Toto Sugito - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/toto-sugito/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Wed, 20 Jan 2021 14:43:27 +0000 id hourly 1 Komunitas B2W Kampanyekan Let’s Pack A Lunch https://www.greeners.co/aksi/komunitas-b2w-kampanyekan-lets-pack-a-lunch/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=komunitas-b2w-kampanyekan-lets-pack-a-lunch https://www.greeners.co/aksi/komunitas-b2w-kampanyekan-lets-pack-a-lunch/#respond Thu, 25 Feb 2016 07:47:36 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=12960 Untuk mendukung gaya hidup yang lebih sehat, komunitas pekerja bersepeda terbesar di Indonesia, Bike to Work (B2W) dengan dukungan Modena, meluncurkan program "Let's Pack a Lunch".]]>

Jakarta (Greeners) – Kebiasaan membeli makanan di luar tidak selalu baik. Pasalnya, kita tidak tahu proses pembuatan makanan yang kita beli untuk dikonsumsi tersebut. Membeli makanan di luar pun membuat kita mengeluarkan biaya lebih banyak ketimbang jika menyiapkannya sendiri di rumah.

Untuk mendukung gaya hidup yang lebih sehat, komunitas pekerja bersepeda terbesar di Indonesia, Bike to Work (B2W) dengan dukungan Modena, meluncurkan program “Let’s Pack a Lunch”. Program ini diharapkan akan menjadi kebiasaan yang sehat.

“Saya suka istilah ‘pack a lunch‘ karena kita sering membungkus makanan dari restoran padang. Tapi alangkah baiknya kalau kita membuat sendiri makanan kita dari rumah dan membawanya. Saya berharap ini menjadi kebiasaan yang sehat dan menjadi viral,” ujar Toto Sugito, Ketua Umum B2W saat meluncurkan program “Let’s Pack a Lunch” di Modena Experience Center, Jakarta pada Selasa (23/02).

Kampanye program "Let's Pack a Lunch" mengajak masyarakat membiasakan membawa bekal makan yang disiapkan di rumah. Foto: greeners.co/Renty Hutahaean

Kampanye program “Let’s Pack a Lunch” mengajak masyarakat membiasakan membawa bekal makan yang disiapkan di rumah. Foto: greeners.co/Renty Hutahaean

Pada kesempatan yang sama Robert Widjaja, Vice President of Customer Management Division Modena Indonesia, menyatakan dukungannya terhadap program ini. Ia berharap program ini akan membiasakan orang untuk membawa makanan dari rumah.

“Program ini bukan hal yang mudah mengingat masyarakat urban terbiasa dengan praktikalitas, namun dengan langkah kecil dan konsisten, kami yakin program ini merupakan awal yang baik untuk membawa perubahan,” ujarnya.

Tidak ketinggalan, pengusaha Sandiaga Uno mengingatkan bahwa dengan menjalankan program ini, kita juga turut membantu meminimalisir sampah makanan. “Menurut saya ini merupakan gerakan yang bagus karena ini juga akan menghemat makanan. Kita biasanya membuang-buang makanan, tapi dengan membuat makanan sendiri kita tahu seberapa banyak makanan yang akan kita makan dan kita tahu makanan apa yang kita suka,” katanya.

Program "Let's Pack a Lunch" menggandeng beberapa publik figur. Foto: greeners.co/Renty Hutahaean

Program “Let’s Pack a Lunch” menggandeng beberapa publik figur. Foto: greeners.co/Renty Hutahaean

Setelah peluncuran acara ini, diadakan pula program “Let’s Pack a Lunch 21 Days Challenge”. Program ini akan berlangsung selama periode 24 Februari 24 Maret 2016 dan akan diikuti oleh Agen Perubahan yang telah dipilih oleh komunitas Bike to Work. Selama 21 hari tersebut, Agen Perubahan diharapkan dapat menularkan kebiasaan membawa bekal dari rumah kepada orang-orang disekelilingnya.

“Ini akan menjadi tantangan 21 hari untuk membuat bekal makan sendiri, tidak hanya oleh anggota Bike to Work dan semua yang hadir di sini, tapi juga oleh semua orang. Sekali lagi ini merupakan kebiasaan yang sehat jadi let’s pack a lunch!” ajak Toto.

Anda dapat membantu menyebarluaskan kebiasaan membawa bekal ini dengan mengunggah foto bekal makan siang yang Anda buat di rumah melalui Twitter, Instagram dan Facebook dengan tagar #Letspackalunch.

Penulis: Renty Hutahaean

]]>
https://www.greeners.co/aksi/komunitas-b2w-kampanyekan-lets-pack-a-lunch/feed/ 0
Hari Peduli Sampah Nasional, Ribuan Orang Ingin Indonesia Bebas Sampah https://www.greeners.co/aksi/hari-peduli-sampah-nasional-ribuan-orang-ingin-indonesia-bebas-sampah/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=hari-peduli-sampah-nasional-ribuan-orang-ingin-indonesia-bebas-sampah https://www.greeners.co/aksi/hari-peduli-sampah-nasional-ribuan-orang-ingin-indonesia-bebas-sampah/#respond Mon, 22 Feb 2016 05:28:49 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=12919 Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional pada tanggal 21 Februari 2016, ribuan orang melakukan aksi membersihkan sampah di sekitar Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.]]>

Jakarta (Greeners) – Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional pada tanggal 21 Februari 2016, ribuan orang melakukan aksi membersihkan sampah di sekitar Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Aksi yang mendapat dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) ini juga sekaligus dalam rangka gerakan “Indonesia Bebas Sampah 2020.”

Ramainya masyarakat yang berpartisipasi dalam acara tersebut membuat Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar menyatakan optimis bahwa akan ada perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah.

“Kita berharap ini bisa menjadi tonggak bahwa bukti civil society group bisa menghimpun, mempengaruhi dan mengajak suatu perubahan,” ujar Siti kepada para awak wartawan pada Minggu (21/02) pagi.

Dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional ini, Menteri Siti menyatakan bahwa pemerintah secara resmi memulai uji coba kantong plastik berbayar. Uji coba kantong plastik berbayar ini akan dilakukan selama enam bulan ke depan dan akan dievaluasi per tiga bulan. Siti berharap kebijakan ini akan sangat berpengaruh terhadap masyarakat yang berujung pada perbaikan lingkungan. Ia juga menyatakan bahwa langkah ini merupakan sebuah tonggak penting demi lingkungan Indonesia yang lebih baik.

Penyanyi Andre Hehanusa yang turut berpartisipasi dalam acara ini juga turut mengungkapkan rasa optimisnya terhadap gerakan Indonesia Bebas Sampah 2020. Ia berharap bahwa pengumpulan sampah tidak hanya dilakukan dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional saja, melainkan juga dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam aksi yang merupakan bagian dari perayaan Hari Peduli Sampah Nasional 2016, berbagai elemen masyarakat juga menyatakan dukungannya untuk gerakan "Indonesia Bebas Sampah 2020". Foto: greeners.co/Rizky Damayanti

Dalam aksi yang merupakan bagian dari perayaan Hari Peduli Sampah Nasional 2016, berbagai elemen masyarakat juga menyatakan dukungannya untuk gerakan “Indonesia Bebas Sampah 2020”. Foto: greeners.co/Rizky Damayanti

Menurut Andre, masyarakat hanya perlu mendisiplinkan diri terhadap sampah. Ia menyebut bahwa satu orang dalam masyarakat cukup menjaga kebersihan dari sampah dengan luas area 1×1 meter di sekitarnya. Jika semua orang melakukan hal tersebut, Andre percaya Indonesia bisa bebas dari sampah.

“Jadi kita harus bisa mendisiplinkan hal yang kecil tapi pengaruhnya bisa sangat besar bagi lingkungan,” ungkapnya.

Di lokasi yang sama, Toto Sugito, pelopor sekaligus Ketua Umum Bike to Work (B2W) Indonesia, terlihat mengendarai sepeda dengan sebidang papan besar dibelakangnya. Ada lima orang pesepeda lainnya yang juga mengendarai sepeda dengan papan besar di bagian belakang. Papan dengan tulisan tersebut, jika dibaca berurutan akan menyampaikan pesan “Satu Sepeda, Satu Indonesia, Disiplin Sampah, Bersih Nyok untuk Indonesia Bebas Sampah 2020”.

“Ini (Gerakan Indonesia Bebas Sampah 2020, Red.) harus didukung penuh oleh seluruh masyarakat Indonesia karena sampah itu mengakibatkan bencana, banjir dan sebagainya. Jadi, kita harus concern mulai dari sekarang, dimulai dari kita. Mulai sekarang kurangi sampah plastik dan tertib buang sampah,” katanya mengimbau.

Acara pengumpulan sampah di Jakarta ini dilakukan di delapan titik di Jakarta Pusat. Dari data yang dihimpun oleh Greeners, sampah yang terkumpul dalam acara ini mencapai 512 kilogram.

Selain pengumpulan sampah, dalam acara ini juga dibacakan “Deklarasi Bergerak Menuju Indonesia Bersih Sampah 2020”.
Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Staff Kepresidenan Teten Masduki dan Menteri Agraria dan Tata Tuang Ferry Mursyidan Baldan.

Penulis: TW/G37

]]>
https://www.greeners.co/aksi/hari-peduli-sampah-nasional-ribuan-orang-ingin-indonesia-bebas-sampah/feed/ 0
Viking Biking Indonesia Brings Foreign Ambassadors and CEO Onto Cycling Campaign https://www.greeners.co/english/viking-biking-indonesia-brings-foreign-ambassadors-and-ceo-onto-cycling-campaign/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=viking-biking-indonesia-brings-foreign-ambassadors-and-ceo-onto-cycling-campaign https://www.greeners.co/english/viking-biking-indonesia-brings-foreign-ambassadors-and-ceo-onto-cycling-campaign/#respond Mon, 19 Oct 2015 09:57:20 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_berita&p=11571 Jakarta (Greeners) – More people are getting attracted to use bicycle as their alternative means of transportation as initiated by Bike to Work (B2W) Indonesia since 2004. On February 2015, […]]]>

Jakarta (Greeners) – More people are getting attracted to use bicycle as their alternative means of transportation as initiated by Bike to Work (B2W) Indonesia since 2004.

On February 2015, B2W Indonesia community collaborated with Denmark Embassy and Norway Embassy to initiate Viking Biking Indonesia movement.

Last Tuesday morning (13/10), Viking Biking Indonesia is held for the fourth time. Riding on varieties bicycles, dozens of people started their journey from the State Palace to Denmark Embassy in Kuningan.

Toto Sugito, head of B2W Indonesia, said that this year’s theme was “Cycling with CEO” aiming to inspire people to shift to bicycle.

“In Indonesia, we still assume Top-Down pattern. It means if the bosses are riding bicycle, we hope that their employees would follow suit,” said Toto in front of State Palace, in Jakarta, last Tuesday morning (13/10).

On the latest progress of Viking Biking, Toto said that there were increased of participants of the movement. However, as it’s normally done on working hours, the increase has yet to be of significance.

“Currently, there are Denmark ambassador, Netherlands and Garuda Indonesia CEO have participated in the movement,” he said.

Meanwhile, Arif Wibowo, President Director of Garuda Indonesia, said that he was keen on joining and participating in Viking Biking movement. Arif said that aside from making the body fit, cycling was also good to establish close communication and relationships with ambassadors.

“I personally love cycling. In addition, this movement involves many ambassadors, so, I’d like to participate,” he said.

As information, Viking Biking was initiated under the spirit of perseverance and never give up inspired by Viking warriors. Through the movement, cyclists will also fight for cycling rights in the country.

Report by Danny Kosasih

]]>
https://www.greeners.co/english/viking-biking-indonesia-brings-foreign-ambassadors-and-ceo-onto-cycling-campaign/feed/ 0
Viking Biking Indonesia Ajak Duta Besar dan CEO untuk Bersepeda https://www.greeners.co/aksi/viking-biking-indonesia-ajak-duta-besar-dan-ceo-untuk-bersepeda/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=viking-biking-indonesia-ajak-duta-besar-dan-ceo-untuk-bersepeda https://www.greeners.co/aksi/viking-biking-indonesia-ajak-duta-besar-dan-ceo-untuk-bersepeda/#respond Tue, 13 Oct 2015 07:45:48 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=11490 Jakarta (Greeners) – Kampanye untuk menggunakan sepeda sebagai moda transportasi alternatif yang dilakukan oleh komunitas Bike to Work (B2W) Indonesia sejak tahun 2004 semakin mendapat perhatian dari banyak pihak. Salah […]]]>

Jakarta (Greeners) – Kampanye untuk menggunakan sepeda sebagai moda transportasi alternatif yang dilakukan oleh komunitas Bike to Work (B2W) Indonesia sejak tahun 2004 semakin mendapat perhatian dari banyak pihak. Salah satunya, gerakan Viking Biking Indonesia yang digagas oleh Kedutaan Besar Denmark dan Norwegia bersama dengan B2W Indonesia, yang mulai dilakukan pada awal Februari 2015 lalu.

Pagi ini, Selasa (13/10), gerakan Viking Biking Indonesia kembali dilakukan untuk yang keempat kalinya. Dengan mengendarai berbagai macam jenis sepeda, puluhan pesepeda tersebut mulai mengayuh kendaraan roda dua ramah lingkungan itu, mulai dari Istana Negara hingga Kedutaan Besar Denmark di Kuningan.

Ketua Bike To Work (B2W) Indonesia, Toto Sugito mengatakan kalau tema yang diusung pada gerakan Viking Biking Kali ini adalah “Bersepeda Bersama Para CEO Perusahaan” dengan tujuan menginspirasi masyarakat agar ikut kembali bersepeda.

“Kan di Indonesia ini polanya masih Top Down. Jadi, kalau bos-bosnya bersepeda diharapkan para anak buahnya bisa ikut juga bersepeda,” jelas Toto di depan Istana Negara, Jakarta, Selasa (13/10) pagi.

Gerakan Viking Biking mengajak masyarakat untuk kembali bersepeda. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Gerakan Viking Biking mengajak masyarakat untuk kembali bersepeda. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Mengenai kemajuan gerakan Viking Biking, Toto menyatakan ada peningkatan jumlah peserta yang turut berpartisipasi dalam gerakan bersepeda ini. Namun, karena dilakukan pada hari kerja, peningkatan tersebut dikatakan Toto masih belum terlalu signifikan.

“Kalau sekarang ini ada Duta Besar Denmark, Belanda dan CEO Garuda Indonesia,” ujarnya.

Ditemui di tempat yang sama, Arif Wibowo, Direktur Utama Garuda Indonesia, menyatakan sangat tertarik untuk bergabung dan ikut berpartisipasi pada gerakan Viking Biking tersebut. Menurut Arif, selain membuat badan bugar, gerakan bersepeda ini juga sangat baik untuk membangun kedekatan dan komunikasi dengan para duta besar yang terlibat.

“Saya sendiri memang suka bersepeda ditambah gerakan ini juga melibatkan banyak duta besar, jadi, ya, saya sangat tertarik untuk terlibat,” katanya.

Sebagai informasi, gerakan Viking Biking digagas dengan mengusung semangat kegigihan dan pantang menyerah layaknya para pejuang dan pasukan Viking. Melalui gerakan ini juga para pesepeda akan bersama-sama memperjuangkan dan mengampanyekan hak-hak pesepeda.

Penulis: Danny Kosasih

]]>
https://www.greeners.co/aksi/viking-biking-indonesia-ajak-duta-besar-dan-ceo-untuk-bersepeda/feed/ 0
Srikandi Inspirasi Bagi Negeri Jilid 5, Reuni di Etape Terakhir https://www.greeners.co/aksi/srikandi-inspirasi-bagi-negeri-jilid-5-reuni-di-etape-terakhir/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=srikandi-inspirasi-bagi-negeri-jilid-5-reuni-di-etape-terakhir https://www.greeners.co/aksi/srikandi-inspirasi-bagi-negeri-jilid-5-reuni-di-etape-terakhir/#respond Mon, 15 Jun 2015 05:03:59 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=9678 Bali (Greeners) – Srikandi Inspirasi Bagi Negeri Jilid 5 kini memasuki etape 7 atau etape terakhir dengan jarak tempuh 110 kilometer dari Candi Dasa menuju Denpasar. Etape terakhir ini pun […]]]>

Bali (Greeners) – Srikandi Inspirasi Bagi Negeri Jilid 5 kini memasuki etape 7 atau etape terakhir dengan jarak tempuh 110 kilometer dari Candi Dasa menuju Denpasar. Etape terakhir ini pun menjadi pengantar perpisahan bagi sesama Srikandi.

“Tim 21 Srikandi mengenakan jersey motif barong yang sangat keren dengan tampilan yang ‘Bali’ sekali,” ungkap Koordinator Srikandi sekaligus Humas” Srikandi Inspirasi Bagi Negeri” Jilid 5, Seklie Patyuniestri melalui surat elektronik kepada Greeners, Kamis (11/06/2015).

Pukul 08.37 WITA, tim Srikandi mulai bergerak meninggalkan penginapan. Pada etape ini, kondisi rute yang dijalani di daerah Bali tidak jauh berbeda dengan yang sudah dijalani di Nusa Tenggara Barat, yaitu jalanan rolling didominasi jalan menanjak. Bedanya, kondisi kiri-kanan jalan terdapat pohon-pohon berukuran raksasa yang rindang. Bangunan-bangunan pun menarik perhatian dengan percampuran unsur modern dengan arsitektur etnik Bali.

Setelah 20,7 kilometer, tim Srikandi sempat menjalani rute yang salah. Tim patwal yang bertugas mengiringi rombongan justru mengambil jalur yang salah sehingga seluruh rombongan harus berputar arah. Kejadian ini pun terulang kembali untuk kedua kalinya, namun kali ini tim tidak harus memutar terlalu jauh.

Srikandi Inspirasi Bagi Negeri Jilid 5. Foto: dok. Panitia Srikandi 2015

Srikandi Inspirasi Bagi Negeri Jilid 5. Foto: dok. Panitia Srikandi 2015

Setelah 15 menit beristirahat di kantor BNI, tim Srikandi kembali melanjutkan perjalanan pada pukul 10.26 WITA. Sepanjang 10 kilometer ke depan, para pesepeda perempuan ini menghadapi jalanan menanjak dan matahari yang bersinar terik.
Setelah menempuh jarak 49,7 kilometer dari titik start, tim Srikandi berhenti untuk istirahat di sebuah rumah makan. Di tempat tersebut, tim Srikandi bertemu dengan tiga orang pesepeda yang sebelumnya pernah menjadi tim Srikandi. Mereka adalah Krisna asal Bali, Darna asal Makassar, dan Anti asal Mamuju.

“Terharu rasanya melihat persaudaraan dari Srikandi sebelumnya yang dengan senang hati dan penuh semangat meluangkan waktu untuk menyambut kami dan ikut mengiringi naik sepeda bersama tim 21 Srikandi,” ujarnya.

Usai makan siang, tim Srikandi bergerak menuju Ubud yang memiliki jalanan sempit dan padat. Di Ubud, Ketua Bike to Work Indonesia Toto Sugito dan perwakilan dari Kedutaan Besar Denmark Pernille dan Hanna sudah menanti rombongan 21 Srikandi. Mereka semua mengiringi tim Srikandi dari Ubud menuju Denpasar.

Perjalanan dari Ubud menuju Denpasar cenderung menurun dan flat, tapi matahari kurang bersahabat dengan panasnya yang membakar kulit. Rombongan Srikandi akhirnya mencapai titik KM 0 Denpasar di Lapangan Puputan.

Dari sana tim 21 Srikandi menuju Kantor Gubernur Bali dan diterima oleh Wakil Gubernur Bali yang diwakili oleh Bapak Asisten II, Perwakilan dari KPP&PA, Perwakilan dari KLHK, juga Wakil Gubernur Sulawesi Barat berserta Istri yang datang untuk memberikan dukungan kepada Srikandi asal Mamuju yang juga merupakan staff dari Wagub Sulbar.

“Terimakasih atas doa dan dukungan semua pihak untuk terselenggaranya kegiatan kami ini. Semoga kami dapat terus mengorbanan semangat juang perempuan pahlawan dalam setiap aspek kehidupan demi masa depan yang cerah bagi generasi yang akan datang, demi bangsa Indonesia yang sehat dan merdeka. Padamu Ibu Pertiwi, jiwa dan ragaku,” pungkas Seklie.

Penulis : Gloria Safira

]]>
https://www.greeners.co/aksi/srikandi-inspirasi-bagi-negeri-jilid-5-reuni-di-etape-terakhir/feed/ 0
Srikandi Jilid 5: Etape 2, Jalur Terberat Sepanjang Perjalanan https://www.greeners.co/berita/srikandi-jilid-5-etape-2-jalur-terberat-sepanjang-perjalanan/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=srikandi-jilid-5-etape-2-jalur-terberat-sepanjang-perjalanan https://www.greeners.co/berita/srikandi-jilid-5-etape-2-jalur-terberat-sepanjang-perjalanan/#respond Sun, 07 Jun 2015 09:27:35 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_berita&p=9507 Dompu (Greeners) – Etape ke dua tim “Srikandi Inspirasi Bagi Negeri” jilid 5 diakui merupakan perjalanan paling panjang dan terberat sepanjang rute Nusa Tenggara Barat hingga Bali nanti. Baru saja […]]]>

Dompu (Greeners) – Etape ke dua tim “Srikandi Inspirasi Bagi Negeri” jilid 5 diakui merupakan perjalanan paling panjang dan terberat sepanjang rute Nusa Tenggara Barat hingga Bali nanti. Baru saja berjalan sejauh 13 kilometer, para Srikandi sudah dihadang jalur menanjak yang cukup terjal, diikuti dengan jalur rolling sepanjang 19 km yang memakan waktu 42 menit hingga mencapai puncak.

Koordinator Srikandi sekaligus Humas dari kegiatan “Srikandi Inspirasi Bagi Negeri” jilid 5, Seklie Patyuniestri kepada Greeners mengatakan meski dihadang oleh jalur yang cukup berat namun saat mencapai puncak, ke-21 Srikandi dapat menyasikan pemandangan laut yang sangat indah.

“Namun sayang, kami tidak bisa berlama-lama menikmati pemandangan indah itu karena perjalanan kami masih sangat jauh,” ungkapnya, Dompu, Sabtu (06/06/2015).

Setelah melalui jalur yang cukup berat, akhirnya tim pesepeda perempuan ini mendapat “bonus” jalur menurun. Meski demikian, mereka tetap harus berkonsentrasi karena jalurnya berkelok dan rawan akan kecelakaan. Diluar perkiraan tim teknis, pada pukul 10.19 WITA, tim 21 Srikandi ternyata mampu mencapai batas kota Dompu dan Sumbawa Besar di KM 60.

Sempat terjadi insiden kecil di KM 69 ketika Dyah Srikandi dari Yogya melewati jalan berlubang dan merasakan sadle-nya bergeser hingga ia pun terjatuh.

“Selain Dyah, ada juga Velly yang terjatuh karena ban sepedanya bersenggolan. Velly masih bisa langsung melanjutkan perjalanan, tapi kalau Dyah walaupun tidak mendapatkan luka serius, tetapharus mendapat perawatan dokter,” jelas Seklie.

Akhirnya, setelah cukup lelah dengan perjalanan, tim 21 Srikandi berhasil mencapai lokasi makan siang di KM 75 pada pukul 11.20 WITA. Dengan pemandangan laut yang sejuk, tim 21 Srikandi menikmati santapan makan siang yang lezat dan sehat untuk mengembalikan stamina dan tenaga mereka.

Usai beristirahat, tim 21 Srikandi kembali memasang semangat untuk menerjang panasnya jalanan. Setelah selalu dimanjakan dengan pemandangan laut, di KM 103 tim 21 Srikandi mulai memasuki wilayah padang rumput atau sabana yang saat dilewati sedang dalam kondisi kering dan panas.

“Dugaan awal itu di titik KM 140 sampai 160 akan banyak Srikandi yang butuh dievakuasi. Panitia lokal pun telah menyediakan kendaraan untuk keperluan evakuasi,” papar Seklie.

Namun diluar perkiraan, ternyata kendaraan evakuasi tersebut tidak terpakai karena sampai pada 30 kilometer sebelum finish, tim 21 Srikandi masih sangat semangat dan dapat menjaga tenaga mereka.

Dihubungi secara terpisah, Ketua Umum Bike to Work (B2W) Indonesia, Toto Sugito mengaku terkejut dan kagum pada semangat tim 21 Srikandi. Menurut Toto, apa yang dilakukan oleh ke-21 Srikandi adalah sebuah semangat dan perjuangan yang luar biasa dalam menyampaikan pesan-pesan lingkungan kepada masyarakat.

“Luar biasa ya, saya tidak menyangka kalau ternyata tidak ada yang dievakuasi. Itu jalurnya sangat sulit lho dan mereka berhasil. Kalau yang melakukan laki-laki mungkin biasa, tapi ini perempuan dengan semangat yang besar, saya rasa perlu mendapat perhatian juga dari masyarakat,” ujarnya.

Sebagai informasi, keberangkatan Srikandi dari kota Dompu dimulai dari Pendopo Bupati Dompu. Sebelum berangkat, tim 21 Srikandi menikmati sarapan bersama Wakil Bupati Dompu, H. Syamsuddin H. Yasin. Syamsuddin pula yang melepas keberangkatan rombongan pesepeda perempuan ini pada pukul 07.07 WITA. Akhirnya, tim 21 Srikandi berhasil menyelesaikan etape 2 sejauh 191 kilometer pada pukul 19.19 WITA.

Penulis: Danny Kosasih

]]>
https://www.greeners.co/berita/srikandi-jilid-5-etape-2-jalur-terberat-sepanjang-perjalanan/feed/ 0
Merayakan Midsummer Day Dengan Bersepeda di Jakarta https://www.greeners.co/aksi/merayakan-midsummer-day-dengan-bersepeda-di-jakarta/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=merayakan-midsummer-day-dengan-bersepeda-di-jakarta https://www.greeners.co/aksi/merayakan-midsummer-day-dengan-bersepeda-di-jakarta/#respond Thu, 04 Jun 2015 08:26:40 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=9443 Jakarta (Greeners) – Beberapa duta besar dari negara-negara Skandinavia seperti Denmark, Swedia, Norwegia dan Finlandia, pagi ini kembali merayakan “Midsummer Day” alias pesta pertengahan musim panas. Pesta ini rutin diadakan […]]]>

Jakarta (Greeners) – Beberapa duta besar dari negara-negara Skandinavia seperti Denmark, Swedia, Norwegia dan Finlandia, pagi ini kembali merayakan “Midsummer Day” alias pesta pertengahan musim panas. Pesta ini rutin diadakan sekali dalam setahun bagi negara-negara empat musim sebagai perayaan satu hari di pertengahan musim panas yang memiliki waktu siang lebih lama.

Ketua Bike To Work (B2W) Indonesia, Toto Sugito yang turut hadir dalam perayaan tersebut mengatakan bahwa perayaan kali ini dirayakan dengan bersepeda sebagai bentuk komitmen kampanye transportasi ramah lingkungan yang dilakukan oleh negara-negara tersebut untuk Indonesia.

“Negara-negara Skandinavia ini sangat mendukung gaya hidup ‘hijau’. Mereka juga sudah lama mendukung kampanye bersepeda yang dilakukan oleh Bike2Work Indonesia,” terangnya saat ditemui oleh Greeners di Hotel Shangrila Jakarta, Kamis (04/06/2015).

Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Siti Nurbaya Bakar yang turut hadir dalam perayaan tahunan tersebut menambahkan bahwa berbagai teknologi ramah lingkungan yang dihasilkan oleh negara-negara Skandinavia telah banyak membantu dan memberi pengaruh yang positif bagi Indonesia.

“Tahun ini kerjasama dengan negara-negara Nordic cukup bermanfaat dan membantu Indonesia dalam mengembangkan teknologi ramah lingkungan. Ditambah, isu lingkungan ini sudah semakin menembus permukaan di setiap negara ya,” katanya.

Selain itu, Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Casper Klynge pun mengaku senang bisa berkontribusi untuk mengampanyekan gaya hidup ramah lingkungan, khususnya bagi masyarakat Jakarta. Ia mengatakan bahwa Denmark memiliki catatan penghematan dalam ranah transportasi saat kendaraan berbahan bakar digantikan dengan sepeda.

“Menggunakan sepeda di negara Skandinavia itu bisa menghemat jutaan dolar. Dan, kami sangat senang bisa bekerjasama dengan negara yang luar biasa ini (Indonesia) dengan segala teknologi ramah lingkungan yang sedang dikembangkan,” ujarnya.

Sebagai informasi, perayaan Midsummer Day adalah perayaan yang dilakukan untuk menyambut datangnya hari pertama musim semi, setelah penantian panjang akan berakhirnya musim dingin.

Midsummer Day ini adalah hari dengan siang terpanjang dalam setahun di mana bunga kembali bersemi dan rumput kembali menghijau. Masyarakat di negara-negara Skandinavia merayakannya dengan suka cita dan keluar rumah mereka lalu menyambut matahari yang bersinar hangat.

Penulis: Danny Kosasih

]]>
https://www.greeners.co/aksi/merayakan-midsummer-day-dengan-bersepeda-di-jakarta/feed/ 0
Kendarai Sepeda Dengan Benar! https://www.greeners.co/gaya-hidup/kendarai-sepeda-dengan-benar/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kendarai-sepeda-dengan-benar https://www.greeners.co/gaya-hidup/kendarai-sepeda-dengan-benar/#respond Tue, 02 Jun 2015 02:30:57 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=9372 Sepeda bisa menjadi salah satu pilihan alat transportasi bagi Sobat Greeners untuk berangkat kuliah atau bekerja. Meski terlihat tidak mampu bersaing dengan banyaknya pengguna kendaraan bermotor di jalan raya, namun […]]]>

Sepeda bisa menjadi salah satu pilihan alat transportasi bagi Sobat Greeners untuk berangkat kuliah atau bekerja. Meski terlihat tidak mampu bersaing dengan banyaknya pengguna kendaraan bermotor di jalan raya, namun Sobat Greeners tetap bisa menjadikan sepeda sebagai salah satu alternatif transportasi yang menyenangkan. Pasalnya, selain menjadi transportasi yang ramah lingkungan, bersepeda dapat menghemat pengeluaran untuk pembelian bahan bakar serta memberikan kesehatan pada tubuh.

Sama halnya dengan yang dilakukan oleh Bike To Work (B2W) Indonesia. Komunitas sepeda yang telah berdiri sejak tanggal 27 Agustus 2005 ini menggunakan sepeda sebagai alat transportasi utamanya dalam beraktifitas. Bagaimana cara bersepeda dengan aman dan nyaman? Ketua Bike to Work Indonesia, Toto Sugito memberikan tipsnya untuk Sobat Greeners. Simak ya!

• Pelajari rute
Mempelajari rute dari rumah ke tempat tujuan sangatlah penting. Hal ini guna membantu kita mendapatkan akses jalan tercepat menuju tempat tujuan dan menghindari konflik dengan pengguna kendaraan bermotor.

“Kalau memang ada jalan tikus atau jalan pintas ke tempat tujuan, kenapa tidak. Ini kan bisa membantu kita untuk terhindar dari konflik dengan pengguna motor dan meminimalisir terkena polusi,” ujar Toto.

• Periksa kelengkapan sepeda
Sebelum berangkat dengan sepeda, pastikan bahwa sepeda dalam keadaan yang layak pakai. Periksalah kelayakan fungi bagian-bagian sepeda seperti rem, pelumas rantai sepeda, tekanan ban, lampu dan bagian penting lainnya.

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/kendarai-sepeda-dengan-benar/feed/ 0
Srikandi Inspirasi Bagi Negeri Jilid 5 Akan Tempuh NTB Sampai Bali https://www.greeners.co/aksi/srikandi-inspirasi-bagi-negeri-jilid-5-akan-tempuh-ntb-sampai-bali/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=srikandi-inspirasi-bagi-negeri-jilid-5-akan-tempuh-ntb-sampai-bali https://www.greeners.co/aksi/srikandi-inspirasi-bagi-negeri-jilid-5-akan-tempuh-ntb-sampai-bali/#comments Wed, 27 May 2015 09:53:26 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=9276 Jakarta (Greeners) – Bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tanggal 5 Juni mendatang, komunitas Bike to Work (B2W) Indonesia kembali menyelenggarakan kampanye tahunan “Srikandi Inspirasi Bagi Negeri” jilid 5. Kali […]]]>

Jakarta (Greeners) – Bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tanggal 5 Juni mendatang, komunitas Bike to Work (B2W) Indonesia kembali menyelenggarakan kampanye tahunan “Srikandi Inspirasi Bagi Negeri” jilid 5. Kali ini, rute sepeda akan menyusuri dua provinsi, yakni Nusa Tenggara Barat sampai Bali. Sebanyak 21 perempuan telah lolos seleksi untuk menjadi pesepeda dalam touring ini.

Para Srikandi direncanakan akan membagikan bibit pohon untuk ditanam di wilayah yang dilewati. Selain itu, ke-21 Srikandi akan memberikan pembelajaran kepada masyarakat setempat agar lebih peka dengan permasalahan lingkungan, seperti di wilayah Sekotong Tengah di Lombok Barat yang terkena dampak pencemaran merkuri akibat penambangan emas skala kecil. Hal ini menjadi perhatian karena beberapa warga mulai menunjukkan gejala keracunan merkuri yang mirip dengan penyakit minamata.

“Penyelenggaraan tahun ini yang bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia memang menitikberatkan kepada aksi cinta bumi dan pengenalan kendaraan yang ramah terhadap lingkungan,” ujar Toto Sugito selaku Ketua Umum B2W Indonesia dalam konferensi pers di Gedung Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Jakarta, Selasa (26/05/2015).

Sebanyak 21 pesepeda perempuan yang tergabung dalam tim "Srikandi Inspirasi Bagi Negeri" akan melakukan aksi cinta bumi dan pengenalan kendaraan yang ramah terhadap lingkungan. Foto: greeners.co/Gloria Safira

Sebanyak 21 pesepeda perempuan yang tergabung dalam tim “Srikandi Inspirasi Bagi Negeri” akan melakukan aksi cinta bumi dan pengenalan kendaraan yang ramah terhadap lingkungan. Foto: greeners.co/Gloria Safira

Kegiatan menelusuri pulau-pulau di Indonesia, lanjut Toto, merupakan wujud dari partisipasi nyata untuk menciptakan keadaan lingkungan yang lebih baik untuk Indonesia. Ia juga optimis dengan banyaknya dukungan terhadap Srikandi, termasuk pemerintah di Jakarta dan NTB, touring ini akan membuahkan hasil yang positif.

Di tempat yang sama, Koordinator Kegiatan dan Operasional Kampanye Srikandi, Tense Manalu menyatakan bahwa kegiatan touring ini bukanlah kegiatan balap sepeda, namun kampanye dengan wujud kepedulian terhadap alam sekitar. Ia juga mengimbau agar dalam menjalankan kampanye ini, para Srikandi saling mengedepankan sisi kekeluargaan dan kebersamaan.

“Dalam melajukan sepedanya selama kampanye ini, teman-teman Srikandi harus memberikan dukungan satu sama lain, saling terikat dan memberikan energi positif untuk mendapatkan hasil yang maksimal,” ujarnya.

Hadir pula salah satu peserta Srikandi, Pupung Kustanti (43) asal Banten. Perempuan yang akrab disapa Pungki ini merasa senang karena akhirnya dapat bergabung dalam kelompok Srikandi setelah melewati berbagai seleksi. Meski tidak lagi muda, Pungki tetap semangat dan tidak takut untuk menerjang jalur berjarak 700 kilometer tersebut. Ia pun berharap touring Srikandi ini bisa menjadi inspirasi bagi banyak perempuan yang menyukai kegiatan bersepeda.

Foto bersama perwakilan tim Srikandi Inspirasi Bagi Negeri jilid 5, Bike to Work Indonesia dan Duta Besar Norwegia untuk Indonesia, H.E Stig Traavik di Gedung Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Jakarta, Selasa (26/05/2015). Foto: greeners.co/Gloria Safira

Foto bersama perwakilan tim Srikandi Inspirasi Bagi Negeri jilid 5, Bike to Work Indonesia dan First Secretary Of Norwegian Embassy untuk Indonesia, Jul Røsjø di Gedung Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Jakarta, Selasa (26/05/2015). Foto: greeners.co/Gloria Safira

Untuk diketahui, touring sepeda “Srikandi Inspirasi Bagi Negeri” jilid 5 yang berlangsung pada tanggal 5-11 Juni 2015 ini akan menempuh jalur dari Bima – Dompu – Sumbawa Besar – Labuan Pandan (Lombok Timur) – Pemenang (Lombok Utara) – Mataram – Sekotong – Lembar. Kemudian touring dilanjutkan menuju Bali dengan rute dari Padangbai menuju garis finish di Denpasar.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kementerian Kesehatan. Selain itu, acara ini juga didukung oleh Kedutaan Besar Denmark, Kedutaan Besar Norwegia, dan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda. Menurut rencana, Duta Besar Norwegia untuk Indonesia, H.E Stig Traavik, akan turut bersepeda bersama 21 Srikandi di salah satu etape perjalanan.

Penulis : Gloria Safira

]]>
https://www.greeners.co/aksi/srikandi-inspirasi-bagi-negeri-jilid-5-akan-tempuh-ntb-sampai-bali/feed/ 1
Sempat Tertunda, Viking Biking Indonesia Akhirnya Turun Ke Jalan https://www.greeners.co/aksi/sempat-tertunda-viking-biking-indonesia-akhirnya-turun-ke-jalan/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=sempat-tertunda-viking-biking-indonesia-akhirnya-turun-ke-jalan https://www.greeners.co/aksi/sempat-tertunda-viking-biking-indonesia-akhirnya-turun-ke-jalan/#comments Fri, 13 Feb 2015 09:24:11 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_event&p=7413 Jakarta (Greeners) – Viking Biking Indonesia kembali melanjutkan kampanye mengajak masyarakat Jakarta untuk bersepeda pagi ini, Jumat (13/02). Dengan mengenakan pakaian layaknya para pejuang Viking, puluhan pesepeda mulai mengayuh kendaraan […]]]>

Jakarta (Greeners) – Viking Biking Indonesia kembali melanjutkan kampanye mengajak masyarakat Jakarta untuk bersepeda pagi ini, Jumat (13/02). Dengan mengenakan pakaian layaknya para pejuang Viking, puluhan pesepeda mulai mengayuh kendaraan roda dua ramah lingkungan tersebut, mulai dari Istana Negara hingga Driving Range, Sudirman.

Ketua Bike To Work (B2W) Indonesia, Toto Sugito menjelaskan, para pesepeda yang ikut bersepeda hari ini tidak hanya pesepeda yang tergabung dalam B2W saja. Berbagai komunitas sepeda lainnya pun ikut meramaikan dan mendukung gerakan yang diinisiasi oleh Duta Besar Norwegia, Duta Besar Denmark, dan Bike To Work Indonesia ini.

“Ada banyak komunitas sepeda yang ikut. Rutenya dari Istana Negara ke Thamrin lalu finish di Driving Range Sudirman,” terangnya saat berbincang ringan dengan Greeners di seputaran Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/02).

Viking Biking Indonesia. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Viking Biking Indonesia. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Norwegia untuk Indonesia, Stig Traavik mengaku senang karena kampanye bersepeda kali ini dapat berjalan lancar. Sebelumnya, kampanye sempat terhambat akibat kesibukan yang menumpuk. Stig pun berharap kampanye Viking Biking Indonesia ini mampu berjalan rutin dan mendapat dukungan dari banyak pihak.

“Iya seharusnya minggu kemarin mulai, tapi karena begitu banyak pekerjaan yang menumpuk jadi baru bisa dilakukan sekarang,” jelasnya.

Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Casper Klynge juga tidak ingin ketinggalan. Ia mengayuh sepeda berbentuk gerobak kecil. Ia pun nampak bersemangat menyusuri kawasan protokol Jakarta bersama dengan seorang wanita cantik yang duduk di atas gerobak sepedanya tersebut.

Viking Biking Indonesia. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Viking Biking Indonesia. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Sebagai informasi, sebelumnya, kampanye untuk menggunakan sepeda sebagai moda transportasi alternatif yang telah dilakukan oleh komunitas B2W Indonesia sejak tahun 2004 silam, kini mulai mendapat perhatian dari banyak pihak. Salah satunya, munculnya gerakan Viking Biking Indonesia yang digagas oleh Kedutaan Besar Denmark dan Norwegia bersama dengan B2W Indonesia yang mulai dilakukan pada awal Februari 2015.

Dengan mengusung semangat kegigihan dan pantang menyerah layaknya para pejuang dan pasukan Viking, terang Stig, maka dirinya bersama dengan Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Casper Klynge, akan bersama-sama memperjuangkan dan mengampanyekan hak-hak pesepeda melalui gerakan Viking Biking Indonesia.

(G09)

]]>
https://www.greeners.co/aksi/sempat-tertunda-viking-biking-indonesia-akhirnya-turun-ke-jalan/feed/ 1
Duta Besar Denmark dan Norwegia Ajak Warga Jakarta Bersepeda https://www.greeners.co/berita/duta-besar-denmark-dan-norwegia-ajak-warga-jakarta-bersepeda/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=duta-besar-denmark-dan-norwegia-ajak-warga-jakarta-bersepeda https://www.greeners.co/berita/duta-besar-denmark-dan-norwegia-ajak-warga-jakarta-bersepeda/#respond Fri, 30 Jan 2015 10:23:11 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_news&p=7225 Jakarta (Greeners) – Kampanye untuk menggunakan sepeda sebagai moda transportasi alternatif yang telah dilakukan oleh komunitas Bike to Work (B2W) Indonesia sejak tahun 2004 lalu mulai mendapat perhatian dari banyak […]]]>

Jakarta (Greeners) – Kampanye untuk menggunakan sepeda sebagai moda transportasi alternatif yang telah dilakukan oleh komunitas Bike to Work (B2W) Indonesia sejak tahun 2004 lalu mulai mendapat perhatian dari banyak pihak. Salah satunya seperti gerakan Viking Biking Indonesia yang digagas oleh Kedutaan Besar Denmark dan Norwegia bersama dengan B2W Indonesia yang mulai dilakukan pada awal Februari 2015 mendatang.

Duta Besar Norwegia untuk Indonesia, Stig Traavik, mengatakan bahwa gerakan bersepeda yang dilakukan oleh B2W Indonesia merupakan gerakan yang terbilang cukup besar dengan jumlah anggota yang cukup banyak dan tersebar di beberapa wilayah di Indonesia. Oleh karena itu, dirinya merasa perlu ikut menyebarkan semangat bersepeda seperti yang dilakukan oleh B2W Indonesia.

Dengan mengusung semangat kegigihan dan pantang menyerah layaknya para pejuang dan pasukan Viking, terang Stig, maka dirinya bersama dengan Duta Besar Denmark untuk Indonesia yang baru, Casper Klynge, akan bersama-sama memperjuangkan dan mengkampanyekan hak-hak pesepeda melalui gerakan Viking Biking Indonesia.

“Saya sangat tahu pola lalu lintas di Jakarta dan hanya orang gila yang mau bersepeda di lalu lintas seperti ini karena begitu padatnya jalan raya. Padahal, mereka bisa saja menggunakan sepeda untuk bekerja. Oleh karena itu, kami ingin membantu pergerakan ini agar bisa dilihat oleh masyarakat,” terang Stig di Jakarta, Jumat (30/01).

Stig juga mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah mengajak masyarakat Jakarta untuk lebih sering bersepeda saat bekerja. “Jika mereka mau melakukannya, bayangkan berapa banyak masalah lalu lintas yang dapat dikurangi,” katanya di Senayan Driving Range, Jakarta, Jumat siang.

Duta Besar Denmark untuk Indonesia yang baru, Casper Klynge juga merasakan hal yang sama. Menurutnya, jika saja para pekerja mau menggunakan sepeda sebagai moda transportasi, maka akan sangat membantu dalam mengatasi permasalahan kemacetan di kota ini.

Bahkan, satu-satunya duta besar yang menggunakan sepeda menuju Istana Negara saat menyerahkan credential document (surat kepercayaan) sebagai Duta Besar kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun lalu ini, menargetkan kalau setiap bulan akan bertambah sepuluh orang pesepeda ke kantor di seluruh Jakarta melalui gerakan yang sudah ia lakukan bersama dengan B2W Indonesia.

“Kalau saja para pekerja, mahasiswa atau siswa sekolah mau menggunakan sepeda, itu pasti mampu mengurangi kemacetan di Jakarta,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Ketua B2W Indonesia, Toto Sugito juga menjelaskan bahwa gerakan Viking Biking Indonesia ini murni gerakan moral yang harus diperhatikan oleh pemerintah Indonesia. Ia mengakui kalau minimnya ketersediaan fasilitas bagi pesepeda baik di jalan raya, perkantoran, maupun tempat-tempat umum lainnya menjadi satu faktor penyebab masyarakat malas bersepeda.

“Kalau saja di perkantoran atau pusat perbelanjaan disediakan tempat parkir yang layak untuk sepeda, kan sama saja mengundang mereka untuk datang. Nah, itu yang masih kurang diperhatikan,” jelasnya.

Lebih lanjut Toto ingin agar pemerintah pusat dan daerah mulai serius mengenai aturan dan regulasi tentang jalur dan fasilitas bagi pesepeda. Karena, tambahnya, cukup sulit bagi para pesepeda saat harus berebut jalan dengan sepeda motor, mobil, dan bahkan kendaraan umum.

“Melalui Viking Biking Indonesia ini kita juga mau bilang jangan selalu mengeluh dengan kemacetan tapi ayo bergabunglah menjadi bagian dari solusi untuk mengatasi kemacetan ini,” imbaunya.

Menurut Toto, gerakan ini akan dimulai pada hari Jumat (06/02) minggu depan, yang dibuka dengan kegiatan bersepeda bersama dengan Presiden Joko Widodo, para artis, masyarakat, dan juga politisi. Namun, untuk rute yang akan dilalui, Toto mengaku belum bisa menentukan karena masih menunggu pemberitahuan dari Presiden mengenai keikutsertaannya dalam kegiatan bersepeda ini.

(G09)

]]>
https://www.greeners.co/berita/duta-besar-denmark-dan-norwegia-ajak-warga-jakarta-bersepeda/feed/ 0
Bike To Work Indonesia, Kemacetan Bukan Semata Karena Sepeda Motor https://www.greeners.co/berita/bike-work-indonesia-kemacetan-bukan-semata-karena-sepeda-motor/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=bike-work-indonesia-kemacetan-bukan-semata-karena-sepeda-motor https://www.greeners.co/berita/bike-work-indonesia-kemacetan-bukan-semata-karena-sepeda-motor/#comments Sat, 27 Dec 2014 13:58:35 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_news&p=6921 Jakarta (Greeners) – Belum lama ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberlakukan peraturan larangan melintas bagi kendaraan sepeda motor di jalur protokol. Terhitung sejak tanggal 17 Desember 2014 hingga 17 […]]]>

Jakarta (Greeners) – Belum lama ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberlakukan peraturan larangan melintas bagi kendaraan sepeda motor di jalur protokol. Terhitung sejak tanggal 17 Desember 2014 hingga 17 Januari 2015 mendatang, uji coba kebijakan ini diberlakukan di ruas jalan Sudirman-MH Thamrin hingga jalan Medan Merdeka Barat.

Setelah lebih dari satu minggu uji coba pemberlakuan larangan tersebut berjalan, beberapa pengguna jalan seperti pengendara sepeda maupun kendaraan umum yang setiap harinya melintasi jalur tersebut mengaku merasa lebih nyaman dengan ketiadaan sepeda motor.

Ketua Umum yang juga penggagas komunitas Bike to Work Indonesia, Toto Sugito, kepada Greeners mengatakan bahwa dari segi kenyamanan pengguna jalan raya, efek pemberlakuan pelarangan melintas bagi sepeda motor tersebut memang cukup terasa. Menurutnya, peraturan yang tidak tegas terhadap pengendara sepeda motor menyebabkan pengguna jalan raya lainnya merasa tidak nyaman.

“Saya rasa bukan cuma pengendara sepeda aja, aturan yang tidak tegas tersebut juga membuat pengendara mobil merasa tidak nyaman,” terangnya, Jakarta, Jumat (26/12).

Toto juga berpendapat bahwa kemacetan yang terjadi di jalan raya bukanlah semata karena pengendara sepeda motor. Menurutnya, sikap tidak disiplin pengendara motor dan peraturan yang tidak tegas membuat pengendara sepeda motor lebih sering melaju di jalur yang bukan peruntukannya. Hal inilah yang kerap membuat macet dan rasa tidak nyaman pengguna jalan lainnya.

Ia berharap, peraturan Pemprov DKI tidak hanya berlaku bagi motor, namun mobil juga harus dibuat peraturan yang sama. Selain itu, pembenahan di sektor transportasi umum massal juga perlu diperhatikan oleh pemerintah.

“Kedepannya, mobil juga harus dibatasi karena yang bikin macet itu sebenarnya mobil. Tapi ya kendaraan umum massalnya juga harus diperbaiki dan diperhatikan,” tambahnya.

Seperti diketahui sebelumnya, guna mempersiapkan masyarakat jelang penerapan larangan melintas bagi kendaraan sepeda motor di wilayah Bundaran Hotel Indonesia hingga ke Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, maka Kepolisian Republik Indonesia melakukan uji coba penerapan larangan tersebut.

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Rikwanto mengatakan bahwa rencana uji coba tersebut berlangsung mulai tanggal 17 Desember 2014 hingga tanggal 17 Januari 2015 mendatang.

Selain itu, Rikwanto menginformasikan bahwa pengendara sepeda motor yang ingin memarkirkan kendaraannya disediakan 12 tempat parkir yang bisa digunakan. Selain itu, Dinas Perhubungan juga menyediakan 10 bus tingkat yang akan beroperasi secara gratis.

Ke 12 tempat parkir tersebut berada di Carefour Duta Merlin (kapasitas parkir 1.000 motor), Menara BDN (400 motor), Gedung Jaya (160 motor), Skyline Building (495 motor), Sarinah (73 motor), Gedung BII (640 motor), Gedung Kosgoro (150 motor), Plaza Permata (200 motor), Gedung Oil (160 motor), Wisma Nusantara (600 motor), Grand Indonesia (1.950 motor), dan IRTI Monas (700 motor).

(G09)

]]>
https://www.greeners.co/berita/bike-work-indonesia-kemacetan-bukan-semata-karena-sepeda-motor/feed/ 1
Bersepeda Bali-Jakarta Untuk Tolak Reklamasi Teluk Benoa https://www.greeners.co/berita/bersepeda-bali-jakarta-untuk-tolak-reklamasi-teluk-benoa/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=bersepeda-bali-jakarta-untuk-tolak-reklamasi-teluk-benoa https://www.greeners.co/berita/bersepeda-bali-jakarta-untuk-tolak-reklamasi-teluk-benoa/#respond Sun, 30 Nov 2014 09:16:55 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_news&p=6595 Jakarta (Greeners) – Semangat untuk terus melakukan kampanye penolakan terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa oleh PT Tirta Wahana Bali Internasional (TWBI) masih terus berlangsung. Kali ini, aksi penolakan dilakukan oleh […]]]>

Jakarta (Greeners) – Semangat untuk terus melakukan kampanye penolakan terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa oleh PT Tirta Wahana Bali Internasional (TWBI) masih terus berlangsung. Kali ini, aksi penolakan dilakukan oleh komunitas SAMAS Bali yang bersepeda dari Bali menuju Jakarta dengan membawa pesan penyelamatan lingkungan dengan menolak rencana reklamasi di Teluk Benoa, Bali.

Tim yang berjumlah delapan orang, dua diantaranya adalah pegowes putri, memulai misi bersepedanya dari Pulau Dewata Bali pada tanggal 20 November 2014 lalu. Tim yang dipimpin oleh Dekotel Sugiartha sebagai Road Captain tersebut menyampaikan pesan sosial kepada seluruh rakyat Indonesia bahwa dengan bersepeda juga bisa turut membantu kampanye-kampanye sosial. Kampanye ini termasuk menyelamatkan lingkungan hidup dari kerakusan para pelaku bisnis dan juga oknum pemerintah yang hanya memikirkan kepentingan sesaat dan mengabaikan keberlanjutan lingkungan hidup.

“Kami hanya ingin menyampaikan bahwa lingkungan hidup kita sedang terancam oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab yang juga tidak memikirkan keberlangsungan hidup yang menjadi hak generasi mendatang,” jelas Sugiartha dalam keterangan resmi yang diterima oleh Greeners, Jakarta, Minggu (30/11).

Sugiartha menyatakan aksi bersepeda yang mereka lakukan ini juga menyampaikan pesan pentingnya untuk lebih meningkatkan semangat kebhinekaan yang semakin tergerus karena berbagai kepentingan sekelompok orang yang ingin berkuasa, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Dengan bersepeda, tim SAMAS Bali menyampaikan pesan sosial untuk melakukan penyelamatan lingkungan, termasuk menolak reklamasi di Teluk Benoa, Bali. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Dengan bersepeda, tim SAMAS Bali menyampaikan pesan sosial untuk melakukan penyelamatan lingkungan, termasuk menolak reklamasi di Teluk Benoa, Bali. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Ketua Bike to Work (B2W) Indonesia, Toto Sugito pun angkat bicara terkait aksi bersepeda dari Bali hingga Jakarta ini. Toto menyatakan bahwa kampanye bersepeda ini patut diberikan apresiasi dan perlu mendapatkan dukungan dari komunitas lingkungan maupun masyarakat.

Bahkan, lanjutnya, kampanye penolakan rencana reklamasi Teluk Beno tersebut dilakukan melalui gerakan yang kongkrit terkait perjuangan lingkungan, yaitu dengan bersepeda dari Bali ke Monas, Jakarta.

“Mereka ini sudah seharusnya mendapat apresiasi dari komunitas lingkungan hidup karena membawa misi besar untuk memperjuangkan penolakan atas reklamasi di Teluk Benoa yang dampaknya akan merusak lingkungan,” katanya.

Sebagai informasi, pemilihan tanggal 20 November 2014 sebagai tanggal memulai aksi bersepeda tersebut karena bersamaan dengan peringatan Hari Puputan Margarana. Momen ini menurut histori masyarakat Bali adalah hari untuk mengenang kisah-kisah heroisme pahlawan-pahlawan nasional dari Provinsi Bali yang telah gugur untuk berjuang mempertahankan tanah leluhur mereka.

Tim bersepeda SAMAS Bali tiba di Tugu Monas, Jakarta pada hari Sabtu, 29 November 2014 pukul 13.00 WIB. Di Monas, mereka membentangkan pesan-pesan yang bertuliskan penolakan reklamasi Teluk Benoa di Provinsi Bali.

Selama perjalanan menuju Jakarta, tim SAMAS Bali juga melakukan silaturhami kepada berbagai komunitas sejawat pecinta sepeda yang berada di jalur perjalanan mereka, sekaligus memperkenalkan Pulau Bali sebagai Kota Budaya.

(G09)

]]>
https://www.greeners.co/berita/bersepeda-bali-jakarta-untuk-tolak-reklamasi-teluk-benoa/feed/ 0
Dubes Denmark Dukung Kampanye Bersepeda B2W Indonesia https://www.greeners.co/berita/dubes-denmark-dukung-kampanye-bersepeda-b2w-indonesia/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=dubes-denmark-dukung-kampanye-bersepeda-b2w-indonesia https://www.greeners.co/berita/dubes-denmark-dukung-kampanye-bersepeda-b2w-indonesia/#respond Thu, 25 Sep 2014 05:08:12 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_news&p=5941 Jakarta (Greeners) – Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Casper Klynge, Kamis (25/09) pagi ini, bersepeda santai menerjang ratusan kendaraan bermotor di Ibukota. Untuk pertama kalinya, pengganti Martin Bille Hermann, Duta […]]]>

Jakarta (Greeners) – Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Casper Klynge, Kamis (25/09) pagi ini, bersepeda santai menerjang ratusan kendaraan bermotor di Ibukota. Untuk pertama kalinya, pengganti Martin Bille Hermann, Duta besar Denmark untuk Indonesia sebelumnya, berangkat ke kantor kedutaan dengan menggunakan sepeda.

Ketua Umum Bike To Work (B2W) Indonesia, Totot Sugito mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Casper ini merupakan salah satu bentuk kampanye dan kerjasama antara B2W Indonesia dengan kedutaan Denmark.

“Nah, untuk Casper sebagai duta besar, baru ini kami baru pertama kali sepedaan bareng,” katanya.

Toto juga menjelaskan bahwa rencananya kegiatan bersepeda bersama dengan kedutaan ini akan dilakukan lebih rutin karena Casper sebelumnya memang sudah terbiasa bersepeda di negara asalnya.

Ia juga mengharapkan kepada para pejabat negara ini untuk lebih mendukung program bersepeda sebagai transportasi, karena menurutnya, jika negara lain saja bersedia mendukung kampanye ini maka pejabat kita pun pasti bisa.

“Seharusnya pejabat kita lebih mau mendukung kampanye bersepeda sebagai transportasi,” katanya.

Sebelumnya, saat ulang tahun B2W Indonesia yang ke sembilan tahun, Toto Sugito pernah mengatakan, bahwa para pesepeda juga merupakan bagian dari pengguna jalan raya. Oleh karena itu, B2W Indonesia masih akan terus berkampanye untuk mendapatkan hak-hak pesepeda sebagai pengguna jalan raya.

“Kami masih terus mengawal penerapan UU nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan transportasi publik agar hak-hak kita sebagai pesepeda bisa dirasakan,” ujar Toto saat berbincang dengan Greeners pada acara ulang tahun Bike To Work di Taman Menteng, Jakarta.

Toto menjelaskan, bahwa Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo juga serius mendukung apa yang telah dikampanyekan oleh B2W Indonesia. Dia juga menyatakan bahwa saat pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) selesai, maka peremajaan jalan untuk mengadakan jalur khusus sepeda akan dikerjakan.

(G09)

]]>
https://www.greeners.co/berita/dubes-denmark-dukung-kampanye-bersepeda-b2w-indonesia/feed/ 0
B2W Indonesia Ingatkan Pesepeda Bagian Dari Pengguna Jalan Raya https://www.greeners.co/berita/b2w-indonesia-ingatkan-pesepeda-bagian-dari-pengguna-jalan-raya/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=b2w-indonesia-ingatkan-pesepeda-bagian-dari-pengguna-jalan-raya https://www.greeners.co/berita/b2w-indonesia-ingatkan-pesepeda-bagian-dari-pengguna-jalan-raya/#respond Sun, 31 Aug 2014 00:30:01 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_news&p=5622 Jakarta (Greeners) – Sembilan tahun yang lalu, sebuah komunitas sepeda berbasis gerakan moral lahir di Jakarta. Balaikota DKI Jakarta menjadi saksi pendeklarasian komunitas bernama Bike To Work Indonesia ini. Sebelum […]]]>

Jakarta (Greeners) – Sembilan tahun yang lalu, sebuah komunitas sepeda berbasis gerakan moral lahir di Jakarta. Balaikota DKI Jakarta menjadi saksi pendeklarasian komunitas bernama Bike To Work Indonesia ini.

Sebelum pendeklarasian tersebut, Bike To Work (B2W) Indonesia telah mengampanyekan kepada masyarakat untuk kembali pada moda transportasi sepeda setahun sebelumnya, tepatnya pada tanggal 7 Agustus 2004 lalu.

Ketua Umum B2W Indonesia, Toto Sugito mengatakan, bahwa para pesepeda juga merupakan bagian dari pengguna jalan raya. Oleh karena itu, B2W Indonesia masih akan terus berkampanye untuk mendapatkan hak-hak pesepeda sebagai pengguna jalan raya.

“Kami masih terus mengawal penerapan UU nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan transportasi publik agar hak-hak kita sebagai pesepeda bisa dirasakan,” ujar Toto saat berbincang dengan Greeners pada acara ulang tahun Bike To Work di Taman Menteng, Jakarta, Jumat (29/08).

Toto menjelaskan, bahwa Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo juga serius mendukung apa yang telah dikampanyekan oleh B2W Indonesia. Dia juga menyatakan bahwa saat pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) selesai, maka peremajaan jalan untuk mengadakan jalur khusus sepeda langsung akan dikerjakan.

“Pak Joko Widodo mendukung sekali kegiatan kami. Sebelum dia mencalonkan diri sebagai calon Presiden, dia masih sering bersepeda bersama kami setiap satu minggu sekali,” katanya.

Toto juga sangat menyayangkan jalur sepeda yang ada di Kanal Banjir Timur. Pasalnya, di daerah tersebut, jalur sepeda diokupasi oleh sepeda motor dan bis kota.

Dalam perayaan ulang tahun yang kesembilan, Bike To Work Indonesia bersama dengan beberapa komunitas sepeda yang ada di Jakarta menggelar acara syukuran dan potong tumpeng bersama untuk mengikat tali silaturahmi antar komunitas sepeda di Jakarta.

“Ada komunitas sepeda fixie, ada sepeda lipat, dan banyak lagi,” pungkasnya.

(G09)

]]>
https://www.greeners.co/berita/b2w-indonesia-ingatkan-pesepeda-bagian-dari-pengguna-jalan-raya/feed/ 0
Ulang Tahun, B2W Indonesia Terus Kampanyekan Hak Pesepeda https://www.greeners.co/berita/ulang-tahun-b2w-indonesia-terus-kampanyekan-hak-pesepeda/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=ulang-tahun-b2w-indonesia-terus-kampanyekan-hak-pesepeda https://www.greeners.co/berita/ulang-tahun-b2w-indonesia-terus-kampanyekan-hak-pesepeda/#respond Wed, 27 Aug 2014 07:41:28 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_news&p=5567 Jakarta (Greeners) – Tepat sembilan tahun yang lalu, pada tanggal 27 Agustus 2005, sebuah gerakan moral ramah lingkungan yang mengampanyaken aksi bersepeda lahir. Komunitas pekerja bersepeda ini lantas menyebut aksi […]]]>

Jakarta (Greeners) – Tepat sembilan tahun yang lalu, pada tanggal 27 Agustus 2005, sebuah gerakan moral ramah lingkungan yang mengampanyaken aksi bersepeda lahir. Komunitas pekerja bersepeda ini lantas menyebut aksi mereka dengan Bike To Work.

Tidak terasa, Bike To Work (B2W) Indonesia telah berkampanye selama 10 tahun sejak kampanye pertama mereka yang dimulai pada tanggal 6 Agustus 2004 silam. Setelah mendeklarasikan diri di Balai kota DKI Jakarta satu tahun setelah kampanye pertama, kini di hari ulang tahun yang ke sembilan, B2W Indonesia masih akan terus berkampanye dan memperjuangkan hak-hak pesepeda.

“Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang mana disitu dijelaskan mengenai hak-hak pesepeda yang harus disediakan oleh pemerintah, masih terus kami perjuangkan hingga saat ini,” ujar Ketua Umum Bike To Work Indonesia, Toto Sugito saat dihubungi oleh Greeners, Jakarta, Rabu (27/08).

Toto merasa bersyukur, di usia organisasi yang telah menginjak sembilan tahun, semakin banyak terlihat minat masyarakat terhadap sepeda.

“Sejak lahirnya B2W Indonesia, semakin banyak orang gemar bersepeda, toko sepeda dan bengkel sepeda,” tambahnya.

Toto berharap agar kedepannya, masyarakat juga bisa ikut mengampanyekan penerapan UU nomor 22 tahun 2009 agar hak-hak pesepeda bisa dirasakan oleh semua pengguna sepeda.

“Saya sangat berharap UU tersebut tidak hanya sebatas tulisan yang hanya menyenangkan kita para pesepeda,” katanya.

Dikutip dari Republika Online, HUT B2W yang diperangati hari ini (27/08), dirayakan dengan melakukan konvoi sepeda di jalan-jalan protokol di Kota Bekasi. Konvoi tersebut merupakan aksi kampanye untuk mengajak masyarakat untuk mulai mengurangi konsumsi BBM secara signifikan. Selain itu, mereka juga mengajak masyarakat umum untuk kembali membudayakan penggunaan sepeda dalam melakukan kegiatan sehari-hari.

(G09)

]]>
https://www.greeners.co/berita/ulang-tahun-b2w-indonesia-terus-kampanyekan-hak-pesepeda/feed/ 0
Toto Sugito; Kembalikan Fungsi Awal Sepeda https://www.greeners.co/gaya-hidup/toto-sugito-mengembalikan-fungsi-awal-sepeda/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=toto-sugito-mengembalikan-fungsi-awal-sepeda https://www.greeners.co/gaya-hidup/toto-sugito-mengembalikan-fungsi-awal-sepeda/#respond Mon, 21 Apr 2014 06:10:02 +0000 http://www.greenersmagz.com/?post_type=grn_green_carpet&p=4383 (Greeners) – Sepeda dan Toto Sugito nampaknya tidak terpisahkan. Selain karena Toto memang gemar mengendarai sepeda, ia juga menjabat sebagai Ketua Umum Bike to Work Indonesia (B2W Indonesia). Pria kelahiran 7 […]]]>

(Greeners) – Sepeda dan Toto Sugito nampaknya tidak terpisahkan. Selain karena Toto memang gemar mengendarai sepeda, ia juga menjabat sebagai Ketua Umum Bike to Work Indonesia (B2W Indonesia). Pria kelahiran 7 Desember 1963 ini pun rajin mengampanyekan kepedulian lingkungan dengan bersepeda.

“Sekarang kita semua sudah merasakan efeknya pemanasan global dan perubahan iklim. Kita harus melakukan sesuatu dan siapapun bisa dan dengan cara apapun; berhemat listrik dan mengelola sampah dengan benar. Yang kami lakukan disini adalah mengajak masyarakat untuk menggunakan sepedanya untuk menempuh jarak yang dekat,” ujarnya saat ditemui dalam kampanye Srikandi Inspirasi Bagi Negeri di Jakarta (14/04).

B2W Indonesia resmi menjadi organisasi pada tahun 2006. Semula organisasi ini berupa komunitas kecil yang memulai kampanye pertamanya pada tanggal 6 Agustus 2004. Saat itu, mereka mengampanyekan penggunaan sepeda ke tempat kerja.

“Sebenarnya sepeda memang diciptakan untuk transportasi, tapi sekarang berkembang untuk rekreasi. Kami mencoba untuk mengembalikan fungsi awalnya bahwa sepeda itu moda transportasi yang ramah lingkungan,” ujarnya.

Toto paham benar bahwa tidak mudah mewujudkan niat yang ia dan B2W Indonesia usung. Pasalnya, pemerintah lebih fokus pada pengadaan transportasi massal. Meski begitu, ia yakin bahwa sepeda bisa memberi kontribusi yang positif. “Sepeda bukan solusi utama, tapi bisa menjadi salah satu solusi,” ujarnya optimis.

Berbagai upaya pendekatan dan kerjasama dengan berbagai pihak dilakukan B2W Indonesia untuk mendapatkan fasilitas yang layak bagi pesepeda. Gayung bersambut, kabar baik mereka terima pada tahun 2009.

“Tahun itu upaya kami didukung DPR dengan mengeluarkan Undang-undang nomor 22 tahun 2009 mengenai Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan. Di situ sepeda diberikan fasilitas berupa jalur sepeda,” katanya.

Jalur sepeda kini bisa ditemui di beberapa ruas jalan di beberapa kota besar di Indonesia. Jalur itu ditandai dengan marka lalu lintas berupa logo sepeda pada pinggir dan badan jalan. Namun, jalur tersebut masih belum seperti yang Toto dan rekan-rekannya rencanakan. “Kami dengan pemerintah DKI sudah membuat master plan jalur sepeda yang terintegrasi dengan jalur transportasi umum massal, seperti busway dan kereta api. Tapi, sekali lagi, itu hanya sebuah master plan.”

Meski begitu, ia bersama B2W Indonesia menolak untuk pasrah dengan keadaan. “Saya ingin mendesak pemerintah daerah yang sekarang untuk merealisasikan,” tegasnya.

(G08)

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/toto-sugito-mengembalikan-fungsi-awal-sepeda/feed/ 0
Bike to Work Indonesia Gelar Srikandi Inspirasi Bagi Negeri Ke-4 https://www.greeners.co/berita/bike-work-indonesia-selenggarakan-srikandi-inspirasi-bagi-negeri-ke-4/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=bike-work-indonesia-selenggarakan-srikandi-inspirasi-bagi-negeri-ke-4 https://www.greeners.co/berita/bike-work-indonesia-selenggarakan-srikandi-inspirasi-bagi-negeri-ke-4/#comments Mon, 14 Apr 2014 11:00:09 +0000 http://www.greenersmagz.com/?post_type=grn_news&p=4337 Jakarta (Greeners) – Menyambut Hari Kartini yang diperingati pada tanggal 21 April mendatang, komunitas Bike to Work Indonesia (B2W Indonesia) kembali mengadakan kegiatan bersepeda khusus perempuan. Kegiatan touring bersepeda bertajuk […]]]>

Jakarta (Greeners) – Menyambut Hari Kartini yang diperingati pada tanggal 21 April mendatang, komunitas Bike to Work Indonesia (B2W Indonesia) kembali mengadakan kegiatan bersepeda khusus perempuan. Kegiatan touring bersepeda bertajuk Srikandi Inspirasi Bagi Negeri ini diadakan untuk ke empat kalinya dan akan berlangsung pada tanggal 21 – 30 April 2014, dengan rute mulai dari kota Mamuju, Sulawesi Barat menuju kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Touring bersepeda yang diprakarsai oleh komunitas B2W Indonesia ini, merupakan kampanye rutin untuk menggalakkan ketertarikan masyarakat agar menggunakan sepeda sebagai transportasi alternatif yang ramah lingkungan sekaligus meneladani jasa kepahlawanan wanita Indonesia.

“Kami ingin menyebarkan virus sehat dan semangat bersepeda, khususnya bagi perempuan. Insyaallah, dengan kegiatan bersepeda ini kami bisa menyatukan bangsa,” ujar Toto Sugito, Ketua Umum B2W Indonesia, dalam konferensi pers yang diadakan di Kantor Kementrian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PP-PA), Menara Merdeka, Jakarta Pusat, pada Senin (14/04).

Dibanding penyelenggaraan sebelumnya, pada tahun ini keterlibatan dan pemberdayaan perempuan semakin ditingkatkan. “Saat ini lebih dari 70 persen kepanitiaanya adalah perempuan. Nantinya 100 persen semuanya perempuan,” jelasnya.

Setelah melalui proses seleksi yang diadakan di 14 wilayah (24 kota) di Indonesia, panitia menetapkan 21 Srikandi terpilih dengan latar profesi mulai dari Ibu Rumah Tangga, karyawan, dan mahasiswi. Sebelumnya, para perempuan tersebut telah mengikuti program latihan khusus untuk menghadapi rute touring sepanjang 843 kilometer. Mantan atlet sepeda wanita nasional yang sekarang menjadi pelatih atlet sepeda nasional, Nurhayati, pun diminta untuk melatih kesiapan para peserta.

Acara yang didukung Kemen PP-PA, Kementrian Lingkungan Hidup, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementrian Pemuda dan Olahraga, Kedutaan Besar Norwegia dan Denmark, serta Greeners sebagai salah satu media partner ini nantinya juga akan mengkampanyekan kegiatan peduli lingkungan, seperti menanam bibit pohon bakau di Mamuju.

“Ini bukan event komersil tapi benar-benar gerakan moral yang semoga dapat menjadi inspirasi bagi semua orang,” harap Toto.

(G08)

]]>
https://www.greeners.co/berita/bike-work-indonesia-selenggarakan-srikandi-inspirasi-bagi-negeri-ke-4/feed/ 4
Pesepeda Tutup Kawasan Cikapayang Dago https://www.greeners.co/berita/pesepeda-tutup-kawasan-cikapayang-dago/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pesepeda-tutup-kawasan-cikapayang-dago https://www.greeners.co/berita/pesepeda-tutup-kawasan-cikapayang-dago/#respond Tue, 28 Aug 2012 03:21:58 +0000 http://www.greenersmagz.com/?p=2985 Bandung (Greenersmagz) – Ratusan pesepeda dari berbagai komunitas di kota Bandung pada Senin (27/8) kemarin sekitar pukul 17.00 WIB menutup kawasan jalan Dago tepatnya areal Cikapayang.  Mereka menutup ruas jalan […]]]>

Bandung (Greenersmagz) – Ratusan pesepeda dari berbagai komunitas di kota Bandung pada Senin (27/8) kemarin sekitar pukul 17.00 WIB menutup kawasan jalan Dago tepatnya areal Cikapayang.  Mereka menutup ruas jalan Dago tersebut selama sekitar lima menit untuk berkumpul dalam rangka melakukan kampanye sosialisasi Undang Undang RI Nomor 29 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang terdapat penjelasan mengenai Hak-hak Pesepeda yang harus disediakan oleh Pemerintah.

Ratusan pesepeda terlihat mulai memenuhi kawasan Cikapayang sekitar pukul 16.00 Wib yang terdiri dari berbagai komunitas pecinta sepeda yang ada di kota Bandung. Berbagai jenis sepeda tampak meramaikan kampanye ini, mulai dari sepeda onthel, sepeda gunung, sepeda lipat, sampai sepeda jenis trailbike yang tampak tidak memiliki sadel duduk seperti sepeda lainnya.

Satiya Adi Wasana yang dikenal dengan panggilan Om Tiyo selaku kordinator aksi kampanye mengatakan aksi sore itu merupakan bagian dari perayaan Bike To Work Day 2012 yang serentak dilaksanakan di kota-kota besar seluruh Indonesia. Bike To Work Day merupakan perayaan hari jadi komunitas pekerja bersepeda yang jatuh setiap tanggal 27 Agustus setiap tahunnya.

“Khusus untuk kota Bandung tahun ini kami membuat konsep Flashmob menggunakan sepeda, dan konsep ini merupakan pertama kalinya dilakukan dalam perayaan Bike To Work Day” lanjut Om Tiyo.

Aksi sore kemarin dimulai dengan melempar baligo berukuran 3×6 meter dari jembatan layang Pasopati diatas area Cikapayang Dago, tepat ketika baligo tergantung ratusan pesepeda masuk ke jalanan dan memblokir perempatan Cikapayang dengan melakukan aksi bersepeda membentuk lingkaran, selanjutnya para pesepeda berhenti dan melakukan aksi mengangkat sepedanya ditengah jalan. Kemudian para pesepeda dengan teratur membubarkan diri seiring dengan tiupan peluit yang dikomando oleh Om Tiyo.

Aksi flashmob yang digelar membawa misi sosialisasi UURI No.29 Tahun 2009 yang berbunyi “Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor wajib mengutamakan pejalan kaki dan pesepeda”.

Harapan dari aksi tersebut adalah untuk lebih memasyarakatkan penggunaan sepeda khususnya di kota Bandung. “Bahkan beberapa teman pesepeda pun banyak yang belum mengetahui bahwa kita (pesepeda) sudah memiliki payung hukum yang melindungi pesepeda” jelas Om Tiyo.

Dukungan terhadap aksi ini pun datang dari berbagai komunitas sepeda di kota Bandung, salah satunya adalah Asep Irawan dari Komunitas Jelajah Jalur Setapak (Jejak) yang sangat mendukung sosialisasi UUD RI No.29 Tahun 2009 ini. “Kami berharap kegiatan kampanye ini senantiasa berkelanjutkan dan tidak berhenti sampai disini saja, sehingga lebih banyak lagi warga Bandung yang mulai bersepeda” pungkasnya.

Sementara dalam sebuah tulisan yang dimuat oleh situs resmi Bike To Work Indonesia (http://b2w-indonesia.or.id), Ketua Umum Komunitas Pekerja Bersepeda Bike To Work Indonesia Toto Sugito mengajak seluruh pesepeda di Indonesia untuk berupaya memperjuangkan Hak Pesepeda sesuai UU No.22 /2009, dengan menggelorakan SATU SEPEDA SATU INDONESIA! untuk persatuan/persaudaraan diantara kita dalam mewujudkan Keamanan & Kenyamanan bersepeda di jalan raya.

“Saya yakin dengan niat yang tulus dari kita semua kita dapat mewujudkan Bangsa & Negri yang lebih baik melalui kebiasaan bersepeda. Bersepeda bisa tidak hanya menjadi gaya hidup (life style) tetapi juga menjadi bagian hidup bagi generasi mendatang” tulisnya. (G08)

]]>
https://www.greeners.co/berita/pesepeda-tutup-kawasan-cikapayang-dago/feed/ 0