mobil hybrid - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/mobil-hybrid/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Sun, 01 Mar 2015 02:01:00 +0000 id hourly 1 Industri Otomotif Surplus, Mobil Hybrid Malah Kehilangan Pasar https://www.greeners.co/berita/industri-otomotif-surplus-mobil-hybrid-malah-kehilangan-pasar/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=industri-otomotif-surplus-mobil-hybrid-malah-kehilangan-pasar https://www.greeners.co/berita/industri-otomotif-surplus-mobil-hybrid-malah-kehilangan-pasar/#respond Sat, 20 Sep 2014 10:30:32 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_news&p=5878 Jakarta (Greeners) – Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi menyatakan bahwa saat ini kepemilikan mobil di Indonesia masih rendah dibandingkan dengan negara Jepang dan Thailand. Menurutnya, tahun 2012, dari 1.000 orang penduduk […]]]>

Jakarta (Greeners) – Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi menyatakan bahwa saat ini kepemilikan mobil di Indonesia masih rendah dibandingkan dengan negara Jepang dan Thailand. Menurutnya, tahun 2012, dari 1.000 orang penduduk Jakarta, sekitar 37 orang yang memiliki mobil. Jika konsumsi kendaraan roda empat di kota-kota besar di Indonesia lebih besar lagi, maka jalanan akan macet seperti di Thailand.

“Terimakasih Toyota, terimakasih Daihatsu, Anda bikin macet Jakarta. Tapi, dengan ekspor, perintah saya, bikin macet di negara lain,” katanya yang disambut tawa dan tepuk tangan para tamu yang menghadiri pembukaan pameran otomotif “22nd Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014” di Jakarta, Kamis (18/09).

Lebih lanjut ia menyatakan, bahwa tahun 2014, industri otomotif mengalami surplus hingga 2,5 milyar dollar. Nilai ekspor industri otomotif tahun ini diprediksikan akan mencapai 4,5 milyar dollar dengan impor sebesar 2 milyar dollar.

“Oleh sebab itu, industri otomotif, baik komponen, barang setengah jadi, maupun barang jadi, akan menjadi salah satu barang ekspor yang paling penting. Bahkan, menurut kami, pada tahun 2020 akan menjadi (barang ekspor) nomor tiga setelah kelapa sawit serta produk turunannya, dan produk alas kaki,” katanya.

Lutfie juga menyampaikan, bahwa kebijakan mobil LCGC (low cost green car) sangat penting karena akan membuat Indonesia menjadi basis produksi untuk mobil sedan.

“Elite-nya industri otomotif tetap adalah mobil sedan. Oleh sebab itu, basis konsumsi kelas menengah harus diperkuat dengan insentif untuk sedan, terutama LCGC, dan ini adalah tren ke depan,” ujarnya.

Foto: greeners.co/Renty Hutahaean

Sekertaris Umum Gaikindo, Noergardjito. Foto: greeners.co/Renty Hutahaean

Di temui Greeners di lokasi yang sama, Sekertaris Umum Gaikindo, Noergardjito, juga menyatakan bahwa tingginya angka produksi mobil tidak berhubungan dengan kemacetan. Ia menyontohkan negara Jepang dengan angka produksi hingga 6.000 unit, tidak mengalami masalah kemacetan.

“Perlu ada kebijakan yang teintegrasi antara kebijakan industri, lingkungan hidup, energi, infrastruktur, dan perpajakan,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa kebijakan LCGC dan produksi mobil hybrid perlu didukung. Namun, khusus untuk produksi mobil berteknologi hybrid, perlu didukung dengan infrastruktur yang memadai agar mobil yang ramah lingkungan benar-benar terwujud.

“Bukan karena masyarakat tidak mau (menggunakan mobil hybrid). Tapi, dengan tidak adanya infrastruktur, maka tidak ada yang kepingin beli, jadi tidak ada market. Kalau tidak ada market, ya industri tidak bikin. Itu saja. Sesimpel itu,” pungkasnya.

(G08)

]]>
https://www.greeners.co/berita/industri-otomotif-surplus-mobil-hybrid-malah-kehilangan-pasar/feed/ 0
Mobil Hybrid yang Dapat Berjalan Di Atas Rel Kereta https://www.greeners.co/ide-inovasi/mobil-hybrid-yang-dapat-berjalan-di-atas-rel-kereta/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=mobil-hybrid-yang-dapat-berjalan-di-atas-rel-kereta https://www.greeners.co/ide-inovasi/mobil-hybrid-yang-dapat-berjalan-di-atas-rel-kereta/#respond Mon, 14 Jul 2014 00:30:46 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_technology&p=5077 Di Meksiko dan Ekuador, rel kereta api sepanjang hampir 5000 mil terbengkalai sejak 20 tahun yang lalu. Akibatnya, beberapa kota terisolasi tanpa ada akses ke dunia luar. Kondisi tersebut mendorong […]]]>

Di Meksiko dan Ekuador, rel kereta api sepanjang hampir 5000 mil terbengkalai sejak 20 tahun yang lalu. Akibatnya, beberapa kota terisolasi tanpa ada akses ke dunia luar. Kondisi tersebut mendorong dua orang seniman kelahiran Guadalajara, Meksiko, Ivan Puig and Andrés Padilla Domene, untuk membuka kembali jalur tersebut dan berkendara menjelajahinya.

Untuk itu, kedua seniman ini menciptakan mobil hybrid alumunium yang dapat menyusuri rel kereta api (dan juga jalan tol) yang terbengkalai itu. Kendaraan ini seperti kendaraan penjelajah waktu yang membawa penumpangnya mengunjungi masyarakat yang sejak lama tertinggal.

Bernama SEFT-1 (Sonda de Exploración Ferroviaria Tripulada), kendaraan ini menggabungkan komponen masa lalu dan masa depan dalam bentuk geometrisnya dan eksterior Airstream vintage yang dibangun dengan rangka truk tua. Di bagian dalam, terdapat teknologi analog dan digital yang mengendalikan kerja kendaraan ini.

Lebih dari itu, kendaraan ini berjalan dengan menggunakan tenaga surya dan bahan bakar hidrogen. Ada juga roda standar dan roda baja tambahan di bagian depan dan belakang, yang dapat diturunkan ketika berkendara menyusuri rel dan dinaikan ketika berkendara di jalan.

Rel kereta api tersebut ditutup ketika seluruh sistem diprivatisasi pada tahun 1990an, yang akibatnya juga ‘menutup’ seluruh masyarakat yang hidupnya bergantung pada rel kereta ini.

Selama setahun, para seniman kelahiran Guadalajara mengunjungi banyak tempat di seluruh penjuru Meksiko dan Ekuador, mendokumentasikan perjalanan mereka dalam foto dan video dan membawa artefak dan dongeng dari orang-orang yang mereka kunjungi.

Semua benda yang telah dikumpulkan dipamerkan dalam sebuah pameran di Galeri Furtherfield London hingga bulan depan agar cerita dari sebuah kota yang terabaikan ini dilihat oleh publik.

(G33)

]]>
https://www.greeners.co/ide-inovasi/mobil-hybrid-yang-dapat-berjalan-di-atas-rel-kereta/feed/ 0