The Body Shop Indonesia Gaungkan “Keren Tanpa Nyampah”

Reading time: 3 menit
The Body Shop Indonesia
The Body Shop Indonesia mengadakan konferensi pers virtual #KerenTanpaNyampah. Foto: The Body Shop Indonesia.

Jakarta (Greeners) – The Body Shop Indonesia memperkuat komitmennya terhadap isu lingkungan di Indonesia. Mereka mengajak masyarakat untuk #KerenTanpaNyampah sebagai bagian dari gaya hidup normal baru. Implementasinya, yaitu tidak membuang sampah kemasan kosmetik ke tempat sampah. Kampanye ini, tercermin dalam peluncuran penyempurnaan program Bring Back Our Bottles (BBOB) 2.0 secara virtual, pada Selasa, 14 September 2021.

Gerakan ini hadir dengan  konsep Full Circular Economy dengan dukungan Refill Station The Body Shop dengan inovasi yang modern. Dengan harapan, Kedua program di bawah ajakan #KerenTanpaNyampah ini dapat menyelamatkan 2 Juta sampah botol kemasan. Sehingga, dapat mengurangi beban di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA).

Suzy Hutomo, selaku Executive Chairperson & Owner The Body Shop Indonesia mengatakan, #KerenTanpaNyampah menjadi tema utama kampanye. Sebagai perusahaan yang menjalankan bisnis yang beretika, dan selalu memasukkan faktor lingkungan serta sosial ke dalam setiap kampanye yang dijalankan. The Body Shop Indonesia ingin terus berperan aktif dalam menjadi solusi atas isu polusi plastik.

“Untuk itu, The Body Shop Indonesia ingin terus mengedukasi dan juga melakukan kolaborasi. Serta langkah-langkah inovatif untuk mengatasi isu ini dengan menghadirkan Refill Station dan juga penyempurnaan program Bring Back Our Bottles 2.0,” jelas Suzy Hutomo pada Virtual Press Conference #KerenTanpaNyampah, Selasa (14/09/2021).

Bring Back Our Bottles Sebagai Dukungan Circular Economy

Program Bring Back Our Bottles pertama kali The Body Shop luncurkan pada tahun 2008 dan menjadi pionir untuk program pengembalian kemasan kosong kosmetik di Indonesia. Kemasan yang sudah kosong dapat konsumen kembalikan ke gerai The Body Shop terdekat. Lalu, kemasan tersebut akan melewati proses daur ulang dan hasil pengolahannya digunakan untuk pemberdayaan masyarakat.

Mengusung konsep Full Circular Economy, The Body Shop menghadirkan kembali hasil daur ulang plastik kepada konsumen. Hasilnya, berupa barang yang dapat konsumen gunakan, seperti soap dish dan pocket mirror. Serta, kedepannya akan menjadi produk untuk kepentingan dan misi sosial.

Pocket mirror, salah satu produk daur ulang kemasan The Body Shop. Foto: The Body Shop Indonesia.

Musisi dan Aktivis, Gede Robi juga mengikuti konferensi pers virtual The Body Shop Indonesia. Menurutnya, praktek Full Circular Economy merupakan salah satu inisiatif yang penting dalam menjawab tantangan polusi plastik.

“Peran aktif produsen dan industri harus terus berinovasi untuk mencapai 100% produk plastik yang bisa didaur ulang, ataupun secara perlahan-lahan dapat menghapusnya sama sekali,” ujar Gede Robi.

Sejak lahirnya program BBOB hingga saat ini, tercatat lebih dari 9 juta kemasan yang telah kembali. Tentunya, angka tersebut akan terus bertambah sesuai dengan maraknya edukasi dan informasi yang  The Body Shop berikan.

Selain Gede Robi, Iqbaal Ramadhan juga mengambil bagian dalam kampanye yang The Body Shop Indonesia gaungkan. Aktor sekaligus Musisi ini, menyadari bahwa peran masyarakat, khususnya generasi muda sangat besar dalam menciptakan gaya hidup #KerenTanpaSampah.

Refill Station Hadirkan Inovasi yang Lebih Modern

Bicara mengenai Gen-Z, Iqbaal menyebut banyak yang sudah mulai sadar akan pentingnya mengurangi konsumsi kemasan plastik sekali pakai. Bergantung pada kepraktisan dan kemajuan teknologi, menurutnya Gen-Z sangat menyukai berbagai inovasi yang akan memudahkan mereka dalam menjalankan aksi peduli lingkungan.

“Saya sangat senang dan setuju dengan hadirnya Refill Station dan program Bring Back Our Bottles 2.0 yang diusung oleh The Body Shop Indonesia. Ini mungkin yang sedang ditunggu-tunggu oleh generasi muda yang menginginkan cara-cara praktis dan ekonomis. Sehingga mereka juga dapat mulai menjalankan gaya hidup yang lebih sustainable dan ramah lingkungan,” papar Iqbaal.

Refill Station pertama pada gerai The Body Shop di Mall Kota Kasablanka. Foto: The Body Shop Indonesia.

Selain BBOB, The Body Shop juga menghadirkan Refill Station sebagai inovasi dan solusi untuk pengurangan polusi plastik. Konsumen dapat membeli kemasan botol alumunium, lalu dapat mengisi ulang produk-produk The Body Shop dengan harga yang lebih ekonomis. Refill Station dengan inovasi yang lebih modern ini hadir di toko The Body Shop Kota Kasablanka dan beberapa toko di kota lainnya pada tahun 2022.

“Kami mengundang masyarakat agar mulai melakukan isi ulang produk kecantikan di Refill Station The Body Shop serta mengembalikan kemasan kosong produk The Body Shop sebagai gaya hidup baru yang lebih ramah lingkungan,” tutur Suzy Hutomo.

Penulis: Zahra Shafira

BACA JUGA : Revolution Beauty Hadirkan Koleksi Palet Eyeshadow Biodegradable

Top
You cannot copy content of this page