Zero Waste Tour - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/zero-waste-tour/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Thu, 05 Jun 2025 14:52:44 +0000 id hourly 1 SDIT Al Huda Pulau Bawean Gelar Zero Waste Tour di Gresik https://www.greeners.co/aksi/sdit-al-huda-pulau-bawean-gelar-zero-waste-tour-di-gresik/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=sdit-al-huda-pulau-bawean-gelar-zero-waste-tour-di-gresik https://www.greeners.co/aksi/sdit-al-huda-pulau-bawean-gelar-zero-waste-tour-di-gresik/#respond Sun, 08 Jun 2025 03:00:21 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=46725 Jakarta (Greeners) – Dalam rangka meningkatkan kepedulian siswa terhadap permasalahan lingkungan hidup, SDIT Al Huda Pulau Bawean menggelar Zero Waste Tour di Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Sabtu (31/5). Sebanyak […]]]>

Jakarta (Greeners) – Dalam rangka meningkatkan kepedulian siswa terhadap permasalahan lingkungan hidup, SDIT Al Huda Pulau Bawean menggelar Zero Waste Tour di Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Sabtu (31/5). Sebanyak 40 siswa dan guru mengikuti kegiatan ini. Zero Waste Tour bertujuan untuk mengenal pengelolaan sampah hingga upaya pengurangan sampah plastik di Gresik.

Pada kunjungan pertamanya, mereka belajar tentang polusi mikroplastik di Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton). Siswa mendapatkan materi kelas tentang gerakan zero waste melalui program Sekolah Ekologis dan pentingnya menulis surat-surat untuk menyampaikan keresahannya soal sampah.

Tidak hanya itu, mereka juga melakukan kegiatan pengamatan di sungai. Menurut Manager Program Zero Waste Ecoton, Tonis Afrianto, siswa perlu diajak mengenal kondisi lingkungan.

BACA JUGA: ECOTON Bentuk Sakenah, Generasi Peduli Sampah

“Hal ini bertujuan supaya mendapatkan pengalaman yang menarik. Mereka kami ajak praktik mengamati mikroplastik. Lalu, mengetahui jenis-jenis plastik melalui kegiatan brand audit dan solusi refill system,” ujar Tonis dalam keterangan tertulisnya.

Setelah dari Ecoton, peserta bergegas menuju kampung zero waste proklim Kampung SIBA KLASIK di Kelurahan Sidokumpul, Gresik. Mereka belajar konsep pengelolaan sampah skala kawasan. Di kampung tersebut, sampah organik maupun anorganik sudah terkelola dengan baik.

Ketua RT Kampung SIBA KLASIK, Saifudin Efendi mengatakan sejak tahun 2022 kampungnya menjadi kampung percontohan. “Memang semenjak peresmian tahun 2022 kampung SIBA KLASIK jadi tempat edukasi zero waste oleh masyarakat, siswa sekolah, mahasiswa, dan pemerintah,” ungkapnya.

Selama di kampung SIBA KLASIK, peserta juga belajar tentang inovasi-inovasi penanganan sampah. Contohnya teknologi komposter, toko refill sabun tingkat RT, bengkel sampah, dan ATM Sampah.

Berkeliling Kota Gresik di Zero Waste Tour

Tidak berhenti di situ, setelah belajar dari kampung zero waste proklim, mereka melanjutkan tur menuju Pudak Galeri Gresik. Kemudian, para guru dan siswa menaiki bus wisata atap terbuka.

Dalam tur ini, mereka berkeliling Kota Gresik untuk belajar sejarah. Sepanjang perjalanan, mereka melihat bangunan-bangunan tua. Mulai dari kawasan pecinan, kampung arab, kawasan perdagangan Bandar Grissee, dan melewati Alun-alun Gresik dengan masjid tuanya.

BACA JUGA: Riset Ecoton : Masyarakat Anggap 94,9 % Sungai Tercemar

Kepala SDIT Al Huda Bawean, Rizky Wahyu Saputra mengatakan tujuan Zero Waste Tour ini juga sekaligus untuk meningkatkan literasi siswa-siswi.

“Melalui Zero Waste Tour ini, kami ingin meningkatkan pengetahuan dari siswa-siswi untuk belajar tentang lingkungan hidup dalam skala global dan yang berkembang di masyarakat. Ke depan, kami berencana membuat buku hasil tulisan siswa. Kemudian, akan kami terbitkan pada momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025,” ujarnya.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/aksi/sdit-al-huda-pulau-bawean-gelar-zero-waste-tour-di-gresik/feed/ 0
Peringati HPSN 2025, Kampung Siba Klasik Gelar Zero Waste Tour https://www.greeners.co/aksi/peringati-hpsn-2025-kampung-siba-klasik-gelar-zero-waste-tour/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=peringati-hpsn-2025-kampung-siba-klasik-gelar-zero-waste-tour https://www.greeners.co/aksi/peringati-hpsn-2025-kampung-siba-klasik-gelar-zero-waste-tour/#respond Fri, 21 Feb 2025 04:29:57 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=45977 Jakarta (Greeners) – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh pada 21 Februari, Kampung Siba Klasik di Kabupaten Gresik meluncurkan program Zero Waste Tour perdana. Program ini […]]]>

Jakarta (Greeners) – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh pada 21 Februari, Kampung Siba Klasik di Kabupaten Gresik meluncurkan program Zero Waste Tour perdana. Program ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang konsep penanganan sampah berbasis skala RT dan RW melalui tur yang mengunjungi kawasan merdeka sampah di Kampung Siba Klasik.

Kampung Siba Klasik terkenal sebagai ikon kawasan bebas sampah. Sebab, warga di sana telah mengelola sampah di tingkat rumah tangga secara mandiri. Dari langkah tersebut, mereka sudah bisa membantu mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Dalam rangka merayakan HPSN, masyarakat Kampung Siba Klasik berkolaborasi dengan PIKK (Persatuan Istri Karyawan Karyawati) PLN UPT Gresik untuk menyelenggarakan tur ini. Selama tur, peserta mengunjungi berbagai inisiatif pengelolaan sampah. Mulai dari pembuatan eco enzym, edukasi tentang pengomposan, model ekonomi hijau refill store, dan mengunjungi bengkel sampah yang ada di kawasan ini.

BACA JUGA: Sudah Saatnya Pencinta Alam Terlibat Bebaskan Alam dari Sampah

Dalam kesempatan tersebut, Relawan Dunia Eco Enzym (RDEE) Gresik mengajari peserta cara membuat sabun dari cairan multiguna eco enzyme. Setelah kunjungan ke Kampung Siba Klasik, para peserta melanjutkan perjalanan mereka ke TPA Ngipik Gresik. Dari kunjungan ini, peserta bisa melihat lebih jauh tentang pengelolaan sampah di kawasan tersebut.

Dorong Ekonomi Hijau

Koordinator Zero Waste Tour, Saifudin Efendi, menjelaskan bahwa kegiatan ini dapat mendorong tumbuhnya ekonomi hijau. Kehadiran para pengunjung memberikan manfaat bagi berbagai sektor, seperti katering makanan, toko refill, serta sektor wisata kota.

“Dampak terpenting dari tur ini adalah menumbuhkan kepedulian masyarakat tentang pentingnya pengelolaan dan pengurangan sampah,” ujar Saifudin dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (20/2).

Saifudin, yang akrab disapa Ipung, menambahkan bahwa biaya tur ini sangat terjangkau dan ramah lingkungan. Semua kebutuhan acara, mulai dari makanan yang tersaji dalam wadah daun pisang hingga minuman produksi sendiri seperti telang. Bahkan, penyelenggara juga menyediakan alat-alat pendukung zero waste. Alhasil, langkah ini bisa mendorong peserta untuk tidak menggunakan wadah sekali pakai.

Selain itu, mereka juga bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gresik untuk menyediakan bus wisata Bandar Grissee dengan tarif hanya lima ribu rupiah per orang.

Petik Pelajaran Berharga

Sementara itu, tur ini memberikan pengalaman yang berharga bagi para peserta. Salah satunya dirasakan oleh Ibu Tiana Yudha, anggota PIKK asal Kabupaten Sidoarjo. Ia mengungkapkan ini adalah pertama dirinya mengikuti kegiatan seperti ini. Banyak pelajaran berharga tentang pengelolaan sampah yang ia dapatkan.

BACA JUGA: Zero Waste di Pameran Lingkungan KLH

“Salah satunya adalah melihat kemasan makanan terbungkus daun pisang yang benar-benar mengurangi penggunaan plastik sekali pakai,” ujarnya.

Tur ini diakhiri dengan perjalanan menggunakan bus wisata Bandar Grissee. Para peserta dapat menikmati sore hari sambil mengunjungi berbagai situs sejarah di Gresik. Misalnya, kawasan perdagangan Bandar Gresse, pelabuhan Gresik, Kampung Picina, Kampung Arab, dan banyak lagi.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/aksi/peringati-hpsn-2025-kampung-siba-klasik-gelar-zero-waste-tour/feed/ 0