Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/klaster-filantropi-lingkungan-hidup-dan-konservasi/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Fri, 21 Jun 2024 03:50:00 +0000 id hourly 1 Klaster Filantropi Lingkungan Tanam Pohon Serentak di 18 Provinsi https://www.greeners.co/aksi/klaster-filantropi-lingkungan-tanam-pohon-serentak-di-18-provinsi/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=klaster-filantropi-lingkungan-tanam-pohon-serentak-di-18-provinsi https://www.greeners.co/aksi/klaster-filantropi-lingkungan-tanam-pohon-serentak-di-18-provinsi/#respond Fri, 21 Jun 2024 03:50:00 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=44069 Jakarta (Greeners) – Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi (KFLHK) menyelenggarakan penanaman pohon serentak di 18 provinsi Indonesia. Kegiatan penenaman tersebut merupakan salah satu aksi dalam rangka memperingati Hari Lingkungan […]]]>

Jakarta (Greeners) – Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi (KFLHK) menyelenggarakan penanaman pohon serentak di 18 provinsi Indonesia. Kegiatan penenaman tersebut merupakan salah satu aksi dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

KFLHK merupakan sebuah kumpulan organisasi yang terdiri dari Perhimpunan Filantropi Indonesia, Dompet Dhuafa, Belantara Foundation, Dompet Dhuafa Volunteer (DDV), dan Disaster Management Center Dompet Dhuafa. Pada kegiatan penanaman, mereka juga menggandeng komunitas Ciliwung Muara Bersama.

Sejumlah organisasi tersebut memiliki visi untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan lingkungan. Ada banyak aksi yang KFLHK sudah lakukan, salah satunya menanam pohon serentak.

KFLHK menargetkan 3.000 bibit pohon ntuk ditanam serentak di 18 provinsi. Jenis bibit yang mereka tanam antara lain mangrove, jambu, alpukat, durian, nangka, dan mangga.

Jenis bibit tersebut mereka pilih karena dapat menghasilkan buah yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Tidak hanya itu, bibit pohon tersebut juga merupakan sumber pakan satwa liar. Sehingga, bibit tersebut dapat menarik kehadiran berbagai jenis burung, kelelawar, dan bajing.

Penanaman pohon ini juga merupakan salah satu aksi untuk menanggulangi banjir dan longsor di bantaran Sungai Ciliwung. Dengan demikian, tidak hanya memperkaya potensi keanekaragaman hayati, aksi ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang ada di sekitar Sungai Ciliwung.

BACA JUGA: Lindungi Hutan Mudahkan Berdonasi Tanam Pohon secara Online

Ketua Subkelompok Konservasi Sumber Daya Hutan dan Daerah Aliran Sungai Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta, Arie Fajar Septa mengatakan, upaya untuk memulihkan ekosistem, khususnya di bantaran Sungai Ciliwung menjadi tanggung jawab bersama. Tak hanya pemerintah saja, pihak Lembaga Swadaya Masyarakat dan masyarakat juga harus berpartisipasi aktif dalam upaya tersebut.

“Dengan adanya pemulihan hutan, ekosistem hutan dapat berkontribusi untuk upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim serta melestarikan keanekaragaman hayati Jakarta,” ujar Arie lewat keterangan tertulisnya.

Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi (KFLHK) menyelenggarakan penanaman pohon. Foto: Belantara Foundation

Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi (KFLHK) menyelenggarakan penanaman pohon. Foto: Belantara Foundation

Aksi Restorasi Ekosistem Tingkatkan Kepedulian

Manajer Program & Fundraising Belantara Foundation, Diny Hartiningtias mengatakan pengarusutamaan restorasi ekosistem kepada masyarakat, khususnya generasi muda sangat penting guna meningkatkan kesadaran (awareness). Selain itu, aksi ini juga bisa meningkatkan pemahaman akan pentingnya menjaga dan melestarian lingkungan di sekitar mereka.

“Kami bersama para pihak akan terus mengajak masyarakat, khususnya generasi muda untuk berpartisipasi aktif dalam aksi restorasi ekosistem. Harapannya, melalui gerakan ini, kita dapat mendukung target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals,” ujar Diny.

BACA JUGA: Lindungi Hutan Ajak Publik Sedekah Pohon di Bulan Ramadan

Pada kesempatan terpisah, Direktur Eksekutif Filantropi Perhimpunan Filantropi Indonesia, Gusman Yahya berharap kolaborasi restorasi ekosistem ini dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk bergabung dalam upaya pelestarian lingkungan.

“Melalui kerja sama yang sinergis, kita dapat mewujudkan lingkungan yang lebih lestari dan sehat, menciptakan dunia yang lebih baik bagi semua,” ungkapnya.

Menurut Yahya, kolaborasi ini menekankan pentingnya kolaborasi, ko-kreasi, dan komitmen bersama. Hal itu sejalan dengan visi Perhimpunan Filantropi Indonesia untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/aksi/klaster-filantropi-lingkungan-tanam-pohon-serentak-di-18-provinsi/feed/ 0
Saatnya Terapkan Green Ramadan dengan Praktik Guna Ulang! https://www.greeners.co/aksi/saatnya-terapkan-green-ramadan-dengan-praktik-guna-ulang/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=saatnya-terapkan-green-ramadan-dengan-praktik-guna-ulang https://www.greeners.co/aksi/saatnya-terapkan-green-ramadan-dengan-praktik-guna-ulang/#respond Thu, 28 Mar 2024 05:58:47 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=43414 Jakarta (Greeners) – Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi (KFLHK) serempak ikut menggaungkan gerakan “Green Ramadan” untuk menciptakan lingkungan lebih lestari selama bulan Ramadan. Praktik guna ulang salah satu bentuk […]]]>

Jakarta (Greeners) – Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi (KFLHK) serempak ikut menggaungkan gerakan “Green Ramadan” untuk menciptakan lingkungan lebih lestari selama bulan Ramadan. Praktik guna ulang salah satu bentuk yang mereka gaungkan dalam penerapan gerakan Green Ramadan ini untuk menekan angka laju sampah.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2023, terjadi peningkatan timbunan sampah sebesar 20% di bulan Ramadan. Komposisi sampah tertinggi di Indonesia didominasi oleh sampah organik berupa sisa makanan, yaitu mencapai 41,2%.

Kemudian, diikuti oleh sampah plastik 18,2%. Sementara, sampah rumah tangga menjadi sampah nasional terbesar menyumbang hingga 39,2%.

Green ramadan dapat menciptakan lingkungan lebih lestari selama bulan Ramadan. Foto: Belantara Foundation

Green ramadan dapat menciptakan lingkungan lebih lestari selama bulan Ramadan. Foto: Belantara Foundation

Green Ramadan dapat Kurangi Sampah selama Bulan Puasa

Kendati demikian, lewat Green Ramadan, KFLHK berharap agar masyarakat bisa ikut mengurangi sampah selama Ramadan. Green Ramadan juga bertujuan untuk mengajak masyarakat berpartisipasi aktif menerapkan gaya hidup berkelanjutan selama bulan Ramadan. Misalnya, membawa produk guna ulang seperti tas belanja dan botol minum serta alat makan ramah lingkungan.

Selanjutnya, masyarakat bisa menggunakan transportasi umum, menghemat air dan listrik, menanam pohon, dan mendukung produk lokal ramah lingkungan.

“Kami akan terus mengajak masyarakat untuk menerapkan gaya hidup berkelanjutan. Harapannya, melalui gerakan ini, kita dapat mendukung target tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals”, ujar Ketua KFLHK, Dolly Priatna, lewat keterangan tertulisnya, Selasa (26/3).

BACA JUGA: Green Ramadan, Aksi Nyata untuk Kelestarian Lingkungan

Hal ini, lanjut Dolly, membutuhkan langkah aktif kolaborasi agar mencapai solusi komprehensif dan berkelanjutan dalam mendorong penerapan gaya hidup berkelanjutan. Salah satunya, melalui KFLHK, sebagai wadah keterlibatan aktif lembaga filantropi untuk mengatasi permasalahan lingkungan hidup, serta menjadi forum diskusi bagi pemerhati lingkungan.

Sementara itu, rangkaian kegiatan Green Ramadan 2024 yang KFLHK lakukan juga beragam. Mulai dari instagram live series, kompetisi foto, webinar nasional dan konten edukasi tentang pentingnya menerapkan gaya hidup berkelanjutan di Instagram serta sedekah pohon dan eco takjil.

“Rangkaian kegiatan tersebut dilakukan lebih kurang selama 30 hari, pada periode 10 Maret 2024 hingga 10 April 2024,” tambah Dolly.

Dompet Dhuafa Bagikan Ribuan Eco Takjil

Dompet Dhuafa sebagai anggota KFLHK membagikan 3.150 paket eco takjil dengan menggunakan kemasan ramah lingkungan. Eco takjil itu mereka bagikan di 24 wilayah yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Hal itu menjadi sebuah bentuk komitmen Dompet Dhuafa dalam mengurangi sampah plastik sekali pakai. Lembaga filantropi islam itu juga mendampingi para UMKM untuk memproduksi dagangan takjil yang ramah lingkungan dan mengelola sampah di pasar berdaya Dompet Dhuafa.

General Manager Dompet Dhuafa, Arif Rahmadi Haryono menyatakan esensi ramadan adalah menahan. Salah satu aspeknya adalah menahan diri dari sifat-sifat konsumtif yang berpotensi merusak lingkungan.

“Misalnya, seperti gerakan ‘Green Ramadan’ yang terinspirasi dari semangat puasa sembari mendorong pemulihan lingkungan di Indonesia,” kata Arif.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/aksi/saatnya-terapkan-green-ramadan-dengan-praktik-guna-ulang/feed/ 0