Berita Harian
Peneliti kelautan asal AS mengatakan bahwa kombinasi asidifikasi dan pemanasan global dapat mengubah lautan menjadi tercemar dan mengancam kestabilan kehidupan maritim.
Jakarta (Greeners) – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memandang Judicial Review (JR) yang diajukan oleh Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) terkait Pasal […]
Kemenko Maritim menegaskan bahwa praktik ‘illegal fishing’ dan masalah sampah di laut adalah masalah besar yang jika tidak segera diselesaikan akan berdampak bagi masyarakat dan lingkungan.
Sebagai salah satu negara yang memiliki teknologi pengubah sampah menjadi energi, Finlandia menawarkan kerjasama kepada Indonesia.
Pemerintah kota Surabaya berencana mendirikan kebun raya di kawasan mangrove. Setidaknya 4.450 hektare lahan disiapkan Walikota Surabaya untuk ditanami mangrove.
Penemuan mekanisme biologi yang dapat menahan pendinginan global mengesankan bahwa bumi dapat melindungi dirinya sendiri terhadap pembekuan.
Menteri LHK Siti Nurbaya menyatakan agenda pengendalian perubahan iklim Indonesia tidak akan tergoyahkan meski Amerika Serikat memutuskan mundur dari Paris Agreement.
Greenpeace Indonesia mengeluhkan sikap tertutup KLHK terkait data dan informasi kehutanan. Data tersebut dibutuhkan para aktivis lingkungan hidup untuk memetakan masalah kehutanan yang sering terjadi.
Dari 200 pengaduan kasus yang diterima Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum LHK) hingga Mei 2017, sebanyak 75 kasus diantaranya telah selesai ditangani.
Sejak tahun 2007, KLHK telah bekerjasama dengan Asosiasi Pariwisata Alam Indonesia (APAI) untuk mengelola kawasan pariwisata alam. Namun kinerja pemegang Izin Usaha Penyediaan Sarana Wisata Alam belum sesuai harapan.
Korporasi sektor hutan dan perkebunan yang tergabung dalam asosiasi pengusaha telah mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi terkait beberapa pasal dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009.
Mengacu pada hasil studi terbaru, peneliti mendesak untuk segera melakukan pembangunan habitat baru bagi populasi badak jawa yang aman dari kawasan rawan bencana alam.
Menghadapi perubahan iklim, hutan mempunyai peran kunci dalam menyerap karbon di atmosfer. Namun ternyata pohon-pohon pada beberapa kasus juga merupakan sumber gas rumah kaca, terutama gas metan.










































