Berita
Kementerian Pertahanan dan Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) berencana membangun laboratorium hayati yang akan dikhususkan untuk tanaman bambu.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mencari cara untuk menyelesaikan masalah sampah di Ibukota. Salah satunya dengan menerapkan program “Satu RW Satu Bank Sampah”.
KKP bersama dengan Kementerian Pariwisata menandatangani kesepakatan bersama dalam mengembangkan kepariwisataan nasional khususnya wisata bahari.
Ir. Erna Witoelar mengatakan, semua konteks persoalan sosial sudah seharusnya menjadi satu kesatuan jika ingin benar-benar membenahi lingkungan hidup di Indonesia.
Universitas Gadjah Mada (UGM) berencana mengembangkan sistem Smart Forest Village (Hutan Konservasi) dalam menanggulangi permasalahan krisis pengelolaan hutan di Jawa.
KLHK bersama Polri, Kejaksaan Agung, dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mendorong pemakaian Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang untuk menjerat pelaku kejahatan satwa.
Sejumlah kalangan meminta agar Presiden Joko Widodo segera memastikan pelaksanaan regulasi dari Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2016 atau biasa disebut PP Gambut.
BNPB bersama Massachusetts Information Technology (MIT) Urban Risk Lab meluncurkan platform PetaBencana.id untuk menghadapi menghadapi potensi ancaman banjir.
Hilangnya keanekaragaman hayati di Indonesia yang terjadi setiap tahun harus dihentikan. Diperlukan tidak hanya regulasi, namun juga kerjasama semua pihak untuk memproteksi keanekaragaman hayati Indonesia.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk tetap waspada pada puncak musim hujan karena diprediksi akan berdampak pada meningkatnya bencana hidrometeorologi.
Epistema Institute menyatakan bahwa sejak Mei 2013 hingga Desember 2016, terdapat 17 produk hukum daerah yang mengakui keberadaan Masyarakat Adat yang tersebar di 13 Kabupaten/Kota di 10 Provinsi di Indonesia.
Hidangan sirip hiu biasanya disajikan dalam perayaan Tahun Baru Imlek. Hidangan ini juga jadi penanda status sosial. Namun apakah sajian ini masih relevan mengingat populasi hiu yang terus menyusut?
Para peneliti AS percaya bahwa mereka telah menemukan bukti kuat terkait dengan iklim di masa lalu, melalui lapisan yang terdapat pada moluska atau biasa disebut sebagai mutiara.










































