tisu ramah lingkungan - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/tisu-ramah-lingkungan/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Mon, 04 Sep 2023 05:35:08 +0000 id hourly 1 O-SOW, Tisu Toilet Ramah Lingkungan Berbahan Bibit Tanaman https://www.greeners.co/ide-inovasi/o-sow-tisu-toilet-ramah-lingkungan-berbahan-bibit-tanaman/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=o-sow-tisu-toilet-ramah-lingkungan-berbahan-bibit-tanaman https://www.greeners.co/ide-inovasi/o-sow-tisu-toilet-ramah-lingkungan-berbahan-bibit-tanaman/#respond Mon, 04 Sep 2023 05:35:08 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_ide_inovasi&p=41423 Avia Revivi, seorang mahasiswa desain industri di Bezalel Academy of Art and Design Israel, telah menciptakan tisu toilet biodegradable bernama O-SOW. Material tisu toilet bercampur benih itu dapat mendorong pertumbuhan […]]]>

Avia Revivi, seorang mahasiswa desain industri di Bezalel Academy of Art and Design Israel, telah menciptakan tisu toilet biodegradable bernama O-SOW. Material tisu toilet bercampur benih itu dapat mendorong pertumbuhan tanaman dan menyuburkan tanah.

Melansir Deezen, Revivi pertama kali merancang produk untuk orang-orang yang pergi ke toilet di luar ruangan selama perjalanan hiking di gurun Israel.

“Ada hari-hari ketika saya tidak bertemu wisatawan lain, namun saya menemukan tisu toilet. Saat itulah saya ingin menyelesaikan masalah ini,” kata Revivi.

Tisu toilet ramah lingkungan O-SOW ini terbuat dari jeruk, lidah buaya, dan bibit tanaman. Inisiatif Avia ini untuk para pendaki yang lebih memilih menabur dan menyuburkan tanah daripada meninggalkan kotoran manusia.

BACA JUGA: Produk Ramah Lingkungan, 15 Merek Ini Usung Mode Berkelanjutan!

Selama proses pembuatannya, residu jeruk dan biji tanaman yang diperas akan digunakan untuk membuat tisu toilet. Revivi memilih jeruk karena kelenturannya dan lidah buaya karena kelembutannya. Pembusukan jeruk yang cepat dikombinasikan dengan bakteri E.coli aktif yang ditemukan dalam kotoran manusia membuat tisu toilet cepat terurai ketika dibuang di alam liar.

“Karena kita berbicara tentang irisan jeruk, maka ia dapat dengan mudah larut dalam kelembapan dan cairan. Hewan memakannya, dan membusuk di tanah dan bahkan di trotoar jalan,” kata sang desainer.

Benih berbagai tanaman untuk membuat O-SOW antara lain mint, peony, mawar, peterseli, dan selada.

O-SOW, tisu toilet yang ramah lingkungan. Foto: Yanko Design

O-SOW, tisu toilet yang ramah lingkungan. Foto: Yanko Design

O-SOW dapat Menyuburkan Tanah

Uniknya, benih dalam tisu toilet O-SOW mampu menyuburkan tanah dan menumbuhkan tanaman. Selain itu, O-SOW hadir dalam kemasan sekali pakai yang terbuat dari kertas biodegradable dengan benang sobek untuk membukanya. Kemudian, terdapat label yang mencantumkan jenis benih dan jumlah lembar dalam kemasannya.

Revivi juga merancang tas berbahan sisa kain parasut untuk membawa sisa lembaran. Hal ini untuk menjaga kelembapan tisu dan kotak ini juga memiliki lapisan dalam agar mudah dibuka.

“Saat memilih bentuknya, penting bagi saya bahwa akan ada opsi respons ganda yang berorientasi pada produk dan terlihat menyenangkan dan menjanjikan, namun terbarukan dan mendukung nilai-nilai produk,” ujarnya.

BACA JUGA: Kenali Produk Kecantikan yang Mendukung Hidup Berkelanjutan

Desainer Lakukan Penelitian Lanjutan

Dalam misi menemukan desain penyeka yang paling efisien dan nyaman, Revivi melakukan penelitian dengan empat partisipan yang menggunakan lembaran tersebut di lokasi berbeda selama dua bulan perjalanan.

Dia menanyakan pertanyaan tentang bahan dan bentuk yang telah diproduksi oleh Revivi. Hasil dari pengajuan pertanyaan tersebut, ada banyak saran dan testimoni dari para responden terhadap tisu O-SOW.

“Hal ini mendorong saya untuk mengeksplorasi dan menemukan cara baru dan inovatif untuk menggunakan toilet yang efektif,” lanjutnya.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/ide-inovasi/o-sow-tisu-toilet-ramah-lingkungan-berbahan-bibit-tanaman/feed/ 0
LastTissue, Tisu Pakai Ulang Ramah Lingkungan dari Denmark https://www.greeners.co/ide-inovasi/lasttissue-tisu-pakai-ulang-ramah-lingkungan-dari-denmark/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=lasttissue-tisu-pakai-ulang-ramah-lingkungan-dari-denmark https://www.greeners.co/ide-inovasi/lasttissue-tisu-pakai-ulang-ramah-lingkungan-dari-denmark/#respond Thu, 05 Nov 2020 08:00:02 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_ide_inovasi&p=29782 LastObject, perusahaan rintisan asal Denmark yang fokus terhadap pembuatan produk daur ulang, mengeluarkan produk baru yang juga berkelanjutan. Setelah sukses dengan LastSwab, cotton bud ramah lingkungannya, kini LastObject kembali meluncurkan […]]]>

LastObject, perusahaan rintisan asal Denmark yang fokus terhadap pembuatan produk daur ulang, mengeluarkan produk baru yang juga berkelanjutan. Setelah sukses dengan LastSwab, cotton bud ramah lingkungannya, kini LastObject kembali meluncurkan sebuah produk ramah lingkungan yaitu LastTissue, tisu guna ulang ramah lingkungan.

Tisu merupakan salah satu produk yang memanfaatkan pohon sebagai bahan baku utama pembuatannya. Menggunakan lebih banyak tisu berarti membutuhkan lebih banyak penanaman pohon kembali agar sumber daya alam yang ada tidak habis begitu saja. Hal tersebut kemudian menjadi perhatian Isabel Aagaard, pendiri LastObject, bersama dengan desainer LastObject lainnya.

Mengutip Inhabitat, tiap tahunnya manusia menebang banyak pohon untuk mendapatkan bahan baku pembuatan tisu. Warga Amerika Serikat setidaknya menebang 8 juta pohon setiap tahunnya, hanya untuk membuat tisu. Oleh karena itu, tisu ramah lingkungan ini bisa menjadi solusi alternatif. Selain tidak menyakiti pohon karena terbuat dari kain katun organik, tisu ini juga bisa menghemat penggunaan air.

Sebagai produk ramah lingkungan, dalam proses produksinya tisu rilisan LastObject ini membutuhkan energi lebih sedikit. Namun, produk ini tetap memberikan efek yang sama seperti tisu pada umumnya.

“Produksi LastTissue membutuhkan energi tiga kali lebih sedikit yang menghemat beberapa ton sumber daya secara global. Bagian terpenting, LastTissue lembut untuk bayi sehingga tidak menyebabkan ruam di hidung akibat tisu atau sapu tangan yang kasar,” ungkap LastObject dalam situsnya.

Baca juga: Peneliti Afrika Selatan Gagas Batu Bata Berbahan Urine

LastTissue Lengkap dengan Kemasan Tisu Ramah Lingkungan

Dalam satu kotak LastTissue berisi 6 lembar tisu berukuran 18 x 18 cm yang dapat konsumen gunakan berulang kali. Sesuai dengan konsepnya, konsumen bisa mencuci tisu ini hingga 520 kali. Dengan demikian, konsumen menghemat penggunaan tisu bahkan hingga bertahun-tahun.

Sebagai wadah penyimpanan tisu, LastObject juga menyiapkan kemasan ramah lingkungan yang berukuran kecil dengan tujuan agar mudah untuk dibawa kemana saja.

LastObjek menyediakan kemasan tisu dari bahan silikon. Kemasan yang berukuran 11 x 5,5x 2,5 cm tersebut terbagi menjadi dua sisi, yaitu bagian atas dan bawah. Pada bagian bawah ditujukkan untuk mengambil tisu bersih, sedangkan bagian atas untuk menyimpan kembali tisu yang telah digunakan. Untuk menjaga kedua bagian tersebut tetap bersih, terdapat pembatas antara tisu bekas dan tisu baru. Sama seperti tisu ramah lingkungannya, wadah ini juga aman untuk dicuci sehingga bisa tetap bersih dan dapat bertahan hingga menyimpan 2800 lembar tisu.

Hal menarik lainnnya datang dari warna kemasan tisu. LastObject menyediakan beberapa warna berbeda sebagai pilihan. Bukan sembarang warna, warna-warna yang dipilih merupakan simbol dari spesies terancam punah akibat penggundulan hutan, seperti rakun biru, capung pirus, rubah persik, palem hijau, dan kelelawar hitam.

Penulis: Krisda Tiofani

Editor: Ixora Devi

]]>
https://www.greeners.co/ide-inovasi/lasttissue-tisu-pakai-ulang-ramah-lingkungan-dari-denmark/feed/ 0