laba-laba - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/laba-laba/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Mon, 13 Jun 2022 07:27:31 +0000 id hourly 1 Laba-Laba Punggung Berduri, Coraknya Mirip Kumbang Koksi https://www.greeners.co/flora-fauna/laba-laba-punggung-berduri-coraknya-mirip-kumbang-koksi/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=laba-laba-punggung-berduri-coraknya-mirip-kumbang-koksi https://www.greeners.co/flora-fauna/laba-laba-punggung-berduri-coraknya-mirip-kumbang-koksi/#respond Tue, 14 Jun 2022 03:00:04 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_flora_fauna&p=36435 Walaupun sebagian orang menganggapnya menyeramkan, tak bisa dipungkiri jika beberapa spesies laba-laba memiliki tampilan yang unik dan indah. Salah satu contohnya adalah laba-laba punggung berduri, yang tergolong sebagai laba-laba pembuat […]]]>

Walaupun sebagian orang menganggapnya menyeramkan, tak bisa dipungkiri jika beberapa spesies laba-laba memiliki tampilan yang unik dan indah. Salah satu contohnya adalah laba-laba punggung berduri, yang tergolong sebagai laba-laba pembuat sarang.

Laba-laba punggung berduri adalah sebutan bagi hewan bergenus Gasteracantha dari famili Araneidae. Kelompok ini setidaknya membawahi 69 spesies beserta 18 subspesies laba-laba.

Kata Gasteracantha sendiri diberikan oleh Carl Jakob Sundevall pada tahun 1833. Ini diserap dari dialek Yunani gaster yang berarti “perut,” dan akantha yang memiliki makna “berduri”.

Seperti namanya, kelompok Gasteracantha dapat kita kenali dari duri di punggungnya. Laba-laba ini juga mempunyai corak serta warna yang indah, seperti halnya spesies G. falcicornis.

Morfologi dan Ciri-Ciri Laba-Laba Punggung Berduri

Spesies G. falcicornis merupakan salah satu laba-laba punggung berduri yang memiliki corak merah kehitaman. Laba-laba ini berasal dari Afrika, khususnya dari bagian timur dan selatan.

Saking uniknya, punggung laba-laba tersebut sekilas mirip seperti kumbang koksi. Hewan ini memiliki dimorfisme seksual yang kuat, sehingga jenis jantan dan betinanya relatif berbeda.

Sang betina memiliki ukuran tubuh lebih besar serta corak yang beragam. Sedangkan jantan umumnya terlihat lebih kecil, tidak memiliki fitur duri maupun warna punggung yang cerah.

Jika diperhatikan, tampilan G. falcicornis cukup mirip dengan G. quadrispinosa dari Australia. Mereka punya corak merah dan hitam, tapi punggung G. quadrispinosa cenderung melebar.

Keluarga Araneidae biasanya memiliki delapan mata dengan bentuk yang seragam. Kaki-kaki mereka mempunyai bulu atau berduri, namun tidak memiliki organ stridulasi atau mengerik.

Habitat dan Distribusi Laba-Laba Punggung Berduri

Laba-laba punggung berduri tersebar ke seluruh daerah beriklim tropis dan subtropis. Genus ini paling sering pakar temukan di wilayah Asia tropika, mulai dari India sampai ke Indonesia.

Melansir berbagai sumber, hanya ada satu jenis Gasteracantha yang berasal dari Amerika. Ia adalah G. cancriformis, spesies laba-laba berpunggung putih dan hitam serta berduri merah.

Tempat tinggal laba-laba jenis ini sebenarnya tidak jauh dari manusia. Sarangnya berbentuk roda, serta dapat kita temukan di daerah ladang, pertamanan, kebun, sampai wilayah hutan.

Namun, jangan takut jika bertemu salah satu spesies ini. Karena laba-laba punggung berduri merupakan laba-laba pembuat sarang, sehingga gigitannya tidak berbahaya untuk manusia.

Secara umum, kelompok Araneidae adalah famili laba-laba ketiga terbesar setelah Salticidae dan Linyphiidae. Anggotanya mencapai 10.000 lebih, atau 25% dari total populasi laba-laba.

Perilaku dan Kebiasaan Gasteracantha Falcicornis

Laba-laba punggung berduri dikenal juga sebagai laba-laba penenun bola. Mereka membuat sarang berupa jaring datar bercakar tiga dengan sutra penangkap spiral yang sangat lengket.

Bagian yang lengket ini sangat efektif dalam menjerat mangsa. Serangga yang terjaring akan digigit atau sengat secara cepat, kemudian dibungkus menggunakan sutra supaya tidak lari.

Apabila mangsanya mempunyai bisa (seperti tawon), maka pola serangannya akan berbeda. Mangsa akan dibungkus terlebih dahulu dengan sutra, lalu digigit agar tidak dapat bergerak.

Jaring laba-laba ini hanya bertahan dalam waktu semalam. Jaring baru dibuat keesokan hari ketika menjelang malam, lokasinya tak jauh dari lokasi lama dan tempat berkumpul mangsa.

Laba-laba penenun bola dikenal memiliki sifat kanibal. Ketika kawin, pejantan yang memiliki ukuran lebih kecil harus secara perlahan-lahan mendekati sang betina agar tidak dimangsa.

Taksonomi Spesies Gasteracantha Falcicornis

Penulis : Yuhan al Khairi

]]>
https://www.greeners.co/flora-fauna/laba-laba-punggung-berduri-coraknya-mirip-kumbang-koksi/feed/ 0
Heteropoda Davidbowie, Laba-Laba “Rockstar” dari Malaysia https://www.greeners.co/flora-fauna/heteropoda-davidbowie-laba-laba-rockstar-dari-malaysia/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=heteropoda-davidbowie-laba-laba-rockstar-dari-malaysia https://www.greeners.co/flora-fauna/heteropoda-davidbowie-laba-laba-rockstar-dari-malaysia/#respond Fri, 08 Apr 2022 03:12:57 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_flora_fauna&p=35818 Peter Jäger merupakan spesialis laba-laba yang cukup terkenal di dunia. Pria asal Jerman itu setidaknya menemukan lebih dari 200 jenis laba-laba baru dalam waktu 20 tahun terakhir, salah satunya adalah […]]]>

Peter Jäger merupakan spesialis laba-laba yang cukup terkenal di dunia. Pria asal Jerman itu setidaknya menemukan lebih dari 200 jenis laba-laba baru dalam waktu 20 tahun terakhir, salah satunya adalah Heteropoda davidbowie.

Spesies laba-laba asal Malaysia ini memang dinamai sesuai bintang rok dunia, David Bowie. Ini merujuk pada corak mukanya, yang dinilai mirip dengan riasan wajah sang megabintang.

Tidak cuma itu, pemberian nama ini juga bertujuan menghargai karya David Bowie sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian binatang liar, seperti laba-laba.

Heteropoda davidbowie sendiri tergabung ke dalam famili Sparassidae. Mereka merupakan salah satu spesies laba-laba pemburu yang memiliki ukuran tubuh besar serta berbulu lebat.

Morfologi dan Ciri-Ciri Heteropoda Davidbowie

Ukuran tubuh Heteropoda davidbowie jantan antara 15,3–18,2 milimeter. Sedangkan sang betina terhitung lebih besar, yakni mencapai 21,3–25,3 mm atau berkisar 0,84–1,00 inci.

Spesies jantan dapat kita tandai dari dorsumnya yang berwarna cokelat kemerahan. Mereka juga memiliki rambut-rambut tebal berwarna cerah yang membentuk pola bercak dan garis.

Lapisan bulu pertama terbilang pendek dan berwarna putih. Sedangkan bulu satunya lebih panjang, dengan corak warna oranye terang yang menutupi hampir seluruh bagian tubuh.

Bagian belakang atau posteriornya terlihat bergaris kemerahan. Sedangkan pedipalpus atau kaki peraba di dekat mulutnya, tampak berwarna kehitaman dengan pola yang tidak jelas.

Secara umum, corak tubuh Heteropoda davidbowie jantan dan betinanya sebenarnya mirip. Namun warna punggung betina biasanya lebih bervariasi; abu-abu atau cokelat kemerahan.

Habitat dan Distribusi Heteropoda Davidbowie

Heteropoda davidbowie merupakan hewan asli Asia Tenggara. Mereka dapat kita temukan mulai dari barat Malaysia (dataran tinggi Cameron), Singapura, sampai ke selatan Thailand.

Di Tanah Air, hewan berordo Araneae itu mendiami wilayah Pulau Sumatra dan Kalimantan. Individu dewasa beraktivitas di kulit pohon, sedangkan anakan bersembunyi di semak daun.

Anggota genus Heteropoda sendiri sebagian besar berasal dari Asia Tropis. Dengan anggota mencapai 197 spesies, hampir separuh habitatnya bisa kita temukan di area Asia Tenggara.

Hutan Australia juga termasuk habitat laba-laba ini. Tapi keberagamaan jenisnya tidak lebih banyak dibandingkan daerah Asia Tenggara, sebab hanya mencapai kira-kira 34 spesies saja.

Belum dapat dipastikan bagaimana status konservasi Heteropoda davidbowie. Populasinya mungkin mengalami penurunan, akibat tingginya aktivitas deforestasi atau alih fungsi hutan.

Perilaku dan Kebiasaan Heteropoda Davidbowie

Sebagai laba-laba pemburu, Heteropoda davidbowie dikenal cukup agresif dan kuat. Satwa ini juga memiliki gerakan cepat, sehingga dapat melumpuhkan mangsa dalam waktu singkat.

Menurut penelitian, rahang Heteropoda davidbowie terbilang sangat kokoh dan juga tajam. Ia bahkan mampu menangkap mangsa yang mempunyai ukuran dua kali lipat tubuh mereka.

Laba-laba pemburu juga tidak membuat jaring seperti laba-laba biasa. Mereka mempunyai racun yang efektif untuk membunuh mangsa seperti invertebrata, kadal kecil, hingga katak.

Karena itu, jangan coba-coba mendekati hewan ini dengan gerakan mendadak. Jika merasa terancam, gigitannya dapat mengakibatkan pembengkakan, nyeri dan mual pada manusia.

Melihat perilaku kawinnya, proses ini biasanya berlangsung antara 1-8 jam. Cukup panjang memang, bahkan perkawinannya bisa dilakukan beberapa kali dengan pasangan yang sama.

Taksonomi Spesies Laba-Laba Davidbowie

Penulis : Yuhan al Khairi

]]>
https://www.greeners.co/flora-fauna/heteropoda-davidbowie-laba-laba-rockstar-dari-malaysia/feed/ 0
Laba-Laba: Walaupun Bikin Merinding tapi Bisa Usir Hama https://www.greeners.co/flora-fauna/laba-laba/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=laba-laba https://www.greeners.co/flora-fauna/laba-laba/#respond Thu, 07 Jan 2021 00:00:26 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_flora_fauna&p=16672 Laba-laba merupakan hewan yang kompleks, bukan karena sifat namun lebih kepada jenisnya yang beragam. Spesies satwa berkaki banyak ini memang sangat besar, peneliti percaya ada 200.000 jenis Arachnida (bangsa laba-laba) di dunia dan sebagian di antaranya belum teridentifikasi.]]>

Laba-laba merupakan hewan yang kompleks, bukan karena sifat namun lebih kepada jenisnya yang beragam. Spesies satwa berkaki banyak ini memang sangat besar, peneliti percaya ada 200.000 jenis Arachnida (bangsa laba-laba) di dunia dan sebagian di antaranya belum teridentifikasi.

Hewan yang satu ini tergolong cukup kuat, ia tergabung ke dalam organisme yang mampu bertahan hidup, mulai dari daerah dingin seperti kutub hingga kawasan padang pasir yang kering.

Secara umum, kita dapat menemukan fauna berfilum Arthropoda ini hampir di seluruh belahan bumi. Namun jenis, klasifikasi dan ciri dari spesies-spesies tersebut tentu berbeda satu dengan lainnya.

Itu sebabnya, karena jumlahnya yang besar penting untuk mengetahui ciri-ciri serta karakteristik dari laba-laba. Agar tidak salah menilai hewan tersebut, simak ulasannya di bawah ini!

Jenis Laba-Laba yang Ada di Dunia

Membahas jenis laba-laba di dunia tentu enggak ada habisnya, terdapat sekitar 40.000 spesies hewan berkaki delapan yang telah pakar temukan, lalu masuk dalam 111 golongan suku yang berbeda.

Seperti yang telah saya sebutkan, populasi hewan ini memang sangat banyak sehingga para peneliti biasanya mengidentifikasi spesies fauna tersebut berdasarkan tiga subordonya, yakni:

1. Mesothelae

Laba-laba yang tergabung dalam subordo Mesothelae adalah jenis arachnida primitif yang tak berbisa.

Ciri dari hewan ini bisa terlihat dari ruas-ruas tubuhnya yang nampak jelas, sehingga memperlihatkan hubungan kekerabatan lebih dekat dengan leluhurnya, yakni arthropoda beruas-ruas.

2. Mygalomorphae atau Orthognatha

Mygalomorphae atau Orthognatha adalah kelompok hewan pembuat lubang persembunyian serta liang jebakan di dalam tanah. Ciri dari subordo ini biasanya bertubuh besar, contohnya Tarantula.

laba-laba syfney funnel

Sydney funnel-web spider dari Australia termasuk dalam subordo Mygalomorphae. Gigitan fauna ini bisa mengancam nyawa manusia. Foto: Shutterstock.

3. Araneomorphae

Araneomorphae adalah golongan arthropoda ‘modern.’ Kelompok yang satu ini memiliki anggota yang paling besar, serta mendominasi 94% populasi hewan berkaki delapan yang ada di dunia.

Subordo araneomorphae sendiri terdiri dari 95 suku, taring dari kelompok ini biasanya mengarah agak miring ke depan dan bisa bergerak berlawanan arah (seperti capit) saat menggigit mangsa.

Tidak cuma subordo, berbagai spesies dan jenis laba-laba juga dapat kita kelompokkan ke dalam dua golongan berbeda yakni kelompok satwa penjaring dan pemburu. 

  • Laba-laba penjaring

Laba-laba penjaring adalah jenis arachnida yang paling sering kita temui berada di sekitar rumah. Hewan ini umumnya menghasilkan benang dari kelenjar (spinneret) yang berada di bagian belakang tubuhnya. Jaring itu sendiri berguna untuk menjerat lawan atau serangga kecil yang kerap menjadi panganan satwa tersebut.

  • Laba-laba pemburu

Jenis ini biasanya lebih aktif. Jenis arachnida ini sering menjelajahi pepohonan, sela-sela rumput atau permukaan dinding berbatu untuk mencari mangsa. Fauna yang satu ini dapat mengejar dan melompat dalam menerkam mangsanya.

Morfologi dan Ciri-Ciri Umum

Spesies hewan berkaki delapan ini memiliki dua segmen tubuh yakni bagian depan (cephalothorax atau prosoma), serta bagian belakang (abdomen atau opisthosoma).

Cephalothorax atau prosoma sendiri merupakan gabungan dari kepala dan dada (toraks). Sedang, bagian atas dan bawahnya terdapat sebuah penghubung tips (pedicle atau pedicellus).

Pada bagian cephalothorax, melekat empat pasang kaki serta satu sampai empat pasang mata. Selain itu, ada pula sepasang rahang bertaring besar (chelicera).

Terdapat sepasang atau beberapa alat bantu mulut serupa tangan (pedipalpus). Saat usia dewasa, bagian ini akan terlihat membesar serta berubah fungsi menjadi alat bantu perkawinan.

Dari segi ukurannya, bobot serta ketinggian laba-laba bergantung pada jenisnya. Namun, para ahli mengklaim bahwa jenis pejantan memiliki ukuran tubuh lebih besar daripada sang betina.

Perlu Anda ketahui, spesies fauna pemalu ini sebenarnya tidak memiliki mulut atau gigi untuk mengunyah. Hewan tersebut justru memiliki alat pengisap untuk menyedot cairan tubuh dari mangsanya.

sutra

Laba-laba membangun sarangnya dengan sutra. Sarang ini juga sekaligus alat untuk menjebak mangsa. Foto: Pixabay.

 

Laba-Laba Rumah dan Manfaatnya

Tak bisa dipungkiri, jika kita melihatnya dengan saksama, bentuk laba-laba memang cukup menyeramkan. Namun, bukan berarti hewan tersebut harus kita berantas dan serta-merta mengancam keberlangsungan hidup manusia.

Pakar berpendapat, sebagain besar spesies arachnida merupakan hewan yang tertutup. Mayoritas spesies yang awam jumpai bahkan tidak tergolong agresif dan jauh dari kata berbahaya.

Uniknya, hewan-hewan tersebut justru bisa menjadi sahabat manusia karena membantu mengurangi hama dan serangga pengganggu layaknya nyamuk (jenis pakanan laba-laba).

Sebagian besar dari hewan berkaki delapan ini memang dibekali dengan bisa yang beracun. Namun ahli percaya, kadar racun yang terdapat pada laba-laba rumah tidak membahayakan jiwa manusia.

Benang sutra dari sarang arachnida juga sangat bermanfaat. Jenis benang tersebut memiliki ketahanan lima kali lebih kuat ketimbang benang serupa yang terbuat dari baja.

Maka dari itu, jangan langsung parno ketika melihat laba-laba di rumah, ya. Percayalah, manusia pada dasarnya jauh lebih ‘berbahaya’ daripada hewan berbulu dan berkaki banyak tersebut.

Taksonomi Laba-Laba

sutra

Referensi:

Nurlaela, Universitas Islam Negeri Makassar

Khairun Nisa, dkk., dari Universitas Syiah Kuala Darussalam, Banda Aceh

Muhammad Gagit Syafriansyah, dkk., Universitas Tanjungpura

Penulis: Yuhan Al Khairi, Sarah R. Megumi

]]>
https://www.greeners.co/flora-fauna/laba-laba/feed/ 0