bolete - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/bolete/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Thu, 19 Sep 2024 05:08:44 +0000 id hourly 1 Suillus grevillei, Tudungnya Berminyak dan Tersebar Luas di Eropa https://www.greeners.co/flora-fauna/suillus-grevillei-tudungnya-berminyak-dan-tersebar-luas-di-eropa/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=suillus-grevillei-tudungnya-berminyak-dan-tersebar-luas-di-eropa https://www.greeners.co/flora-fauna/suillus-grevillei-tudungnya-berminyak-dan-tersebar-luas-di-eropa/#respond Thu, 19 Sep 2024 06:00:44 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_flora_fauna&p=44776 Jamur Larch Bolete (Suillus grevillei) merupakan salah satu “edible” jamur dari keluarga Suillaceae. Ia juga memiliki nama lain seperti Greville’s Bolete, Lärksopp, atau Tamarack Jack. Selain itu, jamur ini memiliki […]]]>

Jamur Larch Bolete (Suillus grevillei) merupakan salah satu “edible” jamur dari keluarga Suillaceae. Ia juga memiliki nama lain seperti Greville’s Bolete, Lärksopp, atau Tamarack Jack. Selain itu, jamur ini memiliki banyak nama ilmiah sinonim. Di antaranya Boletus annularius, Ixocomus flavus var. elegans, Boletus grevillei, Boletus elegans, Ixocomus elegans f. badius, atau Suillus grevillei f. badius.

Pertamakali dideskripsikan oleh seorang ahli botani-mikologi Jerman bernama Johann Friedrich Klotzsch pada tahun 1832 dengan nama Boletus grevillei. Kemudian, di tahun 1945, Rolf Singer, ahli mikologi Jerman memperbaiki taksonomi jamur ini. Ia mengubah nama ilmiahnya menjadi yang kita kenal hingga kini.

BACA JUGA: Abortiporus biennis, Pori-Porinya Mengeluarkan Cairan Kemerahan

Penggunaan nama genus “Suillus” berarti babi, merujuk pada permukaan tudung jamur ini yang berminyak. Sementara, penamaan spesies “grevillei” menggunakan nama ahli botani-mikologi Skotlandia, Robert Kaye Greville (1794 – 1866) untuk menghormati karier akademisnya sebagai seniman botani dan lanskap yang luar biasa.

Taksonomi Suillus grevillei. Foto: Greeners

Taksonomi Suillus grevillei. Foto: Greeners

Tudung Jamurnya Berminyak dan Lengket

Tudung jamur ini berukuran 5-9 cm, berbentuk cembung hingga cembung lebar, terlihat berminyak namun lengket saat disentuh. Berwarna kuning atau kuning cerah dan tepianya bergelombang. Di bagian bawah tudungnya terdapat pori-pori yang semula berwarna kuning lemon, kemudian berubah menjadi warna cokelat kayu.

Jamur ini memiliki tabung pori yang berukuran panjang ke arah dalam 10 mm. Bagian batang jamur ini berdiameter sekitar 1,2 cm hingga cm dengan panjang sekitar 5-7 cm. Berwarna kuning, bagian bawahnya kecokelatan, terdapat cincin kuning pucat hingga keputihan.

BACA JUGA: Devil’s Bolete, Jamur Berbatang Merah Beracun dari Eropa

Selain itu, bagian daging buahnya juga berwarna kuning dan tidak berubah warna ketika dipotong. Sporanya berbentuk subfusiform, bertekstur halus, berukuran 8-11 x 3-4μm, dan berwarna cokelat zaitun. Jamur ini tidak memiliki bau dan rasa yang khas.

Suillus grevillei Tersebar Luas di Eropa

Jamur Larch Bolete tumbuh berkelompok saat musim panas dan musim gugur. Ia merupakan jamur mikoriza yang selalu tumbuh di bawah pohon Larix sp (Larch). Jamur ini bisa kamu temukan di Inggris, Irlandia, dan telah tersebar luas di daratan Eropa. Terkadang juga tumbuh di Amerika Utara.

Edible” tapi Sebaiknya Tidak Dikonsumsi

Memasak jamur “edible” yang satu ini harus hati-hati. Pada beberapa orang, konsumsi jamur ini terkadang menyebabkan sakit perut. Bagian yang dapat kamu makan hanyalah daging buahnya, sedangkan bagian lain dan kulit tudungnya harus kamu buang. Meskipun bisa kamu konsumsi, jamur tidak dalam jumlah banyak.

 

Penulis: Anisa Putri S

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/flora-fauna/suillus-grevillei-tudungnya-berminyak-dan-tersebar-luas-di-eropa/feed/ 0
Jamur Inkstain Bolete, edible tapi Hiperakumulator Arsenik https://www.greeners.co/flora-fauna/jamur-inkstain-bolete-edible-tapi-hiperakumulator-arsenik/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=jamur-inkstain-bolete-edible-tapi-hiperakumulator-arsenik https://www.greeners.co/flora-fauna/jamur-inkstain-bolete-edible-tapi-hiperakumulator-arsenik/#respond Fri, 19 Apr 2024 08:00:06 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_flora_fauna&p=43586 Jamur Cyanoboletus pulverulentus atau yang memiliki nama lain Inkstain Bolete, adalah salah satu edible jamur dari keluarga Boletaceae. Nama Boletus berasal dari bahasa Yunani, “bolos” yang artinya gumpalan tanah liat. […]]]>

Jamur Cyanoboletus pulverulentus atau yang memiliki nama lain Inkstain Bolete, adalah salah satu edible jamur dari keluarga Boletaceae. Nama Boletus berasal dari bahasa Yunani, “bolos” yang artinya gumpalan tanah liat. Sementara, nama spesies pulverulentus berarti tertutup bubuk, mengacu pada permukaan tudung dan batangnya yang seperti beludru halus.

Ahli mikologi Jerman, Wilhelm Opatowski pertama kali mendeskripsikan spesies jamur ini pada tahun 1836. Nama ilmiah sinonimnya yaitu Xerocomus pulverulentus. Sebelum terkenal dengan nama Inkstain Bolete, jamur ini lebih dulu bernama Blackening Bolete di Inggris.

Inkstain Bolete Langsung Membiru Ketika Disentuh

Tudungnya terlihat cembung melebar, berukuran 4-10 cm dan permukaan atasnya tertutupi beludru halus, atau tampak berdebu saat masih muda. Jamur ini berwarna cokelat tua hingga cokelat kehitaman dan akan langsung berubah membiru saat memar ataupun dipotong.

Bagian batangnya memiliki ketebalan 1 hingga 2,5 cm dengan panjang sekitar 4-8 cm dan tersusun padat. Berwarna kuning di puncaknya dan cokelat kemerahan di bagian pangkalnya. Ketika terpotong, bagian dagingnya yang berwarna kuning akan langsung membiru.

BACA JUGA: Cecropia peltata, Tanaman Invasif Berbuah Lezat seperti Jeli

Pori-pori jamur ini juga berwarna kuning, yang akan berubah menjadi kuning kecokelatan seiring bertambahnya usia. Terdapat sekitar 1 hingga 2 pori-pori bersudut tiap mm. Selain itu, jamur ini memiliki spora berukuran 11-14 x 4,5-6 µ dengan cetakan spora berwarna zaitun hingga cokelat zaitun.

Jamur yang umumnya muncul saat akhir musim panas hingga musim gugur ini seringkali ada di bawah pohon beech dan oak (mikoriza). Jamur ini juga tumbuh di seluruh Eropa dan di beberapa bagian Amerika Utara dan Texas.

Taksonomi Inkstain Bolete. Foto: Greeners

Taksonomi Inkstain Bolete. Foto: Greeners

Termasuk Jamur Hiperakumulator Arsenik

Jamur ini sebetulnya dapat kamu konsumsi, tapi hanya dalam jumlah sedikit, yakni tidak lebih dari 90 gram jamur segar per tahunnya. Sebab, C. pulverulentus dapat mengakumulasi arsenik dalam jumlah besar.

Penelitian Braeuer et al (2017) menemukan bahwa jamur ini dapat mengandung konsentrasi arsenik mencapai 1.300 mg kg-1 dalam tubuh buahnya. Senyawa arsenik utama yang terkandung adalah Asam dimetilarsinat. Di samping itu, jamur ini juga masuk ke dalam daftar jamur hiperakumulator arsenik.

 

Penulis: Anisa Putri S

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/flora-fauna/jamur-inkstain-bolete-edible-tapi-hiperakumulator-arsenik/feed/ 0