konsorsium pembaruan agraria
Jakarta (Greeners) – DPR RI telah memasukkan rencana revisi Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) Tahun 1960 ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) periode 2025-2029. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) menganggap revisi ini […]
Jakarta (Greeners) – Bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional 2024 pada 24 September, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) bersama Serikat Petani Pasundan (SPP) mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebanyak 500 massa […]
Jakarta (Greeners) – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mencatat pada tahun 2014 hingga 2023 sebanyak 827 pejuang lingkungan hidup dikriminalisasi, intimidasi, bahkan kekerasan. Hal ini berujung pada kematian akibat konflik sumber […]
Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Dewi Kartika, meramalkan UU Cipta Kerja memberi keistimewaan pada para pemilik modal. Masyarakat kecil dan terpinggirkan, khususnya yang berada di pedesaan seperti petani dan masyarakat adat, semakin terancam.
Sepanjang tahun 2015, konflik agraria paling banyak terjadi di sektor perkebunan yakni sebanyak 127 konflik atau 50 persen dari sektor penyebab lainnya.
Jakarta (Greeners) – Di penghujung tahun 2014, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) kembali melaporkan situasi agraria nasional sepanjang tahun 2014 dalam bentuk catatan akhir tahun 2014 KPA. Sekretaris Jendral KPA, Iwan […]
Jakarta (Greeners) – Gerakan Rakyat untuk Pembaharuan Agraria melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Presiden untuk memperingati Hari Tani Nasional yang selalu diperingati setiap tanggal 24 September. Sekretaris Jendral […]
Jakarta (Greeners) – Sepanjang Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang berlangsung pada kurun waktu 2004-2014, ada banyak kasus konflik agraria yang telah ditangani oleh pemerintah, namun sayangnya tidak ada yang […]
















