Zat Besi - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/zat-besi/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Sat, 03 Sep 2022 04:03:48 +0000 id hourly 1 Kenali Segudang Manfaat Bayam Bagi Tubuh! https://www.greeners.co/gaya-hidup/kenali-segudang-manfaat-bayam-bagi-tubuh/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kenali-segudang-manfaat-bayam-bagi-tubuh https://www.greeners.co/gaya-hidup/kenali-segudang-manfaat-bayam-bagi-tubuh/#respond Sat, 03 Sep 2022 04:03:48 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=37229 Sobat Greeners pasti sudah kenal betul dengan bayam atau dengan nama latin yaitu amaranthus. Apalagi bagi mereka yang suka sayuran, bayam menjadi menu wajib yang harus dikonsumsi. Mengolah sayuran hijau yang […]]]>

Sobat Greeners pasti sudah kenal betul dengan bayam atau dengan nama latin yaitu amaranthus. Apalagi bagi mereka yang suka sayuran, bayam menjadi menu wajib yang harus dikonsumsi. Mengolah sayuran hijau yang berasal dari Persia ini terbilang mudah. Bayam bisa kita kreasikan ke berbagai bentuk makanan, mulai dari tumisan, kukus, rebus, bahkan menjadi jus atau smoothie.

Karena harganya yang relatif murah dan mudah didapatkan, bayam menjadi salah satu komoditi sayuran penting bagi pemenuhan kebutuhan vitamin dan mineral masyarakat Indonesia. Selayaknya sayuran, bayam mengandung banyak nutrisi, ia mengandung vitamin C, vitamin K, vitamin A, asam folat, karbohidrat, zat besi, serat, dan kalsium.

Selain banyak vitamin dan mineral, bayam menyediakan antioksidan yang terkait dengan anti-inflamasi dan perlindungan penyakit. Hal ini juga didukung berdasarkan sebuah penelitian dalam jurnal Food & Function, para peneliti mengungkapkan bahwa zat yang berasal dari bayam dapat mengurangi stress oksidatif, kerusakan DNA dan penyakit. Lantas apa saja sih manfaat yang kita dapatkan ketika mengonsumsi bayam? Ini dia jawabannya!

1. Bayam Mendukung Kesehatan Otak

Melansir dari situs kesehatan Health, mengonsumsi bayam dapat mempertahankan kinerja otak, daya ingat dan konsentrasi. Dalam satu penelitian yang dilakukan pada lebih dari 950 orang tua, menunjukkan bahwa orang yang makan satu hingga dua porsi sayuran hijau seperti bayam setiap hari, memiliki kemampuan kognitif yang sama dengan orang 11 tahun lebih muda, daripada dengan mereka yang tidak mengonsumsi bayam.

2. Dapat Menurunkan Tekanan Darah

Karena memiliki kandungan potasium, sayuran yang identik dengan tokoh kartun popeye ini memiliki manfaat untuk mengurangi atau mengelola tekanan darah tinggi. Selain itu, beberapa penelitian lain juga mengamati efek yang serupa. Sayuran hijau ini mampu meningkatkan aliran darah dan meringankan beban kerja pada jantung, sehingga dapat meningkatkan kesehatan jantung.

3. Berkontribusi Dalam Menyehatkan Tulang

Salah satu asupan nutrisi untuk menyehatkan tulang adalah vitamin K. Apabila seseorang memiliki asupan vitamin K yang rendah, maka risiko patah tulang akan menjadi lebih tinggi. Untuk mendapatkan vitamin K, Sobat Greeners bisa menemukannya pada sayuran hijau salah satunya bayam.

4. Membantu Mencegah Kanker

Bayam dan sayuran hijau lainnya mengandung klorofil atau pigmen yang memberikan warna hijau pada tanaman. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa klorofil memiliki sifat antikanker. Sehingga apabila Sobat Greeners rajin mengonsumsi sayuran hijau, hal itu dapat mencegah potensi pengembangan kanker di dalam tubuh.

5. Menyehatkan Kulit dan Rambut

Pada penjelasan di atas tentang manfaat bayam, sayuran ini banyak mengandung beberapa vitamin dan nutrisi. Ternyata hampir semua kandungan tersebut berdampak pada kesehatan kulit dan rambut kita. Seperti dengan kandungan vitamin A yang tinggi, bayam dapat menormalkan produksi minyak pada pori-pori kulit dan melembabkan rambut. Vitamin C dalam bayam juga dapat mendorong pertumbuhan rambut yang sehat. Selain itu ia juga berperan untuk meningkatkan kadar kolagen pada kulit dan keratin untuk rambut. Bayam juga dapat mencegah rambut rontok karena zat besi yang dikandungnya.

6. Mencegah Stress Oksidatif

Stress oksidatif adalah kondisi ketidakseimbangan antara radikal bebas dan antioksidan dalam tubuh. Hal ini terjadi karena kurangnya antioksidan dan kelebihan produksi radikal bebas. Dalam jangka panjang, stress oksidatif dapat memicu berbagai penyakit berbahaya seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung. Kondisi ini bisa Sobat Greeners cegah dengan mengonsumsi bayam, karena banyak mengandung antioksidan. Bayam dapat melawan stress oksidatif dan membantu mengurangi dampak yang ditimbulkan seperti kerusakan jaringan.

7. Meningkatkan Kesehatan Mata

Pada kondisi ini, bayam berfungsi melindungi mata dari kerusakan salah satunya akibat paparan sinar matahari. Beberapa penelitian juga menunjukkan, sayuran hijau ini dapat mencegah degenerasi makula dan katarak yang merupakan penyebab utama kebutaan.

Meski mengandung banyak manfaat, ternyata terdapat beberapa hal yang harus Sobat Greeners perhatikan ketika mengolah bayam. Tidak seperti masakan lainnya, bayam sebaiknya jangan kamu panaskan agar kandungan vitamin dan nutrisi tetap terjaga. Selain itu bayam juga harus segera kamu olah dan konsumsi, karena jika tidak kadar nitrit pada bayam yang beracun akan terus meningkat dan menghilangkan segala nutrisi di dalamnya.

Penulis: Zahra Shafira

Sumber:

Health

Healthline

Medical News Today

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/kenali-segudang-manfaat-bayam-bagi-tubuh/feed/ 0
Waspada! Inilah 5 Tanda Tubuh Kekurangan Zat Besi https://www.greeners.co/gaya-hidup/waspada-inilah-5-tanda-tubuh-kekurangan-zat-besi/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=waspada-inilah-5-tanda-tubuh-kekurangan-zat-besi https://www.greeners.co/gaya-hidup/waspada-inilah-5-tanda-tubuh-kekurangan-zat-besi/#respond Sun, 28 Aug 2022 04:00:49 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=37160 Zat besi merupakan salah satu mineral penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bagi tubuh, terutama pada anak kecil dan wanita hamil. Sebagai elemen yang esensial, zat besi juga berfungsi untuk mentransfer […]]]>

Zat besi merupakan salah satu mineral penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bagi tubuh, terutama pada anak kecil dan wanita hamil. Sebagai elemen yang esensial, zat besi juga berfungsi untuk mentransfer oksigen, mensintesis DNA dan metabolisme otot. Pada dasarnya, mineral ini membantu menjaga banyak fungsi vital dalam tubuh. Seperti misalnya energi, tingkat konsentrasi, proses pencernaan, sistem kekebalan dan suhu tubuh.

Melansir dari Healthline, tubuh memiliki takaran asupan per harinya. Pada balita tubuh membutuhkan 7 sampai 10 miligram zat besi per hari. Saat dewasa, kebutuhan zat besi pada tubuh meningkat menjadi 18 miligram, sementara wanita hamil membutuhkan 27 miligram per hari.

Untuk memenuhi asupan zat besi harian tersebut, Sobat Greeners bisa mendapatkannya melalui suplemen ataupun makanan kaya zat besi. Namun, jika tubuh kekurangan zat besi apakah akan berbahaya bagi kesehatan?

Dalam jangka pendek, kekurangan zat besi tidak menyebabkan gejala yang jelas, karena tubuh menggunakan zat besi yang tersimpan di otot, hati, limpa dan sumsung tulang. Tapi, jika tubuh tidak juga menerima asupan zat besi, kadar besi dalam tubuh menjadi rendah. Jaringan dan otot juga tidak mendapatkan cukup oksigen untuk bekerja secara efektif dan menyebabkan kondisi yang umum kita sebut dengan anemia.

Dampak negatif tersebut tentu bisa kita cegah, hal yang perlu Sobat Greeners ketahui ialah tanda-tanda dan gejala apabila tubuh kekurangan zat besi, sebagai berikut.

1. Merasa Cepat Lelah

Kelelahan merupakan gejala yang paling umum apabila tubuh tidak memiliki asupan zat besi yang cukup. Karena kekurangan zat besi, tubuh tidak bisa memproduksi hemoglobin yang cukup sehingga sel darah merah kekurangan hemoglobin. Akibatnya, pasokan oksigen dalam darah berkurang dan tubuh tidak mendapatkan oksigen secara normal. Hal ini yang menyebabkan lemas, mudah lelah, bahkan sesak nafas.

Namun, bagaimana cara membedakan kelelahan karena aktivitas dan kelelahan karena kekurangan zat besi? Biasanya, Lelah karena kekurangan zat besi diikuti dengan gejala lain, seperti sulit berkonsentrasi, cemas dan mudah marah.

2. Ritme Jantung Meningkat

Ketika zat besi kurang, kadar hemoglobin menjadi rendah dan membuat jantung harus bekerja ekstra untuk membawa oksigen. Hal ini dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur atau berdetak sangat cepat. Selain itu kondisi ini juga dapat memperburuk kondisi jantung, seperti gagal jantung dan penyakit jantung koroner.

3. Menyebabkan Kulit Kering dan Kerontokan Rambut

Kulit dan rambut kering atau rusak merupakan tanda-tanda kekurangan zat besi. Menurut beberapa penelitian, kondisi tersebut dapat juga dikaitkan dengan kerontokan rambut, terutama pada wanita dalam usia reproduksi. Ketika kekurangan zat besi, kulit dan rambut akan menerima lebih sedikit oksigen sehingga menyebabkan kekeringan dan kerusakan. Apabila Sobat Greeners mengalami rambut rontok sekitar lebih dari 100 helai per hari, kemungkinan besar tubuh kamu sedang kekurangan zat besi.

4. Pembengkakan dan nyeri pada lidah atau mulut

Seberapa sering Sobat Greeners mengalami sariawan? Timbulnya sariawan menandakan menurunnya sistem daya tahan tubuh dan membutuhkan asupan vitamin, salah satunya zat besi. Penderita anemia lebih sering mengalami sariawan, karena kurangnya zat besi yang membuat sariawan mudah tumbuh dalam mulut.

Beberapa dampaknya juga bereaksi pada lidah, berkurangnya suplai oksigen pada tubuh akan membuat otot-otot termasuk lidah menjadi bengkak dan nyeri. Beberapa gejala lain di sekitar mulut akibat kekurangan zat besi antara lain mulut kering, rasa terbakar di mulut dan pecah-pecah di sekitar sudut mulut.

5. Kuku yang rapuh

Gejala ini merupakan tanda kekurangan zat besi namun jarang terjadi pada beberapa orang, kondisi ini disebut koilonychia. Biasanya tanda pertama adalah kuku yang rapuh dan mudah terkelupas atau retak.

Pada tahap selanjutnya, kuku akan berbentuk seperti sendok, dimana bagian tengah kuku akan turun dan ujungnya terangkat. Kondisi ini merupakan efek samping yang jarang terjadi dan hanya terjadi pada sekitar 5 % orang dengan kekurangan zat besi dengan kasus yang parah.

Tanda-tanda lain dari kekurangan zat besi yakni keinginan aneh untuk makan sesuatu atau ngidam, depresi, infeksi secara terus-menerus, tangan dan kaki yang lebih dingin dari biasanya, serta nafsu makan yang menurun.

Penulis: Zahra Shafira

Editor : Ari Rikin

Sumber:

Healthline 

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/waspada-inilah-5-tanda-tubuh-kekurangan-zat-besi/feed/ 0
6 Makanan untuk Mencegah Kekurangan Zat Besi https://www.greeners.co/gaya-hidup/6-makanan-untuk-mencegah-kekurangan-zat-besi/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=6-makanan-untuk-mencegah-kekurangan-zat-besi https://www.greeners.co/gaya-hidup/6-makanan-untuk-mencegah-kekurangan-zat-besi/#respond Wed, 08 Jul 2020 00:00:31 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_gaya_hidup&p=27783 Sebagai elemen esensial kehadiran zat besi berfungsi untuk mentransfer oksigen, mensintesis DNA, dan membantu metabolisme otot.]]>

Zat besi merupakan salah satu asupan nutrisi paling penting dalam membantu perkembangan tubuh bagi anak kecil dan wanita hamil. Sebagai elemen esensial kehadirannya berfungsi untuk mentransfer oksigen, mensintesis DNA, membantu metabolisme otot.

Kekurangan zat besi ditandai dengan penurunan sel darah merah pada tubuh. Seseorang yang kekurangan pasokan hemoglobin membuat oksigen yang disebarkan ke seluruh tubuh tidak memadai dan menyebabkan lemas, kelelahan, hingga sakit kepala.

Melansir food.ndtv.com, data yang dikeluarkan oleh World Health Organization (WHO) menemukan bahwa sekitar 33 persen wanita tidak hamil, 40 persen wanita hamil, dan 42 persen anak-anak di seluruh dunia mengalami anemia akibat kekurangan zar besi. Direktur Departemen Nutrisi dan Keamanan Pangan WHO Francesco Branca mengatakan 614 juta wanita dan 280 juta anak di seluruh dunia menderita gizi buruk. Menurutnya kekurangan zat besi dapat dicegah dengan mengonsumsi makanan kaya zat besi. Beikut rekomendasi makanan untuk mengurangi masalah kekurangan zat besi secara global menurut WHO.

1. Daging

Selain untuk memenuhi kebutuhan harian akan zat protein, mengonsumsi daging juga memiliki kandungan yang kaya akan zat besi. Jenis daging yang kaya akan zat besi contohnya daging unggas atau ikan. Salmon dan tuna adalah dua daging khusus yang dianggap kaya akan zat besi.

]]>
https://www.greeners.co/gaya-hidup/6-makanan-untuk-mencegah-kekurangan-zat-besi/feed/ 0