pulau percontohan - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/pulau-percontohan/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Tue, 01 Sep 2015 08:46:29 +0000 id hourly 1 Perjalanan Tim Ekspedisi Sumba 2015 Dimulai https://www.greeners.co/aksi/perjalanan-tim-ekspedisi-sumba-2015-dimulai/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=perjalanan-tim-ekspedisi-sumba-2015-dimulai https://www.greeners.co/aksi/perjalanan-tim-ekspedisi-sumba-2015-dimulai/#respond Tue, 01 Sep 2015 08:40:41 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=10975 Bali (Greeners) – Delapan orang yang tergabung dalam Ekspedisi Sumba 2015 baru saja memulai perjalanan menuju Pulau Sumba yang menjadi bagian dari kampanye perubahan iklim dan energi terbarukan yang dikembangkan […]]]>

Bali (Greeners) – Delapan orang yang tergabung dalam Ekspedisi Sumba 2015 baru saja memulai perjalanan menuju Pulau Sumba yang menjadi bagian dari kampanye perubahan iklim dan energi terbarukan yang dikembangkan oleh Hivos, organisasi internasional pembangunan nirlaba non-pemerintah internasional.

Pada Senin (31/08), ke delapan peserta ekspedisi tiba di Bali untuk saling bertemu. Delapan orang ini terdiri atas empat orang tim Indonesia dan empat orang tim dari Belanda. Mereka bertemu guna menyusun perencanaan tentang apa saja yang akan mereka lakukan di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur selama sembilan hari ekspedisi yang dijadwalkan.

Salah satu peserta dari Indonesia, Novianus Efrat (28), atau yang akrab disapa Efrat, mengungkapkan antusiasmenya terhadap rencana proyek percontohan Pulau Sumba sebagai pulau ikonik untuk energi terbarukan tersebut.

Secara fisik, ia mengaku membutuhkan banyak istirahat karena aktifitas yang padat. Namun, baginya hal tersebut tidak menjadi masalah mengingat ekspedisi yang mereka lakukan adalah untuk menjadikan Sumba sebagai pulau percontohan. “Untuk mental, saya sudah sangat siap sejak awal dimulainya pendaftaran ya,” katanya.

Senada dengan Efrat, Guido (45), salah satu peserta dari Belanda, menuturkan hal serupa. Bahkan, ia mengaku senang karena akhirnya bisa bertemu dengan tim Indonesia yang selama ini hanya ia ketahui lewat sosial media.

“Sangat senang sekali akhirnya bisa bertemu dengan tim Indonesia. Mereka sangat ramah dan terbuka. Kami sungguh tidak sabar untuk memulai ekspedisi ini,” ujar Guido.

Tim Ekspedisi Sumba mempersiapkan alat tulis, buku, dan tas sekolah sumbangan dari para donatur untuk anak-anak sekolah di Sumba. Foto: dok. Ekspedisi Sumba 2015

Tim Ekspedisi Sumba mempersiapkan alat tulis, buku, dan tas sekolah sumbangan dari para donatur untuk anak-anak sekolah di Sumba. Foto: dok. Ekspedisi Sumba 2015

Sebagai informasi, Ekspedisi Sumba 2015 direncanakan akan memakan waktu selama sembilan hari. Delapan orang peserta tim ekspedisi yang terdiri dari empat orang dari Indonesia dan empat orang dari Belanda, akan mengunjungi tiga desa di Pulau Sumba. Desa ini akan diteliti oleh para peserta sebagai wilayah yang berpotensi untuk membuat proyek energi terbarukan.

Tim ekspedisi akan menjelajahi Pulau Sumba sekaligus berinteraksi dan bekerjasama dengan masyarakat setempat untuk mencari solusi penerapan energi terbarukan di pulau dengan jumlah populasi kurang dari 700 ribu orang ini.

Kedelapan peserta tersebut adalah Dea Sihotang dari Cibubur, Novianus Efrat dari Jakarta, Saepul Hamdi dari Sukabumi dan Griksa Gunadarma dari Jakarta. Sedangkan tim dari Belanda, yaitu Guido, Franka, Joyce dan Sylvia.

Sandra Winarsa selaku Project Manager Green Energy (Sumba), Hivos Southeast Asia, pada konferensi persnya beberapa waktu lalu menyatakan pada Ekspedisi Sumba tahun 2015 ini, Hivos bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Sumba, PLN Sumba, komunitas dan LSM setempat untuk bersama-sama dengan merealisasikan energi terbarukan di Sumba.

“Walaupun awalnya pemerintah setempat skeptis dengan apa yang akan kita lakukan, namun seiring berjalannya waktu dan pembuktian nyata, mereka mendukung dan membantu program ini,” katanya.

Penulis: Danny Kosasih

]]>
https://www.greeners.co/aksi/perjalanan-tim-ekspedisi-sumba-2015-dimulai/feed/ 0
Hivos Indonesia Jadikan Sumba Sebagai Pulau Percontohan Energi Terbarukan https://www.greeners.co/aksi/sumba-sebagai-pulau-percontohan-energi-terbarukan/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=sumba-sebagai-pulau-percontohan-energi-terbarukan https://www.greeners.co/aksi/sumba-sebagai-pulau-percontohan-energi-terbarukan/#respond Tue, 09 Sep 2014 11:58:22 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_event&p=5754 Jakarta (Greeners) – Ketergantungan penduduk Indonesia akan bahan bakar fosil semakin hari terbukti semakin meningkat. Hal tersebut dapat terlihat dari selalu ramainya antrian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di […]]]>

Jakarta (Greeners) – Ketergantungan penduduk Indonesia akan bahan bakar fosil semakin hari terbukti semakin meningkat. Hal tersebut dapat terlihat dari selalu ramainya antrian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di banyak daerah. Terlebih, setiap kali pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), masyarakat seketika panik dan menuntut pemerintah agar tidak menaikkan harga BBM tersebut.

Di beberapa daerah di Indonesia, ketergantungan akan energi fosil juga mengakibatkan banyak wilayah Indonesia yang belum teraliri listrik. Salah satu permasalahannya adalah kurang tersedianya bahan bakar fosil untuk menghidupkan pembangkit listrik.

Atas dasar kebutuhan akan listrik di beberapa daerah yang masih belum teraliri listrik itulah, Hivos-Indonesia, sebuah organisasi internasional pembangunan nirlaba non-pemerintah, berupaya membantu mencarikan solusi ketersediaan energi terbarukan bagi masyarakat.

Pada tanggal 31 Agustus hingga 6 September 2014 lalu, Hivos menyelenggarakan Ekspedisi Sumba untuk mendorong tercapainya akses 100% energi terbarukan di Sumba. Lebih dari 500 pendaftar diseleksi dan terpilih 4 orang volunteer dari Indonesia dan 4 orang dari Belanda yang menjadi peserta ekspedisi ini.

Communications Officer Hivos, Dewi Suciati, menjelaskan bahwa Hivos memang memiliki visi tersedianya akses pada 100% energi terbarukan bagi warga Sumba dan ingin menjadikan Sumba sebagai pulau percontohan bagi seluruh dunia. Untuk itulah ekspedisi ini diadakan.

“Kita mau kasih lihat ke dunia bahwa energi terbarukan dapat menurunkan tingkat kemiskinan dan mendorong terjadinya pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Dewi saat menjadi pembicara pada konferensi pers ‘Ekspedisi Sumba The Iconic Island for Renewable Energy‘ di hotel Grand Kemang, Jakarta, Selasa (09/09).

Dewi juga menjelaskan, bahwa kampanye publik “Ekspedisi Sumba” ini merupakan bagian dari kampanye iklim dan energi dengan tujuan untuk mengalihkan konsumsi energi menjadi 100% energi terbarukan di seluruh dunia.

“Tujuan utama kampanye ini untuk menggalang dukungan publik di Indonesia dan Belanda untuk mendukung akses terhadap energi terbarukan di negara-negara berkembang,” katanya.

Dengan adanya ekspedisi ini, Dewi mengharapkan kampanye tentang pentingnya energi terbarukan mampu membuka mata masyarakat, yang secara kebutuhan sebenarnya sangat mampu untuk mengakses bahan bakar fosil. Dan, menyadarkan semua orang bahwa sudah saatnya energi terbarukan menjadi energi utama untuk kebutuhan masyarakat Indonesia.

(G09)

]]>
https://www.greeners.co/aksi/sumba-sebagai-pulau-percontohan-energi-terbarukan/feed/ 0