alat penyaring sampah - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/alat-penyaring-sampah/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Wed, 19 Jul 2023 04:40:36 +0000 id hourly 1 TrashBoom, Penghalang Sampah Plastik ke Lautan https://www.greeners.co/ide-inovasi/trashboom-penghalang-sampah-plastik-ke-lautan/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=trashboom-penghalang-sampah-plastik-ke-lautan https://www.greeners.co/ide-inovasi/trashboom-penghalang-sampah-plastik-ke-lautan/#respond Wed, 19 Jul 2023 04:40:36 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_ide_inovasi&p=40858 Plastic Fischer yang berbasis di Jerman membuat TrashBoom, alat penghalang terapung untuk mencegah berton-ton sampah plastik masuk ke lautan. Solusi ini terbuat dari bahan lokal dengan teknologi sederhana dan biaya […]]]>

Plastic Fischer yang berbasis di Jerman membuat TrashBoom, alat penghalang terapung untuk mencegah berton-ton sampah plastik masuk ke lautan. Solusi ini terbuat dari bahan lokal dengan teknologi sederhana dan biaya rendah.

Tiga mahasiswa visioner asal Jerman yaitu Georg, Moritz, dan Karsten melahirkan gagasan TrashBoom tahun 2019 usai melakukan perjalanan dari Vietnam. Selama tinggal di sebuah apartemen di Ca Mau, dari balkon, mereka melihat pemandangan aliran plastik, styrofoam, dan sampah lainnya yang mengapung di permukaan air sungai menuju ke laut.

Pandangan ini memberi mereka keinginan bertindak demi perubahan drastis dalam kehidupan laut. Mereka menyadari bahwa setiap bagian yang mereka lihat, pada akhirnya akan berakhir selamanya di laut, terurai menjadi mikroplastik dan mengancam keanekaragaman hayati serta kehidupan laut.

Terobosan TrashBoom juga bisa menghindari impor teknologi tinggi menghemat waktu, karbon, dan uang. Kemudian dapat memastikan perbaikan cepat dan skalabilitas tinggi.

Dengan jaring baja sedalam 50 sentimeter, setiap unit pada alat ini dapat dihubungkan satu sama lain untuk membentuk rantai yang dapat dengan mudah beradaptasi dengan ukuran sungai yang berbeda.

TrashBoom Berbahan Lokal

Georg mendapatkan ide untuk membuat kincir air yang secara otomatis mengumpulkan plastik dari sungai dan mengangkatnya ke pantai. Pada Januari 2019, mereka berhasil membangunnya, dan ketika diuji, bekerja dengan sempurna.

Saat pindah ke Indonesia pada Juni 2019, mereka pun langsung menguji idenya di lingkungan. Sayangnya, kincir itu tidak berfungsi akibat rendahnya kecepatan aliran sungai saat musim kemarau. Setelah itu, mereka memutuskan pindah ke Bandung, di mana Sungai Citarum, salah satu sungai paling tercemar di dunia.

Ketiganya bersama Tentara Nasional Indonesia ikut membersihkan sungai. Kemudian ide TrashBoom muncul sebagai pagar apung yang terbuat dari bahan yang tersedia secara lokal yang mencegah sampah plastik masuk ke laut.

Saat alat bekerja, setiap hari sampah plastik dikumpulkan secara manual lalu diangkut ke fasilitas pemilahan. Sampah yang bisa didaur ulang akan kembali ke rantai pasokan. Namun, sebagian besar bahan yang tak dapat terdaur masuk memrosesan termal di pabrik insinerasi bersertifikat.

Foto: jamesdysonaward.org

Hentikan Laju Plastik

TrashBoom ini terbukti mampu menghalangi dan menghentikan sampah plastik di sungai.  Setiap sistem TrashBoom dibangun dari beberapa elemen selebar 110cm yang membentuk solusi modular untuk sungai dengan berbagai ukuran.

Modul dipasang pada kabel baja untuk menutupi sungai sesuai kebutuhan dan mengumpulkan plastik di ketinggian 50 cm dari permukaan air.

Kawat baja diikatkan pada tepi sungai atau pohon. Sebab, berat setiap elemen hanya 11 kg, penyiapannya relatif mudah. Daya apung 40 kg per elemen sehingga menambah porsi pengangkatan  ekstra terhadap sampah.

Penulis : Dini Jembar Wardani

Editor : Ari Rikin

Sumber : jamesdysonaward

]]>
https://www.greeners.co/ide-inovasi/trashboom-penghalang-sampah-plastik-ke-lautan/feed/ 0
Upaya Membersihkan Laut dari Sampah dengan Seabin Project https://www.greeners.co/ide-inovasi/upaya-membersihkan-laut-sampah-seabin-project/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=upaya-membersihkan-laut-sampah-seabin-project https://www.greeners.co/ide-inovasi/upaya-membersihkan-laut-sampah-seabin-project/#respond Wed, 13 Jan 2016 10:20:00 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_ide_inovasi&p=12528 Sebuah proyek lingkungan yang menarik baru saja muncul, namanya Seabin Project. Proyek yang berhubungan dengan sampah di lautan ini muncul sebagai jawaban untuk membersihkan laut dari aneka macam limbah.]]>

Sebuah proyek lingkungan yang menarik baru saja muncul, namanya Seabin Project. Proyek yang berhubungan dengan sampah di lautan ini muncul sebagai jawaban untuk membersihkan laut dari aneka macam limbah. Seabin sendiri merupakan sebuah alat yang diletakkan di permukaan air dan tersambung dengan pompa air yang diletakkan di daratan.

Pelabuhan adalah tempat yang sempurna untuk membersihkan laut. Tidak ada laut terbuka dan badai di sekitar pelabuhan. Lingkungannya pun relatif bisa dikendalikan. Angin dan arus terus-menerus akan menggerakkan sampah yang mengapung di laut ke daratan dan pelabuhan merupakan salah satu tempat dimana sampah-sampah tersebut berkumpul.

Proses pembersihan Seabin Project yaitu air disedot melalui pipa Seabin yang membawa masuk semua sampah mengapung dan cairan-cairan polutan di permukaan air. Terdapat sebuah tong sampah otomatis yang bisa menangkap sampah, minyak, bahan bakar dan deterjen yang mengapung di laut. Alat ini didesain untuk bekerja di dermaga terapung, dermaga pribadi, jalur air, danau di perumahan dan pelabuhan. Bahkan alat ini dapat ditempelkan pada kapal pesiar.

Seabin Project. Foto: seabinproject.com

Seabin Project. Foto: seabinproject.com

Air yang masuk melalui pompa air kemudian diproses sesuai pilihan, dengan memasangkan filter untuk minyak atau air sehingga air bersih bisa masuk kembali ke laut. Alat ini mampu dioperasikan 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 365 hari per tahun.

Di dalam Seabin terdapat sebuah kantung penangkap yang terbuat dari serat alami yang akan mengumpulkan semua sampah yang mengapung. Saat kantung ini penuh atau mendekati penuh, pekerja tinggal mengganti kantungnya dengan yang baru. Sampah yang terkumpul kemudian bisa diproses dengan lebih baik, kantung penangkapnya bersih kembali dan siap untuk dipakai ulang.

Ukuran Seabin dan kantung penangkapnya didesain semudah mungkin sehingga proses pembersihan bisa dikerjakan dengan aman oleh satu orang pekerja saja. Walaupun kantungnya penuh, Seabin masih bisa terus bekerja. Aliran air yang masuk akan menahan sampahnya di sekitar Seabin dan pekerja tinggal mengambil sampah di sekeliling Seabin kemudian mengganti kantung penangkapnya.

Penulis: NW/G15

]]>
https://www.greeners.co/ide-inovasi/upaya-membersihkan-laut-sampah-seabin-project/feed/ 0
Dinas Kebersihan DKI Audit Alat Penyaring Sampah https://www.greeners.co/berita/dinas-kebersihan-dki-audit-alat-penyaring-sampah/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=dinas-kebersihan-dki-audit-alat-penyaring-sampah https://www.greeners.co/berita/dinas-kebersihan-dki-audit-alat-penyaring-sampah/#respond Wed, 16 Dec 2015 08:07:42 +0000 http://www.greeners.co/?post_type=grn_berita&p=12256 Dinas Kebersihan DKI Jakarta mengaku tengah melakukan audit terhadap seluruh alat penyaring sampah pada pintu air sungai yang tersebar di lima wilayah Ibukota Jakarta.]]>

Jakarta (Greeners) – Dinas Kebersihan DKI Jakarta mengaku tengah melakukan audit terhadap seluruh alat penyaring sampah pada pintu air sungai yang tersebar di lima wilayah Ibukota Jakarta pasca diserahterimakan oleh Dinas Tata Air.

Kepala Dinas Kebersihan DKI, Isnawa Adji mengatakan terdapat sekitar 200 alat penyaring sampah yang saat ini sebagian besar dalam kondisi rusak sehingga alat penyaring sampah tersebut tidak dapat berfungsi dengan baik.

“Ada sekitar 200 alat penyaring sampah yang diserahterimakan ke kita. Namun kondisinya banyak yang rusak. Baru tahun depan kita perbaiki,” ujar Isnawa saat dihubungi oleh Greeners,” Jakarta, Senin (14/12).

Isnawa menyatakan, alat penyaring sampah yang rusak antara lain berlokasi di Pintu Air Cililitan, Cawang, Hek dan Pasar Induk. Akibat kerusakan itu, sampah tidak bisa terangkut menggunakan mesin sehingga petugas harus mengangkutnya dengan cara manual.

“Petugas di lapangan harus selalu siaga 24 jam untuk mengambil sampah yang tersangkut di saringan secepat mungkin khususnya memasuki musim banjir,” pungkasnya.

Penulis: Danny Kosasih

]]>
https://www.greeners.co/berita/dinas-kebersihan-dki-audit-alat-penyaring-sampah/feed/ 0