keanekaragaman hayati
Kerak ungu (Acridotheres tristis) persebaran alaminya di Sumatera dan Kalimantan. Namun burung ini sekarang sudah banyak tersebar di wilayah Jakarta bahkan di beberapa wilayah di Jawa.
Fakultas Biologi Universitas Nasional (UNAS) bekerja sama dengan Pusat Pengkajian Lingkungan dan Konservasi Alam UNAS menyelenggarakan Seminar Ilmiah bertajuk Eksplorasi Potensi dan Konservasi Keanekaragaman Hayati Indonesia.
Pohon kersen (Muntingia calabura) adalah salah satu pohon yang mudah kita jumpai di pinggir jalan. Fungsi pohon berbuah mungil ini cukup banyak, mulai dari peneduh hingga sumber makanan bagi satwa lain.
Sebagai salah satu komponen ekosistem, avifauna memiliki hubungan timbal balik dan saling ketergantungan dengan lingkungannya. Sampai saat ini, Indonesia diketahui memiliki sekitar 1.598 jenis avifauna yang pernah tercatat atau sekitar […]
Jakarta (Greeners) – Jakarta ternyata masih menyimpan keanekaragaman hayati, baik disadari atau tidak oleh warganya. Dari sekian banyak keanekaragaman hayati tersebut, Ibukota Indonesia ini masih memiliki 13 jenis burung yang […]
Avifauna atau burung adalah satwa bertulang belakang (vertebrata) yang berkembang biak dengan cara bertelur. Hampir seluruh tubuhnya berbulu dan tubuhnya berdarah panas. Avifauna sebagai salah satu kekayaan alam Indonesia, banyak […]
Jakarta (Greeners) – Manusia tidak hidup sendiri di bumi ini. Ada puspa dan satwa yang juga hidup di dalamnya. Mengenali berbagai jenis puspa dan satwa di sekitar kita seharusnya menjadi […]
Suweg (Amorphophallus paeoniifolius) merupakan salah satu tanaman langka dari kerabat bunga bangkai raksasa (Amorphophallus titanum) dan iles-iles (Amorphophallus muelleri). Tanaman unik ini masuk ke dalam keluarga Araceae yang memiliki batang […]
Jakarta (Greeners) – Populasi dunia yang semakin berkembang mendorong peningkatan permintaan akan energi, makanan, minuman, mineral dan sumberdaya lain. Semakin naiknya permintaan tersebut secara tidak langsung akan memicu adanya peningkatan […]
Jakarta (Greeners) – Kurangnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dimiliki oleh DKI Jakarta ternyata tidak menghilangkan keberadaan biodiversitas (keanekaragaman hayati) baik flora maupun fauna yang dimiliki oleh Ibukota. Terbukti dari […]
Jakarta (Greeners) – Tidak mudah membangun kesadaran dan membentuk kecintaan masyarakat Indonesia pada puspa dan satwa agar keanekaragaman hayati tetap lestari. Mengenal, menyayangi dan menyelamatkan puspa dan satwa pun tidak […]
Jakarta (Greeners) – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) beberapa waktu lalu telah meminta Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta agar memasukkan daftar semua pohon di Ibu Kota ke […]
Berkurangnya RTH Jakarta akibat betonisasi, seperti pembangunan gedung-gedung pencakar langit, mall yang megah, pemukiman dan industri menyebabkan habitat alami Jakarta semakin tertekan. Salah satunya adalah salak condet. Salak condet yang […]
















