tips sehat - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/tips-sehat/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Thu, 13 Mar 2025 05:44:05 +0000 id hourly 1 Puasa Ramadan Lebih dari Ibadah, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan https://www.greeners.co/gaya-hidup/puasa-ramadan-lebih-dari-ibadah-ini-manfaatnya-untuk-kesehatan/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=puasa-ramadan-lebih-dari-ibadah-ini-manfaatnya-untuk-kesehatan https://www.greeners.co/gaya-hidup/puasa-ramadan-lebih-dari-ibadah-ini-manfaatnya-untuk-kesehatan/#respond Fri, 14 Mar 2025 05:00:27 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=46139 Puasa Ramadan bukan hanya sekadar ibadah, tetapi juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Berbagai penelitian ilmiah menunjukkan bahwa berpuasa dapat membantu menjaga keseimbangan metabolisme, meningkatkan kesehatan mental, serta memberikan […]]]>

Puasa Ramadan bukan hanya sekadar ibadah, tetapi juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Berbagai penelitian ilmiah menunjukkan bahwa berpuasa dapat membantu menjaga keseimbangan metabolisme, meningkatkan kesehatan mental, serta memberikan efek positif bagi sistem kekebalan tubuh.

Menurut Dokter Spesialis Penyakit Dalam Klinik Utama Kedokteran Nuklir Serpong – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Artati Murwaningrum, selama Ramadan terjadi perubahan dalam pola makan, tidur, serta keseimbangan energi yang masuk dan keluar dari tubuh.

Hal tersebut menyebabkan tubuh melakukan penyesuaian metabolisme, mengingat adanya jeda waktu makan yang lebih panjang. Proses adaptasi dalam sistem metabolisme ini justru memberikan manfaat bagi kesehatan.

Salah satu manfaat utama puasa adalah membantu mengontrol berat badan. Dengan mengurangi frekuensi makan, tubuh memiliki waktu yang cukup untuk memproses dan membakar cadangan energi yang tersimpan dalam bentuk lemak.

“Jika dilakukan dengan benar, puasa dapat membantu menurunkan berat badan secara sehat. Namun, tentunya harus tetap memperhatikan pola makan saat sahur dan berbuka agar hasilnya optimal,” ujarnya pada BRIN Talkshow, Selasa (11/3).

Selain berdampak pada kesehatan fisik, puasa juga bermanfaat bagi kesehatan mental dan spiritual. Puasa dapat meningkatkan ketenangan batin dan mengurangi tingkat stres.

“Puasa Ramadan bisa menjadi momen untuk menenangkan diri, lebih fokus dalam beribadah, serta mengurangi beban pikiran yang berlebihan. Ini berkaitan erat dengan kesehatan mental dan keseimbangan emosi,” terangnya.

Selain itu, puasa juga membantu tubuh melakukan detoksifikasi alami. Dengan tidak mengonsumsi makanan dan minuman selama beberapa jam, sistem pencernaan mendapatkan waktu untuk beristirahat dan membersihkan diri dari zat-zat yang tidak tubuh butuhkan.

“Puasa Ramadan mirip dengan metode intermittent fasting yang saat ini sedang populer. Keduanya memiliki efek yang serupa dalam membantu tubuh melakukan pembersihan alami,” kata Artati.

Manfaat Puasa Ramadan bagi Kesehatan

Sementara itu, bagi penderita diabetes, puasa dapat memberikan manfaat jika dilakukan dengan cara yang tepat. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

“Pasien diabetes harus lebih berhati-hati dalam mengatur pola makan dan asupan gula selama berpuasa. Sebaiknya tetap melakukan pemantauan kadar gula darah agar puasa tidak berdampak negatif pada kondisi kesehatan mereka,” jelasnya.

Artati juga menekankan pentingnya memilih makanan yang tepat saat berbuka dan sahur. Konsumsi makanan tinggi serat dan protein akan membantu menjaga keseimbangan energi serta menghindari lonjakan kadar gula darah secara tiba-tiba.

“Pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein sehat, serta lemak baik agar tubuh tetap bertenaga sepanjang hari,” tambahnya.

Tak hanya itu, tidur dan istirahat yang cukup juga menjadi kunci agar tubuh tetap bugar selama Ramadan. Sebab, pola tidur berubah akibat sahur dan tarawih, penting untuk mengatur waktu istirahat dengan baik. Jika memungkinkan, lakukan tidur siang sebentar atau power nap selama 15-20 menit untuk menjaga fokus dan produktivitas.

Ia juga mengingatkan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Dengan pola makan yang benar, istirahat cukup, serta menjaga aktivitas fisik, Ramadan dapat menjadi momen untuk memperbaiki kebiasaan hidup yang lebih sehat.

Dengan berbagai manfaat kesehatan, puasa Ramadan menjadi bukti bahwa ibadah ini tidak hanya memberikan pahala spiritual ya Sobat Greeners, tetapi juga mendukung kesejahteraan fisik dan mental bagi umat Muslim di seluruh dunia.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/puasa-ramadan-lebih-dari-ibadah-ini-manfaatnya-untuk-kesehatan/feed/ 0
Hindari Dehidrasi Tersembunyi saat Berpuasa dengan Solusi Ini https://www.greeners.co/gaya-hidup/hindari-dehidrasi-tersembunyi-saat-berpuasa-dengan-solusi-ini/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=hindari-dehidrasi-tersembunyi-saat-berpuasa-dengan-solusi-ini https://www.greeners.co/gaya-hidup/hindari-dehidrasi-tersembunyi-saat-berpuasa-dengan-solusi-ini/#respond Sun, 09 Mar 2025 03:00:03 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=46096 Jakarta (Greeners) – Saat menjalankan ibadah puasa, banyak orang mengira bahwa mengonsumsi banyak air putih saat sahur dan berbuka sudah cukup untuk mencegah dehidrasi. Namun, kenyataannya, air putih saja tidak […]]]>

Jakarta (Greeners) – Saat menjalankan ibadah puasa, banyak orang mengira bahwa mengonsumsi banyak air putih saat sahur dan berbuka sudah cukup untuk mencegah dehidrasi. Namun, kenyataannya, air putih saja tidak cukup untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh, terutama di negara tropis seperti Indonesia.

Kekurangan elektrolit dapat menyebabkan dehidrasi tersembunyi, kondisi yang sering tidak disadari. Meskipun demikian, dehidrasi ini berdampak besar pada kesehatan dan kebugaran tubuh, terutama saat menjalankan ibadah puasa.

Menurut dokter umum sekaligus influencer kesehatan Saddam Ismail, Ramadan di Indonesia dan negara tropis lainnya memiliki tantangan tersendiri daripada negara beriklim sejuk. Cuaca panas dan kelembapan tinggi membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan dan elektrolit, terutama saat berpuasa.

BACA JUGA: Ancaman Kesehatan di Balik Mengonsumsi Air Putih Terlalu Banyak

“Kekurangan elektrolit ini bisa menyebabkan dehidrasi tersembunyi, yaitu kondisi tubuh tetap kekurangan cairan meskipun sudah cukup minum. Kondisi ini menyebabkan banyak orang mengalami kelelahan, pusing, dan kram otot tanpa menyadarinya,” ujar Saddam dalam keterangan tertulisnya.

Air putih memang tidak boleh terlupakan saat sahur dan berbuka. Namun, untuk mengembalikan keseimbangan elektrolit secara optimal, minuman yang kaya elektrolit seperti air kelapa jauh lebih efektif. Kandungan alami kalium, natrium, dan magnesium dalam air kelapa membantu tubuh menyerap cairan dengan lebih baik. Sehingga, proses rehidrasi lebih cepat dan efisien daripada minuman berkafein atau bersoda.

Selain itu, air kelapa memiliki gula alami yang memberikan asupan tenaga secara bertahap tanpa menyebabkan lonjakan gula darah berlebihan. Sebuah penelitian di jurnal kesehatan Amerta Nutrition bahkan menyebutkan bahwa air kelapa dapat membantu meningkatkan metabolisme pada kondisi diabetes tipe 2. Hal ini melalui aktivitas antioksidan fitokimia, mineral, dan vitamin.

Tradisi Sehat

Di Indonesia, air kelapa sudah lama menjadi bagian dari tradisi berbuka puasa. Air kelapa menjadi solusi alami yang dapat membantu mencegah dehidrasi tersembunyi, menjaga stamina, dan memastikan tubuh tetap bugar selama Ramadan.

Saddam juga merekomendasikan air kelapa sebagai pilihan berbuka. Kandungan mineral dalam air kelapa membantu menjaga fungsi otot dan saraf tetap optimal serta mendukung metabolisme tubuh. Selain itu, air kelapa juga dapat meningkatkan daya tahan selama menjalani puasa keesokan harinya.

“Air kelapa juga lebih ramah di lambung dibandingkan minuman berkafein atau asam, sehingga aman dikonsumsi saat perut masih kosong. Selain itu, air kelapa juga mengandung L-arginine dan vitamin C yang berperan dalam mengurangi radikal bebas dan melindungi kesehatan jantung,” tuturnya.

Meskipun air kelapa memiliki banyak manfaat, penting untuk tetap menjaga variasi makanan dan minuman selama Ramadan. Hal ini agar seluruh kebutuhan makronutrien dan mikronutrien tubuh tetap terpenuhi. Dengan menjaga keseimbangan hidrasi dan nutrisi, puasa akan tetap lancar dan tubuh tetap prima sepanjang bulan suci ini.

Dehidrasi Tersembunyi, Gejala dan Dampaknya

Dehidrasi sering jadi fenomena sederhana sebagai “kekurangan cairan”, padahal dapat mengakibatkan banyak masalah. Pada penelitian di Annals of Nutrition and Metabolism menunjukkan bahwa dehidrasi ringan dapat mengurangi daya kognitif anak-anak dan lansia. Sementara, pada orang dewasa yang tidak punya masalah kesehatan, dehidrasi dapat menyebabkan mood yang tidak stabil, kelelahan atau fatigue, dan kesulitan berkonsentrasi.

Dehidrasi tersembunyi juga bisa menyebabkan masalah kesehatan mulut. Jurnal BMC Oral Health mengatakan kasus sialadenitis atau radang atau bengkak pada kelenjar air ludah meningkat dua kali lipat pada umat Muslim saat Ramadan.

BACA JUGA: 5 Tips Hidup Sehat Pascalebaran

Saddam memaparkan beberapa gejala dehidrasi tersembunyi yang bisa diwaspadai. Gejalanya bisa meliputi rasa lemas meskipun sudah minum cukup air, pusing saat berdiri tiba-tiba, kram otot di malam hari, serta kulit kering dan bibir pecah-pecah.

“Kondisi ini sering tidak disadari dan bisa berdampak pada aktivitas harian, serta ibadah selama Ramadan. Oleh karena itu, penting untuk mencari sumber hidrasi yang tidak hanya mengandung air, tetapi juga elektrolit alami,” tambahnya.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/hindari-dehidrasi-tersembunyi-saat-berpuasa-dengan-solusi-ini/feed/ 0
Mandi setelah Makan, Apakah Berpengaruh pada Kesehatan? https://www.greeners.co/gaya-hidup/mandi-setelah-makan-apakah-berpengaruh-pada-kesehatan/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=mandi-setelah-makan-apakah-berpengaruh-pada-kesehatan https://www.greeners.co/gaya-hidup/mandi-setelah-makan-apakah-berpengaruh-pada-kesehatan/#respond Sat, 14 Dec 2024 05:00:12 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=45441 Sobat Greeners, apakah kamu sering mandi setelah makan? Mungkin banyak dari kita yang masih memiliki kebiasaan ini. Namun, sebaiknya kebiasaan ini dihindari karena dapat mengganggu proses pencernaan. Saat makan, suhu […]]]>

Sobat Greeners, apakah kamu sering mandi setelah makan? Mungkin banyak dari kita yang masih memiliki kebiasaan ini. Namun, sebaiknya kebiasaan ini dihindari karena dapat mengganggu proses pencernaan.

Saat makan, suhu tubuh sedikit meningkat karena tubuh mengalirkan lebih banyak darah ke sistem pencernaan. Jika kamu mandi setelah makan, terutama dengan air hangat, suhu tubuh akan semakin meningkat, yang mengalihkan suplai darah dari sistem pencernaan ke kulit untuk mendinginkan tubuh.

BACA JUGA: Mengalami Gangguan Pencernaan? Hindari 6 Makanan Ini

Akibatnya, proses pencernaan bisa terganggu, dan perut kamu mungkin akan merasa tidak nyaman. Jika memang harus mandi setelah makan, sebaiknya tunggu sekitar 20 menit hingga 1 jam agar proses pencernaan tidak terganggu.

Menurut Healthline, meskipun penelitian belum dapat memastikan apakah mandi air panas benar-benar berbahaya setelah makan, mandi air dingin lebih aman karena tidak meningkatkan suhu tubuh atau mengganggu pencernaan. Selain itu, mandi air dingin dapat mempercepat metabolisme dan membantu membakar lebih banyak lemak.

Berikut ini beberapa tips sehat yang bisa kamu lakukan setelah makan!

1. Minum Air Putih

Hellosehat melansir bahwa setelah makan dianjurkan untuk minum air putih. Sebab, air putih yang masuk ke dalam tubuh kamu bisa membantu memecah makanan dan melembutkannya.

Dengan cara ini, tubuh akan lebih efektif dalam menyerap nutrisi dari makanan. Selain itu, mengonsumsi air putih setelah makan juga dapat membantu mempercepat metabolisme dan mencegah sembelit.

2. Jalan Kaki

Selain mengonsumsi air putih, Sobat Greenrs juga bisa berjalan-jalan sejenak setelah makan. Hal ini bisa memberikan manfaat bagi kesehatan.

Menurut Cleveland Clinic, berjalan kaki setelah makan dapat membantu mencegah lonjakan gula darah yang drastis dan berpotensi mengurangi risiko diabetes. Aktivitas ini juga dapat membakar kalori yang berkontribusi pada penurunan berat badan.

3. Jangan Sikat Gigi

Nah, siapa yang sering sikat gigi setelah makan? Menyikat gigi setelah makan sebenarnya bisa berisiko, lho. Sebab, partikel makanan yang sangat asam dapat menutupi gigi, dan menyikatnya langsung setelah makan justru bisa merusak email gigi.

Sebaiknya, kamu tunggu sekitar 30 menit sebelum menyikat gigi, atau lakukan penyikatan gigi setelah bangun tidur dan sebelum tidur untuk melindungi kesehatan gigi.

4. Jangan Tidur setelah Makan

Tidur setelah makan menjadi kebiasaan banyak orang. Namun, kebiasaan ini mesti dihindari. Sebaiknya, tunggu hingga tubuh kamu mulai mencerna makanan dan memindahkannya ke usus sebelum berbaring di tempat tidur.

Pasalnya, ketika berbaring dengan perut yang penuh, asam lambung dapat mengalir kembali ke kerongkongan. Sehingga, menyebabkan rasa nyeri pada ulu hati, bahkan mual dan tidak nyaman.

5. Hindari Merokok

Selain mandi, kamu sebaiknya mengindari merokok setelah makan. Sebab, kebiasaan ini dapat menyebabkan asam lambung naik. Merokok dapat melemahkan otot sfingter esofagus, yaitu katup di kerongkongan yang berfungsi mencegah cairan asam lambung naik ke kerongkongan.

Jika otot ini melemah, asam lambung dapat naik ke kerongkongan, yang dikenal dengan kondisi gastroesophageal reflux disease (GERD).

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/mandi-setelah-makan-apakah-berpengaruh-pada-kesehatan/feed/ 0
5 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan https://www.greeners.co/gaya-hidup/5-tips-menjaga-kesehatan-di-musim-hujan/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=5-tips-menjaga-kesehatan-di-musim-hujan https://www.greeners.co/gaya-hidup/5-tips-menjaga-kesehatan-di-musim-hujan/#respond Sat, 25 Nov 2023 04:00:13 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=42360 Sebagian besar wilayah Indonesia saat ini tengah memasuki musim hujan. Berbagai antisipasi juga perlu dilakukan agar kesehatan tetap terjaga. Apalagi bagi Sobat Greeners yang sering beraktivitas di luar ruangan, harus […]]]>

Sebagian besar wilayah Indonesia saat ini tengah memasuki musim hujan. Berbagai antisipasi juga perlu dilakukan agar kesehatan tetap terjaga. Apalagi bagi Sobat Greeners yang sering beraktivitas di luar ruangan, harus sigap melakukan antisipasi secara ekstra.

Musim hujan juga menandakan awal cuaca dingin. Meskipun musim hujan memberikan banyak manfaat, kamu tetap harus waspada. Sebab, pada musim ini banyak orang yang mudah terserang penyakit, seperti pilek, batuk, dan flu.

Dengan segala perubahan cuaca tersebut, masyarakat perlu melakukan beberapa upaya seperti mengonsumsi makanan sehat dan vitamin. Kondisi fisik harus tetap fit agar dapat menjalani aktivitas dengan sehat. Simak lima tips menjaga kesehatan saat musim hujan berikut ini!

1. Konsumsi multivitamin

Saat musim hujan, tubuh kita pun otomatis harus bisa beradaptasi dengan kondisi tersebut. Sistem kekebalan tubuh juga perlu asupan untuk mempertahankan diri dari penyakit.

Sobat Greeners perlu mengonsumsi makanan sehat dan multivitamin agar tubuh tetap bugar. Suplemen vitamin pun harus mengandung vitamin C atau zink. Kandungan itu baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh sebab efektif melawan infeksi.

2. Tingkatkan asupan cairan

Tips kedua, Sobat Greeners harus meningkatkan asupan cairan. Hal ini akan membantu membersihkan tubuh dari kuman dan bakteri. Peningkatan asupan air juga membantu mencegah batuk dan pilek.

Oleh sebab itu, Sobat Greeners perlu mengonsumsi air putih secara cukup. Selain air putih, saat musim hujan ini baik untuk mengonsumsi minuman hangat seperti jahe dan teh untuk mengurangi sakit tenggorokan.

3. Cuci tangan secara teratur

Menjaga kesehatan saat musim hujan juga sangat penting. Sobat Greeners perlu menekankan pentingnya mencuci tangan dengan benar dan melakukannya secara konsisten.

Mencuci tangan secara teratur adalah langkah pertama untuk mencegah penyakit. Sangat penting untuk mencuci tangan karena bakteri dan penyakit yang ditularkan melalui air seperti diare dan demam berdarah lebih aktif selama musim hujan.

Sebelum makan, Sobat Greeners harus mencuci tangan. Gosoklah tangan dengan sabut setidaknya selama 20 detik, lalu bilas hingga bersih dengan air mengalir.

4. Lindungi rumah dari nyamuk

Penyakit demam berdarah dan malaria umum terjadi pada musim hujan. Sebab, nyamuk berkembang biak pada periode tersebut. Sobat Greeners perlu menjaga lingkungan agar tetap bersih.

Periksalah genangan air dan pot tanaman, selokan, serta semak-semak. Langkah ini akan mencegah nyamuk menciptakan tempat berkembang biaknya. Untuk mencegahnya, Sobat Greeners bisa membeli obat nyamuk di toko atau memilih bahan alami seperti lavender dan serai. Selain itu, gunakan kelambu saat tidur untuk melindungi diri dari nyamuk.

5. Konsumsi makanan sehat

Sobat Greeners bisa mengonsumsi makanan sehat secara rutin. Sebab, hal itu dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan dan membantu tubuh untuk membangun resistensi dan melawan penyakit.

Supaya lebih mudah, buat perencanaan menu untuk menjalankan pola makan yang bisa menunjang kesehatan. Jika kalian menyantap makanan di restoran, penting untuk menjaga kebiasaan makan sehat ini dengan memilih makanan yang mengandung cukup protein, vitamin, serta mineral.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

 

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/5-tips-menjaga-kesehatan-di-musim-hujan/feed/ 0
4 Kebiasaan Buruk yang Bisa Merusak Kesehatan Tulang https://www.greeners.co/gaya-hidup/4-kebiasaan-buruk-yang-bisa-merusak-kesehatan-tulang/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=4-kebiasaan-buruk-yang-bisa-merusak-kesehatan-tulang https://www.greeners.co/gaya-hidup/4-kebiasaan-buruk-yang-bisa-merusak-kesehatan-tulang/#respond Wed, 22 Nov 2023 07:35:20 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=42328 Seiring bertambahnya usia, tulang akan mengalami kerusakan karena menanggung beban ketika menjalani aktivitas sehari-hari. Hindari sejumlah kebiasaan buruk yang bisa merusak kesehatan tulang. Kondisi tulang yang buruk dapat menyebabkan masalah […]]]>

Seiring bertambahnya usia, tulang akan mengalami kerusakan karena menanggung beban ketika menjalani aktivitas sehari-hari. Hindari sejumlah kebiasaan buruk yang bisa merusak kesehatan tulang.

Kondisi tulang yang buruk dapat menyebabkan masalah seperti osteoporosis dan fraktur tulang. Melansir Eat This Not That, menurut National Council on Aging, menjaga kekuatan tulang menjadi semakin penting. 

BACA JUGA: Kenali 5 Makanan yang Bikin Kamu Tambah Lapar

Seiring bertambahnya usia, kepadatan tulang yang lebih rendah dapat menyebabkan osteoporosis dan meningkatkan risiko patah tulang. Meskipun penelitian menunjukkan bahwa olahraga teratur seperti lari dan latihan kekuatan dapat meningkatkan kesehatan tulang, kebiasaan sehari-hari tertentu dapat merusak kesehatan tulang.

Seorang dokter keluarga bersertifikat di Fort Benning, Georgia, Laura Purdy, mengungkap beberapa kebiasaan terburuk bagi kesehatan tulang seiring bertambahnya usia. Yuk, simak kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut sebelum terlambat!

1. Kurang konsumsi kalsium 

Menurut National Institutes of Health, kalsium merupakan bahan pembangun penting bagi tulang. Kekurangan kalsium dapat melemahkan kesehatan tulang seiring berjalannya waktu. Memasukkan produk susu seperti yogurt, susu, dan keju dapat membantu kamu dalam memenuhi kebutuhan kalsium harian.

“Pastikan kamu mengonsumsi makanan dengan susu dan produk susu lainnya, ikan, jus jeruk, sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, biji-bijian, dan buah-buahan,” saran Purdy.

Kekurangan kalsium dapat menyebabkan beberapa kondisi seperti osteoporosis, membuat tulang rapuh, dan rentan patah. Meski begitu, menurut Cleveland Clinic, menjaga keseimbangan sangatlah penting, karena asupan kalsium yang berlebihan melalui suplemen dapat berdampak buruk pada kesehatan tulang.

2. Konsumsi banyak garam

Studi menunjukkan bahwa asupan natrium yang tinggi dapat menyebabkan hilangnya kalsium dari tulang, sehingga melemahkannya. Karena itu, perhatikan asupan garam dengan mengurangi makanan olahan dan membumbui makanan dengan bumbu dan rempah-rempah.

Selain itu, fokuslah untuk mengonsumsi makanan kaya kalium seperti pisang, jeruk, dan kentang. Sebab, kalium membantu tubuh mengeluarkan kelebihan natrium yang dapat meningkatkan kesehatan tulang.

“Hindari mengonsumsi makanan dengan terlalu banyak asupan garam karena garam melemahkan tulang,” Purdy mengingatkan.

3. Jarang olahraga

Melakukan aktivitas fisik, terutama olahraga seperti berjalan kaki atau angkat beban, tentunya sangat penting dalam membangun dan menjaga kepadatan tulang. Ketika seseorang melakukan aktivitas ini, penelitian menunjukkan tulang beradaptasi dengan menjadi lebih kuat dan padat. Hal itu dapat mengurangi risiko mengalami patah tulang dan osteoporosis.

“Tidak cukup aktivitas fisik dan menggerakkan tubuh dapat membahayakan tulang. Bahkan, berjalan kaki setiap hari akan berdampak positif pada kesehatan tulang,” kata Purdy.

Lakukan olahraga mingguan dengan intensitas sedang setidaknya 150 menit, seperti jalan cepat, menari, atau bersepeda.

4. Terlalu banyak duduk 

Pernahkah kamu mendengar istliah sedentary lifestyle? Rupanya, gaya hidup tersebut dapat berdampak buruk pada kesehatan tulang, serta mengurangi kepadatan dan kekuatan tulang. Duduk dalam waktu lama, seperti bekerja di kantor atau terlalu sering menatap layar, dapat meningkatkan risiko masalah terkait tulang, dan masalah kesehatan lainnya.

BACA JUGA: 7 Tanda Tubuh Kurang Gerak, Susah Tidur hingga Sering Cemas

“Duduk dalam waktu lama dan tidak keluar rumah akan berdampak pada kesehatan tulang dan mobilitas,” tegas Purdy.

Untuk mengatasi hal ini, kamu dapat melakukan gerakan singkat sepanjang hari. Aktivitas sederhana seperti berdiri, melakukan peregangan, atau berjalan kaki selama beberapa menit setiap jam dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi dampak negatif dari duduk terlalu lama.

 

Penulis: Maula Sulthoni

Editor: Indiana Malia

 

 

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/4-kebiasaan-buruk-yang-bisa-merusak-kesehatan-tulang/feed/ 0
Kenali 5 Makanan yang Bikin Kamu Tambah Lapar https://www.greeners.co/gaya-hidup/kenali-5-makanan-yang-bikin-kamu-tambah-lapar/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kenali-5-makanan-yang-bikin-kamu-tambah-lapar https://www.greeners.co/gaya-hidup/kenali-5-makanan-yang-bikin-kamu-tambah-lapar/#respond Sun, 19 Nov 2023 03:00:57 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=42266 Pernahkah Sobat Greeners merasa bertambah lapar sehabis makan? Bisa jadi kamu baru saja mengonsumsi jenis makanan yang justru membuat rasa lapar bertambah. Makanan yang bikin rasa lapar bertambah kebanyakan terdiri […]]]>

Pernahkah Sobat Greeners merasa bertambah lapar sehabis makan? Bisa jadi kamu baru saja mengonsumsi jenis makanan yang justru membuat rasa lapar bertambah.

Makanan yang bikin rasa lapar bertambah kebanyakan terdiri dari karbohidrat olahan dan tinggi gula. Sebab, jenis makanan ini memicu reaksi tubuh kekurangan protein dan serat yang mengenyangkan.

Eat This Not That melansir bahwa kombinasi karbohidrat olahan yang tinggi, rendah serat, dan protein dapat mengacaukan kadar gula darah. Hal itu berkontribusi pada rasa lapar dan nafsu makan yang tak terpuaskan.

Hindari sejumlah makanan berikut ini kalau kamu tidak ingin bertambah lapar setelah mengonsumsinya. Yuk, simak!

1. Pastry 

Rasa manis dari pastry tentu menggugah selera, apalagi jika bersanding dengan kopi sebagai pelengkap sarapan. Meski demikian, makanan ini bukanlah pilihan tepat karena bisa membuatmu semakin lapar.

Menurut Ahli diet di Top Nutrition Coaching, Destini Moody, makanan yang dipanggang ini bagus untuk memuaskan selera, tetapi tidak terlalu mengenyangkan perut. Sebab, cenderung kaya akan karbohidrat (sederhana).

“Tanpa cukup protein atau serat (yang cenderung kurang pada kue kering), camilan ini akan meningkatkan gula darah, menyebabkan kembalinya penurunan gula darah segera setelahnya,” jelasnya.

Moody pun menyarankan jika seseorang ingin makan pastry, sandingkan makanan ini dengan protein seperti telur rebus atau greek yogurt.

2. Jus buah 

Buah mengandung banyak vitamin, mineral, dan serat. Namun, para ahli mengungkapan nyaris tidak ada protein atau lemak yang dapat menghasilkan rasa kenyang.

“Meskipun banyak jus 100% mengklaim mengandung tiga hingga empat porsi buah dan sayuran per botol, meminum produk tidak memberikan tubuh seseorang rasa lapar yang sama seperti memakannya,” kata Ahli Diet Alex Caspero melansir Prevention.

“Tanpa sebagian besar serat dalam dagingnya, jus bisa membuat dirimu merasa seperti tidak makan apa pun,” katanya.

Sebagai gantinya, Caspero menyarankan untuk memasukkan produk ke dalam makanan dengan menyiapkan salad atau tumis, atau menambahkan yogurt atau oatmeal dengan buah segar.

Ilustrasi jus buah manis yang membuat tubuh semakin lapar. Foto: Freepik

Ilustrasi jus buah manis yang membuat tubuh semakin lapar. Foto: Freepik

3. Keripik kentang

Keripik kentang jadi makanan favorit banyak orang karena rasanya yang gurih dan membuatmu jadi ketagihan. Meski begitu, makanan yang mengandung banyak natrium atau garam ini justru bisa membuat perut bertambah lapar.

“Garam membuat hampir semua hal terasa lebih enak karena membuatmu menjadi mengeluarkan air liur,” kata Moody.

“Lebih banyak air liur berarti lebih banyak reseptor aktif di indera pengecap seseorang, yang berarti lebih banyak rasa yang dalam,” sambungnya.

Meski begitu, ada alasan lain di balik seseorang mendambakan makanan asin. Ilmuwan berspekulasi bahwa manusia mendambakan garam karena kemungkinan garam memicu pelepasan dopamin, yakni hormon yang memungkinkan seseorang merasakan kepuasan.

“Hal ini dapat menciptakan lingkaran setan karena camilan asin seperti keripik kentang dan pretzel cenderung mengandung karbohidrat olahan dan sedikit serat yang dapat memperlambat pencernaan,” tambahnya. 

Hal ini membuat seseorang menjadi lebih cepat lapar, yang bisa membuatmu memakan lebih banyak keripik, dan siklusnya terus berlanjut.

4. Roti gandum

Roti gandum mungkin mengandung tinggi serat, apabila lebih banyak diproses daripada biji-bijian utuh seperti oat dan quinoa, serta kurang lemak dan protein yang bisa mengenyangkan rasa lapar.

Agar roti yang kamu miliki lebih tahan lama membuatmu kenyang, ganti selai dengan topping yang mengandung lemak sehat, seperti selai kacang, telur, atau alpukat.

“Kalori ekstra dalam makanan ini menyediakan lemak, protein, dan serat. Semuanya merupakan kunci untuk membantumu tetap kenyang lebih lama,” kata Caspero.

5. Nasi putih

Meski mengonsumsi nasi putih tidak selalu buruk, akan tetapi para ahli diet menyarankan agar lebih sering mengonsumsi nasi merah. Hal ini terkait dengan cara pengolahan nasi putih.

Moody menuturkan, semua nasi putih bermula dari beras merah, yang kemudian dimurnikan dan dipoles untuk menghilangkan lapisan luar berwarna cokelat yang disebut dedak. Dari sinilah yang membuat nasi putih berwarna mutiara dan teksturnya yang lembut.

Tak hanya vitamin pada bekatul yang penting, serat pada bekatul juga berperan dalam mengendalikan rasa lapar.

“Tanpa serat, makan seporsi nasi putih mempercepat respons insulin dan mempercepat pengosongan lambung, yang akhirnya membuat kita semakin lapar dalam jangka panjang,” kata Moody.

 

Penulis: Maula Sulthoni

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/kenali-5-makanan-yang-bikin-kamu-tambah-lapar/feed/ 0
Kenali 6 Cara untuk Meningkatkan Daya Ingat https://www.greeners.co/gaya-hidup/kenali-6-cara-untuk-meningkatkan-daya-ingat/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kenali-6-cara-untuk-meningkatkan-daya-ingat https://www.greeners.co/gaya-hidup/kenali-6-cara-untuk-meningkatkan-daya-ingat/#respond Tue, 07 Nov 2023 03:22:17 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=42203 Kita pasti pernah mengalami kendala dalam mengingat informasi penting, terutama dengan umur yang semakin tua. Meskipun lupa merupakan kondisi yang normal, memiliki daya ingat yang buruk dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. […]]]>

Kita pasti pernah mengalami kendala dalam mengingat informasi penting, terutama dengan umur yang semakin tua. Meskipun lupa merupakan kondisi yang normal, memiliki daya ingat yang buruk dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Mengutip Healthline, daya ingat seseorang dapat meningkat dengan menerapkan pola hidup sehat, berolahraga, dan praktik tertentu termasuk meditasi. Selain itu, genetika juga berperan penting dalam mempertahankan daya ingat, terutama pada kondisi neurologis serius seperti penyakit Alzheimer. 

BACA JUGA: 5 Pilihan Olahraga yang Bisa Bikin Panjang Umur

Nah, berikut beberapa cara yang bisa Sobat Greeners lakukan untuk meningkatkan dan menjaga daya ingat agar tidak cepat lupa!

1. Kurangi Konsumsi Gula 

Mengonsumsi gula yang berlebihan dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan dan penyakit kronis, termasuk penurunan kognitif. Dengan mengurangi konsumsi gula, kamu tidak hanya membantu daya ingat, melainkan juga meningkatkan kesehatan.

2. Lakukan Aktivitas Fisik Setiap Hari 

Melansir Mayoclinic, aktivitas fisik atau olahraga teratur setiap hari dapat meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk otak. Hal tersebut dapat membantu menjaga ingatan tetap tajam. 

Lakukan setidaknya 150 menit dalam seminggu aktivitas aerobik sedang, seperti jalan cepat, atau 75 menit seminggu aktivitas aerobik berat, seperti jogging. Jika kamu tidak mempunyai waktu untuk berolahraga, kamu bisa juga berolahraga ringan dengan berjalan kaki 10 menit sepanjang hari.

3. Tidur yang Cukup

Tidur berperan penting dalam konsolidasi ingatan, sebuah proses ingatan jangka pendek diperkuat dan diubah menjadi ingatan jangka panjang. Kebiasaan tidur juga bisa memengaruhi daya ingat seseorang, sehingga tidur yang cukup adalah salah satu cara meningkatkan daya ingat otak.

BACA JUGA: Konsumsi 4 Makanan Ini untuk Kesehatan Tiroid

Orang dewasa sebaiknya tidur 7-9 jam setiap malam secara teratur. Bagi kamu yang tidak bisa tidur nyenyak karena kebiasaan mendengkur, kamu bisa periksa ke dokter.

4. Berusaha Terorganisasi

Ketika menjalankan aktivitas sehari-hari, seseorang dapat lebih mungkin melupakan sesuatu, terlebih jika rumah atau catatan yang kamu miliki berantakan. Seseorang juga bisa lupa menaruh buku, rencana pekerjaan, atau janji temu, terutama jika segala sesuatu yang dirinya miliki tidak tertata. 

Bagi kamu yang ingin mengatasi masalah tersebut, kamu dapat mencoba cara ini, yakni untuk berusaha terorganisasi. Mulailah dengan menyimpan dompet, kunci, ponsel, dan barang penting lainnya di tempat tertentu di rumah agar mudah mengingat dan mengambilnya.

5. Habiskan Waktu Bersama Orang Lain

Menghabiskan waktu dengan berinteraksi sosial bersama rupanya dapat membantu mencegah depresi dan stres. Kedua hal itulah yang dapat menyebabkan hilangnya ingatan seseorang. 

Carilah kesempatan untuk berkumpul dengan orang tersayang, sahabat, dan orang lain, terutama jika tinggal sendiri.

6. Konsumsi Makanan yang Sehat

Pola makan yang sehat baik untuk otak. Sebaiknya makan makan buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian untuk meningkatkan daya ingat. Salah satu nutrisi yang penting adalah makan makanan sumber protein rendah lemak, seperti ikan, kacang-kacangan, dan unggas tanpa kulit.

 

Penulis: Maula Sulthoni

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/kenali-6-cara-untuk-meningkatkan-daya-ingat/feed/ 0
5 Pilihan Olahraga yang Bisa Bikin Panjang Umur https://www.greeners.co/gaya-hidup/5-pilihan-olahraga-yang-bisa-bikin-panjang-umur/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=5-pilihan-olahraga-yang-bisa-bikin-panjang-umur https://www.greeners.co/gaya-hidup/5-pilihan-olahraga-yang-bisa-bikin-panjang-umur/#respond Sun, 05 Nov 2023 03:00:48 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=42177 Olahraga menjadi salah satu cara untuk menjalani hidup lebih sehat. Saat badan menjadi sehat, secara tidak langsung seseorang sedang berinvestasi untuk umur panjang. Dengan meningkatnya ancaman penyakit, risiko kematian di […]]]>

Olahraga menjadi salah satu cara untuk menjalani hidup lebih sehat. Saat badan menjadi sehat, secara tidak langsung seseorang sedang berinvestasi untuk umur panjang.

Dengan meningkatnya ancaman penyakit, risiko kematian di masyarakat semakin meningkat. Namun, kita masih mengabaikan untuk menjalani hidup sehat, seperti berolahraga. Padahal, semakin berkurangnya seseorang untuk berolahraga, itu akan memengaruhi kesehatan secara keseluruhan. 

Nah, di zaman modern ini tentunya ada banyak pilihan olahraga yang bisa dilakukan. Bahkan, bagi kamu yang ingin berolahraga sendirian, ada beberapa pilihan olahraga yang mudah dilakukan. Yuk, simak!

1. Jalan Kaki

Jalan kaki adalah salah satu jenis olahraga yang dapat kamu lakukan sendirian. Selain itu, jalan kaki  juga memberikan manfaat yang tak kalah dengan jenis olahraga berat lainnya.

Mengutip Health Shots, jalan kaki dapat membuatmu panjang umur. Sebab, jalan kaki bermanfaat untuk kesehatan jantung, menurunkan risiko diabetes dan kanker, serta penyakit berbahaya lainnya.

2. Berenang

Buat Sobat Greeners yang ingin hidup lebih lama, berenang adalah jenis olahraga yang wajib kamu lakukan. Dengan berenang, seluruh anggota tubuh aktif bergerak dan membuatnya lebih fleksibel dan kuat.

Berenang juga dapat meningkatkan kekuatan otot dan kebugaran kardiovaskular. Faktanya, kamu juga bisa memperoleh berat badan ideal, memperlambat penuaan, memperkuat paru-paru dan jantung, serta menurunkan risiko kematian mendadak.

3. Aerobik 

Olahraga aerobik tidak hanya menawarkan penurunan berat badan, melainkan juga lebih banyak manfaat kesehatan lainnya. Misalnya, meningkatkan fungsi kognitif, mengontrol kadar gula darah, dan meningkatkan kesehatan jantung.

Menurut penelitian terbaru di Neurology, olahraga aerobik secara teratur dapat meningkatkan kesehatan mental. Untuk mendapatkan manfaat ini, lakukan latihan aerobik harian selama 25-30 menit.

4. Berlari

Sebuah penelitian yang terbit di British Journal of Sport Medicine menemukan bahwa berlari bisa menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung dan penyakit lainnya.

Berlari juga dapat meningkatkan sirkulasi darah, membantu membangun tulang yang kuat, memperkuat otot, dan menjaga berat badan tetap ideal. Dengan berlari, kamu berkontribusi membuat umur jadi lebih panjang.

5. Bersepeda 

Bersepeda juga salah satu cara terbaik yang dapat membuat umur jadi lebih panjang. Melansir Blue Zones, bersepeda dapat meminimalkan stres pada bagian persendian. 

Tak hanya itu, bersepeda bisa membuatmu menjadi lebih rileks dari tekanan hidup. Bersepeda dapat dilakukan dalam menjalani aktivitas yang memerlukan jarak agak jauh dari rumah.

 

Penulis: Maula Sulthoni

Editor: Indiana Malia

 

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/5-pilihan-olahraga-yang-bisa-bikin-panjang-umur/feed/ 0
3 Tips Persiapan Lari Maraton bagi Pemula https://www.greeners.co/gaya-hidup/3-tips-persiapan-lari-maraton-bagi-pemula/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=3-tips-persiapan-lari-maraton-bagi-pemula https://www.greeners.co/gaya-hidup/3-tips-persiapan-lari-maraton-bagi-pemula/#respond Thu, 21 Sep 2023 06:00:06 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=41668 Sobat Greeners, siapa di antara kalian yang senang lari maraton? Ada banyak manfaat kesehatan dari olahraga lari dan mengikuti ajang dari lari maraton, lho! Namun, berlari maraton mempunyai tantangan fisik […]]]>

Sobat Greeners, siapa di antara kalian yang senang lari maraton? Ada banyak manfaat kesehatan dari olahraga lari dan mengikuti ajang dari lari maraton, lho! Namun, berlari maraton mempunyai tantangan fisik yang besar. Sehingga, memerlukan pendekatan yang sehat dan aman.

Oleh karena itu, penting bagi pelari untuk mempersiapkan diri dengan baik. Selain itu, ikuti program pelatihan yang terstruktur dengan baik sesuai dengan kondisi masing-masing individu.

“Mengikuti half-marathon (21km) atau maraton (42km) untuk pertama kalinya adalah tantangan yang mendebarkan, namun sekaligus memerlukan persiapan fisik dan mental,” kata Medical Director Jakarta Marathon 2023, Andi Kurniawan.

Dokter Andi memiliki tips lari untuk pemula yang bisa Sobat Greeners terapkan. Simak selengkapnya di bawah ini, ya!

1. Perhatikan Kondisimu

Tips pertama, kamu perlu mengetahui kondisi kesehatanmu, ya, Sobat Greeners. Apakah kamu benar-benar sehat dan fit untuk mengikuti kegiatan maraton? Pertanyaan ini adalah pertanyaan wajib yang perlu kamu tanyakan kepada diri sendiri.

Apabila ada kondisi atau masalah kesehatan yang sedang dialami, penting buat kita untuk segera konsultasi ke dokter dan melakukan medical check up.

BACA JUGA: 15 Kesalahan Saat Berlari: Segera Cari Tahu dan Hindari!

Jika dokter kamu memberi izin untuk berlari, tuliskan rincian kondisi medis kamu dan obat apa pun yang kamu minum. Hal ini akan membantu memberi informasi apabila ada kondisi darurat.

“Saya sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda untuk mengetahui kondisi tubuh Anda. Sangat penting untuk mengenal batasan tubuh Anda. Akan lebih baik lagi jika Anda berdiskusi tentang kondisi fisik Anda dengan pelatih lari untuk memetakan pola, jadwal, dan jenis latihan apa saja untuk meningkatkan performa lari Anda,” ungkap Andi.

Ilustrasi lari maraton. Foto: Pexel

Ilustrasi lari maraton. Foto: Pexel

2. Berlarilah Sesuai dengan Kapasitas

Sobat Greeners, kesehatanmu jauh lebih penting dari keberhasilan titik finish-mu. Berlarilah sesuai dengan kapasitas dan kemampuanmu dengan membuat tujuan yang realistis.

Sebagai pelari maraton pemula, fokuskan pada menyelesaikan lomba sesuai cut off time (COT) daripada berorientasi pada kejuaraan. Jadi, lakukan latihan lari jarak jauh setiap minggu dan secara bertahap tambahkan jaraknya untuk membangun stamina dan kecepatanmu.

Selain itu, kamu perlu mulai membuat rencana pelatihan yang konsisten. Sesuaikan dengan kemampuan fisikmu dan tidak melupakan proses recovery yang baik.

BACA JUGA: Melanie Putria : Berlari, Pungut Sampah Kampanyekan Isu Lingkungan

Tidak hanya berlatih lari saja, kamu juga disarankan untuk melakukan latihan kekuatan otot untuk memperkuat otot tubuh. Sehingga, berlari bisa lebih efisien dan risiko cedera sangat kecil. Misalnya, kamu melakukan latihan squat, lunge, calf raise, dan core plank.

3. Pastikan Berlatih dengan Benar

Tips terakhir, kamu perlu pastikan latihanmu sudah dilakukan dengan benar, ya! Kamu perlu mengikuti rencana pelatihan yang baik jauh sebelum hari perlombaan. Hindari overtranining dan pertimbangkan beberapa kombinasi pelatihan.

Sebab, kamu membutuhkan waktu untuk memulihkan diri setelah latihan intensif. Seorang pelari yang berlatih setiap hari tanpa henti kemungkinan besar mengalami overtraining. Gejalanya termasuk kelelahan, kesulitan tidur, penurunan nafsu makan, dan peningkatan denyut jantung istirahat.

Jika kamu mengabaikan tanda-tanda tersebut, bisa mengarah pada cedera serius dan menyebabkan penurunan kinerja. Aktivitas seperti berenang, bersepeda, atau yoga dapat membantu memperbaiki kekuatan dan fleksibilitas sambil memberi otot-otot kamu waktu untuk istirahat.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/3-tips-persiapan-lari-maraton-bagi-pemula/feed/ 0
Simak Tips Cegah Penyebaran Infeksi pada Anak! https://www.greeners.co/gaya-hidup/simak-tips-cegah-penyebaran-infeksi-pada-anak/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=simak-tips-cegah-penyebaran-infeksi-pada-anak https://www.greeners.co/gaya-hidup/simak-tips-cegah-penyebaran-infeksi-pada-anak/#respond Tue, 10 May 2022 03:39:28 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=36120 Jakarta (Greeners) – Penyebaran infeksi rentan terjadi pada anak-anak. Pasalnya mereka sering melakukan kontak dekat baik dengan teman sebayanya, orang lain, hingga lingkungannya. Penyebaran infeksi bisa saja terjadi misalnya menggunakan […]]]>

Jakarta (Greeners) – Penyebaran infeksi rentan terjadi pada anak-anak. Pasalnya mereka sering melakukan kontak dekat baik dengan teman sebayanya, orang lain, hingga lingkungannya.

Penyebaran infeksi bisa saja terjadi misalnya menggunakan tangan untuk menyeka hidung, menggosokkan mata hingga memegang benda lain. Selain itu, infeksi bisa muncul ketika anak memasukkan sesuatu ke dalam mulut atau saat menyentuh wajah.

Unit Kerja Koordinasi Infeksi Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dokter Nina Dwi Putri dalam keterangannya, membagikan tips bagi orang tua untuk mencegah infeksi pada anak.

1. Melakukan Vaksinasi atau Imunisasi

Imunisasi merupakan cara paling efektif untuk melindungi anak-anak dari berbagai infeksi tertentu pada masa anak-anak. Selain itu imunisasi juga menghentikan penyebaran infeksi di masyarakat dengan memberikan kekebalan kelompok.

2. Tetap Berada di Rumah saat Sakit

Ketika anak menderita penyakit apapun itu meski bersifat ringan, hendaknya tinggal di rumah kecuali perlu berobat ke dokter. Hal ini membantu mencegah penularan penyakit. Selain itu anak-anak juga dapat beristirahat dengan baik sehingga pemulihannya bisa lebih cepat. Infeksi dapat menular beberapa hari sebelum gejala muncul dan sesudah gejala hilang.

3. Menghindari Kerumunan

Tempat yang terlalu ramai dengan sirkulasi yang buruk berpotensi menularkan penyakit tertentu. Zaman dahulu kita sering mendengar orangtua menyarakan supaya sebelum 40 hari anak jangan membawanya keluar rumah. Mungkin ini ada benarnya juga, karena bayi baru lahir biasanya daya tahan tubuhnya belum terlalu sempurna, sehingga jika dibawa ke keramaian mudah sekali tertular penyakit.

4. Menjaga Kebersihan

Salah satu cara sederhana namun penting untuk membantu mencegah penyebaran infeksi adalah mencuci atau membersihkan tangan. Mencuci tangan dapat Anda biasakan sebelum anak makan dan setelah menggunakan kamar mandi. Selain itu setelah menyentuh benda apa pun yang mungkin mengandung banyak kuman.

Beberapa Langkah Lain yang Juga Penting Mencegah Infeksi pada Anak

Perawatan mulut dengan memastikan menyikat gigi sebelum tidur sangat penting Ini dapat membantu mencegah infeksi di rongga mulut yang pada kondisi tertentu dapat menyebabkan komplikasi di organ lain seperti jantung, sinus dan otak.

Tutupi bersin dan batuk atau kenakan masker. Ketika orang batuk dan bersin, mereka dapat menyebarkan kuman dan virus.

Tutupi luka dan lecet pada kulit dengan plester atau perban agar tetap bersih dan mengurangi risiko infeksi. Bersihkan permukaan rumah secara teratur, terutama di dapur dan kamar mandi serta area yang sering di sentuh.

Jauhi hewan liar. Hindari hewan peliharaan yang tidak sehat dan jangan lupa membersihkan kotak atau kaleng makanan sebelum membukanya. Bersihkan sayuran dan buah serta daging secara terpisah, karena daging mentah dapat mengkontaminasi sayuran dan buah.

Masak bahan makanan sampai matang, termasuk telur agar menghindari dari infeksi bakteri. Simpan di kulkas atau bekukan daging, ungas, telur, seafood dan makanan mudah busuk lainnya dalam waktu dua jam setelah dimasak atau dibeli.

Jangan menyimpan makanan kering maupun basah di dalam kamar tidur. Makanan menarik serangga yang dapat menularkan penyakit. Jika menyimpan sisa minuman dalam gelas, tutup bagian atas gelas.
Hindari asap rokok. Merokok berdampak buruk bagi kesehatan perokok dan orang-orang di sekitarnya terutama bayi dan anak-anak.

Penulis : Ramadani Wahyu

Editor : Ari Rikin

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/simak-tips-cegah-penyebaran-infeksi-pada-anak/feed/ 0
15 Kesalahan Saat Berlari: Segera Cari Tahu dan Hindari! https://www.greeners.co/gaya-hidup/kesalahan-saat-berlari/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kesalahan-saat-berlari https://www.greeners.co/gaya-hidup/kesalahan-saat-berlari/#respond Mon, 01 Feb 2021 12:00:01 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=9055 Olahraga lari kini kembali menjadi tren dari gaya hidup kaum urban saat ini. Meski terkesan mudah, namun tanpa disadari ada beberapa kesalahan yang kerap dilakukan orang saat berlari.]]>

Greeners merangkum lima belas kesalahan yang biasa kita lakukan saat berlari. Apa saja, ya?

Olahraga lari kini kembali menjadi tren dari gaya hidup kaum urban. Banyaknya modifikasi dalam kegiatan lari menarik banyak orang untuk berolahraga lari, misalnya saja fun run, colour run, night run, hingga jomblo run (ditujukan bagi orang-orang yang berstatus single atau sedang tidak memiliki pasangan).

Naiknya partisipasi masyarakat membuat olahraga lari cukup sering  dilakukan kala weekend. Meski terkesan mudah, namun tanpa Anda sadari ada beberapa kesalahan yang sering terjadi saat berlari. Berikut ini adalah beberapa di antaranya.

15 Kesalahan Saat Berlari

1. Pola lari asimetris

Maksud dari pola lari asimetris adalah menaruh terlalu banyak beban pada salah satu sisi tubuh sehingga menimbulkan ketidakseimbangan dalam berlari. Jika seorang pelari melakukan ketidakseimbangan ini maka pada akhirnya akan menyebabkan rasa sakit pada tubuh.

2. Lutut dan pinggul tidak sejajar

Permasalahan yang lain adalah orang-orang menggunakan lutut yang terlalu masuk ke dalam saat berlari karena lemahnya otot gluteus (tiga dari otot besar pada dubur). Posisi badan saat berlari yang  benar adalah sebaiknya lutut sejajar dengan pinggul. Untuk menanggulangi permasalahan ini, sebaiknya lakukan latihan penyeimbangan terhadap otot gluteus maximum dan gluteus medius pada otot belakang.

3. Melangkahkan kaki dan mengayunkan tangan secara berlebihan

Dua kesalahan ini sering kali mengakibatkan cedera pada pelari. Melangkahkan kaki terlalu jauh dapat mengakibatkan overstriding. Hal ini bisa terjadi karena panggul dan tulang belakang bergerak secara berlebihan ke arah yang lainnya. Sedangkan mengayunkan tangan secara berlebihan dapat membuat tulang punggung tidak lurus saat berlari.

kesalahan saat berlari

Ketika berlari, ingat untuk tidak mengayunkan kaki dan tangan dengan terlalu berlebihan. Foto: Shutterstock.

4. Kurang memedulikan kenyamanan kaki

Dalam melakukan olahraga lari, tidak sedikit orang yang menggunakan sepatu running yang sedang tren agar tampak fashionable. Namun, kadang kita luput untuk memerhatikan kenyamanan kaki saat berlari.

Ada orang yang memiliki bentuk telapak kaki dengan lengkungan yang normal, namun ada pula orang dengan telapak kaki datar. Mereka yang memiliki telapak kaki datar biasanya akan merasakan sakit saat berlari.

Pemilihan sepatu lari yang nyaman adalah salah satu hal yang penting dilakukan karena kesalahan dalam memilih sepatu dapat menyebabkan nyeri pada pinggul, punggung dan lutut.

5. Kesalahan menaruh beban tubuh pada kaki depan atau belakang

Kadang saat berlari, kita tidak sadar terlalu menaruh beban pada telapak kaki belakang atau bagian depan. Berlari dengan menggunakan telapak kaki belakang akan menaruh beban tubuh lebih tinggi daripada menggunakan kaki depan.

Sebelum berlari, sebaiknya Anda mengetahui mana yang lebih cocok Anda praktikkan. Apakah teknik berlari dengan menaruh beban berat tubuh pada kaki bagian depan, atau kaki bagian belakang?

6. Kesalahan saat berlari: Perlengkapan yang tidak sesuai

Apa yang anda gunakan untuk berlari sering kali menjadi masalah, terutama bagi pemula. Ini karena Anda baru merasakan ketidaknyamanan biasanya ketika lari jarak jauh.

Hindari penggunaan pakaian yang berlapis-lapis supaya kegiatan berlari Anda lebih ringan. Kenakan sepatu yang sudah sering Anda pakai, agar tidak lecet. Jika ingin menggunakan sepatu lari baru, pakailah ketika Anda berlari dalam jarak yang pendek.

7. Kesalahan saat berlari: Tidak cukup sering mengganti sepatu lari

Menurut penelitian di University of Colorado, sepatu lari yang Anda gunakan secara berlebihan dapat mengurangi efisiensi dan meningkatkan kemungkinan cedera.

Waktu paling tepat untuk mengganti sepatu lari adalah setelah Anda berlari sekitar 400 mil (atau 650 km) dengan sepatu tersebut. Sangat penting bagi Anda untuk terus memantau hal ini.

Banyak pelari yang hanya mengandalkan penilaian visual saja pada kerusakan sepatu mereka. Tetapi, sebagian besar sepatu akan mengalami kerusakan yang signifikan pada bantalannya sebelum menunjukkan tanda-tanda visual keausan.

8. Terlalu banyak melapis pakaian

Saat Anda berolahraga, tubuh Anda menjadi lebih hangat. Itulah mengapa ketika Anda mengenakan pakaian hangat untuk pergi lari, Anda berkeringat terlalu cepat hanya dalam beberapa kilometer. Selain membuat Anda merasa tidak nyaman, para peneliti di University of Wales menemukan bahwa berolahraga saat Anda merasa terlalu panas dapat menyebabkan stres, mengurangi kinerja, dan menurunkan fungsi sistem kekebalan tubuh.

Jika Anda berolahraga dalam cuaca dingin, kenakan pakaian yang membuat Anda merasa agak sejuk saat melangkah keluar. Pada saat Anda mulai berlari, lakukan pemanasan untuk mencapai suhu yang lebih nyaman.

kesalahan saat berlari

Jika Anda berolahraga dalam cuaca dingin, kenakan pakaian yang membuat Anda merasa agak sejuk saat melangkah keluar. Foto: Shutterstock.

9. Kesalahan saat berlari: Tidak mengoleskan pelembap

Gesekan yang terjadi saat berlari pada bagian-bagian tubuh yang rentan seperti bagian belakang kaki atau area privat dapat menyebabkan iritasi atau bahkan berdarah. Oleskan pelembab sebelum berlari atau gunakan bahan yang ramah untuk tubuh Anda, untuk menghindari terjadinya kemungkinan lecet tersebut.

10. Memulai sesi terlalu cepat

Anda keluar untuk berlari, dan melesat seperti peluru. Setelah lari cepat selama 20 menit, Anda mulai terpuruk karena terengah-engah. Menghemat energi Anda di awal sesi latihan atau balapan membuat Anda menjadi pelari yang lebih baik. Sebab, Anda akan berlari dengan kecepatan yang lebih konsisten dan bisa menyelesaikannya tanpa harus tergopoh.

11. Meningkatkan jarak terlalu cepat

Para ahli menyarankan peningkatan jarak tempuh tidak lebih dari 10 persen per minggu, atau tidak lebih dari sepertiga jarak tempuh mingguan Anda. Tetapi banyak pelari yang melanggar aturan ini, sehingga menimbulkan masalah pada tubuhnya. Saat terjadi sakit pada tubuh Anda karena memaksakan diri untuk berlari dalam jarak jauh, lebih baik ambil waktu istirahat satu atau dua hari. Daripada terus berlari namun membuat tubuh Anda mengalami sakit yang lebih parah.

12. Tidak memvariasikan latihan Anda

Jika Anda melakukan sesuatu yang sama berulang kali, biasanya Anda akan mengalami kebosanan. Cobalah beberapa sesi latihan baru seperti lari interval dan fartlek dalam kegiatan lari Anda. Bahkan Anda juga bisa mencoba berlari di medan yang baru. Mencampurkan berbagai cara dalam rutinitas lari Anda dapat membuat Anda menjadi pelari yang lebih baik.

13. Kesalahan saat berlari: Tidak mengisi ‘bahan bakar’ yang benar setelah berlari

Ketika Anda menyelesaikan sesi latihan, sangat normal untuk merasa tidak ingin makan, menurut penelitian tentang nafsu makan para atlet yang dilakukan di Universitas Brigham, Utah, Amerika Serikat. Namun, mengisi kembali tenaga dengan mengonsumsi makanan atau minuman setelah lari menjadi hal yang sangat penting.

National Council on Strength and Fitness merekomendasikan makanan dengan rasio protein dan karbohidrat 3:1 untuk perbaikan dan perkembangan otot yang optimal. 45 menit setelah sesi latihan Anda adalah saat tubuh Anda mampu menyerap sebagian besar nutrisi.

14. Menyimpang dari rutinitas Anda yang biasa

Jangan mencoba apa pun dalam balapan yang belum pernah Anda lakukan dalam latihan. Jika Anda ingin menyimpan karbohidrat pada malam sebelum maraton, lakukanlah sebelum latihan jangka panjang. Anda melatih seluruh tubuh Anda, bukan hanya kaki. Jangan mengejutkan badan Anda dengan melakukan sesuatu yang berbeda.

15. Kesalahan saat berlari: Terlalu tegang

Pelari yang santai adalah pelari yang efisien. Ketegangan dapat menyebabkan cara berlari yang buruk, yang pada akhirnya menyebabkan energi terbuang percuma. Setiap kali Anda berlari, lakukan pemeriksaan pada setiap area yang tegang, terutama tubuh bagian atas, dan cobalah untuk merilekskannya.

Jika Sobat Greeners mengalami sakit atau pegal sehabis berlari, mungkin ada yang salah dari cara kamu berlari. Ayo Sobat Greeners, perhatikan lagi cara berlarimu.

Penulis: Gloria Safira dan Agnes Marpaung.

Sumber:

Live Science

Real Buzz

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/kesalahan-saat-berlari/feed/ 0
Cara Menjaga Asupan Sayur: 21 Trik untuk Nikmati Sumber Serat Anda https://www.greeners.co/gaya-hidup/cara-menjaga-asupan-sayur/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=cara-menjaga-asupan-sayur https://www.greeners.co/gaya-hidup/cara-menjaga-asupan-sayur/#respond Fri, 08 Jan 2021 10:00:23 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_food&p=4567 Sobat Greeners punya masalah dalam konsumsi sayur? Simak 21 cara untuk selalu menjaga asupan sayur kita dari hari ke hari. Selain buah, sayuran merupakan makanan yang sebaiknya selalu ada dalam […]]]>

Sobat Greeners punya masalah dalam konsumsi sayur? Simak 21 cara untuk selalu menjaga asupan sayur kita dari hari ke hari.

Selain buah, sayuran merupakan makanan yang sebaiknya selalu ada dalam menu harian. Tubuh akan mendapat asupan nutrisi yang lengkap lewat variasi sayur yang Anda makan.

Serat dalam sayur juga membantu melancarkan pencernaan. Masalahnya, tidak semua orang suka mengonsumsi sayur karena rasanya yang pahit. Berikut trik ‘menyelipkan’ sayur dalam menu harian Anda.

21 Cara Menjaga Asupan Sayur Setiap Hari

1. Dadar Sayur

Cobalah membuat omelette atau dadar sayur. Makanan ini sangat menyehatkan dan menjadi salah satu cara jitu untuk mengonsumsi sayur setiap hari.

Masukan potongan paprika panggang, bayam dan tomat segar ke dalam omelet. Jika suka, Anda bisa menambahkan bawang merah dan cabai rawit ke dalam campuran omelet.

Omelet sayur jauh lebih sehat ketimbang semangkuk sereal manis, dan membuatnya pun sangat mudah.

2. Smoothies Hijau

Cara lain untuk mengonsumsi sayur dan juga buah setiap hari adalah dengan membuat smoothies. Mengonsumsi smoothies hijau atau smoothies dengan campuran sayur pada pagi hari merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan energi, mempercepat metabolisme dan meningkatkan kesehatan.

Campur beberapa buah dengan sayuran seperti bayam, seledri batang, atau wortel dan tambahkan lemak sehat, misalnya alpukat, untuk membuat segelas smoothies yang bergizi dan menyehatkan.

3. Cara Menjaga Asupan Sayur: Salad

Jika Anda suka mengonsumsi burger dan kentang goreng untuk makan siang, segera hentikan kebiasaan buruk ini. Makanan cepat saji sangat tinggi lemak, kolesterol, dan mengandung beberapa bahan makanan buatan tambahan.

Cobalah untuk mengonsumsi salad sayur sebagai menu makan. Buat salad sayur dengan mencampur daun selada, baby spinach, dan daun arugula, serta tambahkan protein yang mengandung sedikit lemak, seperti daging ayam atau ikan tuna. Salad sayur yang menyehatkan siap untuk Anda santap setiap hari.

4. Roti Lapis Sayur

Membuat sandwich atau roti lapis berisi sayur untuk Anda makan pada pagi atau siang bisa menjadi cara alternatif untuk mengonsumsi sayur.

Susun daun selada, baby spinach, atau daun kale ke dalam roti lapis Anda. Tambahkan irisan timun, wortel, tomat, dan daging ayam atau tuna untuk mendapatkan rasa sandwich yang gurih namun tetap menyehatkan.

5. Cara Menjaga Asupan Sayur: Camilan Sayur Mentah Segar

Cobalah ganti camilan seperti keripik kentang, biskuit, kue kering, atau coklat batangan dengan sayur mentah segar. Wortel atau baby carrots merupakan sayuran umum yang dijadikan camilan.

Namun, ada sayur lainnya yang juga enak untuk menjadi makanan ringan, seperti timun, seledri batang, timun jepang (zucchini), paprika (bell peppers), bangkuang, dan tomat ceri.

Agar lebih nikmat, celupkan camilan sayur ke dalam saus salad. Misalnya, saus cocol hummus.

konsumsi sayur

Biasakan anak Anda mengonsumsi sayur dengan memberikan camilan sehat dari potongan sayur. Foto: Shutterstock.

6. Sayur Tambahan dalam Kaserol dan Hidangan Pasta

Cara lain agar dapat mengonsumsi lebih banyak sayuran adalah dengan menambahkan sayur ke dalam hidangan pasta, kaserol, dan hidangan panggang lainnya. Tambahkan brokoli, wortel, dan jamur panggang ke dalam hidangan pasta, seperti spaghetti.

Ada banyak keuntungan yang kita dapatkan dengan mengonsumsi sayur setiap hari. Nutrisi yang terkandung dalam sayur tidak hanya baik untuk tubuh, namun juga membuat kulit, mata, dan rambut menjadi sehat. Mulailah makan makanan sehat secara teratur setiap hari, dan dapatkan tubuh yang lebih berenergi dan sehat.

7. Cara Menjaga Asupan Sayur: Sup Berbahan Dasar Sayuran

Sup adalah cara terbaik untuk mengonsumsi banyak porsi sayuran sekaligus. Anda bisa membuat sup kental dengan menghaluskan sayuran dan menambahkan bumbu di dalamnya.

Selain itu, memasak sayuran menjadi sup berbahan dasar kaldu atau krim juga sangat mudah.

Menambahkan sedikit sayuran ekstra, seperti brokoli, ke dalam sup adalah cara yang bagus untuk meningkatkan asupan serat, vitamin, dan mineral.

8. Bereksperimen dengan Mi Vegetarian

Mi vegetarian adalah cara yang bagus untuk menambahkan lebih banyak sayuran ke dalam hidangan Anda. Untuk membuatnya, Anda cukup memasukkan sayuran ke dalam spiralizer, yang akan memprosesnya menjadi bentuk seperti mi.

Anda bisa menggunakan spiralizer untuk hampir semua jenis sayuran. Mereka biasanya digunakan untuk zucchini, wortel, dan ubi jalar, yang semuanya mengandung nutrisi tambahan.

Setelah membentuk “mi”, Anda dapat mengonsumsinya seperti pasta dengan kombinasi saus, sayuran, atau daging.

9. Membuat Lapisan Pizza dari Kembang Kol

Anda dapat menanak kembang kol, memanggangnya, memasukkannya ke dalam rebusan, menghaluskannya, bahkan membuatnya menjadi lapisan pizza.

Mengganti lapisan pizza biasa berbahan dasar tepung dengan kembang kol semudah menggabungkan kembang kol yang telah Anda potong halus dan keringkan dengan telur, tepung almond, dan beberapa bumbu.

Anda dapat menambahkan taburan Anda sendiri, seperti sayuran segar, saus tomat, dan keju.

Kembang kol mengandung banyak serat, vitamin, mineral, dan antioksidan. Secangkir (100 gram) kembang kol hanya memuat  5 gram karbohidrat dan 26 kalori. Wow!

kebiasaan penyebab lapar

Ganti pizza Anda dengan bahan yang lebih sehat, salah satunya dengan crust dari kembang kol. Foto: Shutterstock.

10. Tambahkan Sayuran ke Casserole

Menambahkan sayuran ekstra ke dalam casserole adalah cara yang efisien untuk meningkatkan asupan sayuran Anda. Sayuran menambahkan jumlah porsi, tekstur, dan rasa sekaligus.

Casserole sering kali menggabungkan daging dengan sayuran, keju, kentang, biji-bijian, dan nasi atau pasta. Kombinasi biasa ini tentu tinggi karbohidrat dan kalori.

Anda bisa mengurangi kalori dan karbohidrat dalam casserole dengan mengganti biji-bijian dengan sayuran, seperti brokoli, jamur, seledri, atau wortel.

Ada juga varian casserole kacang hijau yang sehat dan populer. Selain jumlah vitamin dan mineral yang baik, 1 cangkir kacang hijau mentah mengandung 33 mikrogram (mcg) folat, vitamin B yang tubuh perlukan.

11. Oatmeal yang Gurih

Oat tidak harus tersaji manis. Anda bisa menambahkan sayuran untuk membuat oatmeal menjadi gurih. Meskipun cocok dengan buah segar, kismis, atau kayu manis, Anda juga bisa menambahkan telur, rempah-rempah, dan banyak sayuran.

Resep oatmeal gurih salah satunya adalah dengan mencampurkan jamur dan kangkung untuk ke dalamnya. Kangkung dan jamur membawa nutrisi yang baik. Mereka tinggi protein, vitamin D, dan vitamin B12.

Hal ini membuat mereka menjadi tambahan yang sangat bagus untuk rencana Anda menambah asupan nabati.

12. Cara Menjaga Asupan Sayur: Kebab Sayuran

Untuk membuatnya, letakkan sayuran cincang pilihan Anda di atas tusuk sate dan masak di atas panggangan. Paprika, bawang bombai, jamur, zucchini, dan tomat cocok untuk kebab.

13. Burger Vegetarian

Burger vegetarian dapat Anda buat dengan menggabungkan sayuran dengan telur, kacang-kacangan atau tepung kacang, dan bumbu.

Ubi jalar dan kacang hitam juga biasa digunakan untuk membuat burger vegetarian. Anda juga bisa selangkah lebih maju dengan membungkus burger vegetarian Anda dengan daun selada, bukan roti.

14. Cara Menjaga Asupan Sayur: Paprika Isi

Anda bisa membelah paprika dan mengisinya dengan daging, kacang-kacangan, nasi, dan bumbu. Kemudian memanggangnya dalam oven.

Jika Anda suka yang mentah dan garing, Anda bisa menambahkan lapisan krim keju, irisan ayam atau kalkun, dan bumbu.

Paprika kaya akan vitamin dan mineral, terutama vitamin A dan C. Anda dapat meningkatkan kandungan nutrisi paprika isi dengan memasukkan lebih banyak sayuran tambahan.

Tambahkan bawang bombai, bayam, atau kembang kol yang telah Anda bumbui sebagai paprika isi ala Italia.

15. Tambahkan Sayuran ke Guacamole

Guacamole adalah saus celup berbahan dasar alpukat yang dibuat dengan menumbuk alpukat matang dan garam laut bersama dengan lemon atau air jeruk nipis, bawang putih, dan bumbu tambahan lainnya.

Tetapi Anda bisa berkreasi dengan mencampur paprika, tomat, bawang putih, dan bawang bombai.

Selain itu, guacamole bisa menjadi tambahan yang lezat untuk salad atau ubi jalar dan kentang panggang.

16. Campur Sayuran dengan Meatloaf

Biasanya meatloaf terbuat dari kombinasi daging giling dan bahan lainnya, seperti telur, breadcrumbs, dan saus tomat. Kemudian, campuran ini dibentuk menjadi seperti roti.

Anda bisa menambahkan hampir semua jenis sayuran cincang ke meatloaf, termasuk bawang bombai, paprika, wortel, zucchini, dan sayuran hijau seperti bayam.

Selain itu, Anda bisa membuat “meatloaf” yang benar-benar berbahan dasar sayuran dengan buncis, wortel, bawang bombai, dan seledri. Kacang buncis berperan menggantikan daging.

17. Cara Menjaga Asupan Sayur: Nasi Kembang Kol

Nasi kembang kol dibuat dengan memasukkan kembang kol ke dalam food processor, hingga menjadi butiran kecil. Anda kemudian bisa menggunakannya mentah atau Anda masak sebagai pengganti nasi biasa.

Nasi kembang kol secara signifikan lebih rendah karbohidratnya daripada nasi biasa. Satu cangkir nasi kembang kol setara dengan 5 gram karbohidrat, sedangkan secangkir nasi putih mengandung 53 gram karbohidrat.

Selain itu, kembang kol sangat tinggi vitamin C, vitamin K, folat, dan kalium. Anda juga bisa membuat “nasi” sayuran lain seperti brokoli, bit, wortel, zucchini, dan ubi.

18. Ubah Cara Anda Memasaknya

Anda tidak harus makan sayuran mentah untuk mendapatkan manfaat penuhnya. Faktanya, mengubah cara Anda menyiapkannya sebenarnya dapat membantu Anda makan lebih banyak.

Misalnya, dengan memanggang brokoli, Anda membantu mengeluarkan gula alaminya dan membuatnya lebih menarik. Cobalah bereksperimen dengan berbagai cara untuk mengolah sayuran Anda. Panggang, kukus, tumis, tumbuk, dan cara lainnya.

sayuran kukus

Memilih untuk mengukus sayuran dapat menjaga vitamin di dalamnya. Foto: Pixabay.

19. Sembunyikan di Piring

Alih-alih meletakkan tumpukan sayuran kukus di atas piring dan meminta anak Anda yang berusia 10 tahun untuk memakannya, cobalah menambahkan sayur ke hidangan favoritnya.

Anda dapat “menyelipkan” lebih banyak sayuran ke dalam makanan yang mereka sukai anak Anda dan membuatnya menyenangkan.

20. Cara Menjaga Asupan Sayur: Ciptakan Pengalaman yang Positif

Tahukah Anda bahwa Anda bisa melatih otak untuk menyukai makanan dengan menggunakan isyarat sosial? Jika Anda menghubungkan makanan yang Anda makan dengan pengalaman positif (seperti memakannya dengan seseorang yang Anda cintai atau kagumi), hal itu sebenarnya dapat membuat makanan tersebut tampak lebih menyenangkan.

Cobalah menciptakan pengalaman positif dengan sayuran yang tidak Anda sukai dan latih otak Anda untuk menyukainya.

21. Membuat Tampilan Hidangan Lebih Menarik

Banyak anak-anak (dan orang dewasa) yang tidak menyukai warna sayuran hijau, terutama jika mereka pernah mengalami pengalaman negatif dengan sayuran di masa lalu. Alih-alih terus memaksakan sayuran, cobalah beberapa sayuran dengan warna berbeda, seperti paprika.

Carilah sayuran berwarna oranye, merah, kuning, biru atau ungu agar lebih menarik. Anda juga bisa membuat bentuknya dengan berbagai macam variasi. Misalnya, membentuk tokoh kartun.

Makan sayur tidak harus membosankan, bukan?

Penulis: Agnes Marpaung

Editor: Ixora Devi

Sumber:

Healthline

Huffpost

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/cara-menjaga-asupan-sayur/feed/ 0
Mau Makan Melulu? Ini Dia 20 Kebiasaan Buruk Penyebab Lapar https://www.greeners.co/gaya-hidup/kebiasaan-penyebab-lapar/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kebiasaan-penyebab-lapar https://www.greeners.co/gaya-hidup/kebiasaan-penyebab-lapar/#respond Fri, 25 Dec 2020 10:00:00 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_food&p=5228 Ada beberapa kebiasaan buruk yang membuat tubuh merasa lapar meskipun sudah makan dalam porsi yang banyak. Kenali kebiasaan buruk tersebut disini.]]>

Jika Anda berniat untuk mengawasi berat badan, namun rasanya malah mau makan melulu, Greeners merangkum dua puluh biang kerok kebiasaan penyebab lapar.

Rata-rata orang bertambah satu hingga dua pon (0,5 hingga 1 kg) setiap tahun. Meskipun angka itu tampak kecil, ini sebenarnya sama saja dengan tambahan 10 sampai 20 pon (4,5 sampai 9 kg) per dekade.

Makan sehat dan berolahraga secara teratur dapat membantu mencegah kenaikan berat badan. Namun, sering kali hal-hal kecil lah yang akhirnya mempengaruhi naik-turunnya berat badan. Anda dapat mengambil kendali dengan mengubah beberapa kebiasaan Anda.

Berikut dua puluh kebiasaan buruk penyebab lapar yang bisa mulai Anda ubah.

20 Kebiasaan Buruk Penyebab Lapar

1. Kebiasaan Penyebab Lapar: Makan dengan Cepat

Kecanggihan perkembangan teknologi selaras juga dengan mobilitas orang-orang yang semakin cepat. Maka dari itu, waktu makan juga cenderung lebih cepat. Sayangnya, makan dengan cepat bisa membuat Anda bertambah gemuk. 

Studi menunjukkan orang yang makan dengan cepat cenderung kelebihan berat badan atau obesitas. Ini karena tubuh Anda membutuhkan waktu untuk memberi tahu otak bahwa Anda sudah kenyang.

Dengan demikian, orang yang makan dengan cepat mengonsumsi lebih banyak dari yang tubuh butuhkan. Jika Anda pemakan cepat, cobalah untuk secara sadar memperlambat dengan mengunyah lebih banyak dan makan lebih sedikit.

2. Tidak Minum Cukup Air

Studi memperkirakan bahwa hingga 16-28% orang dewasa mengalami dehidrasi. Kurang minum air bisa membuat Anda haus. Menariknya, rasa haus bisa menghasilkan salah arti sebagai tanda lapar atau keinginan untuk makan sesuatu.

Dalam sebuah penelitian, para ilmuwan menemukan bahwa orang yang minum dua cangkir air tepat sebelum sarapan makan 22% lebih sedikit kalori saat makan daripada orang yang tidak minum air.

Air putih juga tidak memiliki kalori. Beberapa penelitian menemukan bahwa mengganti minuman manis dengan air dapat mengurangi asupan kalori hingga 200 kalori per hari. Jika Anda merasa air biasa membosankan, coba tambahkan irisan mentimun, lemon, atau buah favorit Anda untuk menambahkan sedikit rasa.

kebiasaan penyebab lapar

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang duduk lebih lama cenderung mengalami kelebihan berat badan. Foto: Shutterstock.

3. Menjadi ‘Terlalu Sosial

Memiliki kehidupan sosial penting untuk menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan yang bahagia. Namun, bersikap terlalu sosial juga bisa membuat Anda bertambah gemuk. 

Situasi sosial sering kali melibatkan makanan atau alkohol, yang dapat dengan mudah menambah kalori ke dalam tubuh.

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa orang cenderung makan seperti orang yang bersamanya. Jadi, jika teman Anda makan dalam porsi besar atau lebih memilih makanan yang tidak sehat, Anda kemungkinan besar akan mengikutinya.

4. Kebiasaan Penyebab Lapar: Duduk Terlalu Lama

Di negara-negara Barat, rata-rata orang dewasa duduk selama 9 hingga 11 jam per hari. Meski tampaknya tidak berbahaya, penelitian menunjukkan bahwa orang yang duduk lebih lama cenderung mengalami kelebihan berat badan. Selain itu, mereka memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit kronis dan kematian dini.

Misalnya, analisis enam penelitian pada hampir 600.000 orang, yang menemukan bahwa orang dewasa yang duduk lebih dari 10 jam per hari, seperti rata-rata pekerja kantoran, memiliki risiko 34% lebih tinggi untuk kematian dini.

Penelitian ini juga menemukan bahwa orang yang duduk paling lama tidak mengganti waktu yang mereka habiskan untuk duduk dengan berolahraga.

Jika pekerjaan Anda melibatkan duduk dalam interval yang lama, pastikan Anda berolahraga sebelum bekerja atau setelah bekerja beberapa kali per minggu. Anda juga bisa mencoba menggunakan meja berdiri.

5. Tidak Cukup Tidur

Lebih dari sepertiga orang Amerika tidak cukup tidur. Kurang tidur sangat berkaitan dengan penambahan berat badan. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor, termasuk perubahan hormonal dan kurangnya motivasi untuk berolahraga.

Dalam sebuah penelitian, para ilmuwan menganalisis kebiasaan tidur lebih dari 68.000 wanita selama 16 tahun. Mereka menemukan bahwa wanita yang tidur kurang dari 5 jam per malam memiliki risiko lebih tinggi mengalami kenaikan berat badan daripada orang yang tidur 7 jam atau lebih.

Lebih buruk lagi, orang yang tidak cukup tidur lebih mungkin mendapatkan lemak visceral. Memiliki banyak lemak visceral berisiko dengan penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

6. Tidak Punya Waktu untuk Santai

Banyak orang menjalani kehidupan yang sibuk dan tidak pernah punya waktu untuk diri mereka sendiri. Sayangnya, tidak punya waktu untuk bersantai bisa membuat Anda terus-menerus stres dan bertambah gemuk.

Studi menunjukkan bahwa stres terus-menerus terkait dengan lemak perut. Stres membuat orang tanpa sadar mengidam “makanan penenang” yang tidak sehat untuk menghilangkan stres dan membuat mereka merasa lebih baik.

Meditasi adalah alternatif yang bagus untuk mengatasi stres. Tinjauan terhadap 47 studi terhadap lebih dari 3.500 orang menunjukkan bahwa meditasi membantu mengurangi stres dan kecemasan. Selain meditasi, Anda juga dapat mencoba yoga, mengurangi kafein, dan melatih kesadaran untuk membantu meredakan stres.

kebiasaan penyebab lapar

Meditasi adalah alternatif yang bagus untuk mengatasi stres. Ilustrasi: Ist.

7. Kebiasaan Penyebab Lapar: Makan dari Wadah Besar

Ukuran piring dan mangkuk Anda bisa berdampak signifikan pada lingkar pinggang Anda.

Dalam analisis terhadap 72 penelitian, para ilmuwan menemukan bahwa orang makan lebih banyak makanan ketika tersaji di piring dan mangkuk yang lebih besar daripada piring dan mangkuk yang lebih kecil tanpa menyadarinya. Rata-rata, orang yang makan dari peralatan makan yang lebih besar mengonsumsi 16% lebih banyak kalori per makan.

Selain itu, penelitian lain menemukan bahkan ahli nutrisi secara tidak sadar makan es krim 31% lebih banyak ketika mereka diberi mangkuk yang lebih besar.

Hal ini terjadi karena piring yang lebih besar dapat membuat satu porsi makanan terlihat lebih kecil dari yang sebenarnya. Ini menipu otak Anda untuk berpikir bahwa Anda belum cukup makan.

Cukup beralih ke peralatan makan yang lebih kecil dapat membantu Anda makan lebih sedikit.

8. Kebiasaan Penyebab Lapar: Makan di Depan TV

Orang sering makan sambil menonton TV, browsing internet atau membaca koran. Namun, makan sambil mengalihkan perhatian bisa membuat Anda makan lebih banyak.

Sebuah tinjauan dari 24 studi menemukan bahwa orang makan lebih banyak makanan selama perhatian mereka teralihkan. Mereka yang makan sambil teralihkan juga makan lebih banyak makanan di lain waktu. Ini mungkin karena mereka tidak menyadari berapa banyak porsi yang mereka makan.

Saat Anda makan, usahakan untuk menghilangkan semua gangguan dan fokus pada makanan Anda. Ini dikenal sebagai pola makan yang sadar dan membuat makan menjadi pengalaman yang lebih menyenangkan.

9. Meminum Kalori Anda

Minum jus buah, minuman ringan, dan semacamnya juga bisa membuat Anda bertambah gemuk. Otak sering kali tidak sadar akan kalori dari minuman seperti ketika Anda mencatat kalori dari makanan.

Dalam sebuah penelitian, 40 orang mengonsumsi 300 kalori baik dari apel utuh, dan olahan apel pada enam waktu yang berbeda. Para ilmuwan menemukan apel utuh paling mengenyangkan, sementara jus apel paling sedikit mengenyangkan.

Dapatkan kalori Anda dari makanan utuh, bukan minuman. Makanan utuh membutuhkan lebih banyak waktu untuk mengunyah dan menelannya, yang berarti otak Anda memiliki lebih banyak waktu untuk memproses sinyal rasa lapar.

10. Kebiasaan Penyebab Lapar: Tidak Makan Cukup Protein

Kekurangan protein dalam makanan Anda bisa membuat Anda bertambah gemuk. Nutrisi penting ini dapat membantu Anda tetap kenyang lebih lama dan makan lebih sedikit. Ini karena protein memberitahu tubuh untuk membuat lebih sedikit hormon kelaparan seperti ghrelin.

Penelitian juga menunjukkan bahwa diet protein tinggi dapat membantu meningkatkan metabolisme dan mempertahankan massa otot – dua faktor penting untuk menjaga berat badan yang sehat.

Untuk meningkatkan asupan protein Anda, cobalah makan lebih banyak makanan kaya protein seperti telur, daging, ikan, tahu, dan lentil.

Delapan Makanan Kaya Nutrisi saat Kemoterapi

Telur dan ikan kaya akan protein baik serta omega 3. Foto: Shutterstock.

11. Tidak Cukup Makan Serat

Kekurangan serat dalam makanan Anda bisa membuat Anda bertambah gemuk. Ini karena serat membantu mengontrol nafsu makan agar Anda tetap kenyang lebih lama.

Satu studi menunjukkan bahwa makan 14 gram serat ekstra per hari dapat menurunkan asupan kalori Anda hingga 10%. Hal ini dapat mengakibatkan hilangnya 4,2 pound (1,9 kg) selama empat bulan.

Anda dapat meningkatkan asupan serat dengan makan lebih banyak sayuran, terutama kacang-kacangan dan polong-polongan. Sebagai alternatif, Anda dapat mencoba mengonsumsi suplemen serat larut seperti glukomanan.

12. Memilih Lift Sebagai Ganti Tangga

Jika Anda menggunakan lift dan bukannya tangga di tempat kerja, Anda melewatkan kesempatan emas. Penelitian menunjukkan bahwa Anda membakar 8 kalori untuk setiap 20 langkah yang Anda daki. Meskipun 8 kalori mungkin tampak tidak signifikan, Anda bisa mengurangi hingga seratus kalori ekstra per hari jika Anda sering bepergian dengan banyak anak tangga.

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa orang yang naik tangga meningkatkan kebugaran secara keseluruhan dan kesehatan jantung dan otak yang lebih baik.

Terlebih lagi, penelitian menunjukkan bahwa naik tangga mungkin lebih cepat daripada naik lift jika Anda memperhitungkan waktu tunggu.

13. Kebiasaan Penyebab Lapar: Tidak Memiliki Camilan Sehat yang Praktis

Kelaparan adalah salah satu alasan terbesar mengapa orang bertambah berat badan.

Saat orang lapar, mereka cenderung makan makanan dengan porsi yang lebih besar. Selain itu, rasa lapar dapat meningkatkan keinginan Anda untuk makanan yang tidak sehat.

Memiliki camilan sehat yang praktis dapat membantu memerangi rasa lapar dan mengekang keinginan Anda akan makanan yang tidak sehat.

Ingatlah untuk menjaga ukuran porsi Anda saat makan. Jika tidak, makan terlalu banyak camilan sehat bersamaan dengan makanan besar masih dapat memengaruhi lingkar pinggang Anda.

14. Makan Terlalu Banyak Lemak Sehat

Lemak sehat seperti alpukat, minyak kelapa, dan minyak zaitun adalah bagian penting dari diet sehat. Sayangnya, lemak sehat juga tinggi kalori.

Misalnya, satu sendok makan minyak zaitun mengandung 119 kalori. Jika Anda menambahkan beberapa sendok minyak ke makanan Anda, tentu ini juga menambah banyak kalori.

Meskipun lemak sehat mengandung kalori tinggi, mereka bergizi dan tidak boleh Anda hindari. Sebaliknya, usahakan untuk mendapatkan sebagian besar lemak dalam makanan Anda dari makanan utuh seperti salmon dan alpukat. Makanan ini lebih mengenyangkan daripada minyak saja.

Selain itu, usahakan untuk makan dengan seimbang antara lemak sehat, protein tanpa lemak, buah-buahan dan sayuran. 

15. Belanja Tanpa Daftar Belanjaan

Daftar belanja tidak hanya membantu Anda menghemat uang, tetapi juga dapat menghentikan Anda untuk melakukan pembelian impulsif, yang seringkali tidak sehat.

Faktanya, beberapa penelitian telah menemukan bahwa orang yang berbelanja dengan daftar belanjaan cenderung makan lebih sehat dan menghemat lebih banyak uang.

Berikut beberapa tip untuk membuat daftar belanjaan:

  • Atur makanan berdasarkan kategori agar lebih mudah ditemukan.
  • Jika Anda terbiasa dengan toko tersebut, buat daftar makanan Anda secara berurutan dari yang paling dekat ke pintu masuk hingga yang terjauh dari pintu masuk. Ini akan membantu Anda menghemat waktu dan menghindari godaan.
  • Pastikan daftar belanjaan Anda sesuai dengan rencana makan mingguan Anda sehingga Anda tidak perlu kembali ke toko lagi.
Berbelanja dengan Aman

Jangan lupa untuk siapkan daftar belanja. Foto: shutterstock.com

16. Terlalu Banyak Minum Kopi Susu

Lebih dari 60% orang Amerika minum kopi setiap hari.

Minuman ini tidak hanya memberi energi, tetapi juga sarat dengan antioksidan dan nutrisi bermanfaat. Namun, penelitian menunjukkan bahwa lebih dari dua pertiga orang Amerika menambahkan krim, gula, susu, dan aditif lainnya ke dalam kopi mereka, yang dapat membuatnya tidak sehat. Ini berarti kebiasaan minum kopi Anda mungkin berkontribusi pada penambahan lemak. Beralih ke kopi hitam dapat memberi Anda asupan kafein yang sama tanpa kalori ekstra.

17. Tidak Cukup Makan Buah dan Sayuran

Kurang dari 1 per 10 orang Amerika memenuhi kebutuhan asupan buah dan sayuran. Ini mungkin alasan besar mengapa 70% orang Amerika kelebihan berat badan atau obesitas.

Buah dan sayuran tak hanya sarat dengan nutrisi bermanfaat, tetapi juga rendah kalori.

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa orang yang makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan cenderung memiliki berat badan yang lebih ideal.

Jika Anda merasa sulit makan buah dan sayuran, berikut beberapa tip berguna:

  • Tambahkan beberapa buah ke oatmeal pagi Anda.
  • Siapkan beberapa batang sayuran mentah dan bawa ke tempat kerja.
  • Tambahkan banyak sayuran cincang ke sup, semur, dan lasagna Anda.
  • Jika Anda kesulitan menyiapkan sayuran segar, coba campur dengan sayuran beku.
kebiasaan penyebab lapar

Cobalah kurangi dressing untuk salad Anda. Foto: Istimewa.

18. Menggunakan Terlalu Banyak Dressing

Satu porsi saus salad bisa mengandung lebih banyak kalori daripada seluruh salad Anda.

Misalnya, saus salad yang umum seperti saus caesar mengandung antara 130 hingga 180 kalori per porsi standar. Ibaratnya, Anda membutuhkan waktu 30 menit berjalan dengan kecepatan sedang untuk membakar kalori saus salad saja.

Cobalah mengurangi saus salad sebanyak mungkin, atau pilih saus salad rendah kalori seperti vinaigrette.

19. Memiliki Waktu Makan Tidak Teratur

Meskipun menunda makan sesekali tidak berbahaya, makan terus-menerus pada waktu yang tidak teratur dapat membahayakan kesehatan.

Dalam sebuah penelitian terhadap 11 orang, para ilmuwan menemukan bahwa orang yang memiliki waktu makan teratur merasa kurang lapar sebelum makan dan lebih kenyang setelah makan. Ini berarti orang dengan waktu makan tidak teratur mungkin sering merasa lebih lapar dan makan lebih banyak.

Orang yang jam makannya tidak teratur juga memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit kronis. Ini termasuk sindrom metabolik, penyakit jantung, resistensi insulin dan kontrol gula darah yang buruk.

Secara teori, waktu makan yang tidak teratur dapat meningkatkan efek berbahaya dengan memengaruhi jam internal tubuh Anda. Jam internal ini membantu proses reguler seperti nafsu makan, metabolisme, dan pencernaan, sehingga pola makan yang tidak teratur dapat mengganggu ritmenya.

20. Tidak Makan Sehat di Akhir Pekan

Orang sering merasa lebih mudah untuk makan sehat selama hari kerja karena mereka biasanya memiliki rutinitas harian yang berkaitan dengan profesi mereka.

Sebaliknya, akhir pekan cenderung lebih bebas. Sehingga orang lebih rentan untuk mengonsumsi makanan tidak sehat. Dalam sebuah penelitian, para ilmuwan mengamati pola makan dan kebiasaan olahraga 48 orang. Mereka menemukan bahwa orang bertambah berat badan pada akhir pekan, karena mereka makan lebih banyak dan kurang aktif.

Anda bisa mengalihkannya dengan pergi ke luar pada waktu sabtu minggu untuk berolahraga.

Penulis: Agnes Marpaung

Editor: Ixora Devi

Sumber:

Health Line

 

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/kebiasaan-penyebab-lapar/feed/ 0
Tetap Ramah Lingkungan Selama Berpuasa https://www.greeners.co/gaya-hidup/tetap-ramah-lingkungan-selama-berpuasa/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=tetap-ramah-lingkungan-selama-berpuasa https://www.greeners.co/gaya-hidup/tetap-ramah-lingkungan-selama-berpuasa/#respond Fri, 12 Jun 2015 04:35:34 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=9627 Sebentar lagi seluruh umat Muslim di dunia akan menjalankan ibadah puasa. Selain tidak makan dan minum selama waktu yang ditentukan, Sobat Greeners yang menjalani puasa juga harus menahan emosi dan […]]]>

Sebentar lagi seluruh umat Muslim di dunia akan menjalankan ibadah puasa. Selain tidak makan dan minum selama waktu yang ditentukan, Sobat Greeners yang menjalani puasa juga harus menahan emosi dan hawa nafsu.

Nah, selama berpuasa akan lebih maksimal apabila Sobat Greeners dapat melaksanakan puasa yang juga ramah terhadap lingkungan. Bagaimana cara melakukannya?

Berikut tips Greeners untuk menjalankan puasa yang peduli terhadap lingkungan:

1. Sediakan wadah saat membeli makanan untuk berbuka
Mungkin bagi sebagian masyarakat membawa wadah sendiri untuk makanan dan minuman akan terasa merepotkan. Namun, tahukah kamu bahwa sebagian besar sumber timbulan sampah berasal dari kemasan makanan dan minuman yang masih menggunakan plastik atau styrofoam. Kedua material tersebut dikenal sangat sulit terurai secara alami. Jadi, ayo siapkan wadah makanan dan minuman untuk tajil, makanan, dan minuman kamu.

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/tetap-ramah-lingkungan-selama-berpuasa/feed/ 0
Mengenali Beras Asli https://www.greeners.co/gaya-hidup/mengenali-beras-asli/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=mengenali-beras-asli https://www.greeners.co/gaya-hidup/mengenali-beras-asli/#respond Fri, 22 May 2015 11:14:34 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=9195 Kabar adanya beras plastik yang beredar di pasaran menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Pasalnya, jika senyawa plastik yang terkandung di dalam beras plastik masuk ke dalam tubuh, maka akan timbul […]]]>

Kabar adanya beras plastik yang beredar di pasaran menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Pasalnya, jika senyawa plastik yang terkandung di dalam beras plastik masuk ke dalam tubuh, maka akan timbul gangguan pada organ dalam seperti gangguan hati dan gagal ginjal. Selain itu, zat dioksin yang bersifat karsinogenik dalam plastik dapat menyebabkan kanker bahkan kematian.

Beras plastik yang terbuat dari kentang dan campuran plastik sintetis tersebut ketika dicampur akan menyerupai beras asli. Bagi Sobat Greeners yang ingin mengetahui bagaimana cara mengetahui beras yang asli, berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan saat membeli beras.

1. Warna
Beras yang memiliki warna terlalu putih patut diwaspadai karena beras asli tidak memiliki warna putih atau bening seluruhnya. Beras asli memiliki warna yang bening kekuningan dan ada warna putih di ujung atau tengah bulir.

2. Guratan
Beras asli memiliki guratan pada tubuhnya. Setelah melalui proses panen dan penggilingan, guratan pada beras tidak akan hilang. Waspadai beras yang tidak memiliki guratan.

3. Aroma
Saat memilih beras, cobalah Sobat Greeners untuk mencium aroma beras. Beras asli memiliki aroma khas padi dan saat dimasak aroma ini akan lebih jelas tercium.

4. Tekstur
Tekstur pada beras yang asli sangat kuat dan ketika digigit tidak mudah patah. Sebaliknya, beras yang tidak sehat akan mudah patah ketika digigit. Selain itu, cobalah untuk meremas beras dengan kondisi tangan kering. Beras yang asli akan sedikit menempel di tangan.

5. Label kemasan
Pilihlah beras yang sudah memiliki sertifikat kesehatan. Jangan mudah tergiur dengan harga beras yang murah tapi tidak terjamin kesehatannya.

Penulis: Gloria Safira
Sumber: berbagai sumber

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/mengenali-beras-asli/feed/ 0
Bumbu Dapur Anti-Kanker https://www.greeners.co/gaya-hidup/mencegah-dan-menghadapi-kanker-dengan-bumbu-dapur/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=mencegah-dan-menghadapi-kanker-dengan-bumbu-dapur https://www.greeners.co/gaya-hidup/mencegah-dan-menghadapi-kanker-dengan-bumbu-dapur/#respond Sun, 03 Aug 2014 01:00:04 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_community_act&p=5341 Rasa-rasanya tidak nikmat suatu makanan jika terasa hambar. Untuk memberi rasa pada makanan, penggunaan bumbu menjadi penting, misalnya garam, merica, kunyit, dan lain sebagainya. Tidak hanya memperkaya aroma dan rasa […]]]>

Rasa-rasanya tidak nikmat suatu makanan jika terasa hambar. Untuk memberi rasa pada makanan, penggunaan bumbu menjadi penting, misalnya garam, merica, kunyit, dan lain sebagainya. Tidak hanya memperkaya aroma dan rasa pada masakan, beberapa bumbu dapur juga dikenal memiliki khasiat obat. Berikut ini beberapa bumbu yang dapat dimanfaatkan untuk mencegah penyakit dan meringankan rasa sakit karena kanker.

 

Foto: dummies.com

Foto: dummies.com

Jahe
Jahe (Zingiber officinale) telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati segala penyakit, mulai dari pilek hingga sembelit. Jahe dapat digunakan dalam keadaan segar, berbentuk bubuk, atau manisan. Meskipun rasa antara jahe segar dan bubuk jahe sangat berbeda, di banyak resep, jahe segar bisa diganti dengan bubuk jahe atau sebaliknya. Secara umum, takaran 1/8 sendok teh bubuk jahe dapat diganti dengan 1 sendok makan jahe parut segar, dan sebaliknya.

Mengonsumsi jahe dan produk olahan jahe, selain mengonsumsi obat anti-mual seperti dalam resep dokter, dapat memberikan beberapa kenyamanan untuk perut bila terasa mual selama pengobatan kanker.

 

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/mencegah-dan-menghadapi-kanker-dengan-bumbu-dapur/feed/ 0
Merawat Tubuh Dengan Baking Soda https://www.greeners.co/gaya-hidup/merawat-tubuh-dengan-baking-soda/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=merawat-tubuh-dengan-baking-soda https://www.greeners.co/gaya-hidup/merawat-tubuh-dengan-baking-soda/#respond Sun, 27 Jul 2014 01:15:44 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_community_act&p=5295 Produk perawatan tubuh pada umumnya mengandung pewangi sintetis, Sodium Lauryl Sulfate (SLS) dan paraben yang termasuk bahan kimia berbahaya. Namun, baking soda (soda kue) atau sodium bikarbonat, bisa digunakan untuk […]]]>

Produk perawatan tubuh pada umumnya mengandung pewangi sintetis, Sodium Lauryl Sulfate (SLS) dan paraben yang termasuk bahan kimia berbahaya. Namun, baking soda (soda kue) atau sodium bikarbonat, bisa digunakan untuk merawat tubuh dan dapat menjadi alternatif pilihan dari ribuan produk perawatan tubuh yang mengandung racun dan mengancam kesehatan.

Dalam bentuk alami, baking soda dikenal sebagai nahcolite, yang merupakan bagian dari mineral natron alami. Natron, yang mengandung sejumlah besar natrium bikarbonat telah digunakan sejak zaman kuno. Misalnya, banyak peradaban menggunakan baking soda ketika membuat roti dan orang Mesir kuno juga menggunakan natron sebagai sabun untuk membersihkan tubuh.

Yuk, kita simak bagaimana cara memanfaatkan baking soda untuk perawatan tubuh.

Ilustrasi

1. Membuat Pasta Gigi
Pasta yang terbuat dari baking soda dengan tambahan 3% hidrogen peroksida dapat menjadi alternatif pasta gigi non-flouride. Ingin pasta gigi dengan aroma mint? Mudah saja. Campur hingga rata 1 sendok teh baking soda, ½ sendok teh garam laut halus, 1 tetes minyak esensial peppermint dan beberapa tetes air. Aduk dengan menggunakan sendok atau jari hingga lembut dan mengental seperti pasta.

2. Penyegar Mulut
Campurkan 1 sendok teh baking soda dengan setengah gelas air. Setelah bercampur, berkumurlah dengan campuran air tersebut dan kemudian bilas. Ingat, jangan ditelan! Bau mulut dapat dinetralisir seketika.

Ilustrasi

3. Menghilangkan Bau Badan
Taburkan baking soda di bagian ketiak. Kandungannya dapat menyerap kelembapan berlebih dan menetralisir bau badan. Hindari pemakaian pisau cukur dan deodoran saat mencoba cara ini.

4. Mengobati Gatal Akibat Gigitan Serangga
Untuk gigitan serangga, buat pasta dari campuran baking soda dan air. Kemudian usapkan seperti salep di bagian kulit yang gatal.

5. Pembersih dan Pelembut Tangan
Campur baking soda dan air dengan perbandingan 3:1. Campuran ini sudah cukup untuk membersihkan dan melembutkan tangan.

6. Pembersih Rambut
Taburkan sedikit baking soda di telapak tangan bersama dengan sampo favorit Anda. Gunakan seperti biasa dan bilas hingga bersih. Baking soda membantu menghilangkan residu yang tertinggal di rambut sehingga rambut akan menjadi lebih bersih dan lebih mudah diatur.

7. Air Berendam
Tambahkan ½ cup baking soda ke dalam bathtub. Baking soda mampu menetralisir asam dan membantu mengurangi minyak berlebih pada kulit sehingga kulit terasa lebih lembut.

8. Melembutkan Telapak Kaki
Larutkan 3 sendok makan baking soda kedalam sebuah wadah berisi air hangat. Gunakan air ini untuk merendam kaki.
Patut diingat bahwa cara ini dilakukan secara alami, maka jangan terburu-buru menantikan hasilnya. Selamat mencoba!

(G33)

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/merawat-tubuh-dengan-baking-soda/feed/ 0