Bandara Atlanta Punya Kursi Cantik dari Sampah Plastik Kampus

Reading time: 2 menit
Bandara Atlanta punya kursi cantik dari sampah plastik kampus. Foto: Yanko Design
Bandara Atlanta punya kursi cantik dari sampah plastik kampus. Foto: Yanko Design

Jakarta (Greeners) – Bandara Internasional Hartsfield–Jackson Atlanta, Amerika Serikat kini memiliki kursi unik yang terbuat dari plastik daur ulang. Kursi-kursi dengan nama Plastic Reimagined ini berasal dari sampah plastik lingkungan kampus, lalu diolah menjadi furnitur publik yang fungsional dan estetik.

Melalui proyek bertajuk Plastic Reimagined, limbah plastik tersebut diolah menjadi prototipe tempat duduk skala penuh. Proyek ini menjembatani pendidikan desain, riset material, dan infrastruktur publik. Selain itu, inovasi ini juga menunjukkan bahwa sampah dapat diolah kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat dan lebih kreatif.

Yanko Design melansir, inisiatif ini dikembangkan oleh Asisten Profesor Hyojin Kwon, pendiri praktik riset desain Pre– and Post–, melalui studio riset desain pascasarjana di Sekolah Arsitektur Georgia Tech. Dalam studio ini, para mahasiswa memikirkan ulang bagaimana sampah plastik kampus tidak hanya dikelola, tetapi juga bisa menjadi sesuatu yang fungsional.

Mahasiswa pascasarjana kemudian mengumpulkan plastik pascakonsumsi jenis HDPE dan PLA dari berbagai sumber. Mulai dari ruang kerja kreatif kampus, aliran sampah harian, hingga fasilitas daur ulang lokal. Gelas plastik dari pusat kegiatan mahasiswa, sisa pencetakan 3D, hingga limbah kampus lainnya yang biasanya berakhir di tempat pembuangan, diproses ulang menjadi material baru. Plastik tersebut dihancurkan, dipres menjadi lembaran, digiling menggunakan mesin CNC, atau dicetak ulang menjadi bentuk volumetrik.

Menariknya, proyek ini tidak berupaya menyamarkan asal-usul material daur ulang tersebut. Pola warna marmer, tekstur yang tidak beraturan, serta ketidaksempurnaan permukaan justru dipertahankan sebagai bagian dari desain akhir. Ketidaksempurnaan ini memberi karakter unik pada setiap kursi.

Dipamerkan hingga November 2026

Plastic Reimagined pertama kali dipamerkan di Atlanta Contemporary pada Juni hingga September 2025 sebagai artefak desain dan eksperimen material. Dari ruang galeri, proyek ini kemudian diperluas dalam ajang SITE 2025 di Goat Farm Arts Center. Dalam ajang ini, kursi-kursi tersebut dipasang di ruang terbuka dan digunakan langsung oleh lebih dari 4.000 pengunjung.

Perjalanan proyek ini berlanjut ke ruang publik jangka panjang melalui pameran TRANSPORT | Transform | TRANSCEND. Pameran tersebut hasil kemitraan Georgia Tech Arts dan Bandara Internasional Hartsfield–Jackson Atlanta. Dipasang di Terminal T hingga November 2026, kursi-kursi Plastic Reimagined kini dapat dilihat dan digunakan oleh jutaan pelancong dari berbagai penjuru dunia.

Menurut Kwon, material pascakonsumsi yang digunakan dalam proyek ini berasal dari kehidupan sehari-hari mahasiswa. Dengan mendaur ulangnya, para mahasiswa tidak hanya menciptakan karya desain, tetapi juga menghasilkan riset yang dapat dimanfaatkan langsung oleh publik.

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

Top