yayasan unilever indonesia - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/yayasan-unilever-indonesia/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Sun, 08 Mar 2015 10:32:34 +0000 id hourly 1 Less Waste More Jazz Diapresiasi Positif https://www.greeners.co/berita/less-waste-more-jazz-diapresiasi-positif/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=less-waste-more-jazz-diapresiasi-positif https://www.greeners.co/berita/less-waste-more-jazz-diapresiasi-positif/#respond Sun, 08 Mar 2015 10:28:42 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_berita&p=8072 Jakarta (Greeners) – Pengelola gedung Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran mengapresiasi project “Less Waste More Jazz”. Project ini diselenggarakan oleh Jakarta International Java Jazz Festival 2015 bekerjasama dengan Greeners.co yang […]]]>

Jakarta (Greeners) – Pengelola gedung Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran mengapresiasi project “Less Waste More Jazz”. Project ini diselenggarakan oleh Jakarta International Java Jazz Festival 2015 bekerjasama dengan Greeners.co yang didukung Yayasan Unilever Indonesia.

Josef Sukur, Koordinator Kebersihan Gedung Pusat Niaga (GPN), JIExpo, Kemayoran mengatakan bahwa aksi kebersihan yang dilakukan dalam project “Less Waste More Jazz” sangat membantu para petugas kebersihan untuk menarik pengunjung agar membuang sampah pada tempatnya. Menurutnya, bentuk tempat sampah yang unik disertai keterangan jenis sampah tersebut mampu menarik minat pengunjung agar selalu menjaga kebersihan.

“Itu sangat membantu ya. Saya mengapresiasi sekali tindakan ini,” ujarnya saat dijumpai di ruang kerjanya pada pelaksanaan Jakarta International Java Jazz Festival 2015 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (07/03).

Josef menyatakan bahwa sangat sulit mengajak pengunjung yang jumlahnya hingga puluhan ribu untuk tetap menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya. Ia berharap, project “Less Waste More Jazz” akan diadakan lagi pada pagelaran berkelas internasional selanjutnya.

“Untuk Java Jazz 2015 ini, sampah pada hari pertama saja sudah cukup banyak, namun yang baiknya semua terkumpul rapih dan tidak terserak,” tandasnya.

Salah satu tempat sampah yang disediakan project "Less Waste More Jazz" untuk membuang sampah sampah makanan (food waste) dari pengunjung. Proyek ini diselenggarakan selama berlangsungnya Java Jazz Festival 2015, tanggal 6-8 Marte 2015. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Salah satu tempat sampah yang disediakan project “Less Waste More Jazz” untuk membuang sampah makanan (food waste) dari pengunjung. Proyek ini diselenggarakan selama berlangsungnya Java Jazz Festival 2015, tanggal 6-8 Marte 2015. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Sambutan positif juga datang dari pengunjung Java Jazz. Andhika, salah satu pengunjung Java Jazz Festival yang datang bersama keluarganya, mengaku sangat tertarik dan merasa terbantu dengan adanya tempat sampah unik yang dibuat oleh project “Less Waste More Jazz”. Ia menyatakan bahwa dirinya dapat memahami tentang jenis sampah dari membaca keterangan yang tertulis di tempat sampah tersebut.

“Keren ya ini java jazz keren tempat sampahnya,” ungkapnya.

Seperti diketahui sebelumnya, pada pelaksanaan yang kesebelas kalinya ini, Jakarta International Java Jazz Festival 2015 bekerjasama dengan Greeners.co yang didukung oleh Yayasan Unilever Indonesia, telah berkomitmen untuk tetap menjaga kebersihan dan mengedukasi para pengunjung tentang bagaimana memilah sampah makanan dan minuman yang dihasilkan oleh pengunjung tersebut.

Syaiful Rochman, Chief Editor Greeners.co dan juga penanggung jawab program “Less Waste More Jazz” menjelaskan bahwa “Less Waste More Jazz” merupakan sebuah proyek pengelolaan sampah yang terintegrasi selama penyelenggaraan Java Jazz Festival 2015 berlangsung. Menurutnya, dengan jumlah pengunjung harian yang mencapai puluhan ribu orang, acara musik sebesar ini memiliki potensi timbunan sampah yang cukup besar.

“Kami menyambut positif penerapan project ‘Less Waste More Jazz’ di Java Jazz Festival 2015 ini. Kami juga berharap agar pengunjung bisa terlibat aktif dalam memperhatikan bagaimana mereka harus membuang sampah,” katanya.

(G09)

]]>
https://www.greeners.co/berita/less-waste-more-jazz-diapresiasi-positif/feed/ 0
Pertama Kalinya Edukasi Sampah di Java Jazz Festival 2015 https://www.greeners.co/berita/pertama-kalinya-edukasi-sampah-di-java-jazz-festival-2015/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pertama-kalinya-edukasi-sampah-di-java-jazz-festival-2015 https://www.greeners.co/berita/pertama-kalinya-edukasi-sampah-di-java-jazz-festival-2015/#respond Sat, 07 Mar 2015 12:16:31 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_berita&p=8064 Jakarta (Greeners) – Tahun ini, ada yang berbeda dari Jakarta International Java Jazz Festival atau sering disingkat Java Jazz Festival. Kali ini, edukasi pengunjung untuk menjaga kebersihan dan memilah sampah […]]]>

Jakarta (Greeners) – Tahun ini, ada yang berbeda dari Jakarta International Java Jazz Festival atau sering disingkat Java Jazz Festival. Kali ini, edukasi pengunjung untuk menjaga kebersihan dan memilah sampah di area pagelaran musik menjadi perhatian penting bagi perhelatan musik jazz terbesar di dunia ini.

Ressanda Tamaputra, Head of Promotion Java Jazz Festival 2015, mengatakan, sangat sulit mengendalikan puluhan ribu orang mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya, khususnya dalam lokasi konser musik yang cukup besar seperti Java Jazz. Oleh karena itu, Ressa menyatakan perlu adanya satu himbauan berupa ajakan dan kampanye terhadap para pengunjung untuk tidak membuang sampah sembarangan selama acara berlangsung.

“Ini project yang diadakan untuk pertama kalinya di Java Jazz. Kami sangat berharap imbauan ini mampu mengedukasi para pengunjung dan meminimalisir sampah-sampah yang berserakan selama acara Java Jazz 2015 ini berlangsung,” katanya saat melakukan jumpa pers “Less Waste More Jazz” yang bekerjasama dengan Yayasan Unilever Indonesia dan Jakarta International Java Jazz Festival 2015, Jakarta, Jumat (06/03).

Project "Less Waste More Jazz" untuk pertama kalinya diadakan dalam penyelenggaraan Java Jazz Festival. Edukasi tentang sampah ini diadakan oleh Java Jazz Festival 2015 dengan Greeners.co dan didukung oleh Yayasan Unilever Indonesia dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Project “Less Waste More Jazz” untuk pertama kalinya diadakan dalam penyelenggaraan Java Jazz Festival. Edukasi tentang sampah ini diadakan oleh Java Jazz Festival 2015 dengan Greeners.co dan didukung oleh Yayasan Unilever Indonesia dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Syaiful Rochman, Chief Editor Greeners.co yang juga selaku penanggung jawab program “Less Waste More Jazz” menjelaskan bahwa “Less Waste More Jazz” merupakan sebuah project pengelolaan sampah yang terintegrasi selama penyelenggaraan Java Jazz Festival 2015 berlangsung. Menurutnya, dengan jumlah pengunjung harian yang mencapai puluhan ribu, tentu festival musik sebesar ini akan memiliki potensi timbulan sampah yang cukup besar.

“Kami menyambut positif penerapan project ‘Less Waste More Jazz’ di Java Jazz Festival 2015 ini. Kami juga berharap agar pengunjung bisa terlibat aktif dalam memperhatikan bagaimana mereka harus membuang sampah,” jelasnya.

Selain itu, “Less Waste More Jazz”, tambahnya, juga menyediakan beberapa wadah sampah tambahan dari yang sudah disediakan oleh pihak JIExpo Kemayoran, dengan desain yang menarik. Pada wadah sampah tersebut, katanya, pengunjung diajak untuk memilah antara sampah sisa makanan (Food Waste), sampah kemasan makanan (Food Packaging Waste) dan sampah untuk kertas (Paper Waste).

Perwakilan dari Yayasan Unilever Indonesia, Maya Tamimi menuturkan kalau seluruh sampah yang dikelola melalui wadah “Less Waste More Jazz” tersebut telah dijamin agar tidak mencemari lingkungan atau bahkan disalurkan ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA).

“Sampah-sampah itu nantinya akan disalurkan kepada pihak-pihak yang akan memproses sampah tersebut dengan benar dan akan disalurkan juga ke bank sampah yang telah disediakan,” jelasnya.

Less Waste More Jazz di Java Jazz Festival 2015. Acara yang menampilkan puluhan musisi  jazz ini berlangsung selama tiga hari, tanggal 06-08 Maret 2015. Foto: greeners.co/Rifky Fadzri

Less Waste More Jazz di Java Jazz Festival 2015. Acara yang menampilkan puluhan musisi jazz ini berlangsung selama tiga hari, tanggal 06-08 Maret 2015. Foto: greeners.co/Rifky Fadzri

Lebih lanjut, Maya menyatakan bahwa program Unilever Green and Clean yang bekerjasama dengan proyek Less Waste More Jazz juga ingin memberikan edukasi pada masyarakat tentang bagaimana memilah sampah yang benar dan kemana sampah yang masyarakat hasilkan akan berakhir di mana. Karena menurutnya, menangani masalah sampah tidak hanya dengan membangun sebuah sistem namun juga harus memperhatikan aspek manusianya.

“Untuk masalah sampah ini perlu juga ada kesadaran dari masyarakat untuk turut ambil peran dan project ‘Less Waste More Jazz’ ini diharapkan dapat menjadi pelopor dan inspirasi bagi penyelenggaraan event kelas International dengan manajemen sampah yang lebih ramah lingkungan,” katanya berharap.

(G09)

]]>
https://www.greeners.co/berita/pertama-kalinya-edukasi-sampah-di-java-jazz-festival-2015/feed/ 0