perhiasan ramah lingkungan - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/perhiasan-ramah-lingkungan/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Wed, 03 Feb 2021 08:36:02 +0000 id hourly 1 Berlian dari Udara, Siap Memukau Anda dengan Lebih Ramah Lingkungan https://www.greeners.co/gaya-hidup/berlian-dari-udara/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=berlian-dari-udara https://www.greeners.co/gaya-hidup/berlian-dari-udara/#respond Wed, 03 Feb 2021 12:00:47 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=31364 Aether, memperkenalkan berlian yang terbuat dari karbon berlebih yang diambil dari atmosfer. Singkatnya, berlian dari udara.]]>

Anda suka bersolek dengan perhiasan yang berkilau seperti berlian? Greeners menyadur tentang tren berlian yang tidak ditambang dengan penuh polemik, melainkan tercipta dari udara. Simak tulisan berikut. 

Setelah menempuh karir di merek perhiasan besar, Ryan Shearman dan Dan Wojno menjadi sangat sadar akan banyak sekali masalah yang terkait dengan penambangan berlian. Mulai dari proses intensif pemakaian energi untuk mengambil permata dari bumi (biasanya melibatkan mesin berat dan bahan peledak), sertifikasi yang tidak dapat diandalkan, serta kerja paksa dan tidak adil.

“Ada proses untuk memastikan konflik mengenai berlian tidak memasuki pasar, tetapi tidak berhasil. Konflik berhasil masuk ke pasar setiap hari. Anda tidak dapat menangkap semuanya, dan organisasi tidak mendefinisikan konflik mengenai berlian dengan tepat. Pelanggaran hak asasi manusia tidak terdeteksi,” kisah Shearman.

Perdebatan antara Penambangan dan Bentukan Laboratorium

Dalam beberapa tahun terakhir, kurangnya kemampuan traceability (identifikasi spesifik akan pergerakan produk yang meliputi rantai proses dan suplai) telah menginspirasi gelombang baru merek berlian yang dikembangkan di laboratorium.

Gerakan ini memunculkan perdebatan sengit tentang jenis berlian mana yang lebih baik. Pemasok berlian tradisional bersikeras bahwa batu mereka memiliki jejak karbon yang lebih rendah, karena laboratorium membutuhkan mesin dan bahan kimia yang kuat untuk “menumbuhkan” serpihan karbon menjadi batu.

Sementara itu, orang-orang laboratorium mengatakan datanya keliru. Perusahaan berlian bahkan mulai menggunakan istilah “berlian alami”, sebagai permainan pasar yang menghilangkan aspek pertambangan yang merusak.

Ini mungkin membingungkan beberapa konsumen sehingga menganggap berlian yang terbuat di laboratorium itu palsu. Padahal, secara ilmiah mereka identik. Di sisi lain, laboratorium harus mengambil sumber karbon mereka dari suatu tempat. Biasanya, sumbernya dari bahan bakar fosil melalui pengeboran minyak atau fracking.

Dengan kata lain, tidak ada pilihan yang benar-benar sempurna untuk ramah lingkungan. Namun, Aether, Shearman, Wojno, dan Robert Hagemann memperkenalkan opsi ketiga; yaitu berlian yang terbuat dari karbon berlebih yang diambil dari atmosfer. Singkatnya, bisa kita katakan berlian dari udara.

“Argumennya adalah, apa yang paling tidak berbahaya untuk planet ini?. Sekarang kami membalik argumen tersebut, karena kami tidak merusak planet ini sama sekali. Setiap berlian yang kami jual membuat dunia menjadi jauh lebih baik,” jelas Shearman. 

berlian dari udara

Aether, Shearman, Wojno, dan Robert Hagemann memperkenalkan opsi berlian yang terbuat dari karbon berlebih yang diambil dari atmosfer. Foto: Aether Diamonds.

Rangkaian Proses Pembuatan Berlian dari Udara

Saat ini terdapat lebih dari 109 miliar ton karbon di atmosfer, dan pengurangan emisi kita tidak cukup untuk mengekang pemanasan global. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) mengatakan bahwa kita juga perlu menyita karbon melalui solusi alami — seperti pertanian regeneratif dan reboisasi — dan cara yang maju, seperti teknologi penangkapan karbon.

Untuk Aether, prosesnya berjalan seperti ini: menggunakan teknologi penangkapan langsung CO2 dari udara. Kemudian terdorong melalui filter dan mengubahnya menjadi metana (bahan hidrokarbon mentah yang pada akhirnya akan menjadi berlian). Setelah itu menempatkannya di reaktor, di mana ia akan menumbuhkan atom demi atom menjadi batu.

Seluruh proses memakan waktu tiga hingga empat minggu. Hingga akhirnya berlian mentah dikirim untuk pemotongan, pemolesan, dan menjadi salah satu desain arsitektur Aether yang mengkilap.

berlian dari udara

Proses pembuatan berlian dari udara memakan waktu tiga hingga empat minggu. Foto: Aether Diamonds.

Baca juga: Piece and Gathering, Perhiasan dari Barang Bekas

Berlian dari Udara Memangkas 20 ton Karbon

Yang terpenting, setiap karat menghilangkan sekitar 20 ton karbon dari langit — angka yang lebih tinggi dari jejak karbon rata-rata orang Amerika per tahun. “Jika Anda membeli berlian dua karat, pada dasarnya seimbang dengan dua setengah tahun hidup Anda,” tambah Shearman.

Banyak perhiasan Aether yang jumlahnya jauh lebih banyak dari itu. Cincin solitaire-nya (dengan harga sekitar $7.000) berdampingan dengan “jaket cincin” yang dapat Anda tumpuk dan berlapis multi karat yang berkilau. Potongan Aether yang lebih mencolok, seperti anting-anting Synthesisnya, dijual dengan 5,39 karat seharga $40.000.

Baik dari segi desain dan harga, Aether terlihat mewah, dapat bersaing dengan desain-desain masa kini. Harapannya bukanlah bahwa Aether dapat menangani miliaran ton karbon itu sendiri. Tetapi debutnya menunjukkan seperti apa wujud mode dengan “iklim positif”. Serta bagaimana kita dapat memandang karbon sebagai sumber daya, bukan masalah eksistensial yang tidak dapat kita pecahkan.

Hagemann dan Shearman dengan senang hati menawarkan cara nyata dengan kemewahan untuk membantu orang lebih memahami perubahan iklim. “Semua orang di komunitas iklim setuju bahwa kami perlu mendorong partisipasi konsumen,” ujar Hagemann. “Sangat sulit untuk melakukan itu, karena orang tidak ingin mengubah perilaku mereka. Jadi, kami melihat ini sebagai peluang yang sangat kuat. Anda tidak perlu mengubah perilaku Anda, dan kami memberi Anda sarana untuk memberikan dampak yang sangat besar.”

Sumber:

Vogue

Penulis: Agnes Marpaung

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/berlian-dari-udara/feed/ 0
Jangan Salah, Liontin Ini Ternyata Pot Tanaman! https://www.greeners.co/gaya-hidup/jangan-salah-liontin-ternyata-pot-tanaman/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=jangan-salah-liontin-ternyata-pot-tanaman https://www.greeners.co/gaya-hidup/jangan-salah-liontin-ternyata-pot-tanaman/#respond Thu, 11 Jan 2018 13:13:30 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=19795 Menanam tanaman lazimnya dilakukan di pekarangan rumah ataupun di dalam pot. Namun kini, kita bisa lho menanam tanaman di dalam liontin!]]>

Menanam tanaman lazimnya dilakukan di pekarangan rumah ataupun di dalam pot. Namun tahukah kamu bahwa saat ini kita bisa menanam tanaman di dalam liontin?

Jika biasanya kalung memiliki hiasan berupa liontin yang terbuat dari emas ataupun perak, seorang desainer bernama Colleen Jordan justru melakukan hal yang tidak biasa. Bosan dengan desain kalung yang terkesan itu-itu saja, Colleen menghadirkan kalung dengan liontin yang berbentuk pot tanaman mini! Kalung yang diberi nama Wearable Planter tersebut diciptakan pertama kali oleh Colleen pada tahun 2011 silam.

“Sewaktu saya masih menjadi mahasiswi jurusan desain industri, saya selalu mencoba untuk merancang sesuatu yang memungkinkan seseorang untuk selalu membawa tanaman kemanapun mereka pergi. Saya membayangkan seandainya saja tanaman bisa tumbuh di kerah baju. Setelah melalui beberapa proses, akhirnya tercetuslah ide untuk membuat kalung dengan hiasan pot mini ini,” tutur Colleen seperti dilansir dari Etsy.

liontin ini ternyata pot

Foto: www.etsy.com/shop/wearableplanter

Colleen menghadirkan tali kalung Wearable Planter dengan tiga variasi bahan, yakni perak, nilon, dan juga kulit. Dalam proses pembuatan kalung, Colleen memadukan teknik digital serta manual. Pot mini yang menjadi liontin dari kalung Wearable Planter dibuat dengan menggunakan mesin cetak tiga dimensi (3D printer), sedangkan sisanya diproses secara manual dengan menggunakan tangan. Pot mini tersebut dibuat dengan teliti dan bermaterialkan plastik yang kuat.

Desain liontin pot mini yang dirancang oleh Colleen terlihat begitu sederhana namun tetap modern. Liontin pot mini tersebut hadir dalam beberapa bentuk, seperti elips ala vas bunga klasik dan berbentuk geometris. Dihiasi dengan warna-warna menarik seperti cobalt blue, merah muda, dan hijau muda, liontin pot mini tersebut terlihat begitu cantik bila dipadukan dengan tali kalung yang sederhana.

liontin ini ternyata pot

Foto: www.etsy.com/shop/wearableplanter

Dalam pot mini tersebut kita bisa menanam tanaman asli seperti tanaman sukulen dan tanaman bunga. Menanam tanaman di dalam pot mini dapat dilakukan dengan cara yang sama seperti kita menanam tanaman pada pot biasa, namun dalam ukuran yang jauh lebih kecil. Menjadikan tanaman hidup sebagai aksesoris yang cantik, rasanya unik sekali bukan?

Tak hanya menghadirkan koleksi kalung berhiaskan pot mini, Colleen juga menghadirkan aksesori berhiaskan pot mini lainnya. Colleen juga menghadirkan koleksi bros dan hiasan untuk sepeda yang tidak kalah cantiknya dengan kalung Wearable Planter.

Penulis: ARF/G42

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/jangan-salah-liontin-ternyata-pot-tanaman/feed/ 0
Tampil Cantik dengan Perhiasan Ecolustre yang Ramah Lingkungan https://www.greeners.co/gaya-hidup/tampil-cantik-dengan-perhiasan-ecolustre/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=tampil-cantik-dengan-perhiasan-ecolustre https://www.greeners.co/gaya-hidup/tampil-cantik-dengan-perhiasan-ecolustre/#respond Mon, 14 Aug 2017 00:15:15 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=18144 Sekilas perhiasan Ecolustre memang nampak seperti perhiasan pada umumnya. Namun, perhiasan Ecolustre menghadirkan perhiasan ramah lingkungan yang sepenuhnya terbuat dari barang bekas seperti besi bekas, kain bekas, piringan hitam yang […]]]>

Sekilas perhiasan Ecolustre memang nampak seperti perhiasan pada umumnya. Namun, perhiasan Ecolustre menghadirkan perhiasan ramah lingkungan yang sepenuhnya terbuat dari barang bekas seperti besi bekas, kain bekas, piringan hitam yang sudah rusak, dan masih banyak lagi. Meski terbuat dari barang bekas pakai, perhiasan dari Ecolustre terlihat begitu trendi, mewah, dan juga unik. Sulit untuk mengira bahwa perhiasan-perhiasan tersebut sesungguhnya terbuat dari ‘sampah’.

Ecolustre merupakan brand asal New York, Amerika Serikat, yang didirikan oleh dua kakak-beradik bernama Natalia dan Luda. Ide dibentuknya Ecolustre bermula pada saat Natalia dan Luda ingin memberikan hadiah perhiasan pada ibunya yang merupakan seorang pecinta lingkungan. Namun sayang, ternyata sulit sekali untuk menemukan perhiasan yang indah sekaligus ramah lingkungan.

“Awalnya bermula saat kami ingin memberi hadiah perhiasan bagi ibu kami yang merupakan seorang ‘pejuang lingkungan hidup’. Kami ingin memberikan hadiah perhiasan yang ramah lingkungan. Namun berdasarkan pengamatan kami, kebanyakan perhiasan dibuat dengan cara yang tidak ramah lingkungan. Lalu, kami mendirikan Ecolustre dengan tujuan untuk membuat perhiasan yang cantik namun tetap ramah lingkungan,” ujar Natalia dan Luda dilansir dari Nycfairtradecoalition.com.

Foto : www.nycfairtradecoalition.com

Ecolustre sendiri memiliki 4 jenis perhiasan, yakni kalung, gelang, cincin, dan anting. Seluruh perhiasan tersebut dibuat secara handmade oleh para pengrajin lokal. Dalam memproduksi perhiasan, Ecolustre tidak menggunakan bahan-bahan yang berbahaya bagi lingkungan. Selain hanya menggunakan barang-barang bekas, Ecolustre juga tidak pernah menambahkan perwarna buatan dalam proses pembuatan koleksinya.

Dari segi desain, Ecolustre menghadirkan desain yang simpel pada tiap jenis perhiasan yang mereka buat. Kalung, gelang, dan anting keluaran Ecolustre kebanyakan terbuat dari logam bekas, kayu bekas, dan batu-batuan. Cincin dari Ecolustre juga tak kalah menarik karena terbuat dari ranting kayu yang jatuh secara alami. Produk perhiasan yang paling unik dari Ecolustre adalah kalung koleksi mereka. Kalung ini dilengkapi dengan bandul yang berbentuk seperti bunga, kucing, burung hantu, gajah, hingga cupcake.             

Komitmen Ecolustre untuk menyajikan produk yang ramah terhadap lingkungan tidak hanya diterapkan pada pembuatan perhiasan saja. Ecolustre juga membuat kotak pembungkus perhiasan yang terbuat dari kertas daur ulang. 

Penulis: Anggi Rizky Firdhani

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/tampil-cantik-dengan-perhiasan-ecolustre/feed/ 0