Hari Lahan Basah 2024 - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/hari-lahan-basah-2024/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Fri, 09 Feb 2024 04:43:55 +0000 id hourly 1 Peringati Hari Lahan Basah Sedunia, KLHK Tanam 1.000 Pohon https://www.greeners.co/aksi/peringati-hari-lahan-basah-sedunia-klhk-tanam-1-000-pohon/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=peringati-hari-lahan-basah-sedunia-klhk-tanam-1-000-pohon https://www.greeners.co/aksi/peringati-hari-lahan-basah-sedunia-klhk-tanam-1-000-pohon/#respond Fri, 09 Feb 2024 04:43:55 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=43011 Jakarta (Greeners) – Memperingati Hari Lahan Basah Sedunia, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali melaksanakan penanaman pohon serentak. Penanaman 1.000 pohon itu terlaksana di Cianjur, Jawa Barat. Menteri LHK, […]]]>

Jakarta (Greeners) – Memperingati Hari Lahan Basah Sedunia, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali melaksanakan penanaman pohon serentak. Penanaman 1.000 pohon itu terlaksana di Cianjur, Jawa Barat. Menteri LHK, Siti Nurbaya memimpin acara tersebut bersama 635 peserta, Rabu (7/2).

Menteri LHK menyampaikan bahwa penanaman pohon merupakan upaya konkrit dan strategis dalam mengatasi triple planetary crisis, yaitu perubahan iklim, polusi dan ancaman kehilangan keanekaragaman hayati. Ketiganya saling terkait dan sangat mendesak untuk diatasi.

“Penanaman pohon bukan sekadar solusi untuk mengatasi perubahan iklim dan polusi udara, melainkan juga komitmen nyata untuk menjaga keberlanjutan alam. Manusia memiliki tanggung jawab besar sebagai pelindung dan pengemban keseimbangan ekosistem,” ujar Siti.

BACA JUGA: Pulihkan Bumi, KLHK Tanam Pohon Serentak di Seluruh Indonesia

Selain itu, sebagai anugerah alam, pohon tidak hanya menyediakan oksigen bagi manusia, melainkan juga berperan sebagai penyerap karbon. Bahkan, memberikan tempat tinggal bagi berbagai makhluk hidup, menjaga keseimbangan air, mengatur suhu udara, meredam kebisingan, dan mengurangi dampak buruk angin.

Penanaman 1.000 batang pohon ini telah melibatkan masyarakat dan pesantren lingkungan. Kelompok penerima bank pesona, serta tamu undangan dari pemerintah pusat dan daerah juga ikut menanam pohon.

Hari Lahan Basah Sedunia, KLHK melaksanakan penanaman pohon serentak. Foto: KLHK

Hari Lahan Basah Sedunia, KLHK melaksanakan penanaman pohon serentak. Foto: KLHK

Penanaman Pohon Bantu Mengendalikan Perubahan Iklim

Lebih lanjut, Siti menyampaikan gerakan penanaman pohon menunjukkan urgensi pohon sebagai sentral bagi kehidupan di bumi. Sebab, pohon memiliki andil dalam pertumbuhan manusia dan seluruh mahluk hidup.

Sementara itu, aksi penanaman pohon merupakan bentuk komitmen Indonesia dalam pengurangan risiko bencana dan pengendalian perubahan iklim. Hal ini juga sebagai upaya menjaga bumi dari pemanasan global yang sudah menjadi ancaman nyata dan perlu antisipasi bersama.

BACA JUGA: Indonesia dan Amerika Tingkatkan Kerja Sama Pengelolaan Hutan

“Kepedulian dan kecintaan bersama dalam menjaga dan merawat lingkungan, bisa terwujud dengan aksi nyata menanam pohon, seperti yang kita laksanakan bersama-sama hari ini,” ujar Siti.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Lahan Basah Sedunia, yang jatuh setiap tanggal 2 Februari. Oleh karena itu, penanaman serentak kali ini juga terlaksana di kawasan mangrove dan gambut yang termasuk kategori lahan basah.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/aksi/peringati-hari-lahan-basah-sedunia-klhk-tanam-1-000-pohon/feed/ 0
KLHK: Lestarikan Lahan Basah untuk Jaga Habitat Satwa https://www.greeners.co/aksi/klhk-lestarikan-lahan-basah-untuk-jaga-habitat-satwa/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=klhk-lestarikan-lahan-basah-untuk-jaga-habitat-satwa https://www.greeners.co/aksi/klhk-lestarikan-lahan-basah-untuk-jaga-habitat-satwa/#respond Mon, 05 Feb 2024 05:52:43 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=42976 Jakarta (Greeners) – Dunia merayakan Hari Lahan Basah (World Wetland Day atau WWD) pada 2 Februari berdasarkan Konvensi Lahan Basah (Konvensi Ramsar). Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengajak semua […]]]>

Jakarta (Greeners) – Dunia merayakan Hari Lahan Basah (World Wetland Day atau WWD) pada 2 Februari berdasarkan Konvensi Lahan Basah (Konvensi Ramsar). Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengajak semua pihak untuk melestarikan lahan basah demi menjaga habitat satwa.

Direktur Bina Pengelolaan dan Pemulihan Ekosistem (BPPE) Ammy Nurwati mengatakan, ada sejumlah manfaat dari lahan basah. Di antaranya sebagai penyedia sumber pangan dan air bersih, serta tempat wisata rekreasi.

“Ekosistem lahan basah juga memiliki peran kunci sebagai habitat satwa endemik dan dilindungi, serta menjadi jalur migrasi burung. Selain itu, lahan basah berfungsi sebagai penyimpan karbon, pengatur iklim mikro dan makro, serta memberikan perlindungan terhadap bencana alam, khususnya ekosistem mangrove di kawasan pesisir,” ungkap Ammy di Jakarta, Jumat (2/2).

BACA JUGA: 31 TPA di Indonesia Terbakar Imbas Praktik Open Dumping

Ammy menambahkan, ada pesan penting dalam peringatan WWD tahun ini. Di antaranya pemanfaatan lahan basah berkelanjutan dan manfaat ekonomi, sosial, serta budaya dari lahan basah untuk kesejahteraan masyarakat. Kemudian, restorasi lahan basah juga bisa mengatasi krisis iklim dan mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

Lestarikan lahan basah untuk jaga habitat satwa. Foto: KLHK

Lestarikan lahan basah untuk jaga habitat satwa. Foto: KLHK

Dua Kota di Indonesia Menerima Penghargaan WCA

Sementara itu, dua kota di Indonesia yakni Kota Surabaya dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur telah menerima penghargaan Wetland City Accreditation (WCA). Kedua kota itu terpilih sebagai kota yang memiliki hubungan positif dengan lahan basah.

“Pada momentum Hari Lahan Basah ini, saya mengajak seluruh pihak, baik individu, sektor swasta, komunitas, maupun institusi dan lembaga. Khususnya teman-teman media dan jurnalis untuk bersatu dalam melindungi, melestarikan dan memulihkan ekosistem lahan basah, agar kita juga tetap dapat mengambil manfaat dari jasa lingkungan di lahan basah secara berkelanjutan,” ujar Ammy.

BACA JUGA: Pulihkan Bumi, KLHK Tanam Pohon Serentak di Seluruh Indonesia

Indonesia juga menunjukkan komitmennya dalam melestarikan lahan basah melalui penunjukan tujuh situs lahan basah menjadi situs Ramsar yang memiliki nilai penting secara internasional dan nasional. Tujuh situs Ramsar di antaranya TN Berbak, TN Danau Sentarum, TN Wasur, TN Rawa Aopa Watumohai, TN Sembilang, Suaka Margasatwa Pulau Rambut, dan TN Tanjung Puting.

KLHK Gandeng Anak Muda Rayakan Hari Lahan Basah 2024

KLHK mengadakan kegiatan “Satu Hari Bersama Lahan Basah” yang melibatkan generasi muda dari pelajar sekolah dasar Adiwiyata sebanyak 50 orang. Mereka merayakan Hari Lahan Basah 2024 dengan kegiatan dialog, permainan interaktif, lomba menggambar, dan penayangan film tentang lahan basah.

Hari Lahan Basah Tahun 2024 telah mengangkat tema Wetlands and Human Wellbeing. Tema ini menggarisbawahi pentingnya pelestarian dan pengelolaan lahan basah sebagai unsur yang tidak terpisahkan untuk mendukung kesejahteraan kehidupan manusia sehari-hari.

Peringatan ini juga untuk menghargai dan menyadari pentingnya lahan basah sebagai ekosistem yang menjadi pusat peradaban manusia sejak ratusan tahun yang lalu. Dengan demikian, KLHK terus mengajak semua pihak untuk ikut melestarikan lahan basah.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

]]>
https://www.greeners.co/aksi/klhk-lestarikan-lahan-basah-untuk-jaga-habitat-satwa/feed/ 0