paragoncorp - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/paragoncorp/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Wed, 08 Apr 2026 12:22:10 +0000 id hourly 1 Paragon dan DLH DKI Sediakan Dropbox Kosmetik di Halte Transjakarta https://www.greeners.co/aksi/paragon-dan-dlh-dki-sediakan-drop-box-kosmetik-di-halte-transjakarta/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=paragon-dan-dlh-dki-sediakan-drop-box-kosmetik-di-halte-transjakarta https://www.greeners.co/aksi/paragon-dan-dlh-dki-sediakan-drop-box-kosmetik-di-halte-transjakarta/#respond Wed, 08 Apr 2026 12:22:10 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=48329 Jakarta (Greeners) – Salah satu sumber timbulan sampah saat ini banyak berasal dari produk kosmetik. ParagonCorp bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta berkolaborasi untuk mengelola sampah. Mereka meresmikan smart […]]]>

Jakarta (Greeners) – Salah satu sumber timbulan sampah saat ini banyak berasal dari produk kosmetik. ParagonCorp bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta berkolaborasi untuk mengelola sampah. Mereka meresmikan smart dropbox Paragon Empties Station (PES) di Halte Transjakarta CSW. Kini, masyarakat bisa mengumpulkan kemasan bekas produk perawatan diri untuk didaur ulang di fasilitas tersebut.

PES merupakan smart dropbox berbasis teknologi, hasil pengembangan ParagonCorp bersama PlasticPay. Fasilitas ini dapat menerima berbagai jenis kemasan kosong produk kecantikan dari berbagai brand yang bermaterial plastik, kertas, kaca, hingga material campuran dari berbagai brand kosmetik dan personal care (perawatan diri).

Tak hanya sebagai tempat titik pengumpulan, PES juga jadi tempat edukasi yang mendorong perubahan kebiasaan masyarakat dalam mengelola kemasan bekas pakai. Inisiatif ini merupakan bagian dari pendekatan ParagonCorp secara menyeluruh dalam pengelolaan kemasan. Pengelolaan itu mulai dari hulu melalui desain dan pemilihan material yang lebih ramah lingkungan, hingga hilir melalui pengembangan sistem take-back dan daur ulang pascakonsumsi.

Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin mengatakan, keterlibatan sektor industri sangat penting dalam mendorong perubahan pola konsumsi dan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab.

“Seiring meningkatnya konsumsi produk perawatan diri, jumlah kemasannya juga terus bertambah. Karena itu, perlu didorong pola konsumsi yang bertanggung jawab, termasuk memastikan kemasan tidak berakhir sebagai sampah,” ujar Dudi di Jakarta, Selasa (7/4).

Menurutnya, persoalan sampah di Jakarta masih menjadi tantangan besar yang penanganannya harus cepat, terarah, dan berkelanjutan. Saat ini, kebijakan pengelolaan sampah semakin berfokus pada pengurangan dari sumber, bukan hanya penanganan di hilir.

Kehadiran PES menjadi salah satu solusi praktis yang mendekatkan fasilitas daur ulang ke aktivitas harian masyarakat. Dudi berharap pelaku industri lain dapat mengikuti inisiatif ini. Harapannya agar semakin banyak sistem pengumpulan kembali kemasan yang terkelola secara bertanggung jawab dan tidak berakhir di TPST Bantargebang.

Antusiasme Masyarakat

Dalam mencipatakan inisiatif ini, ParagonCorp melihat bahwa persoalan sampah tidak cukup hanya dengan menambah fasilitas pembuangan. Namun, persoalan ini membutuhkan pergeseran perilaku.

Dari beberapa bulan sebelumnya, penyediaan fasilitas mesin PES juga telah dilakukan di berbagai titik. Dari implementasi tersebut, ParagonCorp melihat adanya antusiasme masyarakat yang juga ingin mengetahui memahami bagaimana sistem pengelolaan tersebut bekerja. Hal ini terlihat di Masjid Salman ITB Bandung.

Head CSR ParagonCorp, Suci Hendrina mengatakan bahwa lewat inisiatif ini, ParagonCorp ingin mengajak masyarakat untuk melihat bahwa setiap kemasan kosong memiliki potensi untuk dikelola kembali secara lebih bertanggung jawab.

“Ini bukan hanya tentang menyediakan fasilitas, tetapi tentang membangun kebiasaan baru dan kesadaran bersama bahwa keberlanjutan adalah perjalanan yang perlu kita tempuh bersama,” kata Suci.

Suci menambahkan bahwa kolaborasi dengan DLH DKI Jakarta dan Transjakarta menjadi langkah penting bagi ParagonCorp untuk memperluas akses. Ini sekaligus memperkuat ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

PES di Halte CSW merupakan bagian dari total 10 titik awal dalam fase pilot ParagonCorp. Dropbox telah tersebar di area retail seperti Wardah Store Bintaro Plaza (Jabodetabek) dan Makeupuccino (Bandung). Selain itu, terdapat juga di ruang publik seperti Masjid Istiqlal, Paragon Empties Station (PES), dan Masjid Salman ITB Bandung. Bahkan, mereka juga menyediakan dropbox di area perkantoran ParagonCorp.

Keberadaan 10 titik ini menjadi langkah awal dalam membangun sistem pengelolaan kemasan pascakonsumsi yang lebih terintegrasi. Masyarakat juga lebih mudah untuk mengembalikan kemasan kosong melalui mesin PES. Kemudian, seluruh kemasan tersebut akan dikumpulkan, dipilah berdasarkan jenis material. Selanjutnya akan diproses secara bertanggung jawab, termasuk untuk dimanfaatkan kembali sesuai dengan karakteristik materialnya.

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/aksi/paragon-dan-dlh-dki-sediakan-drop-box-kosmetik-di-halte-transjakarta/feed/ 0