang dipimpin oleh Mihri dan Cengiz Ozkan untuk menciptakan anoda baterai lithium-ion dari bahan ramah lingkungan. Penelitian sebelumnya berfokus pada pengembangan dan pengujian anoda dari jamur portabella, pasir, dan tanah diatom.

Penulis: DS/G43

]]>
https://www.greeners.co/ide-inovasi/limbah-kaca-diolah-jadi-baterai/feed/ 0
Kilau Mozaik Kaca dari Botol Bekas https://www.greeners.co/ide-inovasi/kilau-mozaik-kaca-dari-botol-bekas/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kilau-mozaik-kaca-dari-botol-bekas https://www.greeners.co/ide-inovasi/kilau-mozaik-kaca-dari-botol-bekas/#respond Tue, 17 Feb 2015 08:46:56 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_art_design&p=7447 Warna-warni yang memantul dari potongan-potongan kaca dalam kaca mozaik kerap menimbulkan kekaguman. Di tangan seniman, setiap kepingan kaca yang dipadukan dalam pola tertentu mampu melahirkan karya seni yang tak lekang […]]]>

Warna-warni yang memantul dari potongan-potongan kaca dalam kaca mozaik kerap menimbulkan kekaguman. Di tangan seniman, setiap kepingan kaca yang dipadukan dalam pola tertentu mampu melahirkan karya seni yang tak lekang oleh waktu.

Nikki Ella Whitlock, seorang seniman asal Inggris, menciptakan karya yang menggugah dan menakjubkan dengan menggunakan bahan bekas. Bahan utamanya adalah gelas kaca yang didapatnya dari toko barang bekas dan tempat sampah.

Seringnya Whitlock menggunakan botol wine bekas. Ia mengumpulkan botol wine dalam berbagai warna, biasanya berwarna hijau, coklat, emas, dan biru. Botol-botol itu kemudian ia pecahkan lantas merangkai pecahannya menjadi pola dan gambar yang ia inginkan. Setelah material terpasang, ia membakarnya di Kiln (tempat pembakaran keramik) sehingga semua material menyatu.

Foto: © Nikki Ella Whitlock/www.nikki-ella-whitlock.co.uk

Foto: © Nikki Ella Whitlock/www.nikki-ella-whitlock.co.uk

Terkadang wanita yang tinggal di Derbyshire ini tidak hanya menggunakan botol kaca saja, namun juga menggabungkannya dengan material lain yang sama, yaitu kaca dan materi organik seperti, kalung tidak terpakai, bulu merak, dan manik-manik.

Barang seni maupun karya furnitur buatan Whitlock kerap memasukan gambar bunga-bungaan, tetumbuhan, dan bintang yang semuanya menyatu dalam warna-warni yang cerah. Gabungan warna yang dirangkai menjadi gambar tersebut mengeluarkan efek yang dramatis, apalagi jika karya ini terkena sinar cahaya lampu dan matahari.

Foto: © Nikki Ella Whitlock/www.nikki-ella-whitlock.co.uk

Foto: © Nikki Ella Whitlock/www.nikki-ella-whitlock.co.uk

Nikki Ella Whitlock pada akhirnya mampu menciptakan karya seni dari benda-benda tidak terpakai dan tua menjadi mozaik yang mengagumkan. Karyanya tidak hanya menginspirasi namun juga memberi kehidupan baru untuk botol-botol kaca bekas, baik sebagai karya seni maupun benda fungsional.

(G15)

]]>
https://www.greeners.co/ide-inovasi/kilau-mozaik-kaca-dari-botol-bekas/feed/ 0
Menteri Lingkungan Hidup Tandatangan Kerjasama Pengelolaan Lingkungan Indonesia – Jepang https://www.greeners.co/berita/menteri-lingkungan-hidup-tandatangan-kerjasama-pengelolaan-lingkungan-indonesia-jepang/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=menteri-lingkungan-hidup-tandatangan-kerjasama-pengelolaan-lingkungan-indonesia-jepang https://www.greeners.co/berita/menteri-lingkungan-hidup-tandatangan-kerjasama-pengelolaan-lingkungan-indonesia-jepang/#respond Fri, 07 Dec 2012 03:00:39 +0000 http://www.greenersmagz.com/?p=3238 Jakarta (Greenersmagz) – Disela-sela penyelenggaraan Konferensi PBB tahunan ke-18 perubahan iklim (Conference of the Parties/COP)  UNFCCC di Doha, Qatar, pemerintah Indonesia dan pemerintah Jepang sepakat untuk meningkatkan kerjasama di bidang […]]]>

Jakarta (Greenersmagz) – Disela-sela penyelenggaraan Konferensi PBB tahunan ke-18 perubahan iklim (Conference of the Parties/COP)  UNFCCC di Doha, Qatar, pemerintah Indonesia dan pemerintah Jepang sepakat untuk meningkatkan kerjasama di bidang pengelolaan dan penanganan permasalahan lingkungan yang selama ini telah terjalin selama lebih dari 20 tahun mulai dari tahun 1989.

Disebutkan dalam sebuah rilis resmi delegari RI, Memorandum Kerjasama antara Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Indonesia dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Jepang ditandatangani oleh Menteri Lingkungan Hidup Indonesia Balthasar Kambuaya dan Menteri Lingkungan Hidup Jepang Horiyuki Nagahama di Sekretariat Delegasi Jepang di tempat konferensi COP18 di Qatar National Convention Center, Doha, pada Rabu (5/12). Penandatanganan tersebut juga disaksikan oleh Duta Besar Indonesia untuk Qatar Deddy Saiful Hadi.

Usai menandatangani memorandum kerjasama tersebut, Menteri LH Balthasar Kambuaya mengatakan ada dua hal menonjol yang akan dilakukan dalam kerangka kerjasama tersebut yaitu pembentukan Pusat Kajian Kebijakan Lingkungan dan pembentukan Sistem Inventarisasi Gas Rumah Kaca Nasional.

Jepang sendiri mempunyai pengalaman dan telah sukses melakukan inventarisasi gas rumah kaca (GRK) dari sektor-sektor pengemisi. Hasil inventarisasi telah membantu KLH Jepang dalam mengidentifikasi sumber emisi GRK dan strategi penanganan perubahan iklim di negaranya.

Melihat keberhasilan itu, Jepang akan membantu Indonesia melalui KLH untuk membentuk Pusat Inventarisasi GRK Nasional yang bertugas untuk mengumpulkan, mengkoordinir, mereview dan melakukan kontrol kualitas inventarisasi GRK yang dilakukan oleh kementerian dan lembaga yang terkait.

Sedangkan Wakil Menteri Lingkungan Hidup Jepang Ryutaro Yatsu mengatakan pihaknya melalui badan National Institute of Environmental Studies mempunyai pengalaman dan pengetahuan dalam metodologi, modeling dan pengukurang terhadap dampak perubahan iklim di Jepang bahkan di lingkup Asia. Untuk itu Kementerian Lingkungan Hidup Jepang siap untuk membagi pengetahuan tersebut kepada Indonesia. sekaligus memperkuat Pusat Kajian Kebijakan Lingkungan Hidup yang diharapkan menjadi pusat kajian lingkungan dan perubahan iklim di tingkat Asia Tenggara.

Memorandum kerjasama KLH Jepang dan Indonesia merupakan kerjasama partnership yang setara dengan lingkup kerjasama dalam hal pencemaran udara, pencemaran air, perubahan iklim, manajemen bahan kimia, promosi kesadaran lingkungan, teknologi lingkungan, kota berwawasan lingkungan, perlindungan lapisan ozon dan area kerjasama lain dalam lingkup perlindungan dan perbaikan lingkungan hidup yang akan disepakati bersama Indonesia dan Jepang.
Menteri LH Balthasar Kambuaya mengharapkan dengan penandatanganan memorandum kerjasama yang berlaku selama tiga tahun tersebut, akan lebih meningkatkan kapasitas kerjasama pada berbagai bidang isu lingkungan dan isu perubahan iklim di masa mendatang. (G08)

]]>
https://www.greeners.co/berita/menteri-lingkungan-hidup-tandatangan-kerjasama-pengelolaan-lingkungan-indonesia-jepang/feed/ 0