the body shop indonesia - Greeners.Co https://www.greeners.co/tag/the-body-shop-indonesia/ Media Online Lingkungan Hidup Indonesia Wed, 01 Jun 2022 03:55:27 +0000 id hourly 1 Be Seen Be Heard, Aksi Anak Muda untuk Tekan Perubahan Iklim https://www.greeners.co/aksi/be-seen-be-heard-aksi-anak-muda-untuk-tekan-perubahan-iklim/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=be-seen-be-heard-aksi-anak-muda-untuk-tekan-perubahan-iklim https://www.greeners.co/aksi/be-seen-be-heard-aksi-anak-muda-untuk-tekan-perubahan-iklim/#respond Wed, 01 Jun 2022 03:55:27 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=36325 Jakarta (Greeners) – Perubahan iklim di Indonesia menjadi isu paling mengkhawatirkan dan telah mempengaruhi kehidupan masyarakat. Efek dari perubahan iklim sangat nyata masyarakat rasakan. Kenaikan suhu, perubahan suhu ekstrem, musim […]]]>

Jakarta (Greeners) – Perubahan iklim di Indonesia menjadi isu paling mengkhawatirkan dan telah mempengaruhi kehidupan masyarakat. Efek dari perubahan iklim sangat nyata masyarakat rasakan. Kenaikan suhu, perubahan suhu ekstrem, musim kering dan hujan yang tidak konsisten, hingga bencana alam semakin sering terjadi.

Bahkan menurut data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam kurun waktu 100 tahun, Jakarta telah mengalami kenaikan suhu sebesar 1,5 derajat. BMKG mengungkapkan bahwa hal ini harusnya baru terjadi di tahun 2030.

Melihat kenyataan tersebut, The Body Shop Indonesia meluncurkan kampanye Be Seen Be Heard. Kampanye ini fokus mendorong peran dan suara pemuda untuk lebih aktif lagi memerangi perubahan iklim.

Head of Values Community & PR The Body Shop Indonesia Ratu Ommaya menyatakan, generasi muda penting dalam menekan dampak perubahan iklim.

“The Body Shop Indonesia ingin mengajak kaum muda untuk lebih dilihat dan didengar (Be Seen Be Heard) sehingga bisa berperan aktif sebagai “change maker”. Kami mengajak anda untuk lebih lantang bersuara. Jadilah pionir dalam menanggulangi isu ini,” katanya dalam konferensi pers Be Seen Be Heard, baru-baru ini.

Jutaan Anak Muda Belum Berperan Total di Sektor Publik

Secara global, kampanye Be Seen Be Heard ini telah The Body Shop luncurkan awal bulan Mei bersamaan dengan penerbitan laporan ‘Be Seen Be Heard, Memahami Partisipasi Politik Anak Muda’. Laporan ini The Body Shop lakukan bersama Kantor Utusan Pemuda Sekretaris Jenderal PBB.

Laporan ini juga menunjukkan bahwa saat ini jutaan kaum muda di seluruh dunia tidak mendapat peran dalam sektor publik. Utamanya, dengan adanya isu krisis iklim, konflik global dan ketidaksetaraan generasi.

Chief Commercial Officer Carbon Ethics menyebut, mengacu laporan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) di tahun 2018, para ilmuwan iklim berkesimpulan bahwa manusia hanya punya 8 tahun lagi sebelum bumi tidak dapat kembali seperti semula. Bumi semakin panas. Karbon yang terlalu banyak membuat bumi menjadi terlalu panas dan terjadilah krisis iklim.

“Kita sudah mengalami tujuh tahun terpanas berturut-turut sepanjang sejarah yaitu dalam rentang tahun 2015 hingga 2021. Sebagai kaum muda, kita harus mulai mengubah gaya hidup kita dengan memperhatikan usaha mengurangi jejak karbon dan menyerap karbon yang tidak bisa kita kurangi,” paparnya.

Indonesia Berpotensi Terkena Dampak Luar Biasa dari Perubahan Iklim

Sementara itu, Co-Founder & Chairman Teens Go Green Indonesia Bambang Sutrisno menyatakan, ada prediksi Indonesia menjadi negara di Asia Tenggara yang terkena dampak luar biasa dari perubahan iklim.

Jakarta menjadi kota paling rentan yang akan mengalami dampak krisis iklim. Hal ini karena berbagai kompleksitas masalahnya, seperti penurunan permukaan tanah dan minimnya infrastruktur pendukung. Saat ini sekitar 40 % wilayah ibu kota berada di bawah permukaan laut.

Dengan jumlah kaum muda yang besar, sambung dia seharusnya kaum muda bisa menjadi bagian dari solusi atas permasalahan akibat krisis iklim yang terjadi.

Berdasarkan sensus Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, jumlah generasi Z mencapai 75,49 juta jiwa (27,94 persen). Sementara jumlah generasi milenial mencapai 69,90 juta jiwa (25,87 persen).

“Kaum muda sejak dulu merupakan agen utama yang dapat melakukan perubahan. Dengan energi dan semangat yang tinggi, serta pola pikir dan ide-ide yang kreatif dan inovatif, kaum muda bisa menjadi solusi atas krisis iklim yang akan mengancam masa depan mereka,” katanya.

Angela Gilsha Panari perwakilan kaum muda yang telah menerapkan gaya hidup berkelanjutan dalam kesehariannya menyatakan tanpa peranan aktif dari para kaum muda, perubahan iklim bukan lagi sebuah fenomena. Melainkan sebuah krisis yang mengancam manusia.

Peran yang dapat generasi muda lakukan dalam mencegah efek perubahan iklim misalnya menggunakan barang-barang yang bisa terdaur ulang, mengurangi konsumsi plastik sekali pakai dan hemat energi.

Penulis : Ramadani Wahyu

Editor : Ari Rikin

]]>
https://www.greeners.co/aksi/be-seen-be-heard-aksi-anak-muda-untuk-tekan-perubahan-iklim/feed/ 0
Pertama Kalinya, Gerai The Body Shop Berkonsep Daur Ulang https://www.greeners.co/aksi/pertama-kalinya-gerai-the-body-shop-berkonsep-daur-ulang/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pertama-kalinya-gerai-the-body-shop-berkonsep-daur-ulang https://www.greeners.co/aksi/pertama-kalinya-gerai-the-body-shop-berkonsep-daur-ulang/#respond Sat, 21 May 2022 04:27:55 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=36231 Jakarta (Greeners) – Melalui konsep barunya, Change-making Beauty Store, The Body Shop Indonesia berhasil membuktikan pemanfaatan sampah. Mereka menjadikan sampah daur ulang menjadi bahan dalam konsep gerai terbarunya. Hal ini […]]]>

Jakarta (Greeners) – Melalui konsep barunya, Change-making Beauty Store, The Body Shop Indonesia berhasil membuktikan pemanfaatan sampah. Mereka menjadikan sampah daur ulang menjadi bahan dalam konsep gerai terbarunya. Hal ini membuktikan bahwa bahwa reuse, recycle dan upcycle merupakan konsep yang bisa dibuat menjadi indah dan artistik. Selain itu juga membantu mengurangi sampah.

Hampir 100 persen konsep gerai The Body Shop menggunakan materi yang terbuat dari bahan-bahan yang berkelanjutan (sustainable). Gerai pertama berkonsep sustainable tersebut berada di Mall Kota Kasablanka, Jakarta.

“Tahun ini, The Body Shop Indonesia melakukan gebrakan dengan meluncurkan konsep gerai terbaru kami yang lebih berkelanjutan. Konsep ini berkaitan erat dengan tujuan The Body Shop, yaitu selalu berkomitmen terhadap isu lingkungan,” kata Executive Chairperson & Owner The Body Shop Indonesia, Suzy Hutomo, Kamis (19/5).

Suzy bertekad The Body Shop menjadi beauty brand pertama di Indonesia yang berkomitmen penuh atas program yang berkelanjutan.

Konsep Change-making Beauty Store ini lanjutnya, membuat gerai brand kecantikan pertama yang terbuat dari sampah. “Seperti yang bisa dilihat hampir 100 % materi yang dipakai dalam membangunnya terbuat dari bahan bekas yang kami olah dan pakai kembali,” imbuhnya.

Hal ini membuktikan bahwa reuse, recycle dan upcycle itu merupakan konsep yang bisa membuat sesuatu menjadi indah dan artistik. Di samping itu juga dapat mengurangi sampah.

The Body Shop Gunakan Palet Kayu Bekas Hingga Puntung Rokok

Adapun bahan-bahan yang The Body Shop gunakan untuk membangun Change-making Beauty Store ini di antaranya palet kayu bekas untuk mengemas produk. Selain itu ada pula puntung rokok dan kemasan plastik bekas produk yang mereka daur ulang menjadi materi yang bisa terpakai kembali.

Secara global, filosofi yang ingin The Body Shop bangun dari konsep Change-making Beauty Store ini adalah memberikan pengalaman berbelanja yang memiliki nilai tersendiri dan tidak hanya bersifat transaksional.

Akan tetapi The Body Shop ingin konsumennya melakukan eksplorasi, terhubung, serta teredukasi terhadap berbagai kampanye aktivisme yang mendorong perubahan yang berarti.

Salah satu pusat dari aktivitas Change-making Beauty Store ini adalah Act Corner. Ini merupakan sebuah area spesial yang tersedia untuk bereksplorasi mendapatkan inspirasi baru dalam mencintai bumi. Act Corner merupakan bagian terpenting dalam peran menyuarakan perubahan gaya hidup menjadi lebih berkelanjutan.

“Di area ini konsumen dapat mengetahui secara lebih mendalam mengenai program-program aktivisme yang kami lakukan seperti kampanye Bring Back Our Bottle yang telah berjalan sejak 2008. Sejauh ini kami telah berhasil mengumpulkan lebih dari 9 juta kemasan yang kembali dari konsumen,” ungkapnya.

Dalam bisnis berkelanjutannya, The Body Shop juga mengajak konsumen setianya bergaya hidup ramah lingkungan. Foto: Ramadani Wahyu/ Greeners

Ajak Konsumen Miliki Gaya Hidup Berkelanjutan

CEO The Body Shop Indonesia, Aryo Widiwardhono juga mengajak audiens untuk mengukur seberapa besar kontribusi gaya hidup mereka terhadap inisiatif dan aksi yang berkelanjutan melalui “How Sustainable Are You?

Konsumen bisa mengisi kuis di https://www.thebodyshop.co.id/about-us/activism/sustainable-quiz.htmlini. Kuis ini memungkinkan penggunanya berinteraksi dengan menjawab beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan inisiatif berkelanjutan.

Dari jawaban yang muncul, ada banyak inspirasi dan dorongan untuk lebih memelihara dan mencintai kelestarian lingkungan dan bumi.

Selain itu, The Body Shop juga berkolaborasi juga membangun relasi bisnis yang memiliki visi dan misi tentang pengurangan sampah dan aksi berkelanjutan.

“Kolaborasi bersama Social Impact Business Partners merupakan elemen yang sangat penting dalam menyelamatkan bumi kita dari kondisi darurat sampah. Terutama sampah plastik yang memberikan berbagai dampak negatif terhadap kelestarian planet kita, di antaranya adalah perubahan iklim,” kata Aryo.

Konsep berkelanjutan The Body Shop meliputi penggunaan bahan alami dari komunitas petani berkelanjutan, proses pembuatan, packaging, sampai gerai juga mengusung konsep sustainability.

Penulis : Ramadani Wahyu

Editor : Ari Rikin

]]>
https://www.greeners.co/aksi/pertama-kalinya-gerai-the-body-shop-berkonsep-daur-ulang/feed/ 0
Green Library dari Botol Bekas Edukasikan Lingkungan ke Anak-Anak https://www.greeners.co/aksi/green-library-dari-botol-bekas-edukasikan-lingkungan-ke-anak-anak/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=green-library-dari-botol-bekas-edukasikan-lingkungan-ke-anak-anak https://www.greeners.co/aksi/green-library-dari-botol-bekas-edukasikan-lingkungan-ke-anak-anak/#respond Sat, 09 Apr 2022 05:21:00 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=35830 Jakarta (Greeners) – Demi memastikan komitmennya dalam gerakan sustainable beauty brand, The Body Shop membangun Green Library di tiga wilayah timur Indonesia, yaitu Makassar, Kupang dan Lombok. Kolaborasi bersama Taman […]]]>

Jakarta (Greeners) – Demi memastikan komitmennya dalam gerakan sustainable beauty brand, The Body Shop membangun Green Library di tiga wilayah timur Indonesia, yaitu Makassar, Kupang dan Lombok. Kolaborasi bersama Taman Bacaan Pelangi ini tak sekadar menggunakan konsep green, tapi juga mengemban misi edukasi lingkungan sejak dini.

Green Library dilengkapi dengan recycled furniture. Bahan furnitur ini berasal dari kemasan kosong yang konsumen The Body Shop kembalikan melalui program Bring Back Our Bottles melalui kampanye #KerenTanpaNyampah.

Head of Values Community & PR The Body Shop Ratu Ommaya menyatakan, anak-anak Indonesia masih belum memiliki kesadaran akan isu-isu lingkungan dan perubahan iklim. Terobosan melalui pendekatan literasi dengan memanfaatkan perpustakaan yang mendekatkan isu lingkungan merupakan langkah penting yang The Body Shop lakukan.

“Mereka tidak hanya punya akses untuk membaca buku. Tapi ada konsep recycled furniture sehingga begitu masuk ke perpustakaan mereka akan terinspirasi untuk memiliki jiwa go green sejak dini. Kita melihat isu ini menjadi salah satu hal yang penting,” katanya dalam konferensi pers virtual, di Jakarta, Jumat (8/4).

Ia menyebut, tingkat literasi Indonesia di dunia termasuk rendah. Berdasarkan hasil survei Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) tahun 2019, tingkat literasi Indonesia di dunia termasuk rendah, yaitu di posisi 62 dari 70 negara.

“Dukungan kami terlahir dari sebuah pemikiran bahwa kebiasaan membaca, terutama pada anak, dapat mendorong hidup yang berkelanjutan,” ucapnya.

Green Library Gunakan Furnitur dari Botol Bekas

Hadirnya ini Green Library ini berkat dukungan komitmen #Kerentanpanyampah. Program Bring Back Our Bottle The Body Shop ini mengajak konsumennya mengembalikan kemasan botol kosong yang dimulai tahun 2021 lalu.

Program ini berlangsung mulai dari 24 Maret hingga 18 Mei 2022. Konsumen The Body Shop dapat berpartisipasi dengan melakukan donasi di kasir pada gerai The Body Shop, melalui official website dan juga mobile apps. Dukungan juga bisa konsumen lakukan dengan mengembalikan kemasan botol bekas di semua store.

CEO The Body Shop Aryo Widiwardhono mengungkapkan, pembangunan Green Library bertepatan dengan momen Ramadan tahun ini harapannya bisa meningkatkan literasi. “Lebih spesial maknanya karena kita bisa berbagi kebaikan bukan hanya kepada keluarga dan sahabat tercinta, tetapi juga kepada sesama dan semesta,” kata Aryo.

Sementara itu, Founder Taman Bacaan Pelangi Nila Tanzil menilai edukasi melalui buku-buku cerita terkait lingkungan merupakan langkah penting. Tokoh-tokoh utama dalam buku cerita dapat menjadi role model yang menginspirasi anak-anak agar lebih sadar terhadap isu lingkungan.

“Saya percaya buku bisa menginspirasi dan menyampaikan pesan secara halus terkait dengan lingkungan. Melalui cerita, pesan itu lebih bisa masuk dan mereka ingat,” ucap Nila.

Nila menyebut, menumbuhkan literasi lingkungan pada anak tidak sekadar tanggung jawab guru tetapi juga ada peran besar orang tua.

Kampanye Sustainable Beauty di Bulan Suci Ramadan

Sementara itu, dalam gerakan sustainable beauty di bulan suci Ramadan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri, The Body Shop Indonesia hadir dengan sebuah kampanye bertajuk Share More Kindness with The Body Shop Green Ramadan.

The Body Shop Indonesia sebagai sustainable beauty brand hadir dengan berbagai pilihan gift yang lebih personal dalam paket Create Your Own Gift, yang Body Shop kemas dari bahan yang bisa konsumen pakai berulang.

Gift dan kartu ucapan yang ramah lingkungan contohnya adalah upaya mengurangi sampah plastik sekali pakai. Hal ini untuk menekan peningkatan volume sampah plastik selama bulan Ramadan.

Menurut data yang Greenpeace rilis di tahun 2019, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mencatat jumlah sampah plastik selama Ramadan rata-rata meningkat 4 % setiap tahunnya. Besarnya volume sampah plastik ini karena tingkat daur ulang yang sangat rendah yakni hanya 9 % secara global. Berdasarkan tren historis, timbunan sampah plastik kumulatif global akan mencapai lebih dari 25.000 juta metrik ton pada tahun 2050.

Penulis : Ramadani Wahyu

Editor : Ari Rikin

]]>
https://www.greeners.co/aksi/green-library-dari-botol-bekas-edukasikan-lingkungan-ke-anak-anak/feed/ 0
The Body Shop Ganti Kemasannya Lebih Ramah Lingkungan https://www.greeners.co/aksi/kemasan-new-body-butter-the-body-shop-kini-ramah-lingkungan/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kemasan-new-body-butter-the-body-shop-kini-ramah-lingkungan https://www.greeners.co/aksi/kemasan-new-body-butter-the-body-shop-kini-ramah-lingkungan/#respond Thu, 28 Oct 2021 04:00:01 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=34196 Jakarta (Greeners) – The Body Shop Indonesia mengeluarkan New Body Butter dengan formula dan kemasan ramah lingkungan. New Body Butter kini hadir dengan varian beraroma lembut seperti  avocado, argan, British […]]]>

Jakarta (Greeners) – The Body Shop Indonesia mengeluarkan New Body Butter dengan formula dan kemasan ramah lingkungan. New Body Butter kini hadir dengan varian beraroma lembut seperti  avocado, argan, British rose, mango dan strawberry. Produk ini mengandung sebanyak 95 % bahan-bahan alami yakni, shea butter dan cocoa butter yang dapat menjaga kelembapan dan kelembutan kulit.

Produk ini penyempurnaan dari produk Body Butter sebelumnya, New Body Butter juga memodifikasi kemasan yang mereka gunakan. Kemasan New Body Butter terbuat dari bahan ramah lingkungan yang dapat konsumen daur ulang. Sehingga, tidak hanya berguna untuk menutrisi kulit, produk New Body Butter juga dapat menjaga lingkungan agar tetap lestari.

Head of Values, Community & PR The Body Shop® Indonesia, Ratu Ommaya mengatakan, The Body Shop berusaha untuk selalu memberikan nilai tambah terhadap setiap produknya. Mengandung bahan-bahan alami, formula baru pada New Body Butter memastikan efikasi yang optimal pada setiap pemakaiannya, serta dapat menutrisi kulit hingga empat hari.

“New Body Butter merupakan inovasi dan komitmen kami untuk terus menawarkan produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen,” jelas Ratu pada keterangannya di Jakarta, baru-baru ini.

Nama Body Butter sendiri pertama kali ditemukan oleh founder The Body Shop®, yaitu Anita Roddick pada tahun 1992. Sejak saat itu, Body Butter telah menjadi salah satu produk The Body Shop® yang paling konsumen gemari dan juga tentunya paling autentik.

Kandungan Alami New Body Butter

New Body Butter mengandung berbagai bahan alami yang mampu menutrisi, melembabkan dan menyehatkan kulit tubuh. Kandungan alami tersebut antara lain adalah shea butter dan cocoa butter.

Pada khasiatnya, shea butter menghasilkan fatty acid yang tinggi dan memiliki khasiat sebagai zat anti peradangan yang baik. Sehingga, sangat efektif meredakan kemerahan dan juga eksim pada kulit. Selain itu, terdapat zat emollient yang berperan sebagai pelembab alami dalam menciptakan lapisan pelindung pada kulit. Shea butter juga bermanfaat sebagai salah satu bahan alami untuk kulit yang sehat.

Sementara itu, kandungan cocoa butter kaya akan phytochemical untuk mencegah proses penuaan pada kulit, sekaligus melindunginya dari sinar UV. Seperti shea butter, cocoa butter juga memberikan lapisan pelindung pada kulit untuk memastikan efek kelembapan yang maksimal.

Mengandung dua bahan alami, menjadikan New Body Butter dapat digunakan pada semua tipe jenis kulit, seperti kulit normal, kering ataupun sensitif. Pada kesempatan yang sama, Content Creator & Entrepreneur, Jovi Adhiguna mengungkapkan, khasiat New Body Butter dapat langsung terasa pada saat pemakaian pertama.

“Setelah mencoba New Body Butter dari The Body Shop, kulit tubuh dengan cepat menjadi lebih lembap, lembut dan juga terasa lebih sehat. Manfaatnya langsung terasa sejak pertama kali digunakan. Selain itu, New Body Butter ini juga tidak menyebabkan rasa lengket dan tidak nyaman setelah pemakaiannya,” ungkap Jovi.

The Body Shop Komitmen Jaga Lingkungan

Selain memiliki kandungan bahan alami, New Body Butter juga memiliki kandungan 100% vegan. Hal tersebut telah mendapatkan sertifikasi dari The Vegan Society. Komitmen terhadap bumi yang lestari juga The Body Shop buktikan dari kemasannya yang ramah lingkungan. Kemasan produk New Body Butter terbuat dari 100% recycled PET plastik sehingga dapat terdaur ulang dengan sempurna.

Dengan segala aksi dan inovasi yang The Body Shop lakukan, hal itu dapat mendukung terciptanya konsumen berkesadaran di masyarakat. Serta, dapat menjadi pilihan dalam memilih produk bagi masyarakat yang sudah menjalani hidup ramah lingkungan.

Menurut Jovi, produk-produk yang The Body Shop keluarkan, tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan kulit konsumen. Tetapi mereka juga memberikan kontribusinya untuk menjaga lingkungan dan edukasi bagi masyarakat lewat kampanye yang sering mereka adakan.

“Selain manfaatnya baik untuk tubuh, komitmen The Body Shop® untuk selalu menjaga kelestarian bumi, di antaranya melalui kemasan yang ramah lingkungan, juga patut menjadi salah satu pertimbangan kita dalam memilih produk kecantikan,” tambah Jovi.

Penulis : Zahra  Shafira

]]>
https://www.greeners.co/aksi/kemasan-new-body-butter-the-body-shop-kini-ramah-lingkungan/feed/ 0
The Body Shop Indonesia Gaungkan “Keren Tanpa Nyampah” https://www.greeners.co/aksi/the-body-shop-indonesia-gaungkan-keren-tanpa-nyampah/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=the-body-shop-indonesia-gaungkan-keren-tanpa-nyampah https://www.greeners.co/aksi/the-body-shop-indonesia-gaungkan-keren-tanpa-nyampah/#respond Wed, 15 Sep 2021 03:26:56 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=33775 Jakarta (Greeners) – The Body Shop Indonesia memperkuat komitmennya terhadap isu lingkungan di Indonesia. Mereka mengajak masyarakat untuk #KerenTanpaNyampah sebagai bagian dari gaya hidup normal baru. Implementasinya, yaitu tidak membuang […]]]>

Jakarta (Greeners) – The Body Shop Indonesia memperkuat komitmennya terhadap isu lingkungan di Indonesia. Mereka mengajak masyarakat untuk #KerenTanpaNyampah sebagai bagian dari gaya hidup normal baru. Implementasinya, yaitu tidak membuang sampah kemasan kosmetik ke tempat sampah. Kampanye ini, tercermin dalam peluncuran penyempurnaan program Bring Back Our Bottles (BBOB) 2.0 secara virtual, pada Selasa, 14 September 2021.

Gerakan ini hadir dengan  konsep Full Circular Economy dengan dukungan Refill Station The Body Shop dengan inovasi yang modern. Dengan harapan, Kedua program di bawah ajakan #KerenTanpaNyampah ini dapat menyelamatkan 2 Juta sampah botol kemasan. Sehingga, dapat mengurangi beban di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA).

Suzy Hutomo, selaku Executive Chairperson & Owner The Body Shop Indonesia mengatakan, #KerenTanpaNyampah menjadi tema utama kampanye. Sebagai perusahaan yang menjalankan bisnis yang beretika, dan selalu memasukkan faktor lingkungan serta sosial ke dalam setiap kampanye yang dijalankan. The Body Shop Indonesia ingin terus berperan aktif dalam menjadi solusi atas isu polusi plastik.

“Untuk itu, The Body Shop Indonesia ingin terus mengedukasi dan juga melakukan kolaborasi. Serta langkah-langkah inovatif untuk mengatasi isu ini dengan menghadirkan Refill Station dan juga penyempurnaan program Bring Back Our Bottles 2.0,” jelas Suzy Hutomo pada Virtual Press Conference #KerenTanpaNyampah, Selasa (14/09/2021).

Bring Back Our Bottles Sebagai Dukungan Circular Economy

Program Bring Back Our Bottles pertama kali The Body Shop luncurkan pada tahun 2008 dan menjadi pionir untuk program pengembalian kemasan kosong kosmetik di Indonesia. Kemasan yang sudah kosong dapat konsumen kembalikan ke gerai The Body Shop terdekat. Lalu, kemasan tersebut akan melewati proses daur ulang dan hasil pengolahannya digunakan untuk pemberdayaan masyarakat.

Mengusung konsep Full Circular Economy, The Body Shop menghadirkan kembali hasil daur ulang plastik kepada konsumen. Hasilnya, berupa barang yang dapat konsumen gunakan, seperti soap dish dan pocket mirror. Serta, kedepannya akan menjadi produk untuk kepentingan dan misi sosial.

Pocket mirror, salah satu produk daur ulang kemasan The Body Shop. Foto: The Body Shop Indonesia.

Musisi dan Aktivis, Gede Robi juga mengikuti konferensi pers virtual The Body Shop Indonesia. Menurutnya, praktek Full Circular Economy merupakan salah satu inisiatif yang penting dalam menjawab tantangan polusi plastik.

“Peran aktif produsen dan industri harus terus berinovasi untuk mencapai 100% produk plastik yang bisa didaur ulang, ataupun secara perlahan-lahan dapat menghapusnya sama sekali,” ujar Gede Robi.

Sejak lahirnya program BBOB hingga saat ini, tercatat lebih dari 9 juta kemasan yang telah kembali. Tentunya, angka tersebut akan terus bertambah sesuai dengan maraknya edukasi dan informasi yang  The Body Shop berikan.

Selain Gede Robi, Iqbaal Ramadhan juga mengambil bagian dalam kampanye yang The Body Shop Indonesia gaungkan. Aktor sekaligus Musisi ini, menyadari bahwa peran masyarakat, khususnya generasi muda sangat besar dalam menciptakan gaya hidup #KerenTanpaSampah.

Refill Station Hadirkan Inovasi yang Lebih Modern

Bicara mengenai Gen-Z, Iqbaal menyebut banyak yang sudah mulai sadar akan pentingnya mengurangi konsumsi kemasan plastik sekali pakai. Bergantung pada kepraktisan dan kemajuan teknologi, menurutnya Gen-Z sangat menyukai berbagai inovasi yang akan memudahkan mereka dalam menjalankan aksi peduli lingkungan.

“Saya sangat senang dan setuju dengan hadirnya Refill Station dan program Bring Back Our Bottles 2.0 yang diusung oleh The Body Shop Indonesia. Ini mungkin yang sedang ditunggu-tunggu oleh generasi muda yang menginginkan cara-cara praktis dan ekonomis. Sehingga mereka juga dapat mulai menjalankan gaya hidup yang lebih sustainable dan ramah lingkungan,” papar Iqbaal.

Refill Station pertama pada gerai The Body Shop di Mall Kota Kasablanka. Foto: The Body Shop Indonesia.

Selain BBOB, The Body Shop juga menghadirkan Refill Station sebagai inovasi dan solusi untuk pengurangan polusi plastik. Konsumen dapat membeli kemasan botol alumunium, lalu dapat mengisi ulang produk-produk The Body Shop dengan harga yang lebih ekonomis. Refill Station dengan inovasi yang lebih modern ini hadir di toko The Body Shop Kota Kasablanka dan beberapa toko di kota lainnya pada tahun 2022.

“Kami mengundang masyarakat agar mulai melakukan isi ulang produk kecantikan di Refill Station The Body Shop serta mengembalikan kemasan kosong produk The Body Shop sebagai gaya hidup baru yang lebih ramah lingkungan,” tutur Suzy Hutomo.

Penulis: Zahra Shafira

BACA JUGA : Revolution Beauty Hadirkan Koleksi Palet Eyeshadow Biodegradable

]]>
https://www.greeners.co/aksi/the-body-shop-indonesia-gaungkan-keren-tanpa-nyampah/feed/ 0
Green Ramadan, Aksi Nyata untuk Kelestarian Lingkungan https://www.greeners.co/aksi/green-ramadan-aksi-nyata-untuk-kelestarian-lingkungan/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=green-ramadan-aksi-nyata-untuk-kelestarian-lingkungan https://www.greeners.co/aksi/green-ramadan-aksi-nyata-untuk-kelestarian-lingkungan/#respond Tue, 20 Apr 2021 01:00:27 +0000 https://www.greeners.co/?post_type=grn_aksi&p=32497 Sampah plastik atau sampah kemasan masih menjadi ancaman untuk Indonesia pada saat ini, saling menjaga dan kerja sama sangat dibutuhkan untuk meminimalisir kondisi yang tidak diinginkan yang dapat disebabkan oleh […]]]>

Sampah plastik atau sampah kemasan masih menjadi ancaman untuk Indonesia pada saat ini, saling menjaga dan kerja sama sangat dibutuhkan untuk meminimalisir kondisi yang tidak diinginkan yang dapat disebabkan oleh sampah kedepannya. Baik pemerintah, masyarakat maupun produsen diharapkan dapat bergandengan tangan serta memberikan kontribusi yang baik pada bidangnya masing-masing.

Sebagai salah satu Brand dan produsen yang memperhatikan isu perempuan, sosial, dan lingkungan, serta mendukung sustainable living, The Body Shop Indonesia pada bulan Ramadan tahun ini mengadakan sebuah kampanye yang bertajuk Green Ramadan: Refresh and Reconnect This Ramadan.

Aryo Widiwardhono, selaku CEO The Body Shop Indonesia menyebut, tujuan dari kampanye ini adalah mengajak masyarakat untuk menyegarkan kembali jiwa serta dapat terhubung lebih baik dengan Tuhan, sesama dan semesta, sekaligus untuk berbuat kebaikan di bulan yang suci ini.

“Bulan Ramadan menjadi momentum yang baik untuk memaksimalkan amal dan ibadah. Kali ini, The Body Shop ingin mengajak kita semua untuk memulai amal ibadah yang tidak hanya bermakna bagi jiwa pribadi dan sesama, namun juga baik bagi bumi dan kelestarian alam. Green Ramadan menjadi sebuah langkah nyata The Body Shop Indonesia untuk memulai tujuan mulia ini dengan melakukan berbagai aktivitas yang ramah lingkungan, namun tetap disertai dengan semangat yang penuh kreasi dan inovasi”. Terang Aryo Widiwardhono pada acara virtual Green Ramadan, The Body Shop Indonesia, Senin (19/04/2021)

Melakukan perubahan kecil dan konsisten dapat mendukung kelestarian lingkungan

Dalam berbagai kegiatan pada kampanye kali ini; The Body Shop Indonesia mengajak semua lapisan masyarakat melakukan perubahan kecil, untuk ikut melestarikan alam selama bulan Ramadan berlangsung, yang disuarakan melalui #TBSGreenRamadan challenge.

Sejalan dengan tujuan dari kampanye ini, The Body Shop juga mengumpulkan donasi untuk Sekolah Bisa agar terciptanya Pendidikan yang transformatif bagi anak-anak kurang mampu yang tinggal di sekitar tempat pembuangan sampah, sehingga dapat menumbuhkan rasa untuk menjaga lingkungan dan mampu berjuang melindungi kelestarian Bumi.

Green Ramadan

Sumber : The Body Shop

Bersama Yayasan Tangan Bagi Sesama, The Body Shop merumuskan kegiatan Green Curriculum yang dimaksudkan dengan edukasi untuk membangun siswa Sekolah Bisa agar dapat memahami keterkaitan mereka dengan lingkungan, baik secara alami maupun sosial.

Ketua Yayasan Tangan Bagi Sesama (Sekolah Bisa), Dinna Muskita, berharap murid-murid  Sekolah Bisa dapat tumbuh menjadi Green Leaders yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan terhadap kelestarian lingkungan.

Tantri Namirah selaku Campaign Lead Influencer Green Ramadan The Body Shop Indonesia, menilai kegiatan yang dilakukan oleh The Body Shop Indonesia sangat sejalan dengan apa yang ingin ia sampaikan kepada masyarakat luas.

“Berbagai kegiatan untuk melestarikan alam yang dibuat oleh The Body Shop sangat mudah untuk dilakukan dalam kegiatan sehari-hari kita. Saya percaya apabila kita secara konsisten melakukan perubahan-perubahan kecil dalam kehidupan kita, maka perilaku yang lebih ramah lingkungan pun akan dapat terbentuk, sehingga semesta juga dapat terpelihara kelestariannya”. Ujarnya.

Tidak hanya terhubung dengan sesama, terhubung dengan alam jadi fokus The Body Shop Indonesia

Menyikapi larangan mudik pada Idul Fitri tahun ini, The Body Shop juga bekerjasama dengan komunitas Du Anyam sebagai representasi terhubung dengan alam melalui anyaman dan kotak kerajinan yang terbuat dari bahan alami, serta sekaligus mendukung restorasi lahan gambut dan hutan.

“Kampanye Green Ramadan tahun ini semakin terasa lagi unsur kembali ke alam dan lebih peduli dengan semesta. Bekerjasama dengan Du Anyam, kita akan dapat terhubung sekaligus memberi dukungan terhadap kaum perempuan yang berdaya”. Ucap Ratu Ommaya, PR & Community Manager The Body Shop Indonesia.

Penulis : Zahra Shafira

BACA JUGA : Moselo Sustainability Campaign, Peduli Bumi dengan Mengenal Produk Ramah Lingkungan

BCA JUGA : Fasilitas Daur Ulang PET Seluas 2 Ha Akan Dibangun di Bekasi

]]>
https://www.greeners.co/aksi/green-ramadan-aksi-nyata-untuk-kelestarian-lingkungan/feed/ 0