Berita Harian
Kenaikan level gas metan belakangan ini dapat menghalangi upaya global dalam memperlambat laju perubahan iklim yang dilakukan dengan cara menurunkan emisi karbon dioksida.
Para peneliti Inggris sudah mulai dapat menjelaskan kaitan antara perubahan iklim dengan menurunnya populasi kupu-kupu di Inggris. Pemanasan global sebagai akibat dari bahan bakar fosil menjadi salah satu penyebabnya.
Sepanjang 2016, Direktorat Jendral Penegakan Hukum KLHK telah menerima 632 pengaduan kejahatan lingkungan dengan jumlah penindakan sebanyak 416 kasus.
Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan akan menjadikan perhitungan data pangan nasional sebagai prioritas, khususnya dalam mencapai target ketahanan pangan nasional.
Sebagai langkah antisipasi potensi karhutla, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meminta kepala daerah untuk menetapkan status Siaga Darurat Karhutla pada awal 2017.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, mengatakan, dewasa ini kualitas udara di berbagai kota ditentukan oleh potensi pencemaran udara akibat kegiatan transportasi yang semakin meningkat.
Cina sudah menyiapkan skema pasar karbon yang akan beroperasi pada tahun 2017, yang diprediksi dua kali lebih besar daripada pasar karbon milik Uni Eropa.
Kementerian ESDM menyatakan bahwa akan ada sembilan wilayah yang berstatus Siaga cadangan pasokan listrik saat Natal dan Tahun Baru 2017.
Pemerintah telah menargetkan untuk menekan emisi gas rumah kaca hingga 29% pada 2030. Untuk itu, Kemenperin menyatakan perlu adanya Roadmap Otomotif Indonesia yang lebih matang.
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa saat ini terdapat 10,2 juta penduduk yang belum sejahtera berada di kawasan hutan karena belum adanya aspek legal pengelolaan kawasan hutan.
Kepala Balai Besar TN Gunung Rinjani menyanggah pemberitaan yang menyebutkan bahwa sistem deposit sampah yang rencananya diberlakukan tahun 2017 besaran nominal uangnya mencapai Rp 500 ribu.
Badan Restorasi Gambut (BRG) melakukan percobaan untuk ternak sapi di atas lahan gambut di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Ini merupakan bagian dari konsep revitalisasi kehidupan masyarakat di lahan gambut.
Untuk tahun 2017, direncanakan pembangunan 70 sekat besar oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan 3.000 sekat kanal (tabat) skala kecil oleh Badan Restorasi Gambut di Kalimantan Tengah.










































