Ragam Hayati
Tumbuh secara liar di hutan dan di ladang, tanaman Brotowali (Tinospora crispa, L.) memiliki keunggulan sebagai tanaman obat tradisional (herbal). Meski demikian, tanaman ini juga dapat dimanfaatkan sebagai pestisida nabati.
Di pulau Bawean diketahui menjadi tempat hidup rusa Bawean (Axis kuhlii) yang merupakan rusa endemik Indonesia dan dilindungi baik pada tingkat nasional maupun internasional
Bagi yang hobi dengan makanan lalapan, pasti sangat mengenal tanaman satu ini. Ternyata tanaman satu ini tidak hanya enak dimakan, namun juga menyimpan banyak manfaat lainnya.
Di dalam ekosistem mangrove terdapat makhluk hidup lain yang hidup berdampingan, salah satunya adalah hewan dari kelas reptilia yaitu Emoia atrocostata atau familier disebut kadal.
Berdasarkan sumber kajian ilmiah, buah merah pada umumnya merupakan tumbuhan yang dapat hidup di mana saja di wilayah Papua, mulai dataran rendah hingga dataran tinggi. Kandungan dan manfaat buah merah bagi kesehatan sudah sangat tersohor.
Pohon Ulin (Eusiderxylon zwageri) merupakan salah satu tumbuhan asli Indonesia. Kayu Ulin dapat digergaji dan diserut dengan hasil baik, tetapi kayu ini sangat cepat menumpulkan alat-alat karena teksturnya yang sangat keras.
Jika ada nominasi hewan yang dijuluki “Penjelajah Samudra”, bisa jadi penyu adalah pemenangnya. Fakta menjelaskan bahwa penyu dapat menempuh jarak ribuan kilometer untuk bermigrasi bahkan hingga menyeberangi benua yang berbeda.
Meskipun terbilang indah dan memiliki nilai jual tinggi, pohon eboni sudah masuk dalam kategori tanaman langka yang dilindungi oleh pemerintah Indonesia. Pasalnya, tanaman kayu ini mengalami pengurangan di habitat aslinya secara masif.
Anggrek merupakan salah satu tanaman hias yang memiliki keragaman warna dan bentuk bunga. Sayangnya, potensi ini sering sekali menghadapi kelangkaan dan ancaman kepunahan. Contohnya saja yang sedang dihadapi oleh jenis Anggrek Larat.
Ular sendok jawa (Naja sputatrix) tergolong termasuk ke dalam famili Elapidae atau ular dengan bisa/racun yang kuat. Meski demikian, banyak pemburu yang mengincar satwa ini di alam liar.
Tanaman yang memiliki banyak nama lokal di Indonesia ini punya keunikan yang tidak dimiliki tanaman lain. Dari tanaman ini, bisa dihasilkan gula maupun garam.
Sekilas hewan ini memiliki bentuk menyerupai bebek atau itik, namun nyatanya hewan ini sejenis burung air. Burung yang dapat berenang di air ini jarang terbang, namun sekalinya terbang ia dapat terbang sangat jauh.
Babi hutan (Sus scrofa) termasuk satwa liar mangsa utama dari harimau Sumatera dan tersebar hampir di seluruh dunia. Berkurangnya harimau dan macan tutul ternyata membuat spesies ini semakin bertambah banyak di hutan.










































