Abortiporus biennis, Pori-Porinya Mengeluarkan Cairan Kemerahan

Reading time: 2 menit
Abortiporus biennis. Foto: Inaturalist
Abortiporus biennis. Foto: Inaturalist

Jamur Abortiporus biennis memiliki banyak nama, di antaranya Blushing Rosette, Aborted Polypore, Różnoporek Dwuwarstwowy, Roséd Gwridog, atau Rőt Likacsosgomba. Jamur pembusuk kayu ini berasal dari famili Meruliaceae.

Ahli mikologi Prancis bernama Jean Baptiste Francois P.B pertama kali mendeskripsikan jamur ini pada tahun 1789 dengan nama Boletus biennis. Kemudian, di tahun 1944, ahli mikologi Jerman-Amerika Rolf Singer mempublikasikan nama ilmiah terbaru, yaitu Abortiporus biennis.

BACA JUGA: Devil’s Bolete, Jamur Berbatang Merah Beracun dari Eropa

The MushroomExpert melansir bahwa terdapat 55 nama ilmiah sinonim bagi spesies ini. Beberapa di antaranya seperti Sistotrema bienne (Bull.) Pers, Boletus biennis Bull, Polyporus biennis (Bull.) Fr., Daedalea biennis (Bull.) Fr., Hydnum bienne (Bull.) Lam. & DC., dan lainnya.

Nama genus Abortiporus berasal dari bahasa latin Abortus-yang berati perkembangan yang terhenti, dan -porus berarti pori-pori. Sementara, nama spesies biennis berarti dua tahunan. Genus ini hanya terdiri dari tiga spesies.

Taksonomi Abortiporus biennis. Foto: Greeners

Taksonomi Abortiporus biennis. Foto: Greeners

Terdapat Berbagai Bentuk yang Berbeda

Blushing Rosette memiliki berbagai bentuk berbeda yang dapat kita temui. Jamur ini dapat berbentuk seperti polipori yang teratur dengan tudung berwarna cokelat, serta berbentuk seperti bunga mawar yang sangat menarik. Bahkan, dapat juga berbentuk tak beraturan, berupa gumpalan-gumpalan yang saling menyatu atau setengah lingkaran.

Jamur ini berukuran lebar sekitar 10 cm hingga 15 cm dengan ketebalan 1 cm. Warnanya merah muda pucat hingga cokelat kemerahan, terkadang dilengkapi dengan bintik-bintik samar. Permukaannya tertutupi pori-pori berbentuk buff tersebar 1 hingga 3 pori per mm. Pori-pori tersebut mengeluarkan cairan berwarna kemerahan dan memar cokelat kemerahan apabila disentuh.

BACA JUGA: Tricholomopsis rutilans, Jamur Cantik yang Terasa Pahit

Spora jamur ini berbentuk elipsodial lebar hingga bulat telur, berdinding tipis, bertekstur halus, berukuran 4,5-6,5 x 4-5µm dengan warna cetakan spora kuning krem.

Abortiporus biennis Muncul di Atas Kayu yang Sudah Mati

Jamur ini kerap muncul di rumput atau di atas bagian akar pohon yang sudah mati. Terkadang juga tumbuh di sekitar tunggul pohon. Jamur busuk kayu ini dapat kita temukan di seluruh Inggris dan Irlandia hingga daratan Eropa dan Amerika Utara.

 

Penulis: Anisa Putri

Editor: Indiana Malia

Top