koral - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/koral/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Tue, 01 Aug 2017 10:20:31 +0000 id hourly 1 Gurita Raksasa Penyelamat Koral https://www.greeners.co/ide-inovasi/gurita-raksasa-penyelamat-koral/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=gurita-raksasa-penyelamat-koral https://www.greeners.co/ide-inovasi/gurita-raksasa-penyelamat-koral/#respond Tue, 01 Aug 2017 09:50:36 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_ide_inovasi&p=17950 Karya dari sekelompok seniman Secret Samurai Production ini ditujukan untuk semakin menenggelamkan kapal ke dalam laut di kepulauan British Virgin, sebagai bagian dari penelitian tentang koral.]]>

Sekelompok seniman yang menamakan diri mereka Secret Samurai Production telah menyelesaikan sebuah karya terbarunya, rangka berbentuk gurita dalam ukuran yang sangat besar dan ditempatkan di atas sebuah kapal rusak di Pearl Harbor. Karya ini ditujukan untuk semakin menenggelamkan kapal ke dalam laut di kepulauan British Virgin, sebagai bagian dari penelitian tentang koral.

Kapal tersebut sekarang berada di dasar laut dan proyek bernama YOKO ini menjadi instalasi seni terbesar di dunia yang berada di bawah laut. Proyek ini juga bertujuan untuk mengumpulkan dana bagi peneltian tentang proses kehancuran koral di area tersebut.

gurita

Foto: BVI Art Reef via Inhabitat.com

Struktur rangka baja yang menempel di beton itu membentuk gurita raksasa dengan tentakel berukuran 25 meter. Tentakel yang menjulur sepanjang kapal Kodiak Queen ini merupakan bagian terakhir dari reformasi kapal tersebut. Para seniman telah menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk membersihkan kapal tersebut dan mengubah ruang-ruang di dalamnya menjadi tempat instalasi seni yang interaktif untuk para penyelam dari seluruh dunia.

Proyek YOKO mendapatkan dukungan dari Maverick1000, sebuah grup pengusaha yang bertemu tiap tahun di sebuah pulau bernama Necker, milik pengusaha terkenal Sir Richard Branson.

gurita

Foto: Rob Sorrenti + Owen Buggy Photography via Inhabitat.com

Pada pertemuan di tahun 2016, ada sebuah presentasi dari Lauren Keil tentang tantangan pemanasan global terhadap perikanan dan kesehatan koral di sekitar pulau tersebut. Presentasi tersebut menyinggung kapal Kodiak Queen, sebuah tongkang bahan bakar dari jaman Perang Dunia ke 2 yang ditemukan di galangan kapal rusak di dekat pulau Necker.

Aydika James, direktur seni dari Secret Samurai Production kemudian mengajukan ide untuk mengubah kapal bersejarah tersebut agar menarik perhatian masyarakat umum tentang permasalah yang berkembang di perairan kepulauan tersebut. Dengan didukung beberapa anggota Maverick1000 termasuk Richard Branson, ide proyek YOKO kemudian lahir.

Berkat dukungan mereka, kapal tersebut kemudian bertransformasi menjadi tempat menyelam buatan yang juga berfungsi sebagai corong untuk menyuarakan harapan akan pulihnya kehidupan koral di kepulauan British Virgin.

Penulis: NW/G15

]]>
https://www.greeners.co/ide-inovasi/gurita-raksasa-penyelamat-koral/feed/ 0
Penanaman 100.000 Mangrove Thousands Car March Mulai Dilaksanakan https://www.greeners.co/aksi/penanaman-100-000-mangrove-thousands-car-march-mulai-dilaksanakan/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=penanaman-100-000-mangrove-thousands-car-march-mulai-dilaksanakan https://www.greeners.co/aksi/penanaman-100-000-mangrove-thousands-car-march-mulai-dilaksanakan/#respond Wed, 04 Nov 2015 10:02:30 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=11773 Jakarta (Greeners) – Progam pananaman mangrove dan adopsi koral yang dilakukan oleh puluhan komunitas mobil klasik bertajuk Thousands Car March pada ajang Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2015 telah berhasil […]]]>

Jakarta (Greeners) – Progam pananaman mangrove dan adopsi koral yang dilakukan oleh puluhan komunitas mobil klasik bertajuk Thousands Car March pada ajang Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2015 telah berhasil menanam 31.500 bibit mangrove di Kepulauan Seribu. Penanaman ini merupakan penanaman tahap pertama dan masih akan terus berlanjut hingga berjumlah 100.000 bibit mangrove serta 800 koral pada Februari 2016 mendatang.

Tokoh masyarakat di Kepulauan Seribu yang juga Penanggung Jawab kegiatan penanam mangrove dan adopsi koral, Mahmudin, menerangkan, mangrove yang akan ditanam dalam program ini adalah mangrove jenis Rhizophora stylosa, Avicennia dan Rhizophora mucronata. Ketiga jenis ini, katanya, paling cocok ditanam di perairan Kepulauan Seribu.

“Kemarin kita sudah tanam 31.500 bibit. Sekarang sedang dipersiapkan untuk yang tujuh 70.000-nya. Rencana saya juga akan menambahkan 5.000 bibit untuk cadangan kalau ada yang rusak,” ujar pria yang akrab disapa May ini kepada Greeners, Jakarta, Minggu (01/11) lalu.

Komunitas mobil klasik Thousands Car March menyumbang 100.000 bibit mangrove dan 800 koral untuk ditanam di perairan Kepulauan Seribu. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Komunitas mobil klasik Thousands Car March menyumbang 100.000 bibit mangrove dan 800 koral untuk ditanam di perairan Kepulauan Seribu. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Lebih lanjut May menjelaskan, saat ini ia tengah melakukan persemaian bibit, mengisi polibag, menancap propagul mangrove atau bibit, menyiapkan bedeng, dan melakukan pemeliharaan selama satu sampai dua bulan.

“Masyarakat juga tengah menyiapkan bedeng-bedeng untuk menempatkan bibit-bibit mangrove dengan jumlah polibag di setiap bedengnya itu 500 polibag,” imbuhnya.

Selain mangrove, akan diadopsi sebanyak 800 koral atau terumbu karang. Penanaman koral ini, lanjut May, akan dibagi menjadi 50 rak yang berisi 16 koral di setiap raknya. Jenis koral yang diadopsi untuk program ini berupa koral Acropora, Montipora, Stylophora, Seriatopora, Pocillopora, Porites, Turbinaria, Pavona, Digitata, dan beberapa jenis lainnya.

Mirna Gozal, Public Relation Manager Dyandra Promosindo, mengungkapkan bahwa melalui penanamn penanaman pohon mangrove dan rehabilitasi terumbu karang di kawasan Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu ini diharapkan mampu menyerap karbon dioksida serta dapat menekan laju perubahan iklim yang sedang terjadi.

“Melalui program aksi pelestarian lingkungan ini, kami juga berkomitmen untuk terus melakukan kontribusi yang berkesinambungan melalui aksi nyata di pesisir Jakarta,” pungkasnya.

Tokoh masyarakat di Kepulauan Seribu yang juga Penanggung Jawab kegiatan penanam mangrove dan adopsi koral, Mahmudin atau akrab disapa May (mengenakan kaus hijau) memegang bibit koral yang akan ditanam dilaut. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Tokoh masyarakat di Kepulauan Seribu yang juga Penanggung Jawab kegiatan penanam mangrove dan adopsi koral, Mahmudin atau akrab disapa May (mengenakan kaus hijau) memegang bibit koral yang akan ditanam dilaut. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar telah menandatangani prasasti peresmian Aksi Pelestarian Lingkungan Hidup Komunitas Thousand Car March yang merupakan bagian dari acara IIMS 2015 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Utara, pada tanggal 30 Agustus 2015 lalu.

Kepada wartawan Siti menyatakan bahwa dirinya secara khusus meyakini kalau kekuatan dari aktifitas komunitas untuk membangun nilai cinta pada lingkungan menjadi satu kelebihan yang harus mendapat apresiasi dari negara.

Menurut Siti, kegiatan Thousand Car March pada perhelatan IIMS 2015 ini sangat membantu negara, khususnya KLHK, dalam melaksanakan upaya-upaya dalam rangka menyiapkan kondisi lingkungan hidup yang baik. “Apalagi ini merupakan perintah konstitusi kepada negara bahwa harus menyiapkan lingkungan yang baik bagi rakyat,” katanya.

Penulis: Danny Kosasih

]]>
https://www.greeners.co/aksi/penanaman-100-000-mangrove-thousands-car-march-mulai-dilaksanakan/feed/ 0
Hilo Green Community Tanam Koral dan Mangrove untuk Selamatkan Pesisir https://www.greeners.co/aksi/hilo-green-community-tanam-koral-dan-mangrove-untuk-selamatkan-pesisir/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=hilo-green-community-tanam-koral-dan-mangrove-untuk-selamatkan-pesisir https://www.greeners.co/aksi/hilo-green-community-tanam-koral-dan-mangrove-untuk-selamatkan-pesisir/#respond Sat, 18 Apr 2015 12:51:23 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=8614 Jakarta (Greeners) – Setelah sebelumnya sukses menyelenggarakan ”Greenpreneurship Sharing” pada kegiatan Weekend Seru Bareng Hilo di Taman Suropati, Jakarta kini Hilo Green Community (HGC) menggelar “Hi-Ocean for Life: Clean Up […]]]>

Jakarta (Greeners) – Setelah sebelumnya sukses menyelenggarakan ”Greenpreneurship Sharing” pada kegiatan Weekend Seru Bareng Hilo di Taman Suropati, Jakarta kini Hilo Green Community (HGC) menggelar “Hi-Ocean for Life: Clean Up The Beach, Sea Coral and Mangrove Planting” guna menyelamatkan wilayah pesisir di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Regent, Ketua Hilo Green Community Jakarta, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan di Pulau Pramuka tersebut dimulai dari adopsi dan penanaman 1.000 koral dan 1.000 mangrove oleh komite HGC Jakarta. Selain itu, lanjutnya, setengah dari hasil penjualan koral dan mangrove tersebut akan didonasikan ke Panti Asuhan Putra Setia yang berlokasi di Jakarta Pusat.

“Tahun ini rangkaian acara kita ada kegiatan sosialnya dan kami ingin ini tidak berhenti sampai di sini atau hanya kegiatan jangka pendek saja. Tahun depan kami akan datang lagi dan memantau apa yang telah kami tanam,” katanya kepada Greeners di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta, Sabtu (18/04).

Dalam kegiatan ini, koral jenis acropora coral dipilih karena lebih mudah untuk ditanam dan kuat di dalam laut. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Dalam kegiatan ini, koral jenis acropora coral dipilih karena lebih mudah untuk ditanam dan kuat di dalam laut. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Sabihis, Ketua Areal Perlindungan Laut dan Pondok Karang kelurahan Pulau Panggang, termasuk juga dengan Pulau Pramuka, menyatakan, kegiatan penanaman koral dan mangrove seperti yang dilakukan oleh HGC sangat membantu untuk mencegah pengikisan tanah oleh air laut di Pulau Pramuka.

Sabihis menjelaskan bahwa setiap tahunnya pasti akan ada mangrove yang mati atau terlepas akibat gelombang air laut yang tinggi. Oleh sebab itu, metode penanamannya pun dibuat secara brumbun atau merapat dari satu mangrove ke mangrove lainnya.

“Untuk jenis mangrovenya kita menggunakan jenis Stilus yang cocok ditanam di Pulau Pramuka karena jenisnya yang kokoh terhadap terpaan ombak kecil,” terangnya.

Untuk koral yang akan ditanam di dasar laut, lanjut Sabihis, akan menggunakan jenis acropora coral atau koral bercabang dengan metode rak yang tingginya 50 sentimeter. “Koral jenis ini mudah untuk ditanam dan kuat di dalam laut,” tandasnya.

Tim Hilo Green Community. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Tim Hilo Green Community. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Sebagai informasi, kegiatan “Hi-Ocean for Life: Clean Up The Beach, Sea Coral and Mangrove Planting” berlangsung pada tanggal 18-19 April 2015 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta. Hilo Green Community Jakarta sendiri adalah komunitas lingkungan yang memfokuskan diri pada edukasi dan jaringan dengan sesama komunitas yang peduli lingkungan.

Meski baru berusia dua tahun, namun berbagai aktifitas lingkungan telah banyak dilakukan oleh komunitas yang memiliki slogan “We Are Green Booster” ini. Seperti aksi #kumpulkanskripsimu untuk mengumpulkan kertas bekas dan dijual untuk penanaman 1.000 pohon hingga turut berpartisipasi dalam gerakan Indonesia Bebas Sampah.

Penulis: Danny Kosasih

]]>
https://www.greeners.co/aksi/hilo-green-community-tanam-koral-dan-mangrove-untuk-selamatkan-pesisir/feed/ 0
OXYEAN Plant Ajak Masyarakat Lestarikan Mangrove dan Koral https://www.greeners.co/aksi/oxyean-plant-ajak-masyarakat-lestarikan-mangrove-dan-koral/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=oxyean-plant-ajak-masyarakat-lestarikan-mangrove-dan-koral https://www.greeners.co/aksi/oxyean-plant-ajak-masyarakat-lestarikan-mangrove-dan-koral/#respond Tue, 24 Mar 2015 07:51:10 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=8285 Jakarta (Greeners) – London School of Public Relation melalui Unit Kegiatan Mahasiswa Climate Change Champions Club (LSPR 4C) mengadakan kegiatan bertajuk “OXYEAN Plant Sea Coral and Mangrove Planting”. Kegiatan yang […]]]>

Jakarta (Greeners) – London School of Public Relation melalui Unit Kegiatan Mahasiswa Climate Change Champions Club (LSPR 4C) mengadakan kegiatan bertajuk “OXYEAN Plant Sea Coral and Mangrove Planting”. Kegiatan yang merupakan rangkaian ketiga dalam kampanye Environment Month 2015 di lingkungan LSPR tersebut mengajak masyarakat agar lebih peduli akan kelangsungan kehidupan biota laut.

Media Relations LSPR 4C, Ismi Iman menyatakan bahwa kegiatan OXYEAN Plant dilaksanakan dengan tujuan untuk melestarikan ekosistem laut dengan melakukan penanaman seribu mangrove dan adopsi baby coral di dasar laut. Kegiatan penanaman mangrove tersebut dilakukan di wilayah pesisir Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta pada Sabtu, 21Maret 2015 lalu.

Koral yang akan dikembangbiakan oleh mahasiswa LSPR 4C. Foto: dok. LSPR 4C

Koral yang akan dikembangbiakan oleh mahasiswa LSPR 4C. Foto: dok. LSPR 4C

Eksploitasi yang berlebihan pada ekosistem laut saat ini, lanjutnya, menjadi isu kritis. Oleh karena itu, mahasiswa LSPR Jakarta yang tergabung dalam LSPR 4C melakukan aksi nyata untuk melestarikan koral dan membudidayakan mangrove untuk potensi masa depan yang lebih baik.

“Melalui Oxyean Plant, LSPR 4C mengajak masyarakat terutama yang tinggal di kawasan Pulau Harapan untuk memelihara dan melestarikan ekosistem laut, mengendalikan abrasi, serta membantu perkembangbiakan biota laut,” jelas Ismi seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Greeners, Jakarta, Senin (23/03).

Sejak tahun 2009 hingga saat ini, LSPR 4C berhasil menanam 20.000 pohon mangrove dan total adopsi koral dari tahun 2014 sudah mencapai 1.400 koral.

Peserta kegiatan OXYEAN Plant "Sea Coral and Mangrove Planting" berfoto bersama usai menanam mangrove dan koral di pesisir Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta pada Sabtu (21/03) lalu. Foto: dok. LSPR 4C

Peserta kegiatan OXYEAN Plant “Sea Coral and Mangrove Planting” berfoto bersama usai menanam mangrove dan koral di pesisir Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta pada Sabtu (21/03) lalu. Foto: dok. LSPR 4C

Sebagai informasi, LSPR 4C adalah salah satu unit kegiatan mahasiswa dari LSPR yang memfokuskan diri pada kegiatan lingkungan. Berdiri sejak tahun 2009, telah banyak aktifitas lingkungan yang dilakukan oleh LSPR 4C. Misalnya saja kegiatan Mangrovement (penanaman bakau), pengumpulan kertas bekas untuk didaur ulang, kampanye diet plastik dan 3R (reduce, reuse, recycle), dan masih banyak lagi.

Think Green, Act Green, Start From Our Hands” merupakan tagline yang selalu dengan bangga diteriakkan oleh para Agent of Change, sebutan untuk anggota LSPR 4C.

Penulis: Danny Kosasih

]]>
https://www.greeners.co/aksi/oxyean-plant-ajak-masyarakat-lestarikan-mangrove-dan-koral/feed/ 0