Xurya - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/xurya/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Tue, 14 Sep 2021 06:26:27 +0000 id hourly 1 Pemerintah dan AESI Optimis Penggunaan PLTS Atap di Indonesia Terus Meningkat https://www.greeners.co/berita/pemerintah-dan-aesi-optimis-penggunaan-plts-atap-di-indonesia-terus-meningkat/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pemerintah-dan-aesi-optimis-penggunaan-plts-atap-di-indonesia-terus-meningkat https://www.greeners.co/berita/pemerintah-dan-aesi-optimis-penggunaan-plts-atap-di-indonesia-terus-meningkat/#respond Tue, 14 Sep 2021 06:26:27 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_berita&p=33760 Jakarta (Greeners) – Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) terus berupaya untuk mewujudkan target penggunaan energi terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025. Guna merealisasikan target tersebut, sejak empat tahun terakhir AESI […]]]>

Jakarta (Greeners) – Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) terus berupaya untuk mewujudkan target penggunaan energi terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025. Guna merealisasikan target tersebut, sejak empat tahun terakhir AESI terus mendorong penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya atau PLTS Atap di berbagai jenis bangunan melalui Gerakan Nasional Sejuta Surya Atap (GNSSA). Berbagai pihak, baik itu pemerintah maupun pihak swasta, turut mendukung gerakan dan upaya tersebut.

“Pengembangan energi terbarukan kami fokuskan kepada instalasi yang cepat dan biaya produksi yang bersaing, salah satunya yakni PLTS Atap. Dalam upaya meningkatkan penggunaan tenaga surya, kami menyusun Rancangan Peraturan Menteri (Permen) ESDM yang ramah bagi pengguna panel surya,” ujar Chrisnawan Anditya, Direktur Aneka Energi Baru dan Terbarukan Kementerian ESDM, dalam acara bertajuk Refleksi Empat Tahun GNSSA: Perkembangan dan Tantangan Menuju Target Tahun 2025, Senin (13/09).

Kementerian ESDM melalui Ditjen EBTKE mencatat bahwa penggunaan energi terbarukan cenderung meningkat selama lima tahun terakhir, khususnya penggunaan tenaga surya. Sejak 2018, penggunaan PLTS Atap terus mengalami kenaikan mulai dari 592 pelanggan hingga 3.781 pelanggan. Pemerintah optimis bahwa jumlah tersebut akan terus meningkat setiap tahunnya.

“Pemerintah menilai bahwa pengembangan PLTS Atap dapat mempercepat target bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia. Selain cepat, pemasangan panel surya juga membutuhkan biaya yang  ekonomis,” tambah Chrisnawan.

Pelaku Industri Dukung Penggunaan PLTS Atap

Upaya pemerintah dalam membuat regulasi yang ramah bagi para pengguna PLTS Atap mendapat dukungan dari berbagai pelaku industri. Ketua Umum Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI), Fabby Tumiwa, menjelaskan bahwa potensi energi surya di Indonesia yang melimpah dapat termanfaatkan dengan baik apabila didukung oleh regulasi tepat.

“Peminat PLTS Atap, khususnya dari kalangan industri, sudah mulai meningkat. Kami optimis minat ini akan terus tumbuh seiring dengan munculnya kesadaran industri untuk menghasilkan green product dengan mengoptimalkan konsumsi listrik dari energi terbarukan,” papar Fabby dalam acara yang sama.

Guna mendukung meningkatnya penggunaan PLTS Atap, perusahaan startup energi terbarukan, PT. Xurya Daya Indonesia, terjun langsung dalam upaya pemasangan panel surya di berbagai lokasi. Saat ini, penggunaan panel surya atap semakin diminati oleh pelaku industri karena adanya kecenderungan konsumen untuk mengonsumsi produk dengan jejak karbon yang minim.

“Kini konsumen juga semakin kritis terhadap produk yang mereka konsumsi, apakah proses produksi dan operasionalnya memiliki dampak yang merugikan bagi lingkungan atau tidak. Maka dari itu, minat pelaku industri terhadap PLTS Atap semakin meningkat,” ujar Managing Director PT. Xurya Daya Indonesia, Eka Hermawan.

Saat ini, berbagai pelaku industri seperti industri pariwisata, manufaktur, hingga perkantoran sudah menerapkan penggunaan PLTS Atap dalam kegiatan operasional mereka. Hingga September 2021, sebanyak 13 perusahaan telah menandatangani dukungan mereka terhadap GNSSA dan mendukung penggunaan energi bersih. Dengan adanya dukungan tersebut, baik pemerintah, AESI dan PT. Xurya Daya Indonesia optimis bahwa penggunaan PLTS Atap di negara ini akan terus meningkat.

Penulis: Anggi R. Firdhani

]]>
https://www.greeners.co/berita/pemerintah-dan-aesi-optimis-penggunaan-plts-atap-di-indonesia-terus-meningkat/feed/ 0
Xurya Fasilitasi Industri Menuju Energi Terbarukan https://www.greeners.co/ide-inovasi/xurya-fasilitasi-industri-menuju-energi-terbarukan/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=xurya-fasilitasi-industri-menuju-energi-terbarukan https://www.greeners.co/ide-inovasi/xurya-fasilitasi-industri-menuju-energi-terbarukan/#respond Sat, 28 Aug 2021 01:52:19 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_ide_inovasi&p=33647 Energi surya merupakan salah satu energi terbarukan yang potensial di Indonesia. Sejumlah perusahaan maupun industri komersial mulai beralih ke sumber energi berkelanjutan ini. Pemasangan panel surya pun kian diminati. Xurya, […]]]>

Energi surya merupakan salah satu energi terbarukan yang potensial di Indonesia. Sejumlah perusahaan maupun industri komersial mulai beralih ke sumber energi berkelanjutan ini. Pemasangan panel surya pun kian diminati. Xurya, salah satu perusahaan pemasangan panel surya turut memfasilitasi konversi energi listrik untuk kebutuhan operasional pelanggannya.

Vice President Marketing Xurya, George Hadi Santoso, menyampaikan bahwa saat ini mulai banyak perusahaan yang beralih ke energi surya. Mulai dari hotel, industri manufaktur, gudang pendingin (cold storage), hingga perkantoran.

Menurutnya, perkembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap meningkat tajam sejak 2018. Meskipun dalam kondisi pandemi, hal tersebut tak memengaruhi para konsumen untuk memasang atap panel surya. “Banyak perusahaan yang ingin memasang PLTS Atap dengan sistem sewa,” kata George ketika wawancara dengan Greeners, Jumat, (6/8/2021).

Untuk memudahkan pelanggannya, Xurya melayani penyewaan panel surya kepada perusahaan ataupun industri. George juga mengatakan bahwa sistem sewa ini dipilih karena konsumen tak perlu melakukan investasi di awal. “Jadi, mereka cukup bayar bulanan saja sesuai dengan listrik yang mereka konsumsi. Itu sangat meringankan buat mereka,” ujar George.

Ia mengatakan konversi energi yang dilakukan oleh perusahaan akan berdampak lebih besar bagi lingkungan bila dibandingkan dengan residensial. Latar belakang tersebut yang juga membuat Xurya memilih perusahaan sebagai segmen utama pasarnya. Selain itu, karena Xurya menerapkan sistem penyewaan, mereka membutuhkan bisnis dengan skala ekonomi tertentu. “Kalau untuk rumah belum bisa, karena skala ekonominya belum sampai,” ucapnya.

Xurya

Pemasangan atap panel surya di industri. Foto: Xurya

Membawa Dampak Positif

Salah satu pelanggan Xurya telah merasakan manfaat dari pemasangan panel surya di tempatnya. Logistic Solution Manager MGM Bosco, Liza Amalia, mengatakan pemakaian solar panel dapat menghemat biaya listrik perusahaan. “Untuk penghematannya sendiri sampai 20 persen,” kata dia, Rabu, (18/8/2021).

Industri gudang pendingin (cold storage) ini menggunakan panel surya di tiga fasilitas MGM Bosco. Tiap panel surya terpasang di Bekasi, Makassar, dan Sidoarjo.

Penggunaan PLTS Atap sendiri membawa dampak baik bagi lingkungan. Sebab, teknologi ini mengolah energi dari sumber yang berkelanjutan, yakni matahari. Selain itu, komponen PLTS Atap juga mengandung komponen yang mudah untuk didaur ulang.

Penulis: Ida Ayu Putu Wiena Vedasari

]]>
https://www.greeners.co/ide-inovasi/xurya-fasilitasi-industri-menuju-energi-terbarukan/feed/ 0