pesawat amphibi - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/pesawat-amphibi/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Tue, 07 Jan 2020 05:51:55 +0000 id hourly 1 Penerbangan Perdana, Pesawat Amfibi Listrik Pertama di Dunia https://www.greeners.co/ide-inovasi/penerbangan-perdana-pesawat-amfibi-listrik-pertama-di-dunia/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=penerbangan-perdana-pesawat-amfibi-listrik-pertama-di-dunia https://www.greeners.co/ide-inovasi/penerbangan-perdana-pesawat-amfibi-listrik-pertama-di-dunia/#respond Tue, 07 Jan 2020 05:51:55 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_ide_inovasi&p=25242 Perusahaan pesawat amfibi di Vancouver mengambil langkah menuju maskapai komersial pertama di dunia, yang semua pesawatnya menggunakan tenaga listrik.]]>

Sejarah sedang dibuat di tepi Sungai Fraser di Richmond, B.C pada 10 December 2019, untuk melihat kecanggihan teknologi pesawat amfibi listrik. Perusahaan pesawat amfibi yang bermarkas di pinggiran Vancouver ini berhasil mengambil langkah menuju maskapai komersial pertama di dunia, yang semua pesawatnya menggunakan tenaga listrik.

Di kutip dari globalnews.ca, CEO Harbour Air, Greg McDougall, mengungkapkan pada penerbangan perdananya pesawat amfibi ini dilengkapi dengan motor listrik magniX berkekuatan 750 tenaga kuda. “Kami tidak memiliki cara untuk mengetahui dengan pasti bagaimana kinerja pesawat itu sampai kami benar-benar menerbangkannya, dan itu adalah pertama kalinya pesawat itu terbang,” kata McDougall. McDougall juga satu-satunya di pesawat itu, karena izin penerbangan hanya diperbolehkan untuk satu pilot uji coba.

BACA JUGA : Kandang Ayam Bertenaga Surya

McDougall mengatakan bahwa pesawat amfibi ini adalah pesawat uji coba dengan menggunakan teknologi canggih. “Hal ini tentu saja merupakan prototipe, tetapi ini adalah pesawat yang luar biasa dan dengan menggunakan komponen peralatan berteknologi tinggi,” kata McDougall.

Pada uji coba singkat McDougall dapat menerbangkan pesawat listrik ini sejauh 16 kilometer. Menurut Harbour Air, prototipe motor listrik ini menggunakan baterai lithium-ion mampu menyalakan pesawat sekitar 10 kali lebih lama.

Pesawat Listrik Pertama Harbour Air

Pesawat Listrik Pertama Harbour Air. Foto : istimewa

Stephen Holding, pilot dan kepala instruktur di program teknis penerbangan BCIT, mengatakan tidak perlu diragukan jika teknologi canggih tersebut dapat mengeluarkan biaya lebih banyak. “Baterai itu mahal. Mereka dapat naik secara radikal dalam 10 tahun terakhir. Di beberapa titik harga baterai bisa sama dengan harga BBM,” katanya.

“Perbedaannya adalah kita tidak memiliki kekuatan (rasio) yang sama dengan bensin atau bahan bakar jet pada baterai kita,” ungkap Holding. Holding mengatakan bersama dengan potensi penghematan bahan bakar jangka panjang, mesin listrik jauh lebih sederhana daripada mesin pembakaran, dan akan jauh lebih murah untuk dirawat.

BACA JUGA : Drone Penembak Benih Solusi Hadapi Krisis Iklim

Harbour Air mengatakan maskapai bisnisnya sebagian besar mencakup penerbangan jarak pendek, hal ini yang menunjang pemakaian pesawat berkonversi listrik. Mereka juga menyebutkan ketika teknologi meningkat, pesawat dapat digunakan untuk penerbangan yang lebih lama, termasuk juga pada pesawat motor kembar.

Perusahaan sudah mulai berencana untuk mengubah armadanya menjadi pesawat listrik 11 bulan yang lalu. Harbour Air mengatakan kemungkinan akan lebih dari dua tahun sebelum pesawat baru dikonfirmasikan untuk membawa penumpang. Harbour Air menambahkan bahwa pihaknya berharap pergantian armada pesawat menggunakan energi listrik turut berkontribusi mengurangi energi karbon yang dikeluarkan (netral karbon), sekaligus melakukan penghematan secara signifikan pada bahan bakar dan pemeliharaan.

Penulis: Sarah R. Megumi

]]>
https://www.greeners.co/ide-inovasi/penerbangan-perdana-pesawat-amfibi-listrik-pertama-di-dunia/feed/ 0
Pesawat Australia Akan Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Indonesia https://www.greeners.co/berita/pesawat-australia-akan-bantu-padamkan-kebakaran-hutan/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pesawat-australia-akan-bantu-padamkan-kebakaran-hutan https://www.greeners.co/berita/pesawat-australia-akan-bantu-padamkan-kebakaran-hutan/#respond Tue, 23 Sep 2014 05:05:28 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_news&p=5907 Jakarta (Greeners) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, untuk membantu mengatasi penanggulangan kebakaran hutan di beberapa provinsi yang terdapat titik api, pemerintah provinsi setempat akan menerjunkan beberapa unit helikopter […]]]>

Jakarta (Greeners) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, untuk membantu mengatasi penanggulangan kebakaran hutan di beberapa provinsi yang terdapat titik api, pemerintah provinsi setempat akan menerjunkan beberapa unit helikopter serta bantuan dua buah pesawat dari Australia agar kebakaran hutan bisa dipadamkan.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Pusat, Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, bahwa pesawat dari Australia yang telah dijadwalkan akan datang ke Indonesia nanti berjumlah dua unit dengan jenis pesawat amphibi Air Tractor. Menurut rencana, ke dua pesawat itu akan datang pada tanggal 30 September 2014.

“Pesawat ini nantinya akan melakukan operasi udara berupa pengeboman air di wilayah-wilayah yang terdapat titik api, khususnya Palembang,” ujar Sutopo, Jakarta, Selasa (23/09).

Menurut Sutopo, pesawat bantuan tersebut akan melakukan pengeboman air di dua wilayah seperti Jambi dan Riau karena di sana juga terdapat kebakaran hutan. Selain itu, terang Sutopo, pesawat Australia juga akan membantu memadamkan api akibat kebakaran hutan di Palembang.

Operasi udara pengeboman air ini, tambah Sutopo, akan diperkuat dengan mendatangkan dua helikopter jenis Kamov dari Johor Baru yang akan tiba di Kota Palembang pada tanggal 29 September 2014.

“Semua kami maksimalkan untuk melakukan pemadaman api agar tidak semakin meluas dan api tidak merambah ke daerah lain,” katanya.

Sebagai informasi, sebelumnya, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mendeteksi ada delapan provinsi yang berpotensi mengalami kebakaran hutan akibat kemarau yang panjang.

Deputi III Bidang Pengendalian Kerusakan Lingkungan dan Perubahan Iklim KLH, Arief Yuwono mengatakan, bahwa ke delapan wilayah yang masuk dalam deteksi KLH tersebut adalah Provinsi Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.

(G09)

]]>
https://www.greeners.co/berita/pesawat-australia-akan-bantu-padamkan-kebakaran-hutan/feed/ 0