kampanye hidup sehat - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/kampanye-hidup-sehat/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Sun, 16 Aug 2015 12:35:25 +0000 id hourly 1 Adopsi Sungai Ala Mapala UI dalam Runforiver https://www.greeners.co/aksi/adopsi-sungai-ala-mapala-ui-dalam-runforiver/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=adopsi-sungai-ala-mapala-ui-dalam-runforiver https://www.greeners.co/aksi/adopsi-sungai-ala-mapala-ui-dalam-runforiver/#respond Sun, 16 Aug 2015 12:28:25 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=10807 Depok (Greeners) – Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI) akan kembali mengadakan Runforiver UI Half Marathon untuk yang ketiga kalinya. Acara kompetisi lari yang mengusung kampanye kepedulian terhadap Sungai […]]]>

Depok (Greeners) – Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI) akan kembali mengadakan Runforiver UI Half Marathon untuk yang ketiga kalinya. Acara kompetisi lari yang mengusung kampanye kepedulian terhadap Sungai Ciliwung ini akan dilaksanakan pada tanggal 6 September 2015 mendatang di Kompleks Universitas Indonesia (UI).

Ketua Mapala UI periode 2015 Firman Arif menyatakan bahwa Runforiver merupakan acara sosial yang mengkolaborasikan budaya hidup sehat dengan berlari dan beraksi nyata untuk lingkungan, terutama sungai.

“Semakin banyak orang yang terlibat dan ikut turun untuk menyebarluaskan dan beraksi nyata demi Ciliwung, maka cita-cita untuk membuat Ciliwung yang lebih baik bisa diwujudkan sedikit demi sedikit,” ujarnya.

Sebelum berkampanye melalui kegiatan Runforiver, Mapala UI telah lebih dulu membuat program Ciliwung Clean Up. Program ini bertujuan untuk membangun kesadaran terhadap lingkungan Sungai Ciliwung dengan melihatnya lebih dekat.

Sejak diadakan pertama kali pada tahun 2013, kompetisi Runforiver telah menarik ribuan orang untuk ikut serta. Foto: dok. Runforiver Mapala UI

Sejak diadakan pertama kali pada tahun 2013, kompetisi Runforiver telah menarik ribuan orang untuk ikut serta. Foto: dok. Runforiver Mapala UI

Sungai Ciliwung dipilih dalam program ini karena sungai ini kini semakin penuh dengan sampah namun masih menjadi lokasi bermain masyarakat sekitar dan sumber penelitian berbagai kalangan. Selain itu, sungai ini mengalir melalui dua provinsi yang dekat dengan lokasi kampus UI, yakni Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Dari program Ciliwung Clean Up, ditemukan berbagai fakta yang menjadi sumber permasalahan yang dihadapi Sungai Ciliwung. Oleh karena itu, digagaslah program River Adaption atau adopsi sungai. Dalam program ini, sungai dibagi-bagi sesuai wilayah administrasinya hingga ke tingkat RW (rukun warga) dan diberdayakan kembali oleh masyarakat sekitar sesuai dengan solusi dari permasalahan yang dihadapi, mulai dari penanaman bibit pohon, pendidikan masyarakat sekitar, serta pendampingan masyarakat.

Program River Adoption yang digagas oleh Mapala UI ini didukung penuh oleh Universitas Indonesia dan Komunitas Peduli Ciliwung (KPC) Depok. Untuk membuat program ini semakin dikenal masyarakat, dibuatlah Runforiver UI Half Marathon.

“Nama Runforiver sendiri diambil dari Bahasa Inggris, yaitu run for river yang berarti berlari untuk sungai. Selain itu juga bisa diartikan sebagai run for (e)ever yang berarti berlari untuk selamanya. Diharapkan nantinya gerakan ini akan berlangsung berkesinambungan dan lebih banyak masyarakat yang turun langsung untuk mengadopsi sungai,” ujar Firman.

Runforiver 2015 akan dilaksanakan pada tanggal 6 September 2015 mendatang di Kompleks Universitas Indonesia (UI). Foto: dok. Runforiver Mapala UI

Runforiver 2015 akan dilaksanakan pada tanggal 6 September 2015 mendatang di Kompleks Universitas Indonesia (UI). Foto: dok. Runforiver Mapala UI

Sebagai informasi, tahun ini Runforiver mengusung tagline “100% donate” yang berarti seluruh biaya pendaftaran kompetisi ini akan disumbangkan untuk program River Adoption. Ada tiga kategori jarak yang dilombakan dalam kompetisi ini, yaitu 21km, 10km, dan 5km. Kompetisi ini terbuka untuk umum, baik WNI maupun WNA.

Selain itu, ada pula Ciliwung Rally, seminar mengenai teknik berlari dan tes rute Runforiver yang dapat diikuti oleh semua kalangan. Informasi lengkap mengenai kompetisi ini dapat dilihat dalam situs Runforiver.com.

“Semakin banyak yang mau berkontribusi, semakin besar harapan untuk Ciliwung yang lebih baik,” pungkas Firman.

(*)

]]>
https://www.greeners.co/aksi/adopsi-sungai-ala-mapala-ui-dalam-runforiver/feed/ 0
Mengawali Pagi dengan Kiwi Penuhi Nutrisi Harian https://www.greeners.co/aksi/mengawali-pagi-dengan-kiwi-penuhi-nutrisi-harian/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=mengawali-pagi-dengan-kiwi-penuhi-nutrisi-harian https://www.greeners.co/aksi/mengawali-pagi-dengan-kiwi-penuhi-nutrisi-harian/#respond Sat, 06 Jun 2015 04:54:34 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=9479 Jakarta (Greeners) – Sarapan dengan menyantap buah, kurang disukai masyarakat Indonesia karena dianggap dapat membuat sakit perut di pagi hari. Meminimalisir kesalahpahaman ini, Zespri meluncurkan kampanye “Awali Dengan Kiwi” untuk […]]]>

Jakarta (Greeners) – Sarapan dengan menyantap buah, kurang disukai masyarakat Indonesia karena dianggap dapat membuat sakit perut di pagi hari. Meminimalisir kesalahpahaman ini, Zespri meluncurkan kampanye “Awali Dengan Kiwi” untuk mengajak masyarakat Indonesia memulai sarapan dengan buah kiwi.

Menyantap buah kiwi untuk sarapan menjadi salah satu cara paling mudah untuk menjaga metabolisme tubuh. Seperti dikatakan oleh Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, MSc. MS. SpGK, dokter spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, bahwa pada pagi hari tubuh membutuhkan nutrisi yang lengkap dan nutrisi tersebut bisa diperoleh dengan mengonsumsi buah kiwi.

“Kiwi mengandung vitamin C dan serat yang tinggi, antioksidan, mineral dan vitamin E serta berbagai nutrisi lainnya. Bahkan berdasarkan penelitian, buah kiwi dapat memperbagus mood seorang pria di pagi hari,” ujarnya dalam kampanye “Awali Dengan Kiwi” di Jakarta (04/06/2015).

Beberapa jurnal kesehatan menemukan bahwa makan pagi yang sehat dapat meningkatkan kemampuan berpikir dan konsentrasi, memperbaiki mood, serta menurunkan kadar stress. Berdasarkan hasil riset dari University of Otago di Dunedin, New Zealand, mengonsumsi buah kiwi Gold sebanyak dua buah sehari dapat mengurangi mood yang buruk, kelelahan dan depresi serta menaikkan semangat untuk beraktifitas.

Dijelaskan pula oleh Deviana Nugraeni, Chief Representative Zespri untuk Indonesia, bahwa kampanye ini berguna untuk mengedukasi masyarakat bahwa buah kiwi memiliki kandungan nutrisi yang berlipat dibanding buah-buahan lainnya.

“Dalam memilih buah kiwi ini, kami tidak main-main, karena itu (kiwi) melalui beberapa tes untuk akhirnya sampai pada negara-negara yang kami tuju. Buah kiwi memang bagus untuk dikonsumsi karena kaya manfaat,” imbuhnya.

Buah kiwi memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan konsumennya. Selain membantu proses metabolisme, kiwi juga bermanfaat untuk meningkatkan sistem imun, meningkatkan energi, menjaga kadar gula, sumber nutrisi yang baik untuk pertumbuhan anak dan ibu hamil, dan mencegah radikal bebas.

Manfaat buah kiwi ini juga diamini oleh Marcel Chandrawinata, Laura Basuki dan Mona Ratuliu yang turut hadir dalam acara tersebut. Menurut pengakuan ketiga selebriti yang telah mengonsumsi kiwi lebih dari satu tahun ini, buah kiwi memiliki efek yang besar bagi metabolisme tubuh mereka saat melakukan kegiatan sehari-hari serta mood yang bagus dari pagi hingga malam.

Penulis: Gloria Safira

]]>
https://www.greeners.co/aksi/mengawali-pagi-dengan-kiwi-penuhi-nutrisi-harian/feed/ 0
Berbisnis Sekaligus Mengampanyekan Perbaikan Infrastruktur Jalan Raya https://www.greeners.co/sosok-komunitas/berbisnis-sekaligus-mengampanyekan-perbaikan-infrastruktur-jalan-raya/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=berbisnis-sekaligus-mengampanyekan-perbaikan-infrastruktur-jalan-raya https://www.greeners.co/sosok-komunitas/berbisnis-sekaligus-mengampanyekan-perbaikan-infrastruktur-jalan-raya/#respond Wed, 03 Dec 2014 11:44:52 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_community_act&p=6628 Jakarta (Greeners) – Permasalahan infastruktur jalan raya selalu menjadi polemik yang terus diperdebatkan. Berbagai pakar dan ahli turut berebut menyampaikan pandangannya terkait penyelesaian permasalahan infrastruktur jalan raya. Di DKI Jakarta, […]]]>

Jakarta (Greeners) – Permasalahan infastruktur jalan raya selalu menjadi polemik yang terus diperdebatkan. Berbagai pakar dan ahli turut berebut menyampaikan pandangannya terkait penyelesaian permasalahan infrastruktur jalan raya.

Di DKI Jakarta, Pemerintah tengah membangun sebuah kendaraan massal yang digadang-gadang mampu mengurangi kemacetan Ibukota. Sementara itu, para pejalan kaki dan pesepeda dibuat tak berdaya dengan kondisi infrastruktur yang semrawut di Jakarta. Berbagai kebijakan pun dibuat. Namun, kenyataan yang ada seolah menyatakan pesepeda dan pejalan kaki bukanlah bagian dari bagian pengguna jalan raya.

Dalam keadaan tersebut, sebuah bisnis jasa pengantar barang bersepeda dibentuk. Untuk apa? Mungkin banyak yang menyepelekan peran pesepeda di jalan raya. Mungkin juga banyak yang berpendapat bahwa sepeda hanya moda transportasi jarak pendek yang hanya akan menyusahkan jika dijadikan moda transportasi utama di Jakarta.

Namun, Founder dari Westbike Messenger Service (WMS), Hendi Rachmat menyangkal hal tersebut. Menurutnya, permasalahan jalan raya di Jakarta hanyalah infrastruktur. Ia berpendapat, jika pemerintah serius dalam membenahi infrastruktur jalan raya, maka tidak sulit untuk merubah pola pikir masyarakat tentang sepeda dan membuat mereka semua mulai melirik sepeda menjadi sebuah moda transportasi sehari-hari.

“Jika infrastrukturnya memadai, banyak kok yang menggunakan sepeda. Sekarang kalau masyarakat mau pakai sepeda tapi enggak ada jalur yang pasti dan malah membahayakan si pesepeda, kan sama saja bohong,” ungkapnya saat menerima kunjungan dari Greeners di markas WMS, Pasar Santa, Jakarta Selatan, Selasa (02/12).

Founder dari Westbike Messenger Service (WMS), Hendi Rachmat. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Pada kesempatan tersebut, Hendi menjelaskan bahwa WMS adalah pengantaran paket cepat dengan menggunakan berbagai jenis sepeda milik para kurirnya. Jasa pengiriman dengan sepeda ini didirikan pada Oktober 2013 bersama dengan Duenno Ludissa sebagai partner pertamanya.

Hendi menjelaskan, ide mendirikan WMS ini berawal dari kecintaannya pada sepeda. Setelah sepeda fixie booming dan surut kembali pada tahun 2010-2012, Hendi berpikir bagaimana merawat kecintaannya pada sepeda ini agar tetap berjalan. Mendapat gagasan dari kota-kota besar, seperti New York, San Francisco, dan California, Hendi coba menjawab masalah macet Jakarta.

“Pada hari kerja pukul 09.00 sampai pukul 19.00, kebutuhan pengiriman cepat tanpa banyak hambatan dan perantara jadi mendesak. Untuk itu, WMS menawarkan paket VVIP dengan jaminan dua jam sampai dan VIP yang sampai pada hari yang sama,” tambahnya.

Karena jaminan kepastian sampai dan kampanye hidup sehat yang ditawarkan, pengguna jasa kurir sepeda pun meluas, diantaranya ada produsen makanan Puravida. Selain itu, Kedutaan Besar Norwegia juga menggunakan jasa WMS untuk pengantaran surat.

“Selain itu, uji coba pembatasan sepeda motor di jalan-jalan protokol menjadi keuntungan tersendiri dalam bisnis ini,” pungkasnya.

Hendi menyewa empat los di lantai dua Pasar Santa yang tumbuh sebagai pusat aktivitas kreatif anak muda sebagai base camp WMS. Lebih jauh ia menerangkan bahwa hanya mengantarkan barang berdimensi 40x25x20 dengan berat maksimal 9 kg. Dengan jumlah crew sebanyak 17 orang, WMS mampu mengantarkan barang pesanan tersebut ke wilayah Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan dengan pengantaran yang tidak pernah lewat dari dua jam.

(G09)

[See image gallery at www.greeners.co]

]]>
https://www.greeners.co/sosok-komunitas/berbisnis-sekaligus-mengampanyekan-perbaikan-infrastruktur-jalan-raya/feed/ 0