penyediaan listrik - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/penyediaan-listrik/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Sat, 24 Dec 2016 09:27:11 +0000 id hourly 1 9 Wilayah Berstatus Siaga Cadangan Pasokan Listrik Saat Natal dan Tahun Baru 2017 https://www.greeners.co/berita/9-wilayah-berstatus-siaga-cadangan-pasokan-listrik-saat-natal-dan-tahun-baru-2017/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=9-wilayah-berstatus-siaga-cadangan-pasokan-listrik-saat-natal-dan-tahun-baru-2017 https://www.greeners.co/berita/9-wilayah-berstatus-siaga-cadangan-pasokan-listrik-saat-natal-dan-tahun-baru-2017/#respond Sat, 24 Dec 2016 09:27:11 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_berita&p=15514 Kementerian ESDM menyatakan bahwa akan ada sembilan wilayah yang berstatus Siaga cadangan pasokan listrik saat Natal dan Tahun Baru 2017.]]>

Jakarta (Greeners) – Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan bahwa akan ada sembilan wilayah yang berstatus Siaga atau cadangan pasokan listriknya akan lebih kecil dibandingkan pembangkit terbesar. Sembilan wilayah tersebut yaitu Kepulauan Riau, Batam, Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Tengah, Kendari, Jayapura, Sorong dan Kupang.

BACA JUGA: Presiden Akui Pencapaian Proyek Listrik 35 Ribu MW Belum Memuaskan

Meski demikian, Menteri ESDM Ignatius Jonan dalam keterangan resminya menjamin tidak akan ada pemadaman di sembilan wilayah tersebut. Ia menyatakan, pada tanggal 25 Desember 2016 mendatang, beban puncak listrik nasional diperkirakan akan mencapai 29.271 MW. Sedangkan daya tampung listrik nasional sebanyak 39.779 MW dengan cadangan operasi yang disiapkan sebanyak 10.506 MW.

“Upaya yang kami lakukan untuk penyediaan tenaga listrik telah dilakukan dengan mengimbau masyarakat sebagai pelanggan dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk tetap melakukan penghematan listrik. Nantinya, selama periode Natal dan Tahun Baru 2017, akan ada 14 wilayah yang dinyatakan memiliki pasokan listrik yang cukup,” jelasnya, Jakarta, Jumat (23/12).

BACA JUGA: ESDM Sarankan Tax Holiday untuk Menarik Investor Energi Baru Terbarukan

Untuk keamanan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan elpiji di wilayah Jawa Bagian Barat (Jawa Barat, Jakarta dan Banten), General Manager Pertamina pada Marketing Operation Region III, Jumali, mengatakan kalau pada periode Natal dan Tahun Baru 2017, estimasi konsumsi BBM di wilayah Jawa bagian Barat akan naik sekitar 1% pada produksi premium dari penyaluran harian sebesar 8.426 Kiloliter (KL). Sedangkan Pertamax diperkirakan naik 11% dibandingkan penyaluran normal harian 6.736 KL, dan Pertalite juga naik 9% dari penyaluran normal harian 8.878 KL.

“Kami akan berupaya terus agar jaminan ketahanan stok serta kelancaran distribusi BBM dan elpiji, termasuk saat periode natal dan tahun baru,” tutupnya.

Penulis: Danny Kosasih

]]>
https://www.greeners.co/berita/9-wilayah-berstatus-siaga-cadangan-pasokan-listrik-saat-natal-dan-tahun-baru-2017/feed/ 0
Program 35.000 MW, PLN Siap Bangun PLTGU Muara Karang https://www.greeners.co/berita/program-35-000-mw-pln-siap-bangun-pltgu-muara-karang/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=program-35-000-mw-pln-siap-bangun-pltgu-muara-karang https://www.greeners.co/berita/program-35-000-mw-pln-siap-bangun-pltgu-muara-karang/#respond Thu, 01 Sep 2016 09:49:08 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_berita&p=14637 PT Perusahaan Listrik Negara (persero) menyatakan siap membangun Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Muara Karang berkapasitas 500 MW sebagai bagian dari program Pembangkit Listrik 35.000 MW.]]>

Jakarta (Greeners) – PT Perusahaan Listrik Negara (persero) menyatakan siap membangun Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Muara Karang berkapasitas 500 MW sebagai bagian dari program Pembangkit Listrik 35.000 MW.

Kepastian pembangunan ini diperoleh setelah ditandatanganinya kontrak Engineering, Procurement dan Construction (EPC) antara PLN dan Konsorsium Mitsubishi – Wijaya Karya, pada Senin (29/8) di PLN Kantor Pusat, Jakarta. Penandatanganan kontrak EPC senilai Rp 3,9 Triliyun ini dilakukan oleh Direktur Regional Jawa Bagian Barat PLN Murtaqi Syamsuddin, Manager ASEAN & Southeast Asia Team Departmet of Power Systems International Mitsubishi Naoki Hirooka dan Direktur Operasi II Wijaya Karya Bambang Pramujo.

Seperti dikutip dari keterangan resmi yang diterima oleh Greeners, Murtaqi mengatakan bahwa pembangunan proyek ini merupakan salah satu proyek penting untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan Jawa–Bali yang semakin cepat dilakukan eksekusi akan semakin baik. Proyek ini sendiri dihasilkan dari proses pengadaan yang baik serta koordinasi dan kerjasama yang baik.

“Diharapkan proyek ini akan berjalan dengan sukses,” ujar Murtaqi, Jakarta, Rabu (31/08).

BACA JUGA: Pemerintah Dinilai Belum Maksimal Kembangkan Energi Terbarukan

Murtaqi juga menyatakan bahwa pihak Mitsubishi mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PLN yang telah mempercayakan proyek ini kepada Konsorsium Mitsubishi – Wijaya Karya. Ia juga menyatakan proyek ini merupakan tanda bahwa Mitsubishi akan terus berkontribusi untuk pembangunan di Indonesia.

Senada dengan Murtaqi, Direktur Operasi II Wijaya Karya Bambang Pramujo mengatakan bahwa Wijaya Karya memiliki hubungan yang erat dengan Mitsubishi sehingga mereka mampu dan akan terus mendukung pembangunan sistem kelistrikan di Indonesia.

PLTGU 500 MW ekstensi yang dibangun di Muara Karang ini berkonfigurasi dengan satu gas turbin seri terbaru dari Mitsubishi, yaitu seri F5; satu heat recovery steam generator (HRSG) dan satu steam turbine (ST). Pembangunan PLTGU Muara Karang ini akan memakan waktu konstruksi selama 18 bulan untuk Gas Turbine Open Cycle dan 8 bulan kemudian untuk penyelesaian akhir Combined Cycle Plan (PLTGU).

BACA JUGA: Bersiap Bangun Pembangkit Listrik 35.000 MW, PLN Mengaku Belum Ada Masalah

Sebagai informasi, selain penandatanganan kontrak EPC, long term service agreement (LTSA) dengan nilai kontrak Rp 22 miliar juga ditandatangan sebagai perjanjian antara Mitsubishi dengan PLN untuk memelihara gas turbin selama satu siklus pemeliharaan terencana (planed maintenance) sesuai standar pemeliharaan pabrikan yang perkiraannya selama enam tahun.

Di 2019, pembangkit ini akan masuk dalam sistem kelistrikan Jawa-Bali pada sub sektor DKI Jakarta. Listrik yang dihasilkan akan disalurkan di sepanjang jalur Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Muara Karang-Duri Kosambi-Kembangan. Dengan adanya penambahan kapasitas terpasang pada PLTGU Muara Karang, diharapkan dapat membuat sistem kelistrikan DKI Jakarta dan sekitarnya semakin andal.

Sejak PLN berdiri pada 1945, kapasitas terpasang di Indonesia baru mencapai 53.000 MW, untuk itulah pencapaian program 35.000 MW penting dan menjadi prioritas guna meningkatkan iklim investasi dan produksi di Indonesia, dengan rasio elektrifikasi mencapai 98 persen pada tahun 2019. Hal ini sejalan dengan tingginya kebutuhan listrik di Indonesia yang mencapai 8-9 persen per tahun.

Penulis: Danny Kosasih

]]>
https://www.greeners.co/berita/program-35-000-mw-pln-siap-bangun-pltgu-muara-karang/feed/ 0
Natal dan Tahun Baru 2016, PLN Disjaya Tidak Akan Melakukan Pemadaman https://www.greeners.co/berita/natal-dan-tahun-baru-2016-pln-disjaya-tidak-akan-melakukan-pemadaman/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=natal-dan-tahun-baru-2016-pln-disjaya-tidak-akan-melakukan-pemadaman https://www.greeners.co/berita/natal-dan-tahun-baru-2016-pln-disjaya-tidak-akan-melakukan-pemadaman/#respond Sat, 26 Dec 2015 05:13:58 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_berita&p=12366 PT PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang (Disjaya) mengaku akan tetap menjaga kontinuitas pasokan daya listriknya terutama penyediaan listrik saat malam pergantian tahun.]]>

Jakarta (Greeners) – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan memberlakukan piket siaga dan penguatan khusus terhitung sejak tanggal 22 Desember 2015 hingga 07 Januari 2016. Berkaitan dengan malam pergantian tahun, PT PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang (Disjaya) mengaku akan tetap menjaga kontinuitas pasokan daya listriknya terutama penyediaan listrik saat malam pergantian tahun.

Manajer Komunikasi, Hukum, dan Administrasi PLN Disjaya Aries Dwianto menyatakan bahwa PLN Disjaya tidak merencanakan pemadaman aliran listrik untuk kepentingan pembangunan jaringan, rehabilitasi dan pemeliharaan jaringan tenaga listrik.

Mengenai perkiraan beban puncak jelang malam pergantian tahun tanggal 31 Desember 2015 pukul 19.00 WIB, yaitu 3.271 Megawatt (MW) dan beban puncak pada siang tanggal 1 Januari 2016 sebesar 3.294 MW.

“Beban puncak saat Natal dan Tahun Baru ini lebih rendah dibandingkan beban puncak yang pernah dicapai PLN Disjaya, yaitu sebesar 7.293 MW, sehingga pasokan listrik dirasa mencukupi untuk wilayah Jakarta Raya dan Tangerang,” ujarnya, Jakarta, Jumat (25/12).

Untuk mengantisipasi percepatan pemulihan terhadap kemungkinan terjadinya gangguan jaringan, lanjut Aries, PLN Disjaya dan Tangerang juga akan melakukan siaga penuh pada setiap Posko Pelayanan Teknik pada 35 wilayah selama 24 jam sehari 7 hari seminggu. Posko-posko tersebut dapat dihubungi melalui Contact Center 123 dari telepon rumah maupun di nomor (021) 123 dari telepon seluler, Facebook PLN123 dan Twitter @pln_123.

Aries menyatakan, PLN telah mempersiapkan 16 Mobil Unit Deteksi Gangguan Kabel, 23 Mobil Unit Gardu Bergerak (UGB), 18 Mobil Unit Trafo Bergerak (UTB), 14 Mobil Unit Kabel Bergerak (UKB), 21 Mobil Unit Genset dan 5 Truk Crane. “Khusus di wilayah Tangerang, kami siapkan juga 3 Mobil Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) TM–20 KV,” imbuhnya.

Adapun daerah-daerah yang menjadi pantauan khusus PLN saat Natal yaitu Gereja Katedral dan 219 gereja-gereja lain di Jakarta dan Tangerang. Sedangkan untuk malam tahun baru yaitu Monumen Nasional (Monas), Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), media-media elektronik yang menyiarkan pesta malam pergantian tahun, hotel, kantor kepolisian, dan kantor PLN.

Penulis: Danny Kosasih

]]>
https://www.greeners.co/berita/natal-dan-tahun-baru-2016-pln-disjaya-tidak-akan-melakukan-pemadaman/feed/ 0