Kampung3R - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/kampung3r/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Sun, 01 Mar 2015 01:51:42 +0000 id hourly 1 Menangkap Sampah Menyalurkan Solusi Lewat Kampung 3R https://www.greeners.co/berita/menangkap-sampah-menyalurkan-solusi-lewat-kampung-3r/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=menangkap-sampah-menyalurkan-solusi-lewat-kampung-3r https://www.greeners.co/berita/menangkap-sampah-menyalurkan-solusi-lewat-kampung-3r/#respond Sun, 17 Jun 2012 03:00:11 +0000 http://www.greenersmagz.com/?p=2871 Jakarta (Greeners) – Tong! Tang! Teng! Tung! Tang! Teng! bam! bam! Suara dentuman perkusi dari tong bekas menggema ke seluruh gedung pameran Pekan Lingkungan Indonesia (PLI) 2012. Dengan asik Ismail […]]]>

Jakarta (Greeners) – Tong! Tang! Teng! Tung! Tang! Teng! bam! bam! Suara dentuman perkusi dari tong bekas menggema ke seluruh gedung pameran Pekan Lingkungan Indonesia (PLI) 2012.

Dengan asik Ismail memukul alat perkusi daur ulang milik kelompok musik Sirkus Perkusi dalam “Workshop Bunyi” yang digelar Kampung 3R. Ismail adalah salah satu dari lima puluh murid SDN 15 Karet Tengsin Jakarta Pusat yang diundang untuk hadir mengikuti edukasi mengenai sampah di area Kampung 3R PLI 2012.

Workshop Bunyi bertujuan untuk memberikan ruang bermain yang sehat bagi anak-anak SD sekaligus ajang edukasi mengenai pemilahan sampah. “Kepolosan energi anak adalah Modal Akal utama yang akan menumbuhkan Rasa melalui proses yang menyenangkan” jelas Edi Bonetski selaku kordinator dari Sirkus Perkusi. “Sehingga mereka dengan secara mudah menyerap informasi yang kami coba sampaikan” tambahnya.

Sejak tanggal 14 – 17 Juni , Kampung 3R digelar dalam rangkaian PLI 2012 untuk melakukan monitoring pemilahan sampah serta memberikan edukasi kepada pengunjung PLI 2012 dalam hal pemilahan sampah di sumbernya. Kerjasama antara Greeners Magazine (greenersmagz.com) , Kementerian Lingkungan Hidup dan PT Indonesia Power ini telah dilakukan untuk yang kedua kalinya dalam rangkaian Pekan Lingkungan Indonesia.

Chief Editor Greenersmagz.com Syaiful Rochman mengatakan bahwa Kampung 3R adalah salah satu aksi nyata dari Greeners Magazine sebagai media lingkungan hidup. “Dalam penanganan masalah lingkungan hidup, utamanya adalah perubahan prilaku dengan aksi nyata. Ini adalah salah satu bukti kami sebagai media yang juga aktif turun ke lapangan untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat” jelasnya

Dalam pelaksanaan kali ini, Kampung 3R dibantu oleh 15 orang relawan dari Sekolah Tinggi Manajemen Industri (STMI DEPPERIN) yang secara aktif memandu pengunjung untuk memilah sampah di area PLI 2012. Risky Anggun Kurnia mengatakan bahwa dirinya yang baru pertama kali menjadi relawan Kampung 3R sangat terkejut ketika melihat respon pengujung waktu diajak memilah sampah. “Ada yang sangat antusias mendukung program ini tapi ada juga yang hanya memandang sebelah mata dan berlalu begitu saja” ujarnya sambil tersenyum.

Dalam waktu 4 hari selama pelaksanaan PLI 2012 total sampah terpilah yang berhasil ‘ditangkap’ oleh tim Kampung 3R adalah 81,3 kg sampah Organik , 60,5 kg sampah plastik (campuran), 4,9 kg styrofoam, 0,6 kg sampah logam, 69,3 kg sampah kertas serta 1,4 kg sampah kaca. Seluruh sampah terpilah diatas telah disalurkan kepada Bank Sampah di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup RI. (G08)

]]>
https://www.greeners.co/berita/menangkap-sampah-menyalurkan-solusi-lewat-kampung-3r/feed/ 0
Kampung 3R; Mengelola Sampah Event, Menjawab Tantangan Sampah Perkotaan. https://www.greeners.co/berita/kampung-3r-mengelola-sampah-event-menjawab-tantangan-sampah-perkotaan/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kampung-3r-mengelola-sampah-event-menjawab-tantangan-sampah-perkotaan https://www.greeners.co/berita/kampung-3r-mengelola-sampah-event-menjawab-tantangan-sampah-perkotaan/#respond Fri, 15 Jun 2012 14:57:32 +0000 http://www.greenersmagz.com/?p=2862 Jakarta (Greeners) – Menurut laporan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, sampah yang timbul setiap hari dari wilayah DKI Jakarta mencapai minimal 6 ribu ton perhari. Hanya dalam dua hari saja […]]]>

Jakarta (Greeners) – Menurut laporan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, sampah yang timbul setiap hari dari wilayah DKI Jakarta mencapai minimal 6 ribu ton perhari. Hanya dalam dua hari saja timbulan sampah DKI Jakarta setara dengan luasan Candi Borobudur.

Sebagai Daerah Khusus Ibukota, Jakarta tentu menjadi pusat kegiatan segala jenis aktifitas warga Indonesia. Sebagai pusat kota banyak kegiatan/event yang diselenggarakan dalam rangka promosi, edukasi atau hanya untuk hiburan. Setiap penyelenggaraan event tentu akan mengundang banyak pengunjung. Bisa dibayangkan apabila setiap pengunjung event rata-rata menghasilkan dua kilogram sampah, maka berapa sampah yang dihasilkan dalam satu event yang mendatangkan seribu bahkan hingga puluhan ribu pengunjung?.

Sejak tahun 2008, Kementerian Lingkungan Hidup bersama dengan Greeners Magazine (greenersmagz.com) mengembangkan program Zero Waste Event (ZWE) dalam beberapa kali pelaksanaan event besar di wilayah Jakarta. Dibantu oleh dukungan pihak swasta yang berperan sebagai sponsor, ZWE mengajak ribuan pengunjung event untuk berpartisipasi memilah sampah di sumbernya melalui aktifitas yang mudah dan menyenangkan. Tercatat dalam event Java Jazz Festival tahun 2008 & 2009, Jak Jazz 2009 dan Pekan Lingkungan Indonesia tahun 2009, 2010 dan 2011 program ZWE dengan sukses dilaksanakan.

Pada pelaksanaan Pekan Lingkungan Indonesia 2011 tahun lalu, program ZWE dilaksanakan menggunakan nama “Kampung 3R”, dengan tujuan untuk lebih memberikan ruang terhadap kampanye pengelolaan sampah yang lebih luas lagi.

Syaiful Rochman selaku penanggungjawab program “Kampung 3R” menjelaskan pada dasarnya “Kampung 3R” harus menjadi bagian dalam penyelenggaraan event itu sendiri. “Kampung 3R bisa diterapkan hampir pada seluruh jenis event, indoor maupun outdoor, selayaknya memang setiap event menerapkan program ini dalam rangka turut serta mengurangi timbulan sampah atas penyelenggaraan event tersebut” jelasnya. Ia menambahkan bahwa “Kampung 3R” juga berperan sebagai area khusus edukasi sampah bagi pengunjung event yang tengah berjalan, sehingga pengunjung bisa mengalami langsung proses pemilahan atas sampahnya sendiri.

Tahun ini “Kampung 3R” akan digelar pada pelaksanaan Pekan Lingkungan Indonesia (PLI) yang bertempat di Hall Cendrawasih Jakarta Convention Centre pada tanggal 14 – 17 Juni 2012.

Selain menyebarkan wadah sampah dengan pemilahan sampah basah dan sampah kering sebanyak 10 titik, “Kampung 3R” akan bertugas untuk melakukan perhitungan berapa banyak sampah yang bisa dikelola selama 4 hari. Seluruh sampah hasil “tangkapan” akan dilaporkan pada penutupan acara PLI 2012.

Disamping itu dalam area booth “Kampung 3R” disajikan dekorasi yang terbuat dari bahan daur ulang yang sekaligus sebagai ajakan bagi pengunjung untuk mulai memanfaatkan sampah yang ada disekitarnya.

Deputi Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Lingkungan Hidup Ilyas Asaad menyampaikan bahwa pihaknya sangat menghargai apa yang dilakukan greenersmagz.com dan semua pihak yang mengembangkan program zero waste event. “Seperti itulah sebenarnya harapan pemerintah, bahwa seluruh stakeholder bersama melakukan pengelolaan lingkungan hidup dan seyogyanya pelaksanaan zero waste event menjadi program seluruh event yang dilaksanakan di tanah air” jelasnya.

Dukungan positif pun hadir dari PT Indonesia Power yang merupakan anak perusahaan PLN untuk menjadi salah satu sponsor “Kampung 3R” tahun ini.

“Sebagai pengelola pembangkit listrik, kami merasakan langsung betapa sampah seringkali mengganggu operasi pembangkit, yang dampaknya nanti diterima oleh konsumen.” Jelas Sekretaris Perusahaan PT Indonesia Power, Noesita Indriani, MBA. Ia juga mencontohkan bagaimana timbunan sampah menyebabkan waduk Saguling menjadi ‘septic-tank’ terbesar di dunia yang dampaknya bisa mengurangi umur pembangkit atau buruknya kualitas air sungai yang digunakan sebagai air pendingin untuk PLTGU Priok dan ekosistem pesisir Jakarta sehingga merusak peralatan pembangkit listrik.
Hal diatas membuat Indonesia Power ingin berbagi kesadaran untuk mengelola sampah dengan baik. “Ini dilakukan secara internal melalui program budaya perusahaan dan green office, program perbaikan lingkungan pesisir dan DAS, termasuk program pengelolaan sampah organik menjadi kompos atau biogas, daur ulang sampah kantor maupun berbagai kampanye dan pendidikan lingkungan, termasuk melalui Kampung 3R.” pungkas Noesita.

Dalam pelaksanaanya tahun ini, “Kampung 3R” di dukung oleh 15 relawan yang berperan sebagai edukator dari Sekolah Tinggi Manajemen Industri (STMI DEPPERIN) serta akan mengundang sekitar seratus siswa/i sekolah dasar setiap hari untuk diberikan edukasi serta simulasi pemilahan sampah di lokasi.

Tim “Kampung 3R” akan memonitor seluruh sampah yang berhasil dipilah selama kegiatan dan akan melaporkannya kepada pihak penyelenggara pada waktu penutupan kegiatan pameran PLI 2012. Tentunya seluruh sampah yang terkumpul melalui “Kampung 3R” tidak akan disalurkan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), melainkan akan dikelola oleh tim “Kampung 3R” sendiri untuk kepentingan kampanye selanjutnya. (G08)

]]>
https://www.greeners.co/berita/kampung-3r-mengelola-sampah-event-menjawab-tantangan-sampah-perkotaan/feed/ 0