Ocean Coil, Lampu Unik dari Sampah Plastik di Laut

Reading time: 2 menit
Koleksi lampu gantung Ocean Coil lebih dari sekadar plastik daur ulang. Foto: Yankodesign

Sulit untuk sepenuhnya menghilangkan penggunaan plastik dalam jangka pendek. Salah satu kemampuan yang bisa kita terapkan adalah mengurangi plastik dengan mendaur ulangnya. Seperti yang satu ini, lampu gantung Ocean Coil yang mengubah sampah plastik menjadi potongan-potongan yang indah.

Lampu Ocean Coil ini menggunakan 100 % plastik polipropilen daur ulang yang dibuat menjadi pelet dan dimasukkan ke dalam mesin cetak 3D. Plastik dekat pantai seperti jaring ikan, pukat, dan tali, menciptakan warna hijau yang membuat lampu gantung lamun tampak hijau.

Koleksi lampu gantung Ocean Coil lebih dari sekadar plastik daur ulang. Ada juga pengerjaan yang unik, terutama lampunya terlihat seperti tembikar yang dipintal dengan tangan.

Proses mengubah plastik daur ulang menjadi produk luar biasa ini bukanlah hal yang mudah. Ada penelitian tentang cara menangani bahan yang relatif baru menjadi sesuatu yang lebih berharga. Energi dan air selama proses produksi juga tetap menjadi perhatian.

Lampu Unik dengan Beragam Warna dan Bentuk 

Ocean Coil tersedia dalam tiga warna yaitu lamun, busa laut, dan marina. Mencampur pelet bahan dalam printer 3D juga bisa menciptakan rona hijau lembut dengan variasi tonal. Mengatasi fabrikasi pencahayaan menggunakan plastik laut daur ulang adalah sebuah tantangan. Tetapi ini merupakan langkah penting untuk inisiatif produksi selanjutnya.

Koleksi Coil yang bersumber dari laut sekarang mencakup tiga bentuk liontin, tersedia dalam ukuran kecil dan besar, menawarkan fleksibilitas yang lebih besar kepada desainer. Ada juga yang berbentuk mungil seperti bola ukuran besar dan kecil. Bisa sebagai liontin tunggal atau tersusun berkelompok.

Libatkan Komunitas Plastik

Pembuatan lampu gantung ramah lingkungan ini juga melibatkan komunitas aksi plastik yang mengekstraksi plastik dari lautan. Komunitas ini menyediakan material lampu gantung.

Plastik laut Coil Collection berasal dari sampah plastik dalam ada di perairan dengan jarak 31 mil dari garis pantai. Sedangkan plastik dekat pantai adalah sampah laut yang berada di dekat daratan.

Dengan delapan juta metrik ton plastik berakhir di lautan, setiap liontin Coil yang bersumber dari lautan mengubah hingga satu pon menjadi lampu yang menakjubkan. Produksi massal lampu ini berdampak besar pada kebersihan laut.

Penulis : Dini Jembar Wardani

Editor : Ari Rikin

Sumber : Yankodesign 

                  Lightart

Top